• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[Umum] Kumpulan Humor Pendek dari cotutgaul :D

Pancasila Dalam Bahasa jawa
Dari Wakakapedia, ensiklopedia humor bebas berbahasa Indonesia.

Siji: Gusti allah ora ono koncone (Tuhan itu tidak mempunyai teman)

Loro: Dadi wong ojo kejem-kejem (Jadi orang jangan kejam)

Telu: Indonesia bersatu kabeh (Indonesia bersatu semua)

Papat: Karo tonggo-tonggo nek ono masalah diomongno bareng-bareng (Sama tetangga kalo ada masalah diomongin bareng-bareng)

Limo: Mangan ga mangan sing penting ngumpul (Makan ga makan yang penting ngumpul)

Tiga Insinyur Berada Dalam Mobil Mogok
Ada Tiga Orang Insinyur Bearada dalam sebuah Mobil. Insinyur Elektro, Insinyur Kimia dan Insinyur Komputer. Tiba tiba Mobil Mereka Mogok dan Ketiga Insinyur tersebut saling Berpandangan.

Insinyur Elektro menyarankan agar Kabel di mobil semua di copot dan satu per satu di cek, kabel mana yang mengalami masalah.

Insinyur Kimia menyarankan agar diadakan pengecekan di bensin karena mungkin sekali bensin tersebut telah mengalami penggumpalan dan menyumbat saluran bensin.

Insinyur Komputer dengan Percaya diri menyarankan Mengapa kita tidak menutup semua jendela (window) lalu matikan mesin, nyalakan lagi mesin dan buka kembali semua window? ini sering berhasil.
by steven
 
si kentut eh slh si cotut k mn ni?
threadnya di mn2 terlantar semua...hihihihi....
 
test ya test....kalo lucu sukur kalo nggak ya udah

ada pengusaha terkenal menjamu para pengusaha di seluruh penjuru kota untuk bertamu di rumahnya, akhirnya yg datang sekitar 50 orang, para tamu ini dipandu oleh seorang guide di rumah itu, diperlihatkannya satu persatu apa yang ada dirumah itu.

"Guide: lihat di sebelah kanan ada kandang macan berisi 50 ekor betina dan 50 ekor jantan."

Guide: " disebelah kiri ada kolam yang sangat luas berisi 500 ekor buaya. sebenarnya saya ingin menantang anda, barang siapa yang berani menyeberangi kolam itu akan dikabulkan apapun keinginannya oleh sang tuan rumah."

belum selesai guide berbicara, dari barisan belakang terlihat seseorang pengusaha tua yang terjun kedalam kolam dan menyeberangi kolam itu. sluruh buaya dikolam itu berebutan mencengkeram sang kakek itu namun tak ada yang berhasil dan akhirnya sang kakek berhasil menyeberangi kolam
itu. sang guide dan seluruh tamu bertepuk tangan dan memuji kehebatan dan keberanian kakek itu.

guide: " anda luar biasa, anda sangat berani dan sangat cocok dalam menghadapi kerasnya dunia bisnis jaman sekarang. tolong katakan, apa keinginan anda "

dengan terengah-engah sang kakek berkata
"tolong katakan siapa yang mendorong saya dari belakang tadi X(X(X(?!!!!"
 
owh TS ga pernah hilang..
cuman liat perkembangan aja /gg/gg

penjual topi
Seorang penjual topi berjalan melintasi hutan. Karena cuaca panas, ia memutuskan beristirahat sejenak dibawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan disampingnya.

Beberapa jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut. Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang.

Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet diatas pohon. Ia mendongak keatas dan betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet, yang semuanya mengenakan topi-topinya.

Pen jual topi itu terduduk dan berpikir keras bagaimana caranya ia bisa mendapatkan kembali topi-topi dagangannya yang sedang dibuat main- main oleh monyet-monyet itu. Ia berpikir dan berpikir, dan mulai menggaruk-garuk kepalanya.

Ternyata monyet-monyet itu menirukan tingkah lakunya. Kemudian, ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya. Ternyata monyet-monyet itu pun melakukan hal yang sama.

Aha..!
Ia pun mendapat ide..!
Lalu ia membuang topinya ke tanah, dan monyet-monyet itu juga membuang topi-topi di tangan mereka ke tanah.

Segera saja si penjual itu mengumpulkan dan mendapatkan kembali semua topi-topinya. Ia pun melanjutkan perjalanannya.

Lima puluh tahun kemudian, cucu dari sipenjual topi itu juga menjadi seorang penjual topi juga dan telah mendengar cerita tentang monyet-monyet itu dari kakeknya.

Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama.
Ia beristirahat di bawah pohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya.

Ketika terbangun iapun menyadari kalau monyet-monyet dipohon tersebut telah mengambil semua topi-topinya. Ia pun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggaruk-garuk kepala, dan monyet-monyet itu menirukannya. Ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya, monyet-monyet itu masih menirukannya.
Nah, sekarang ia merasa yakin akan ide kakeknya.

Kemudian ia melempar topinya ke tanah. Tapi kali ini ia yang terkejut, karena monyet-monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegangi topi-topi itu erat-erat.
Kemudian, seekor monyet turun dari pohon, mengambil topi yang dilemparkan oleh cucu penjual topi itu, lalu menepuk bahunya sambil berkata...

"WOOYYY, EMANGNYA LO DOANG YANG PUNYA KAKEK???"

Bokap Gua Lebih Kaya
Usrok dan Cuplis sedang meributkan siapa yang lebih kaya di antara ayah mereka.
Usrok: "Bokap gua kaya banget, dia bentar lagi mau beli Laut Jawa!"
Cuplis: "Oya???? Kalau gitu gua akan bilang sama bokap gua supaya Laut Jawa nggak jadi dijual!!"

Hati-hati Memilih Teman Berburu
Dua orang laki-laki dari Jakarta sedang berburu badak di hutan Ujung Kulon.
Tiba-tiba salah seorang di antara mereka jatuh terjerembab. Kayaknya orang itu nggak bernapas lagi. Bola matanya putih semua.
Melihat itu, salah seorang lagi panik bukan main. Ia mengambil HPnya dan menelpon rumah sakit terdekat.
"Mbak, tolong, teman saya meninggal. Apa yang harus saya lakukan?" tanyanya.
Dengan suara lembut, operator UGD di ujung telepon berusaha menenangkan, "Tenang, Pak. Tarik napas. Saya akan bantu. Pertama-tama Bapak pastikan dulu apakah teman Bapak benar-benar meninggal..."
Sunyi sejenak... Kemudian terdengar suara tembakan.
Suara lelaki itu muncul lagi di ujung telepon. "Sudah, Mbak. Sekarang saya harus ngapain?"
:D
 
wah om cotut emank hobby nyari cerita lucu!!
 
lucu2 buanget
tapi ini sich bukan kumpulan humor pendek tapi buanyak dan lumayan panjang
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.