• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jual Lautandhana Online Trading Saham | LOTS

LAutandhana Daily View 28 January 2013

IHSG akhir pekan terjadi teknikal rebound untuk ditutup pada level 4.437,6 (+0,4%) yang ditopang oleh aksi selective buy investor di jelang sesi penutupan. Investor asing tercatat membukukan transaksi net buy yang cukup signifikan senilai Rp 823 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya lain Metal Works (lain) naik Rp 650 ke Rp 10.950, Ades Waters Indonesia (ADES) naik Rp 375 menjadi Rp 2.525, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 350 ke Rp 5.200, dan bunk mandilu (BMRI) naik Rp 350 ke Rp 8.800; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.100 ke Rp 50.500, Indotambang Raya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 40.400, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 15.450, Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 22.450.

Meskpun saham Apple kembali mengalami koreksi lanjutan, bursa AS di akhir pekan berhasil ditutup serentak menguat yang ditopang oleh hasil kinerja keuangan 4Q12 emiten Procter and Gamble dan Halliburton yang membaik. Bursa AS sendiri sempat mengalami tekanan jual akibat turunnya penjualan property AS di bulan Desember. Indeks Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,5% untuk ditutup berada di level 13.896 dan 1.503 sedangkan Nasdaq meningkat 0,6% ditutup pada level 3.149,7. Sementara itu, bursa Eropa berhasil ditutup menguat ditopang oleh meningkatnya data indeks kepercayaan bisnis Jerman yang mampu meng-offset kontraksi ekonomi Inggris yang melebihi ekspektasi economist. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat masing-masing sebesar 0,8% dan 0,3% untuk ditutup pada level 2.744,2 dan 6.284,5.

Untuk IHSG awal pekan diperkirakan bergerak melanjutkan penguatan yang terjadi namun pergerakannya bersifat terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, INDY dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 29 January 2013

IHSG awal pekan dilanda aksi tekanan jual di keseluruhan saham sektoral sehingga IHSG ditutup melemah sebesar 0,5% berada di level 4.416,9. Sementara itu, bursa Asia lainnya cenderung ditutup bervariasi, antara lain: Indeks Komposit Shanghai +2,41% ke level 2.346,51; Indeks Hang Seng +0,39% ke level 23.671,88; Indeks Nikkei 225 -0,94% ke level 10.824,31,65 dan Indeks Straits Times +0,21% ke level 3.277,48. Saham-saham top gainers di antaranya Indotambang Raya (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 41.000, Mandom Indonesia (TCID) naik Rp 400 menjadi Rp 11.300, Centrin Online (CENT) naik Rp 200 ke Rp 1.010, dan Japfa (JPFA) naik Rp 150 ke Rp 6.700; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 49.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 19.500, Fast Food (FAST) turun Rp 500 ke Rp 12.500, Multi Prima Sejahtera (LPIN) turun Rp 450 ke Rp 6.700.

Bursa As di awal pekan ditutup bervariasi cenderung flat dimana indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup turun tipis masing-masing sebesar 0,1% dan 0,2% berada di level 13.881,9 dan 1.500,2. Indeks Nasdaq ditutup naik 0,1% berada di level 3.154,3. Mixednya pergerakan bursa AS ini diakibatkan oleh anjloknya data penjualan rumah di bulan Desember sebesar 4,3%, meleset dari perkiraan consensus yang mengestimasikan flat. Sementara itu, Durable goods AS di bulan yang sama mengalami peningkatan signifikan sebesar 4,6% pasca hanya meningkat 0,7% di bulan sebelumnya. Pun demikian dengan bursa Eropa ditutup cenderung flat dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE100 masing-masing ditutup pada level 2.744,5 (+0,0%) dan 6.294,4 (+0,2%).

Untuk IHSG hari ini diperkirakan bergerak berfluktuatif dan bervariasi namun pergerakannya bersifat terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 01 February 2013

IHSG kemarin bergerak cukup fluktuatif untuk kemudian ditutup menguat cenderung flat berada di level 4.453,7 yang ditopang oleh aksi borong saham investor asing pada saham blue chip sektoral financial dan pertambangan dengan membukukan net buy senilai Rp 459 miliar. Tekanan jual melanda saham-saham lapis kedua yang sudah mengalami rally cukup signifikan. Saham-saham top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 6.000 ke Rp 785.000, lain Metal (lain) naik Rp 800 ke Rp 11.000, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 22.050, dan bunk Mayapada (MAYA) naik Rp 400 ke Rp 3.800; sedangkan saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kaegori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 8.150, Axiata (EXCL) turun Rp 300 ke Rp 5.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 ke Rp 7.350, Surya Toto (TOTO) turun Rp 150 ke Rp 6.600.

Bursa AS semalam ditutup terkoreksi akibat kinerja keuangan emiten yang mengecewakan seperti: United Parcel Service, Dow Chemical Co dan ConocoPhillpis. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup melemah masing-masing sebesar 0,4% dan 0,3% berada di level 13.860,6 dan 1.498,1. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup terkoreksi signifikan akibat mengecewakannya kinerja Royal Dutch Shell Plc yang jauh dibawah ekspektasi dan emiten AstraZeneca Plc yang memproyeksikan bawah labanya akan mengalami kontraksi di tahun ini. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi masing-masing sebesar 1,1% dan 0,7% untuk ditutup pada level 2.703 dan 6.276,9.

Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways terbatas. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 04 February 2013

Ditopang oleh release laporan keuangan emiten yang memuaskan, IHSG akhir pekan ditutup menguat sebesar 0,6% berada di level 4.481,6 yang merupakan level penutupan tertinggi baru. BPS melaporkan inflasi di Januari 2013 mencapai 1,03%, merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 4 tahun terakhir akibat banjir yenga melanda Jakarta. Saham-saham top gainers di antaranya Indosat (ISAT) naik Rp 400 ke Rp 7.200, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 52.250, bin (BBNI) naik Rp 325 ke Rp 4.250, dan XL Axiata (EXCL) naik Rp 300 ke Rp 5.300; sedangkan saham-saham top losers antara lain lain Metal (lain) turun Rp 800 ke Rp 10.200, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 20.150, Jaya Real (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 3.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 41.200..

Bursa AS di akhir pekan ditutup mengalami penguatan signifikan yang didorong oleh positifnya berbagai data ekonomi AS diantaranya data tenaga kerja Januari bertambah sebanyak 157 ribu jiwa dan angka pengangguran mengalami peningkatan tipis di level 7,9%. Indeks Dow Jones menguat 1,1% untuk ditutup pada level 14.009,8 level psikologis baru yang merupakan rekor penutupan tertinggi baru sejak Oktober 2007. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga ditutup naik signifikan masing-masing sebesar 1% dan 1,2%. Sementara itu, bursa Eropa akhir pekan juga terseret sentiment positif AS yang kemudian ditutup menguat dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat masing-masing sebesar 0,3% dan 1,1% ditutup pada level 2.710,1 dan 6.347,2.

Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak melanjutkan penguatan yang terjadi ditopang oleh antisipasi kinerja keuangan emiten 2012. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 08 February 2013

IHSG kemarin masih mampu ditutup menguat cenderung flat berada di level penutupan tertinggi baru all time high yakni di level 4.503,2 ditopang oleh penguatan saham-saham lapis kedua. Transaksi IHSG mengalami peningkatan 33% DoD mencapai senilai Rp 7,1 triliun akibat adanya transaksi crossing atas pelepasan saham treasury BBCA senilai total Rp 2,3 triliun yang difasilitasi oleh Credit Suisse. Alhasil transaksi net buy asing melonjak tajam menjadi senilai Rp 2 triliun. Saham-saham top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 12.500 ke Rp 267.500, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.000 ke Rp 870.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 2.000 ke Rp 12.000, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 64.700.; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 40.400, Unggul Indah (UNIC) turun Rp 250 ke Rp 1.750, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 250 ke Rp 5.450, dan Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 9.650.

Bursa AS dan Eropa semalam kompak terjadi koreksi disebabkan hasil kinerja keuangan emiten Sprint Nextel Corp dan Akamai Technologies Inc yang mengecewakan dan pernyataan ECB yang memberi sinyal atas penguatan mata uang Euro yang dapat menghambat proses pemulihan ekonomi Uni Eropa setelah mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75%. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi signifikan masing-masing sebesar 0,7% dan 1,1% di level 2.597,9 dan 6.228,4; sedangkan bursa AS terkoreksi terbatas dalam rentang0,1%-0,3%.

Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi dengan kecenderungan terkoreksi terbatas. Release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 08 February 2013

IHSG kemarin masih mampu ditutup menguat cenderung flat berada di level penutupan tertinggi baru all time high yakni di level 4.503,2 ditopang oleh penguatan saham-saham lapis kedua. Transaksi IHSG mengalami peningkatan 33% DoD mencapai senilai Rp 7,1 triliun akibat adanya transaksi crossing atas pelepasan saham treasury BBCA senilai total Rp 2,3 triliun yang difasilitasi oleh Credit Suisse. Alhasil transaksi net buy asing melonjak tajam menjadi senilai Rp 2 triliun. Saham-saham top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 12.500 ke Rp 267.500, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.000 ke Rp 870.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 2.000 ke Rp 12.000, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 64.700.; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 40.400, Unggul Indah (UNIC) turun Rp 250 ke Rp 1.750, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 250 ke Rp 5.450, dan Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 9.650.

Bursa AS dan Eropa semalam kompak terjadi koreksi disebabkan hasil kinerja keuangan emiten Sprint Nextel Corp dan Akamai Technologies Inc yang mengecewakan dan pernyataan ECB yang memberi sinyal atas penguatan mata uang Euro yang dapat menghambat proses pemulihan ekonomi Uni Eropa setelah mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75%. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 terkoreksi signifikan masing-masing sebesar 0,7% dan 1,1% di level 2.597,9 dan 6.228,4; sedangkan bursa AS terkoreksi terbatas dalam rentang0,1%-0,3%.

Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi dengan kecenderungan terkoreksi terbatas. Release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 15 February 2013

Bertepatan dengan hari Valentine day, IHSG kebali mencetak rekor all time high di level 4.588,7 (+0,4%)ditopang oleh aksi beli selektif investor pada saham-saham unggulan pertambangan. Bayang-bayang aksi profit taking investor pun mulai muncul sejalan dengan rally berkelanjutan IHSG dimana tekanan jual melanda saham-saham sektoral aneka industry dan konsumer. Investor asing masih membukukan transaksi net buy senilai Rp 360 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Mayora (MYOR) naik Rp 800 ke Rp 22.850, Japfa (JPFA) naik Rp 700 ke Rp 8.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 72.500, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 350 ke Rp 27.300; sedangkan saham-saham top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 19.600, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 16.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 15.450, dan XL Axiata (EXCL) turun Rp 150 ke Rp 5.650.

Bursa AS semalam ditutup stagnan meski diramaikan oleh aksi korporasi besar, antara lain: rencana merger 2 perusahaan penerbangan AS (American Airlines dan US Airwats) dan rencana Berkshire Hathaway dan 3G untuk mengakuisisi produsen saus tomat Heinz senilai total Rp 266 triliun. Indeks Dow Jones terkoreksi 0,1% ditutup pada level 13.973 sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat tipis sebesar 0,1% pada level 1.521 dan 3.199. Sementara itu, bursa Eropa terkoreksi cukup signifikan akibat laporan ekonomi yang mengecewakan atas 17 anggota yang menggunakan mata uang Euro mengalami kontraksi melebihi ekspektasi dari para ekonom. Indeks DJ Euro SToxx dan FTSE masing-masing ditutup melemah 0,8% dan 0,5% berada di level 2.635 dan 6.327.

Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi dengan potensi koreksi yang diwarnai aksi profit taking investor ditengah jeleknya ekonomi Uni Eropa 2012. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 18 February 2013

IHSG akhir pekan kembali mencetak rekor penutupan all time high di level 4.609,8 (+0,5%) pasca rally signifikan dalam sepekan didominasi oleh aksi borong saham investor asing dengan mencetak kembali transaksi net buy senilai Rp 393 miliar. Sementara itu, aksi profit taking mulai marak terjadi dan terutama melanda saham-saham pertambangan yang sudah mengalami kenaikan signifikan. Saham-saham top gainers di antaranya lain Metal (lain) naik Rp 800 ke Rp 11.300, Mandom (TCID) naik Rp 450 ke Rp 11.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 50.450, dan Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 23.000; sedangkan saham-saham top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 4.000 ke Rp 234.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 72.000, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 22.500, dan Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 27.000..

Bursa AS akhir pekan ditutup flat bervariasi sebagai akibat koreksi tajam saham ritel terbesar As, Wal-Mart pasca adanya berita penjualan di Februari mengalami penurunan signifikan. Dari data ekonomi makro AS yang diumumkan cukup bervariasi antara lain: indeks keyakinan consumer AS di bulan Februari mengalami peningkatan hingga mencapai level tertinggi dalam rentang periode 3 bulan terakhir, indeks manufaktur New York secara tak terduga mengalami peningkatan dan kontraksi tajam industrial production nationwide di bulan Januari karena konsolidasi pabrik-pabrik pasca membukukan keuntuangan signifikan. Indeks Dow Jones menguat tipis 0,1% untuk ditutup pada level 13.981,8 sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup melemah tipis masing-masing di level 1.519,8 dan 3.192,0. Sementara itu, bursa saham Eropa ditutup bervariasi dimana indeks DJ Euro SToxx -0,8% di level 2.615,3 dan FTSE 100 ditutup flat berada di level 6.328.

Untuk IHSG awal pekan ini berpotensi terjadi konsolidasi pasca rally yang berkelanjutan. Perdagangan IHSG akan diwarnai oleh maraknya aksi profit taking investor. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS

source
 
Lautandhana daily View 25 February 2013

IHSG akhir pekan kembali ditutup menguat dan membukukan rekor penutupan all time hig berada di level 4.651,1 (+0,4%) dikawal oleh aksi buy investor asing yang membukukan transaksi net buy senilai Rp 1,1 triliun. Tekanan jual melanda saham-saham sektoral komoditas dan consumer. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya lain Metal (lain) naik Rp 400 ke Rp 13.400, Surya Toto (TOTO) naik Rp 250 ke Rp 7.250, bunk mandilu (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 9.550, dan BCA (BBCA) naik Rp 200 ke Rp 10.550; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 50.550, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 40.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 18.350, dan Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 22.950.

Bursa AS dan Eropa akhir pekan ditutup menguat signifikan ditopang oleh data business confidence Jerman bulan Februari yang meningkat ke level tertingginya selama 3 tahun terakhir yang berada diatas ekspektasi para ekonom serta mulai positifnya pandangan investor atas rencana penghentian program buy back surat utang AS tahun ini oleh The Fed. Dalam satu pekan ini, pergerakan bursa ditentukan oleh focus investor atas batas waktu pertemuan parlemen dan presiden AS pada 1 Maret mendatang untuk keputusan penghematan anggaran belanja. Jika terjadi deadlock maka anggaran belanja AS akan dikurangi sebesar US$ 85 juta dalam 7 bulan pertama tahun ini dan senilai US$ 1,2 triliun selama 9 tahun berikutnya.

Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak fluktuatif sejalan dengan sikap wait and see investor atas batas waktu rapat spending cuts AS 1 Maret pekan ini. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Market Analysis 25 February 2013

Indeks akhirnya berhasil menguat kembali di akhir pekan perdagangan kemarin sebesar 0.40% atau 18.72 poin dan ditutup di level 4,651.12. Minat beli asing juga tercatatkan kembali mewarnai perdagangan kemarin sebesar Rp.139.22 miliar. Dan dari sekitar 374 saham yang kemarin aktif di perdagangkan, sekitar 143 saham menguat, 118 saham terkoreksi, dan 113 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan indeks di hari ini diperkirakan masih akan berfluktuatif dikisaran:

Support : 4,629.86
Resistance : 4,679.48

oLzrAahXQ21194.jpg


Stock Analysis 25 February 2013

-Saham INDF secara relatif kekuatan jual di perdagangan kemarin lemah. Dan selama harga masih mampu bertahan di atas level 6700, masih berpeluang untuk menguat sesaat menguji kisaran level 7300.
-Saham UNTR kondisi harga yang menunjukkan jenuh jual (oversold) serta terus melemahnya kekuatan beli membuat adanya peluang terjadinya reversal.

oLfuvauiZ21195.jpg
 
Investor Reference 25 Feb 2013
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Rencana pencalonan Menteri Keuangan Agus Marto menjadi Gubernur bunk Indonesia diprediksi akan menyita perhatian investor hari ini. Rencana tersebut dinilai kurang tepat ditengah problem makro nasional yang masih tertekan oleh masalah defisit current account, pelemahan rupiah, pembengkakan anggaran dan melesetnya target makro. Agus Marto, sebelumnya juga pernah ditolak DPR untuk jabatan yang sama pada 2008 dan disebut-sebut terkait kasus Hambalang.

Adapun sentimen terhadap saham-saham Grup Bakrie kemungkinan masih redup seiring dengan berlanjutnya perlawanan Nat Rothschild pasca EGM 21 Feb. Nat diduga akan kembali menggalang kekuatan untuk menjegal rencana cerai Bakrie dalam EGM berikutnya akhir April nanti, dimana Bakrie membutuhkan sedikitnya 75% suara.

• BKSL 275 Trading Buy, Target 295, Stop Loss 260
• RALS 1230 Buy, Target 1300, Stop Loss 1190
• DGIK 186 Trading Buy, Target 197, Stop Loss 183
• ACES 730 Buy, Target 800, Stop Loss 710
me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily View 01 March 2013

Pada penutupan kemarin, IHSG kembali mencetak rekor penutupan all time high sepanjang masa berada di level 4.795,8 (+1,7%) ditopang oleh aksi borong saham-saham unggulan terutama sektoral perbankan, konstruksi dan infrastruktur. Investor asing kembali lagi mencetak transaksi net buy senilai Rp 938 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.400 ke Rp 74.900, Nipress (NIPS) naik Rp 1.050 ke Rp 6.600, Century Textile (CNTX) naik Rp 950 ke Rp 5.000, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 700 ke Rp 17.350; sedangkan sahamsaham top losers antara lain Gudang Guram (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 48.300, Fast Food (FAST) turun Rp 300 ke Rp 10.500, Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 150 ke Rp 4.400, dan bunk Mega (MEGA) turun Rp 125 ke Rp 3.375.

Bursa AS semalam ditutup terkoreksi tipis akibat aksi jual di jelang sesi penutupan pasca para Senat AS menolak rencana besaran pemangkasan anggaran belanja dan tetap mengambil keputusan pada automatic spending cuts senilai US$ 85 miliar. Hasil kinerja keuangan emiten AS yang mengecewakan juga turut memberikan andil atas aksi jual investor. Emiten J.C Penney Co anjlok 17% pasca membukukan penjualan yang paling buruk selama 2 dekade; Sear Holdings turun 5,2% akibat dibukukannya rugi bersih 4Q12 yang lebih besar dari ekspektasi analis sedangkan Intuitive Surgical inc (penyedia robot untuk keperluan operasi) anjlok 11% akibat adanya aturan mengenai keamanan dari produknya tersebut. Sementara itu, bursa Eropa melanjutkan penguatannya ditopang oleh pernyataan Gubernur The Fed, Ben Bernanke dan Presiden ECB, Mario Draghi yang memberikan sinyal bahwa The Fed dan ECB akan melanjutkan program stimulus fiscal guna membantu
pemulihan ekonomi yang telah berjalan.

Untuk IHSG akhir pekan diperkirakan bergerak menguat terbatas dibayangi oleh maqraknya aksi profit taking. Katalis domestic adalah release kinerja
keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily 04 March 2013

IHSG akhir pekan ditutup kembali menguat dengan sifat terbatas dan membukukan rekor baru all time high berada di level 4.811,6 (+0,3%). Investor asing semakin agresif menggelontorkan danang ke indeks dengan mencetak transaksi net buy signifikan senilai Rp 2,1 triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Februari 2013 mencapai 0,75% akibat adanya pembatasan impor komoditi barang hortikultura sedangkan secara year on year, inflasi Februari 2013 tercatat 5,31%. Volume dan nilai transaksi hari ini melambung tinggi berkat aksi tutup sendiri saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) senilai Rp 1,2 triliun yang difasilitasi oleh broker Ciptadana Securities. Saham-saham top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.650 ke Rp 49.950, Fast Food (FAST) naik Rp 900 ke Rp 11.400, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 800 ke Rp 18.150, dan Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 22.700; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 600 ke Rp 26.500, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 24.550, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 300 ke Rp 7.500, dan BCA (BBCA) turun Rp 300 ke Rp 10.700.

Bursa AS akhir pekan ditutup menguat terbatas dengan indeks Dow Jones ditutup pada level 14.089,7 (+0,3%), rekor penutupan tertinggi baru sejak 2007 yang didorong oleh positifnya data makro ekonomi AS yaitu indeks rumah tangga Februari meningkat 1,5% sejalan dengan penjualan rumah yang meningkat diatas ekspektasi, mengeliminasi sentiment negative Pemilu Italia dan pemangkasan anggran AS. Saham Home Depot ditutup menguat 5,3% setelah meningkatkan porsi pembagian dividend an disetujuinya rencana buyback saham perseroan. Sementara itu, bursa Eropa ditutup pada teritori merah akibat kontraksi data manufktur Inggris di bulan Februari yang jauh dibawah ekspektasi para ekonom dan turunnya data proses KPR mengindikasikan masih melemahnya property Inggris. Indeks DJ Euro Stoxx melemah 0,6% ditutup pada level 2.616,8 sedangkan FTSE 100 justru menguat 0,3% ditutup pada level 6.378,6 lebih ditopang oleh reboundnya harga saham Capita Group pasca Capita direkomendasikan oleh Goldman Sachs.

Untuk IHSG awal pekan ini diperkirakan bergerak berfluktuatif terbatas dengan mixed nya berita ekonomi dan aksi korporasi. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 08 March 2013

IHSG kemarin kembali ditutup menguat pada level tertinggi baru all time high di level 4.848,3 (+0,5%) didorong oleh aksi borong saham-saham lapis dua. Pergerakan IHSG sendiri berfluktuatif seiring dengan adanya aksi profit taking investor pada saham-saham blue chip. Investor asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 411 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 2.500 ke Rp 903.000, Mayora (MYOR) naik Rp 1.950 ke Rp 26.950, United Tractor (UNTR) naik Rp 800 ke Rp 20.250, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 675 ke Rp 4.700; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 50.100, Telkom (TLKM) turun Rp 500 ke Rp 10.600, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 77.000, dan Nipress (NIPS) turun Rp 350 ke Rp 5.650.

Bursa AS semalam ditutup melanjutkan penguatan yang terjadi dengan sifat terbatas didorong oleh ekspektasi turunnya data pengangguran AS di bulan Februari yang akan direlease malam ini. Indeks Dow Jones ditutup menguat terbatas 0,2% pada level tertinggi barunya all time high 14.329,5. Saham-saham penggerak penguatan bursa AS adalah bunk of America +2,4%; Ciena Corp +7,5% pasca kinerja 4Q12 diatas ekspektasi analis; Colgate – Palmolive menguat 0,5% setelah disetujuinya rencana stock split dan peningkatan deviden. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup menguat terbatas didorong oleh pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi mengindikasikan optimism pemulihan ekonomi Eropa secara bertahap di 2H13. Indeks FTSE 100 dan DJ Euro SToxx masing-masing menguat 0,2% dan 0,4% di level 6.439,2 dan 2.690,9.

Untuk IHSG akhir pekan ini diperkirakan bergerak berfluktuatif terbatas diramaikan aksi profit taking pasca rally nya indeks. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, KLBF, SMGR, JSMR dan PGAS.

source
 
Lautandhana Daily View 11 March 2013

IHSG akhir pekan kembali ditutup mencetak rekor tertinggi baru all time di level 4.874,5 (+0,5%) ditopang oleh aksi beli saham di lapis kedua yang masih laggard rally penguatannya. Hanya sektoral perkebunan yang ditutup terkoreksi akibat aksi profit taking. Investor asing akihr pekan membukukan transaksi net sell senilai Rp 289 miliar. Saham-saham top gainers di antaranya Matahari (LPPF) naik Rp 825 ke Rp 4.200, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 700 ke Rp 15.450, Tiga Raksa (TGKA) naik Rp 650 ke Rp 3.400, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 40.400; sedangkan saham-saham top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 26.000, Mandom (TCID) turun Rp 400 ke Rp 11.600, Inovisi (INVS) turun Rp 350 ke Rp 6.650, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 49.850.

Membaiknya data ketenaga kerjaan AS dan turunnya Pengangguran di bulan Februari mendongrak pergerakan menguat bursa AS dimana indeks S&P 500 dan Dow Jones mencetak rekor penutupan tertingga baru masing-masing di level 1.551,2 (+0,4%) dan 14.397,1 (+0,5%). Departemen tenaga kerja AS melaporkan pada Februari tercipta 236 ribu tenaga kerja baru diatas ekspektasi para ekonom sehingga mendorong level pengangguran turun dari 7,9% menjadi 7,7%. Positifnya berita ekonomi AS dan rasa optimism dilanjutkannya stimulus ekonomi dari The Fed dan ECB mendorong bursa Eropa ditutup menguat dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat masing-masing sebesar 1,4% dan 0,7%.

Untuk IHSG awal pekan ini diperkirakan bergerak mixed terbatas diramaikan aksi profit taking pasca rally nya indeks. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI,WIKA, ADHI, SMGR, JSMR dan PGAS.
 
Lautandhana Daily View 13 March 2013

Bursa AS semalam ditutup bervariasi cenderung flat dimana indeks S&P 500 dan NAsdaq terkoreksi masing-masing sebesar 0,2% dan 0,3% berada di level 1.552,5 dan 3.242,3. Koreksi yang terjadi disebabkan oleh anjloknya harga saham Apple (-2,2%) yang diprediksikan akan kehilangan pangsa pasar di gadget tablet dan koreksi saham Citigroup (-1,4%) akibat spekulasi pasar terkait masalah pinjaman perbankan yang akan diawasi oleh Basel Committee on Banking upervision. Sementara itu, bursa Eropa ditutup bervariasi pasca direleasnya data manufaktur UK yang masih terkontraksi. Indeks DJ Euro SToxx -0,3% ditutup pada level 2.711,9 dan FTSE 100 menguat tipis 0,1% di level 6.510,6.

Untuk IHSG hari diperkirakan bergerak fluktuatif mixed terbatas diramaikan aksi profit taking pasca rally nya indeks. Katalis domestic adalah release kinerja keuangan emiten 2012 masih menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Saham pilihan kami, antara lain: BMRI, WIKA, ADHI, SMGR, JSMR dan PGAS.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.