• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jual Lautandhana Online Trading Saham | LOTS

Market Analysis 21 November 2012

Dibuka dengan penguatan di awal sesi perdagangan kemarin, namun akhirnya indeks terkoreksi sebesar 0.02% atau 1.07 poin dan ditutup di level 4,312.37. Minat jual asing juga masih turut mewarnai perdagangan kemarin dimana tercatatkan sebesar Rp.123.55 miliar. Dan dari sekitar 368 saham yang kemarin aktif di perdagangkan, sekitar 115 saham menguat, 153 saham terkoreksi, dan 100 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan di hari ini diperkirakan akan dikisaran:

Support : 4,277.94
Resistance : 4,341.39

onqHHQIFF21042.jpg


Stock Analysis 21 November 2012

-Saham PGAS walaupun kekuatan jual mulai melemah di perdagangan kemarin, namun harga masih berpeluang untuk terkoreksi kembali dan membentuk reversal dikisaran level 4100 – 4350.

-Saham TLKM tidak validnya pola bullish harami di perdagangan kemarin membuat masih adanya peluang untuk menguji support terdekat pertama dikisaran level 9050.

oOKgBJISg21043.jpg


source
 
Investor Reference 22 Nov 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

• GIAA 700 Buy, Target 740-770, Stop Loss 670. Melonjaknya harga minyak adalah momok yang paling menakutkan pada saham ini. Tapi tahukah Anda bahwa dunia saat ini tengah berkecukupan, jika tidak ingin disebut berlebih minyak? Hanya soal waktu dunia akan booming shale migas seperti halnya US.

• IDKM 1060 Buy, Target 1120-1180, Stop Loss 1040. Berada di sektor yang terkait erat dengan middle class story, IDKM juga memiliki performa dan valuasi yang menarik di sektornya.

• WIKA 1470 Trading Buy, Target 1520-1550, Stop Loss 1440. Semakin ditunggu, semakin tinggi. Tim rekomendasi LOTS secara konsensus telah mufakat memasukkan WIKA sebagai saham pilihan yang pantas dimiliki untuk tujuan jangka menengah panjang.

• MYOR 19700 Trading Buy, Target 20500-20900, Stop Loss 19450. Pure consumer player. Consumer sector telah dan masih akan menjadi sektor diurutan teratas yang ada dibenak investor untuk menjadi target investasi. Koreksi tajam harga sahamnya merupakan diskon yang sangat menggoda.

• MAIN 1940 Trading Buy, Target 2100, Stop Loss 1900. Secara valuasi bersaing murah dengan JPFA, namun MAIN memiliki angka ROE yang jauh lebih tinggi. Ada insentif ekstra berupa dividen tunai Rp25 dengan cum 6 Desember mendatang.

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 22 November 2012

IHSG kemarin terjadi teknikal rebound untuk ditutup menguat tipis 0,1% berada di level 4.317,3 meski tekanan jual masi berlangsung hingga sesi penutupan sore. Investor masih harap-harap cemas atas pembicaraan parlemen AS untuk penyelesaian fiscal cliff AS lewat kenaikan pajak. Investor asing masih mencatatkan transaksi net sell senilai Rp 208 miliar. Saham
-saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.800 ke Rp 714.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 47.850, Mayora (MYOR) naik Rp 550 ke Rp 19.700, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 42.300; sedangkan saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 55.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 20.000, Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 9.200, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 ke Rp 14.700.

Bursa AS semalam ditutup menguat terbatas ditengah tipisnya perdagangan jelang libur Thanksgiving. Terbatasnya penguatan lebih diakibatkan oleh beragamnya berita ekonomi dan kekhawatiran mengenai Yunani dimana para Menteri Keuangan Uni Eropa belum sepakat menggelontorkan paket danang bailout lanjutan. Harga minyak dunia ditutup naik 0,7% di level US$ 86,9 per barrel pasca disepakatinya gencatan senjata antara Israel dan militant Hamas yang difasilitasi oleh Mesir. Indeks Dow Jones menguat 0,4% untuk ditutup pada level 12.836,9 dipimpin oleh penguatan saham IT Hewlet Packard; sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat 0,2% dan 0,3% didongkrak oleh menguatnya saham sektoral telkomunikasi dan energy. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat namun relative flat akibat ditundanya kucuran danang bailout lanjutan untuk Yunani dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat 0,4% dan 0,1% untuk ditutup pada level 2.519,7 dan 5.752,0.

Di pagi ini, bursa Asia dibuka melanjutkan penguatannya ditengah mixednya berita ekonomi global dimana Indeks Nikkei +1,1%; KOSPI +0,8%; STI +0,4% dan KLSE -0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan bergerak cukup volatile cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.268 -4.351.

source
 
Market Analysis 22 November 2012

Indeks akhirnya berhasil menguat di perdagangan kemarin sebesar 0.11% atau 4.91 poin dan ditutup di level 4,317.28 walaupun minat jual asing masih turut mewarnai dimana tercatatkan sebesar Rp.207.99 miliar. Dan dari sekitar 365 saham yang kemarin aktif di perdagangkan, sekitar 123 saham menguat, 140 saham terkoreksi, dan 102 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan di hari ini diperkirakan akan dikisaran:

Support : 4,296.49
Resistance : 4,351.05

oARYeTIit21045.jpg


Stock Analysis 22 November 2012

-Saham PTPP pola bullish harami yang terbentuk di perdagangan kemarin membuka peluang terjadinya penguatan harga kembali. Target terdekat dikisaran level 860 selama harga dapat bertahan di atas 780.

-Saham WIKA dominasi kekuatan beli di perdagangan kemarin membuka peluang terjadinya penguatan harga kembali. Target terdekat sementara dikisaran level 1550 selama dapat bertahan di atas 1450.

oqRotfshh21046.jpg
 
Investor Reference 23 Nov 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

• RALS 1290 Buy, Target 1350-1420, Stop Loss 1250. Break all time high 1260 setelah sejumlah Pemda memutuskan kenaikan signifikan pada UMP. RALS yang sangat identik dengan outlet 'kaum marginal' akan menikmati manfaat terbesar dari perubahan UMP ini. Jackpot masih menunggu andai isu akuisisi oleh Aeon benar adanya.

• CTRA 740 Buy, Target 770-830, Stop Loss 710. Berhasil keluar dari perangkap sideways dengan menembus resist kuat 720 setelah perseroan menargetkan laba 2013 naik 60%. PE ratio akan turun dari 22x saat ini menjadi sekitar 15x. Target laba akan didapat dari sejumlah proyek residensial dan masuknya perseroan ke bisnis hospital. CTRS 1890 Buy On Weakness, Target 1980, Stop Loss 1820.

• INDF 5750 Buy, Target 5950-6150, Stop Loss 5600. Diawali oleh doji dan diikuti long white marubozu dari garis uptrend, adalah indikasi kuat INDF untuk reversal. ICBP 7450 Trading Buy, Target 7650-7900, Stop Loss 7250.

• BORN 620 Buy, Target 650-700, Stop Loss 600. Konsisten dalam pola uptrend-nya sejak Agustus, sekarang tengah mencoba menuju channel 700. Sentimen positif dari recovery manufaktur China akan menjadi momentum saham ini dalam jangka pendek.

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 27 November 2012

IHSG awal pekan ditutup menguat terbatas sebesar 0,6% di level 4.375,2, mencetak level tertinggi baru, yang ditpang oleh aksi selective buy investor pada saham sektoral berbasis consumer dan perbankan ditengah sentiment negative atas tertundanya kucuran danang bailout lanjutan Yunani.) menguat 26 poin dan menembus rekor terbarunya sepanjang masa di 4.375. Tekanan jual signifikan melanda saham-saham sektoral pertambangan dan perkebunan yang menghambat laju penguatan IHSG. Sementara itu, asing membukukan transaksi net buy tipis senilai Rp 65 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 52.500, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 56.500, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 26.900, dan Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 9.400; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 14.700 ke Rp 700.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 39.750, lain Metal (lain) turun Rp 550 ke Rp 10.400, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 325 ke Rp 2.000.

Bursa AS di perdagangan awal pekan ditutup mixed dimana indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup terkoreksi masing-masing sebesar 0,3% dan 0,2% di level 12.967,37 dan 1.406,29 dikontribusikan dari koreksi saham sektoral energy, telekomunikasi, consumer dan perbankan. Indeks Nasdaq di awal pekan menguat 0,3% untuk ditutup pada level 2.976,78. Investor kembali berfokus pada loanjutan pembicaraan penyelesaian fiscal cliff AS lewat kenaikan pajak orang kaya antara PArlemen dan Kongres pasca masa reses libur Thanksgiving. Ditundanya kucuran danang bailout lanjutan untuk Yunani oleh Uni Eropa juga mendorong investor bersikap cenderung posesif. Sementara itu, bursa Eropa di awal pekan terkoreksi akibat aksi pemegang saham Barclays yang menjual waran kepada Qatar sehingga menyebabkan koreksi harga sahamny cukup signifikan (-5,4%). Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 melemah masing-masing sebesar 0,6% untuk ditutup pada level 2.542,5 dan 5.786,7.

Bursa Asia pagi ini dibuka bervariasi menanti kepastian kucuran danang bailout lanjutan YUnani oleh Uni Eroopa pekan ini. Indeks Nikkei +0,4%; KOSPI +0,9%; STI -0,2% dan STI +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.340-4.410.

source
 
Investor Reference 27 Nov 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ


• INTP 21800 Buy, Target 22500-23100, Stop Loss 21600. Berada tepat di garis uptrend dengan candlestick berbentuk inverted hammer, kini saatnya untuk bullish reversal.

• UNVR 26900 Buy, Target 27700-28300, Stop Loss 26600. Kenaikan UMP/UMK kami yakini tidak hanya berdampak positif pada saham middle-low income retailer atau produsen rokok, tapi juga consumer player sekelas Unilever yang memiliki daya transfer of pricing besar. Varietas produknya masuk ke hampir semua celah kebutuhan hidup manusia, ibarat pukat harimau yang menjaring banyak ikan dari semua rantai makanan.

• KLBF 1020 Buy, Target 1050-1100, Stop Loss 990. Think Kalbe? Think different. Cap sebagai tukang obat yang terlanjur melekat pada Kalbe mungkin sulit dihilangkan. Padahal ekspansi Kalbe dibisnis makanan dan minuman sehat, nutrisi dan suplemen lainnya terus meningkat.

Untuk produk obat, Kalbe juga terus menambah ragamnya dan mulai memproduksi sendiri obat kanker dari pabrik barunya yang akan selesai akhir tahun ini. Akselerasi pertumbuhan revenue Kalbe pun mulai meningkat dari angka klasik selama bertahun-tahun sebelumnya di 10% or below menjadi 16% tahun ini. Dan margin atau profitabilitas dari 4,5% menjadi 7,4%.

• BSDE 1210, Target 1260-1290, Stop Loss 1180. Koreksi kemarin mulai masuk area beli kami dimana BSDE menjadi salah satu saham dalam daftar Watch List.
me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 29 November 2012

Pasca rally dalam bebrapa terakhir ini, IHSG akhirnya ditutup terkoreksi sebesar 0,8% berada di level 4.304,8 akibat maraknya aksi profit taking investor pada hampir keseluruhan sektoral yang dipimpin oleh tekanan jual signifikan saham sektoral consumer. Volume dan nilai transaksi perdagangan i sedikit meningkat akibat transaksi tutup sendiri (crossing) sa
ham PT Tower Bersama Tbk (TBIG) senilai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi oleh broker CLSA Indonesia. Asing tercatat membukukan transaksi net sell senilai Rp 206 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 26.300, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 500 ke Rp 715.000, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 4.250, dan Centris (CMPP) naik Rp 220 ke Rp 1.250; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.100 ke Rp 17.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 950 ke Rp 15.050, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 18.550, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 56.500.

Bursa AS semalam serentak ditutup menguat sebesar 0,8% ditopang oleh optimism investor atas penyelesaian masalah fiscal cliff pasca pidato Presiden AS, Barack Obama yang menyatakan harapannya atas hasil kesepakatan penyelesaian fiscal cliff dengan Parlemen dan Kongres serta kesepakatan mengenai pemangkasan anggaran belanja dapat diputuskan sebelum hari raya Natal. Indeks Dow Jones menguat 0,8% untuk ditutup pada level 12.985,1 ditopang oleh penguatan saham Hewlett Packard dan Chevron. Sementara itu, bursa Eropa cenderung ditutup flat karena investor cenderung bersikap skeptic atas berita ekonomi AS yang masih abu-abu dimana indeks DJ Euro SToxx dan FTSE 100 masing-masing melemah 0,1% untuk ditutup pada level 2.546,8 dan 5.803,3.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat didasari ekspektasi segera tercapainya kesepakatan mengenai penyelesaian fiscal cliff dan pemangkasan belanja AS. Indeks Nikkei +0,6%; KOSPI +0,8%; STI +0,4% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.226-4.343.

source
 
Lautandhana Daily Views 30 November 2012

IHSG kemarin bergerak cukup fluktuatif yang akhirnya ditutup menguat terbatas 0,3% di level 4.319,1 ditopang oleh aksi boro saham yang terkoreksi signifikan di perdagangan sebelumnya terutama saham-saham sektoral consumer dan berbasis komoditas. Asing membukukan transaksi net sell senilai Rp 88 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.100 ke Rp 57.600, Indocement (INTP) naik Rp 1.050 ke Rp 22.950, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 52.650, dan Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 26.800; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 20.000 ke Rp 240.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 750 ke Rp 14.300, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 250 ke Rp 4.150, dan Toba Bara (TOBA) turun Rp 130 ke Rp 1.120.

Bursa AS semalam kembali ditutup mengalami penguatan ditengah komentar para pimpinan kongres dan parlemen terkait penyelesaian fiscal cliff lewat kenaikan pajak orang kaya yang menunjukkan tanda-tanda seiya-sekata dan didukung pula data kinerja keuangan sektoral consumer goods yang diatas ekspektasi seperti saham Kroger (+1%). Departemen Tenaga Kerja melaporkan data pengangguran AS mingguan turun 23.000 jiwa menjadi sebanyak 393 ribu jiwa dan tidak terkena dampak signifikan dari badai Topan Sandy lalu. Indeks Dow Jones menguat sebesar 0,3% untuk ditutup kembali pada level psikologisnya di 13.021,8 ditopang oleh penguatan saham United Health. Sementara itu, bursa Eropa semalam juga ditutup menguat didorong oleh penjualan rumah bekas AS mengalami peningkatan diatas ekspektasi di bulan Oktober , yang menandakan sinyal pemulihan di 4Q12 untuk sektoral property. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup naik sebesar 1,4% dan 1,2% pada level 2.581,7 dan 5.870,3.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat terbatas ditengah sikap wait and see atas kepastian keputusan penyelesaian masalah fiscal cliff AS sebelum Natal. Indeks Nikkei +0,2%; KOSPI -0.1%; STI +0,8% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi cenderung sideways.

source
 
Investor Reference 3 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Apa yang HARUS ANDA PERHATIKAN untuk dapat berhasil melakukan trading pada kondisi saat ini adalah: JANGAN PERHATIKAN pergerakan zig-zag indeks sehingga fokus Anda pada saham favorit teralih oleh karenanya! Dari sejumlah saham yang direkomendasikan LTC sepekan terakhir, diantaranya terdapat MYOR, RALS, BBTN, WIKA, MAIN, CTRS dan INTP yang kenaikannya sangat mengesankan.

Adapun saham lainnya seperti PNLF, UNVR, GIAA, INDF, ICBP, BSDE dan KLBF masih intact dengan target kenaikan yang dibuat. Terus perhatikan saham-saham tersebut, utamanya yang consumer related karena story tentang UMP/UMK akan berumur panjang. Untuk PTBA, jika tarikan garis kami setelah toleransi koreksi tidak meleset, maka level 14.000 adalah titik balik reversalnya.

Warga DKI yang akan menerima kenaikan upah sesuai UMP cukup dimanjakan. Ini karena mereka juga masih mendapat Kartu Pintar dan Kartu Sehat. Ekses daya beli tentunya akan diserap oleh emiten consumer related dengan eksposur besar di sekitar DKI, seperti RALS.

Dua dari empat saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah TINS dan INCO. Stop Loss ketat harap diaplikasikan karena keduanya tengah berada tepat di garis support yang mungkin rawan break. Namun kami harap akan ada rebound untuk tujuan short-term trading. China recovery, weak dollar & seasonal rise in demand for stainless steel di akhir tahun menjadi argumentasinya.

• AKRA 4300 Buy, Target 4500-4625, Stop Loss 4250.
• PWON 230 Buy, Target 245-260, Stop Loss 220.
• TINS 1310 Trading Buy, Target 1400-1440, Stop Loss 1290.
• INCO 2075 Trading Buy, Target 2350-2425, Stop Loss 2000.

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 03 December 2012

IHSG akhir pekan ditutup melemah sebesar 1% pada level 4.276,1 sebagai akibat dari maraknya aksi profit taking investor pada saham unggulan sektoral perbankan, perkebunan dan infrastruktur yang tercatat mengalami koreksi signifikan pasca terjadi rally berkelanjutan. Hanya tercatat 3 sektoral yang ditutup menguat dan menahan laju koreksi IHSG yang lebih dalam yaitu: industry dasar, konstruksi dan perdagangan. Asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 534 miliar. Volume dan nilai transaksi di lantai bursa naik cukup tinggi akibat transaksi di pasar negosiasi terhadap saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) senilai Rp 1,1 triliun. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.050 ke Rp 20.950, Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 23.250, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 250 ke Rp 4.400, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 200 ke Rp 57.800; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 39.250, Indosat (ISAT) turun Rp 750 ke Rp 5.550, XL Axiata (EXCL) turun Rp 750 ke Rp 5.150, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 18.000.

Bursa AS di akhir pekan ditutup bervariasi cenderung flat dimana indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup naik tipis sebesar 0,02% sedangkan Nasdaq ditutup flat to lower sebesar 0,1%. Hal ini diakibatkan oleh sikap wait & see investor atas masih berlangsungnya pembicaraan negosiasi antara Pemerintah, Parlemen dan Pimpinan Kongres mengenai penyelesaian masalah fiscal cliff yang diharapkan kesepakatan tercapai sebelum Natal. Presiden Obama sendiri melakukan kunjungan ke sebuah pabrik di Pennsylvinia untuk menyosialisasikan rencananya untuk meningkatkan pajak orang kaya dan menekan defisit anggaran AS. Obama juga terus berbicara dengan Pimpinan Partai Republik terkait penyelesaian masalah fiscal cliff. Sementara itu, bursa Eropa ditutup melemah dimana indeks DJ Euro Stock dan FTSE 100 melemah masing-masing sebesar 0,2% dan 0,1% ditengah masih berlangsungnya pembicaraan fiscal cliff AS dan Jerman yang menyetujui draft syarat-syarat baru atas danang bailout lanjutan untuk Yunani.

Bursa Asia pagi ini di awal pekan dibuka cenderung bervariasi ditengah masih berlangusngnya pembicaraan fiscal cliff AS. Indeks Nikkei +0,5%; KOSPI +0,2%; STI +0,3% dab KSLE -0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak bervariasi cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.204-4.328

source
 
Investor Reference 4 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

• EXCL 5650 Buy, Target 5950-6150, Stop Loss 5450.
:::Bisa disepakati bahwa XL adalah operator yang paling kompetitif saat ini. Profitabilitas mungkin menurun, tapi masih cukup stabil dibanding Indosat yang lebih fluktuatif. Bobot EXCL di index MSCI pun dinaikkan. Dan yang pasti, ada harami pasca koreksi tajam harga sahamnya yang menawarkan potensi profit jangka pendek.

• AALI 17900 Trading Buy, Target 18900-19150, Stop Loss 17750.
:::AALI berada disektor yang tengah terpuruk saat ini. Harga komoditas palm oil pun diprediksi bearish hingga tahun depan. Namun bukannya tanpa prospek sama sekali karena pasar domestik akan menjadi lebih menarik kedepannya. Indonesia akan menggeser India sebagai top palm oil consumer. Kemarin ada doji yang jika diikuti oleh white marubozu hari ini, konfirm short-term rebound.

• UNTR 17100 Trading Buy, Target 18000-18400, Stop Loss 16900.
:::Satu lagi saham Astra yang kami rekomen trading kali ini. Menurut hemat kami, apa yang menjadi kekhawatiran investor akan turunnya kinerja UT telah tercermin pada koreksi harga sahamnya dari 33400 ke 18000. Jika saat ini harganya 17000, maka itu adalah extra bonus. Dengan stop loss di 16900, UNTR worthed untuk dicoba.

• DILD 330 Buy, Target 350-370, Stop Loss 320.
:::Banyak proyeknya, relatif bagus kinerja keuangannya tapi kalem performa harga sahamnya. Apakah kesan ini akan berubah hari ini, kita lihat bersama.

• META 179 Spec Buy, Target 189-193, Stop Loss 177.
:::Kenapa harga saham ini turun tajam sementara Grup Bosowa tengah mencanangkan target ke depan yang sangat agresif?

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 04 Desember 2012

IHSG awal pekan berlangsung cukup fluktuatif yang akhirnya ditutup menguat terbatas 0,6% pada level 4.302,4 dikontribusikan dari aksi beli selektif investor yang fokus pada saham sektoral perbankan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi di November 2012 mencapai 0,07%, jauh lebih rendah dari inflasi Oktober 2012 yang mencapai 0,16%. Secara tahunan inflasi November 2012 mencapai 4,32%, sementara inflasi tahun berjalan (Januari-Oktober 2012) mencapai 3,73%. Volume dan nilai transaksi IHSG awal pekan melonjak tinggi berkat beberapa transaksi saham-saham bluechip di pasar negosiasi. Tiga broker mencatat transaksi yang tinggi senilai lebih dari Rp 1 triliun, yaitu Kim Eng Securities (ZP), Indo Premier Securities (PD) dan Sinarmas Sekuritas (DH). Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 53.750, BCA (BBCA) naik Rp 700 ke Rp 9.500, Indosat (ISAT) naik Rp 600 ke Rp 6.150, dan XL Axiata (EXCL) naik Rp 500 ke Rp 5.650; sedangkan saham-saham top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 450 ke Rp 38.800, Bayan (BYAN) turun Rp 300 ke Rp 9.650, Atlas (ARII) turun Rp 270 ke Rp 910, dan bunk Mayapada (MAYA) turun Rp 250 ke Rp 2.450.

Bursa AS awal pekan ditutup serentak melemah terbatas diakibatkan oleh perhatian investor atas penyelesaian masalah fiscal cliff dan terkoreksinya data manufaktur AS di bulan November yang tercatat sebagai level terendahnya selama 3 tahun terakhir di level 49,5 dari bulan Oktober berada di level 51,7. Parlemen dari Parta Republik mengajukan blueprint senilai US$ 2,2triliun kepada Presiden Obama untuk meningkatkan nilai jaminan sosial dan kesehatan menindaklanjuti rencana kenaikan pajak orang kaya senilai US$ 1,6 triliun. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat terbatas dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 menguat terbatas masing-masing sebesar 0,3% dan 0,1% berada di level 2.582,4 dan 5.871,2.

Bursa Asia pagi ini di awal pekan dibuka melemah tipis ditengah kontraksi data manufaktur AS di November. Indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -0,5%; STI -0,1% dab KSLE -0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak bervariasi cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.204-4.328.

source
 
Investor Reference 5 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Indeks turun 56 poin tapi empat dari lima saham pilihan LTC kemarin masih mampu memberikan gain. Saham LTC lainnya sebelum ini juga mulai unjuk gigi seperti CTRA, TINS, INCO, INDF, ICBP, PWON dan KLBF. Saham AALI konfirm membentuk formasi doji morning star sehingga intact dengan target 18900-19150. Adapun UNTR, entah apa bentuknya, jelas ada passion untuk menuju target.

Apa yang terjadi di market saat ini cenderung rebalancing, kami pikir. Indeks mulai kehilangan pondasi kuatnya dari saham-saham super big-caps seperti ASII, BMRI atau TLKM. Apa kira-kira yang akan terjadi untuk mempertahankan indeks dari koreksi yang tidak diinginkan?

Rasanya tidak untuk menghajar lagi saham-saham komoditas yang sudah bonyok. Ada cukup alasan, baiklah hanya untuk jangka pendek ini, commodities stocks untuk naik. Misal coal price yang telah sentuh $87 per ton (ingat wacana liberalisasi coal market di China?).

LTC telah mulai dengan akurat merekomendasi INCO, TINS, AALI dan UNTR, hari ini coba untuk betting di ITMG, ADRO dan LSIP. Perhatikan juga kerabat UNTR seperti HEXA dan KOBX.

• ITMG 38550 Buy, Target 40000-40500, Stop Loss 38200.
• ADRO 1340 Buy, Target 1390-1410, Stop Loss 1300.
• LSIP 1900 Trading Buy, Target 2050-2100, Stop Loss 1870.
• LPCK 3275 Buy, Target 3500-3600, Stop Loss 3200.

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily View 06 December 2012

IHSG kemarin ditutup menguat terbatas 0,4% pada level 4.286,8 didorong oleh aksi selective buy investor terhadap saham-saham unggulan terutama sektoral perbankan dan perkebunan. Sektoral consumer dan infrastruktur masih mengalami tekanan jual signifikan sehingga ditutup terkoreksi. Asing membukukan transaksi net sell senilai 553 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 19.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 600 ke Rp 9.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 450 ke Rp 58.250, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 54.300; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 38.250, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 26.000, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 225 ke Rp 4.375, dan Nipress (NIPS) turun Rp 200 ke Rp 4.750..

Bursa AS semalam bergerak bervariasi dimana indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat 0,6% dan 0,2% untuk kemudian ditutup berada di level 13.034,5 dan 1.409,3. Penguatan yang terjadi dipicu oleh optimisme pelaku pasar atas segera tercapainya persetujuan mengenai anggaran belanja AS dari pemerintah dan parlemen sebelum akhir tahun ini setelah direlease nya data-data estimasi ekonomi AS. Indeks Nasdaq tercatat ditutup terkoreksi sebesar 0,8% di level 2.973,7 dipicu oleh koreksi yang tajam saham Apple (-6,4%) sebagai akibat release riset analis yang mengestimasikan mulai turunnya pangsa pasar Apple di kelas computer tablet sehingga market cap anjlok drastic tinggal US$ 506,9 miliar. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat didorong oleh sentiment positif China yang memberikan sinyal untuk terus mengupayakan pemulihan pertumbuhan ekonomi. Indeks DJ Euro SToxx dan FTSE 100 masing-masing menguat sebesar 0,0% dan 0,4% untuk ditutup di level 2.592,1 dan 5.892,1.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dipimpin oleh Nikkei (+0,5%) karena investor mulai optima atas segera tercapainya kesepakatan penyelesaian fiscal cliff dan rencana pemangkasan anggaran belanja. Indeks KOSPI +0,2%; STI +0,1% dab KLSE +0,4%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak bervariasi cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.225-4.328.

source
 
Investor Reference 6 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Dugaan kami bahwa saham komoditas akan mendapat angin menjelang tutup tahun makin kuat setelah Xi Jinping, bakal pengganti Hu Jintao sebagai Presiden China, membuat pernyataan yang membuai bursa China kemarin. Dia akan melakukan reformasi pajak, pembenahan urbanisasi dan liberalisasi commodity market.

Apa dan bagaimana soal liberalisasi pasar komoditas China ini dan mengapa dapat mengangkat harga batubara dijelaskan exclusive untuk member LTC, earlier than others.
Kami telah merekomendasi PTBA, ITMG, ADRO, INCO, TINS, AALI, LSIP, UNTR yang semuanya commodities related. Hari ini kami coba ajukan dua saham baru, yaitu:

• ADES 2125 Buy, Target 2325-2400, Stop Loss 2075
:::Bullish engulfing dan golden cross stochastic oscillator dari zona oversold adalah kombinasi yang cukup powerfull sebagai buy signal. Kinerja fundamental mulai tancap gas tahun ini dan diharapkan berlanjut tahun depan. Ada kendala likuiditas yang perlu diperhatikan jika Anda tertarik.

• SSIA 1140 Buy, Target 1200-1230, Stop Loss 1120
:::Berita bakal segera didapatnya lahan industri 1000 Ha milik Perhutani akan menjadi trigger positif saham ini. Kepastian soal lahan ini sangat penting karena landbank SSIA yang telah menyusut dan bakal segera habis dalam 2-3 tahun saja, jika trend penjualan lahan sama seperti sekarang.

me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Investor Reference 7 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Beberapa saham sedang dalam pengawasan kami namun belum ada trigger untuk call buy. Misal saja GGRM, kemarin ditutup tepat digaris neckline dari pola double bottom-nya di 54800. Dengan segenap sentimen positif yang telah kembali diraih, kami berharap GGRM mampu menembus neckline menuju target berikut dikisaran 60500. Tapi belum saat ini karena shooting star kemarin mengindikasikan pullback.

CPIN dan ASRI, keduanya tertahan di titik penutupan all time high, 3425 untuk CPIN dan 630 untuk ASRI. Breakout keduanya tentu dapat memicu rally lebih lanjut.

Hari ini coba kita lirik kembali saham PNLF yang pernah kami call untuk Strong Buy 26 Nov lalu. Menyusul berita akuisisi 40% sahamnya oleh perusahaan asuransi Jepang senilai $200juta, yang mana setara dengan Rp171 per saham pada kurs 9600. Jadi masih ada potensi gain 17% lagi untuk trading hari ini.

• DGIK 160 Buy, Target 200, Stop Loss 155.
:::Percayakah tidak jika kami katakan bahwa harga DGIK sama sekali belum naik? Karena dilevel 160 penutupan kemarin itu baru mengembalikan poin yang hilang akibat kasus Hambalang 2011 silam (highest level saat itu 157). Artinya pula, saat ini DGIK telah break level high sebelumnya.

DGIK adalah satu-satunya saham sektor konstruksi yang tertinggal "kereta quadruplets" yang telah mengantarkan ADHI dkk 4x lipat kurang dari setahun. Jadi, Anda terima ataukah tidak jika DGIK jauh tertinggal seperti itu?
me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Investor Reference 10 Dec 2012
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ

Fokus pasar menjelang tutup tahun pada isu besar fiscal cliff mulai mendapat sedikit gambaran. Kubu Democrat diketahui telah mengambil inisiatif untuk merelakan pemangkasan anggaran disejumlah pos asalkan tax rates dinaikkan untuk 2% penduduk terkaya Amerika. Namun dalam negosiasi kedua kubu masih jauh dari titik temu karena Republic bersikukuh menolak kenaikan pajak tersebut.

Pengamat mulai menilai isu fiscal cliff pun dapat berlarut-larut hingga 2014 jika tidak ada keputusan akhir tahun ini. Sementara itu aksi jual saham di Wall Street terkait rencana kenaikan pajak saham di 2013 diperkirakan terus berlanjut hingga tutup tahun. Saham Apple adalah salah satu contohnya.

Ketidakpastian soal fiscal cliff ini berdampak pula pada sentimen bursa saham domestik. IHSG pun zig-zag disekitar level psikologis 4.300. Bagi investor domestik, tantangannya tidak semata dari faktor Wall Street, tapi juga dua hal besar dari faktor internal.

Pertama, concern atas kondisi trade balance kembali mencuat setelah Oktober lalu Indonesia kembali mencatat defisit terbesar US$1,5 miliar. Hal ini karena kinerja ekspor kembali melemah sedangkan impor semakin menguat. Kedua, investor mulai mengantisipasi kenaikan inflasi di 2013 dengan naiknya harga BBM, TDL, UMP/UMK, LPG dan mulai disosialisasikannya rencana redenominasi rupiah.

Saham-saham penopang indeks seperti ASII, BMRI, BBCA, TLKM yang banyak dimiliki oleh fund besar pun mengalami tekanan berat. Sementara itu percobaan untuk beralih pada saham-saham komoditas menyusul recovery ekonomi China terganggu oleh menguatnya dollar dari dua sisi.

Dari sisi eksternal, euro melemah oleh wacana rate cuts tahun depan dan revisi turun pertumbuhan ekonomi Eropa. Dari sisi internal, dollar menguat setelah data pasar tenaga kerja Amerika lebih baik dari perkiraan dan jobless rate turun ke 7,7%.

Buy PTBA, ADRO, UNTR, KOBX, LSIP, KLBF, DGIK, DILD, PWON, RALS, SSIA, LPCK, INCO, TINS.
me @ LOTS Trading Club (LTC)

lots.co.id
 
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ
Investor Reference 121212

Saham-saham komoditas pilihan LTC akhirnya berjaya dan menyelamatkan indeks ke teritori positif pada perdagangan saham kemarin. ITMG, PTBA, LSIP, TINS dan INCO mengganas sedangkan ADRO cenderung pemalu. Saham perbankan, consumer dan properti pun minggir teratur memberi jalan kepada saham-saham tersebut.

Bagaimana dengan alat berat? Mining company memang tidak lantas memesan lebih banyak peralatan saat harga jual mulai naik. Namun saham UNTR, HEXA dan KOBX tetap layak diperhatikan, dan LTC telah merekomendasi beli UNTR.

HEXA 7550, perhatikan dulu garis downtrend di 7650 yang menjadi resistance-nya. Penembusan level tsb menjadi trigger Buy untuk berharap jual di target 8200. KOBX 590, bagai air tenang tapi menghanyutkan, siaga saja.

• The All New TINS 1450 BUY BUY BUY....Target 1640, Stop Loss 1390.
:::Ini adalah rekomendasi LTC yang diperbaharui karena target 1440 yang dibuat pada 3 Dec lalu telah terlewati. Jika pada kesempatan tsb Anda miss, maka kali ini sebaiknya tidak! Kemarin ada artikel di Reuters yang mengutip hasil konferensi International Tin Research Institute (selengkapnya di milis LTC). Diketahui bahwa industri timah dunia saat ini kesulitan mencari pendanaan dari lembaga keuangan untuk membiayai tambang baru.

Perbankan misalnya, baru mau mendanai new project jika harga timah setidaknya 2x lebih tinggi dari harganya skrg. bunk ingin mendapat jaminan kepastian harga agar tidak merugi. Masalahnya, bunk atau investor tidak bisa melakukan hedging jangka panjang karena kontrak tin di LME terbatas hanya untuk 15 bulan (vs 123 bulan untuk produk metal lain seperti tembaga atau aluminium).

Problem ini memperparah kondisi tin market yang saat ini tengah defisit. Timah adalah satu-satunya dari 6 produk metal utama yang diperdagangkan di LME yang mengalami defisit. Artinya, demand dunia melebihi supply. Bagaimana dunia akan tercukupi oleh produk vital ini jika tidak ada proyek baru yang digarap? Sampai disini harusnya cukup untuk membuat Anda member LTC yakin atas TINS bukan?

• TAXI 870 & ASSA 520 Buy On Weakness.
:::Keduanya kami rasa akan diuntungkan dengan pemberlakuan kebijakan pelat kendaraan ganjil-genap, jika jadi diterapkan Maret 2013 nanti. Karena tidak seperti 3in1, aturan baru tersebut berlaku nyaris sepanjang hari mulai pukul 06.00 s/d 20.00 WIB sehingga tidak memberi peluang kendaraan siapapun, terutama pebisnis, untuk menjadi berguna bagi pemiliknya.
me @ LOTS Trading Club (LTC)
 
Lautandhana Daily Views 13 December 2012

IHSG kemarin ditutup menguat 0,5% berada di level 4.337,5 diramaikan oleh aksi borong saham investor asing dan lokal atas saham-saham unggulan berbasis komoditas pertambangan dan perkebunan yang juga diikuti aksi beli saham sektoral aneka industry. Koreksi saham berbasis consumer menjadi pendorong terbatasnya penguatan IHSG. Total transaksi IHSG mencapai senilai Rp 7 triliun yang diramaikan oleh adanya crossing saham SUGI dan IIKP senilai total 486 miliar. Investor asing sendiri membukukan transaksi net buy senilai Rp 116,7 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 15.000 ke Rp 735.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.700 ke Rp 19.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 58.150, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 900 ke Rp 15.850; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 2.800 ke Rp 23.150, Adira Finance (ADMF) turun Rp 600 ke Rp 10.400, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 19.450, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 350 ke Rp 6.350.

Bursa AS semalam ditutup flat pasca The Fed yang akan terus menggelontorkan stimulus fiscal untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. The Fed berencana secara kontinu melakukan buy back obligasi senilai US$ 45 miliar per bulan untuk menggantikan program buy back Twist Operation yang berakhir di tahun ini. The Fed juga memutuskan untuk mempertahankan acuan suku bunga rendah sebesar 0% - 2,5% selama tingkat pengangguran masih berada di atas 6,5% sedangkan inflasi AS dalam dua tahun kedepan maksimal sebesar 2,5%. Selain itu, The Fed juga menekan para politisi untuk segera mengambil keputusan terkait masalah fiscal cliff AS lewat kenaikan pajak orang kayak arena dapat berpengaruh pada ekonomi AS kedepannya jika masih berlarut proses negosiasi fiscal cliff tersebut. Sementara itu, bursa Eropa semalam ditutup menguat merespon positif pengumuman The Fed dimana indeks DJ Euro Stoxx +0,2% di level 2.630,3 dan FTSE 100 +0,4% di level 5.945,9.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +1,3%; KOSPI +0,5%; STI +0,1% dan KLSE 0,2%. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak menguat terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.298-4.365.

source
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.