• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

>> Info Seputar Provider Kartu <<

Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
1,8 Miliar, Infak Pelanggan Telkomsel

22 Februari 2008

Infaq2-com.jpg


Telkomsel menyerahkan hasil SMS Infaq pelanggan Rp 1.876.576.000 yang terkumpul selama periode 10 September - 21 Oktober 2007. Seluruh hasil infaq tersebut akan disalurkan ke berbagai bidang pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat melalui 13 mitra LAZIS dan lembaga dakwah di Indonesia.

SMS Infaq merupakan bagian dari program Telkomsel Siaga 2007 berupa suatu bentuk ajakan kepada seluruh pelanggan Telkomsel untuk beramal melalui SMS dengan cara yang mudah dan nyaman, yakni ketik INFAQ dan kirim ke nomor 4000. Dengan begitu secara otomatis pelanggan berinfaq Rp 4.000 yang seluruhnya akan disalurkan sesuai ketentuan syariah.

Acara penyerahan hasil Infaq ini dilakukan Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja kepada perwakilan mitra LAZIS dan dakwah. Dalam kurun waktu sekitar 1,5 bulan pada Ramadhan 1428 H, tercatat 469.144 SMS Infaq yang dikirimkan para pelanggan Telkomsel sehingga hasil SMS Infaq yang terkumpul senilai Rp 1.876.576.000.

Kiskenda mengatakan ”layanin ini dimaksudkan sebagai upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pelanggan Telkomsel dalam berinfaq, kapan pun dan di mana pun pelanggan berada. Penyerahan ini sebagai salah satu bentuk Good Corporate Governance dalam hal transparansi pertanggungjawaban kepada seluruh stakeholders, khususnya pelanggan kami yang telah mendermakan sebagian hartanya melalui SMS Infaq.”

Kiskenda menambahkan bahwa program SMS Infaq merupakan salah satu upaya Telkomsel dalam mewujudkan Good Corporate Citizenship (GCC) sebagai tanggung jawab perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan begitu, kehadiran Telkomsel bisa menjadi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan negara.

Keseluruhan hasil SMS Infaq yang terkumpul akan disalurkan dengan peruntukan pada bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan prasarana/sarana ibadah. Penyaluran infaq ini akan dikoordinasikan oleh Majelis Ta’lim Telkomsel dengan 13 mitra LAZIS dan lembaga dakwah (Yayasan As-Syifa, LAZIS Muhammadiyah, DPU Daarut Tauhiid, LAZ Al-Azhar, Yayasan Al-Huda, LAZIS Dewan Da'wah Islam Indonesia, Pesantren Yatim Baitul Quran, Yayasan Anak Cendikia, Kreative TV, Rumah Zakat Indonesia, LAZIS Nahdatul Ulama, PKPU, dan BAZNAS Dompet Dhuafa). (Sumber: TELKOMSEL.COM)
 
Isi Pulsa Esia di BII

23 Februari 2008


PT bunk Internasional Indonesia Tbk (BII) menjalin kerja sama dengan PT Bakrie Telecom Tbk dalam penyediaan jaringan perbankan elektronik (electronic channel) bagi pelanggan Esia. BII menyediakan fasilitas yang memungkinkan pelanggan Esia melakukan pembayaran tagihan dan pengisian ulang pulsa Esia melalui jaringan elektronik BII, dengan dukungan lebih dari 700 ATM BII kemudian secara bertahap dapat dilakukan juga melalui Internet Banking BII yang siap 24 jam setiap hari. Selain itu, isi ulang pulsa melalui pesawat seluler, phone banking BII dan lain-lain.

"Tersedianya fasilitas ini akan memberikan kemudahan bagi pelanggan Esia untuk melakukan pembayaran tagihan dan pengisian ulang pulsa Esia secara nyaman dan aman," kata Sanjay Kapoor, Direktur BII.

Selama 2007 Esia telah memperluas jangkauan layanannya ke 34 kota. Kota-kota tersebut tersebar di Jawa, Sumatra, dan Bali. Pada akhir 2007 lalu terdapat 3,8 juta pelanggan Bakrie Telecom yang aktif dalam memanfaatkan fasilitas teleponnya. Diharapkan jumlah ini akan meningkat hingga 7 juta pelanggan pada 2008. (Sumber: Bisnis.com)
 
1,4 Juta Pelanggan Baru Dibidik IM3 Lewat Tarif Rp 0,01

23 Februari 2008

web_im3_001_promoREV4.gif


Indosat berharap bisa menggaet 1,4 juta pelanggan baru untuk IM3 dengan digelarnya promosi tarif bicara Rp 0,01 detik selama dua bulan hingga April 2008. Direktur Jabotabek & Corporate Sales Indosat, Fadzri Sentosa, mengatakan saat ini jumlah pelanggan seluler Indosat telah mencapai 25 juta dengan pengguna IM3 mencapai hampir separuhnya.

“Hadirnya program tarif Rp 0,01 semakin memperkuat posisi IM3 sebagai satu-satunya penyedia kartu prabayar seluler yang menyediakan tarif murah untuk layanin pesan singkat SMS dan layanin suara,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Jumat (22/2/2008).

Tarif promosi bicara IM3 Rp 0,01 per detik berlaku setelah 90 detik, atau setelah 1,5 menit percakapan. Untuk 90 detik pertama, tarif yang berlaku ke sesama pengguna Indosat (Matrix, Mentari, IM3 dan StarOne) adalah Rp 15 per detik. Sementara untuk panggilan ke nomor operator lain Rp 25 per detik.

Khusus untuk ke sesama nomor Indosat, tarif Rp 0,01 berlaku sejak detik ke 91 hingga percakapan berakhir. Sedangkan untuk panggilan ke operator lain, skema tarif Rp 0,01 berulang setiap 90 detik sekali. (Sumber: detikinet.com)
 
Bakrie Telecom Harapkan Tujuh Juta Pelanggan Esia

23 Februari 2008


Bakrie Telecom menargetkan bisa menggaet tujuh juta pelanggan kartu Esia hingga akhir 2008. Target tersebut mencapai 184 persen dari pelanggannya sampai akhir 2007 yang 3,8 juta. "Kami menargetkan tujuh juta pelanggan. Dan akan membangun 1000 BTS (base transceiver station) pada 2008," kata Direktur Keuangan PT Bakrie Telecom Tbk, Jastiro Abi, usai penandatangan kerjasama Bakrie Telecom dan bunk Internasional Indonesia di Jakarta, Rabu (20/2).

Jastiro mengatakan Bakrie Telecom berencana membelanjakan modalnya atau capital expenditure (capex) pada 2008 sebanyak 232 juta dolar Amerika. Untuk membangun menara pemancar telekomunikasi atau BTS berasal dari 59 persen capex, sedangkan sisanya untuk membangun jaringan tulang punggung (backbone) dan sistem teknologi informasi.

Dia mengatakan dana capex 2008 berasal dari pelepesan saham terbatasnya (right issue) sebanyak 8,65 triliun saham yang akan menghasilkan dana sebanyak Rp3 triliun dan sisanya berasal dari pembiayaan sendiri (vendor financing).

Target pelanggan didukung jangkauan Esia yang telah diperluas hingga ke 34 kota nasional pada tahun 2007. Mulai tahun ini jangkauannya akan diperluas sampai ke kota-kota kabupaten di seluruh Indonesia.

"Kota-kota tersebut tersebar tidak saja di Jawa, tetapi telah meluas ke Sumatera, Bali dan Sulawesi. Ke depannya tentunya akan semakin banyak kota yang dilayani Esia," kata Jastiro.

Mengenai penurunan tarif interkoneksi oleh pemerintah, dia mengatakan hal tersebut tidak mempengaruhi pendapatan Bakrie Telecom. Ia menyatakan penurunan tarif interkoneksi itu bagus untuk Bakrie Telecom karena biaya interkoneksi bisa jadi turun.

Bakrie Telecom bekerja sama dengan PT bunk Internasional Indonesia (BII) dan BII akan menyediakan jaringan perbankan elektronik (electronic channels) bagi pelanggan Esia. Pengukuhan kerja sama dilakukan oleh Direktur BII Sanjar Kapoor dan Direktur Keuangan PT Bakrie Telecom Jastiro Abi.

Dalam kerja sama tersebut, BII akan menyediakan fasilitas yang memungkinkan pelanggan Esia melakukan pembayaran tagihan dan pengisian ulang pulsa Esia melalui jaringan elektronik BII pada lebih dari 700 ATM BII dan kemudian secara bertahap dapat dilakukan melalui Internet Banking BII yang siap 24 jam setiap hari.

"Tersedianya fasilitas ini akan memberikan kemudahan bagi pelanggan Esia untuk melakukan pembayaran tagihan dan pengisian ulang puls Esia secara nyaman dan aman," kata Sanjay. BII memproyeksikan sektor telekomunikasi seluler akan tumbuh lebih dari 11 persen pada 2008 sejalan dengan tingginya aktivitas perindustrian, perdagangan, hotel dan restoran. (Sumber: kompas.com)
 
XL Idamkan 2,3 Juta Pelanggan di Jabar 2008

25 Februari 2008


PT Excelcomindo Pratama (XL) berharap bisa mencapai 2,3 juta pelanggan di Jawa Barat pada akhir 2008. Target ini diusung dengan upaya penambahan BTS 40 persen. Pada tahun 2007, jumlah pelanggan XL di Jabar mencapai 1,5 juta nomor. Jumlah tersebut bertambah menjadi 1,6 juta pada Januari 2008. Ditargetkan, sampai akhir tahun 2008 mencapai 2,3 juta.

Untuk mencapai target tersebut, XL akan menambah jumlah BTS sebesar 40 persen. "Penambahan 40 persen ini nanti akan mempermudah jaringan. Sehingga pada jam-jam sibuk, pelanggan tidak akan mengalami gangguan sinyal," Manajer Field Operations Jawa Barat Hasan Badri.

Selain itu, XL juga akan meluncurkan sistem tarif baru dengan pembagian jam sibuk dan jam tidak sibuk. Jam sibuk mulai dari 11.00-23.00 WIB, dengan tarif 10 rupiah per detik untuk 2,5 pertama dan 0,1 rupiah per detik untuk menit berikutnya. Sementara jam tidak sibuk 23.00-10.59 WIB dengan tarif 10 rupiah per detik di 30 detik pertama, dan 0,1 rupiah per detik untuk menit berikutnya.

"Perubahan tarif ini dilihat karena karakteristik pelanggan terutama di Jawa Barat, cenderung responsif dengan tawaran-tawaran produk baru," sebut Vice President Region Central XL Joedi Wisoeda.

Tarif baru ini mulai berlaku per Senin (18/2/2008). Untuk lintas operator 25 rupiah per detik di dua menit pertama, sementara untuk dua menit berikutnya 0,1 rupiah dan seterusnya berulang tiap dua menit.

Joedi menambahkan, tarif baru ini berlaku sementara hingga waktu yang belum ditentukan. "Sebulan sebelum berakhir, kita akan kasih tahu," imbuhnya. (Sumber: detikinet.com)
 
Telkomsel Turunkan Tarif SMS

25 Februari 2008


Sebanyak 2,2 juta pelanggan Telkomsel khususnya Kartu AS mulai hari ini dapat menikmati tarif SMS yang semakin hemat, yakni Rp40 per SMS ke sesama 50 juta pelanggan Telkomsel dan diskon 50 persen ke operator lain.

"Program SMS murah merupakan upaya Telkomsel untuk memberikan solusi komunikasi yang tepat sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan program ini pula memberikan penghematan berkomunikasi yang signifikan," kata GM Sales and Customer Service Telkomsel Jabar, TB Daniel Azhari kepada pers di Bandung, Sabtu (23/2).

Dia mengatakan, melalui program SMS murah pihaknya berharap Kartu As bisa mempertahankan posisinya sebagai kartu prabayar GSM yang fenomenal, karena dalam 3,5 tahun mencatat hampir 2,2 juta pelanggan di Jabar.

Untuk memudahkan komunikasi, kata dia, pihaknya melayani pelanggan Kartu As dengan 21 ribu BTS yang dilengkapi dengan beragam teknologi komunikasi digital seperti GRPR, 3G WCDMA, EDGE dan 3,5G HSPDA.

Menurut dia, penurunan tarif SMS bagi pelanggan Kartu As merupakan bagian dari program pemerintah yang akan menurunkan tarif telekomunikasi berbasis GSM. "Penyesuaian tarif telekomunikasi ini tidak terlepas dari aturan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah," katanya. (Sumber: media-indonesia.com)
 
Pelanggan Mobile-8 Tumbuh 65%

26 Februari 2008


PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8 atau Perseroan) mengumumkan sepanjang tahun 2007 pelanggannya mampu bertumbuh 65%, yaitu dari sekitar 1,8 juta pelanggan di akhir tahun 2006 menjadi lebih dari 3 juta pelanggan, sehingga secara signifikan telah meningkatkan pendapatan Perseroan.

Peningkatan jumlah pelanggan ini juga didukung adanya penambahan jumlah BTS dari 440 BTS pada akhir tahun 2006 menjadi lebih dari 1.000 BTS pada akhir tahun 2007 dan telah beroperasi di area-area baru di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Selain itu, selama periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2007, Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp 281,2 miliar (tidak diaudit) atau mengalami peningkatan sebesar 81% dibandingkan dengan angka pada periode yang sama tahun 2006 (tidak diaudit). Sementara itu, marjin EBITDA (terhadap pendapatan kotor) tercatat sebesar 35% (tidak diaudit) dibandingkan dengan 30% pada periode yang sama tahun 2006 (tidak diaudit), yang terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah pelanggan.

"Hasil kinerja kami selama dua belas bulan pada tahun 2007 ini menunjukkan kondisi yang menjanjikan dengan adanya peningkatan pendapatan kotor hampir mencapai 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, serta lonjakan jumlah pelanggan sebesar 65% menjadi lebih dari 3 juta pelanggan. Peningkatan ini terutama didukung oleh peluncuran tarif promosi baru kami, serta dimulainya layanin kami di berbagai area baru di luar pulau Jawa selama tahun 2007 ini," jelas Merza Fachys, Direktur & Chief Corporate Affairs Mobile-8.

Menurut Merza, di tahun 2008 ini Perseroan akan melanjutkan rencana perluasan layanin di luar pulau Jawa, yang belum sempat terselesaikan di tahun 2007 mengalami penundaan tak terduga akibat vendor utama kami tidak dapat melaksanakan rencana yang telah dijadwalkan sebelumnya. Adapun keseluruhan rencana di tahun 2008 ini akan menggunakan anggaran belanja modal Perseroan tahun 2008 yaitu sekitar US$ 140 juta. Angka ini lebih dari dua kali lipat dari angka aktual belanja modal tahun 2007 yakni sekitar US$ 60 juta.

"Kami telah menyiapkan dana yang cukup untuk membiayai belanja modal ini. Pada tahun 2007, kami berhasil mengumpulkan dana melalui penjualan obligasi Rupiah sebesar Rp 675 miliar dan penjualan obligasi US Dollar sejumlah US$ 100 juta, usai melakukan penawaran perdana saham sejumlah Rp 877,5 miliar pada bulan November 2006," ungkapnya. (Sumber: swa.co.id)
 
Tarif Flexi Tetap Paling Murah

26 Februari 2008


PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TELKOM) mengklaim bahwa promo tarif hemat All About 49 (AA49) dan Gratis Pulsa 100% (GP100) telah menempatkan posisi tarif percakapan melalui Flexi menjadi yang paling murah dibandingkan tarif yang dikenakan oleh para operator CDMA lain. Melalui promo tersebut, TELKOM juga mempertegas bahwa tarif Flexi paling menguntungkan dan tidak mengandung jebakan.

Menurut Vice President Public & Marketing Communication TELKOM, Eddy Kurnia, di tengah-tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, TELKOM justru menawarkan tarif bertelepon yang lebih hemat dan menguntungkan pelanggan. Ia mencontohkan untuk Flexi Trendy (Pra-bayar) bahwa dengan adanya program tarif hemat AA 49 & GP100, tarif percakapan lokal & SLJJ serta SMS ke sesama Flexi dan ke telepon rumah boleh dibilang menjadi gratis karena selama deposit gratis pulsa dan gratis SMS masih ada semua percakapan lokal & SLJJ serta SMS akan mengurangi deposit gratis pulsa dan gratis SMS. Seandainya deposit gratis pulsa dan gratis SMS telah habis, tarif percakapan lokal & SLJJ ke sesama Flexi di 24 Kota (DKI Jakarta, Jabar & Banten) hanya Rp 49,- per-menit atau Rp. 2.940,-/jam. “Khusus untuk Flexi Classy (Paska bayar) bahwa dengan adanya program tarif hemat AA 49 & GP100, tarif percakapan lokal & SLJJ ke sesama Flexi di 24 Kota (DKI Jakarta, Jabar & Banten) mendapatkan diskon 75 % atau hanya membayar Rp 12,25 per-menit atau Rp. 735,-/jam”, kata Eddy Kurnia.

Selanjutnya dijelaskan oleh Eddy Kurnia, bahwa tarif untuk Flexi Classy & Flexi Trendy berlaku sejak menit pertama, tanpa harus menunggu 1 jam seperti yang ditawarkan operator CDMA lain.”TELKOM menawarkan tarif hemat sejak menit pertama, bukan jam-jaman,” jelas Eddy Kurnia. Karena tarif dengan basis jam menurut Eddy memang sepintas hemat tetapi sebenarnya menjebak karena umumnya orang menelepon kurang dari tiga menit dan biasanya ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi apakah harus mencapai waktu tertentu baru hemat atau pada malam hari baru hemat sehingga jatuhnya menjadi lebih mahal. Tarif per-menit ditegaskannya lebih menguntungkan pelanggan karena tanpa harus menunggu 1 jam, pelanggan sudah bisa merasakan manfaat menggunakan Flexi sejak menit pertama.

Perbandingan Tarif FWA di Jabodetabek, Jabar dan Baten

Variabel
Flexi Classy
(Paska Bayar) Operator CDMA A Operator CDMA B

Panggilan lokal:
• On Net Rp 12,25 per menit Rp 50 per menit Rp 25 per menit
• PSTN/FWA lain Rp 37,5 per menit Rp 250 per menit Rp 130 per 30 detik
• Nomor seluler lain Rp 550 per menit Rp 800 per menit Rp 400 per 30 detik

Panggilan SLJJ (seluruh wilayah Jabodetabek/ Jabar/ Banten):
• On Net Rp 12,25 per menit*) Rp 50 menit **) Rp 25 per menit ***)
• PSTN/FWA lain Rp 225 per menit Rp 1.000 per menit Rp 750 per 30 detik
• Nomor seluler lain Rp 1.600 per menit Rp 1.727 per menit Rp 875 per 30 detik

SMS:
• On Net Rp 12,25 per SMS Rp 50 per SMS Rp 25 per SMS
• Nomor seluler lain Rp 250 per SMS Rp 250 per SMS Rp 350 per 30 SMS

Coverage > 265 Kota < 50 Kota < 40 Kota

Jumlah Pelanggan > 6,5 Juta < 5 Juta < 1 Juta

*) Melalui kode akses 01017 **) Melalui kode akses VoIP Operator CDMA A ***) Melalui kode akses VoIP Operator CDMA B

“Tarif murah Flexi sesuai tabel tersebut dapat digunakan untuk menelepon ke 6,5 juta pelanggan Flexi dan 9 juta pelanggan telepon rumah (PSTN),” tegas Eddy Kurnia. Dikatakannya, dengan terus berkembangnya pelanggan Flexi maka menggunakan Flexi semakin lama semakin menguntungkan. Saat ini jangkauan layanin Flexi telah tersebar di lebih dari 265 kota di Indonesia.

Keuntungan lain, Fitur yang dimiliki Flexi lebih lengkap dibandingkan Fitur yang dimiliki oleh operator CDMA lain. Fitur-fitur yang dimiliki oleh Flexi, antara lain Flexi Tone, Flexi Combo, Flexi Milis, Flexi Song, Flexi WAP, Flexi Transfer, SMS Melodi, SMS Color. Lebih jauh Eddy Kurnia menegaskan, bahwa konsumen kini sudah semakin cerdas memilih layanin telepon yang paling cocok dengan kebutuhannya sehingga ia yakin tarif yang ditawarkan Flexi dan fitur-fitur yang menarik akan disambut baik oleh konsumen.

Menyangkut kesiapan infrastruktur dalam rangka meningkatkan kualitas dan cakupan jaringan, TELKOM sudah menyelesaikan secara tuntas migrasi frekuensi dari 1.900 MHz ke 800 MHz untuk DKI Jakarta, Jabar dan Banten yang meliputi 645 BTS sehingga sekarang frekuensi Flexi di seluruh Indonesia semuanya berada pada 800 MHz. Jumlah BTS Flexi sampai dengan akhir 2007 sudah mencapai 1.900 lebih dan pada tahun 2008 akan ditambah minimal sekitar 3.000 BTS baru. Menurut Eddy Kurnia, penambahan BTS merupakan bentuk penguatan loyalitas pelanggan Flexi di tengah-tengah persaingan operator telekomunikasi yang semakin sengit bahkan cenderung perang tarif. (Sumber: telkom.co.id)
 
XL Siapkan Teknologi LTE Tahun Depan

27 Februari 2008


Teknologi Long Term Evolution (LTE) kini tengah menjadi perhatian para operator di Indonesia. Bahkan, operator ponsel XL akan mengaplikasikan teknologi tersebut pada 2009. "Kami sudah melihat performa LTE saat di ajang Mobile World Congress di Barcelona kemarin. Kami sangat terkesan dengan teknologi tersebut. Sejak saat itu kami putuskan untuk berencana menggunakan LTE tahun depan," ujar Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, di sela acara media gathering XL, di Lombok, Sabtu (23/2/2008).

Target satu tahun ke depan harus ditempuh XL sebelum benar-benar mengaplikasikannya. Pasalnya, XL pun menunggu keberhasilan operator jaringan yang mengimplementasikan teknologi ini. Sayangnya Hasnul belum mau memberikan informasi detil mengenai operator partner yang dimaksud.

Hasnul percaya, LTE mampu menghemat biaya pengeluaran bagi operator yang sudah memiliki jaringan 3G dan HSDPA sehingga hal ini cukup menguntungkan bagi XL yang memiliki jaringan 3G dan HSDPA yang mumpuni.

"Memang, bagi operator yang sudah memiliki jaringan 3G dan HSDPA, implementasinya tidak memakan biaya banyak karena hanya menambah perangkat saja. Namun bagi operator yang belum punya 3G, biayanya akan cukup mahal," tegas Hasnul.

Sayangnya, meskipun LTE mampu memberikan performa data hingga 30 megabyte per second namun yang menjadi halangan adalah lisensi frekuensi yang dibutuhkan. LTE harus berjalan di frekuensi 2.5 Ghz dan frekuensi tersebut masih perawan.? (Sumber: okezone.com)
 
SMS Kartu As Kini Makin Murah

27 Februari 2008


Telkomsel hari ini meluncurkan program SMS murah bagi pelanggan kartu As untuk menikmati tarif SMS yang semakin hemat ke semua operator, yakni hingga Rp. 40/SMS ke sesama 50 juta pelanggan Telkomsel dan diskon 50% ke operator lain atau Rp149.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Syarif Syarial Ahmad mengatakan, "Program SMS murah merupakan upaya Telkomsel untuk memberikan solusi komunikasi yang tepat sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan. Kami melihat perilaku pelanggan kartu As gemar ber-SMS, terutama dengan sesama pelanggan Telkomsel. Dengan begitu, kami berharap program SMS murah ini dapat secara signifikan memberikan penghematan anggaran komunikasi mereka," seperti dilansir keterangan resmi Telkomsel, Sabtu (23/2/2008).

Untuk menikmati Program SMS Murah ini pelanggan cukup registrasi gratis tanpa voucher khusus dengan mengirimkan SMS "SM" ke 8999. Selanjutnya akan mendapat SMS konfirmasi dan mulai bisa ber-SMS ria dengan 200 SMS sesama Telkomsel dan diskon 50 persen SMS ke operator lain hanya dengan Rp10.000 dipotong dari pulsa yang dimilikinya.

Pelanggan kartu As dapat terus berkesempatan menambah jumlah Paket SMS-nya setiap kali melakukan pembelian, karena program SMS Murah ini bersifat akumulatif dan dapat diperpanjang masa berlakunya. Pelanggan pun dapat mengecek jumlah SMSnya, cukup ketik SALDO kirim ke 8999.

"Melalui program ini kami berharap kartu As bisa mempertahankan posisinya sebagai kartu prabayar yang fenomenal dimana dalam 3,5 tahun mencatatkan 21 juta pelanggan. Keunggulan kompetitif yang utama dari kartu As disamping inovasi layanannya adalah jaringan terluas hingga pelosok dan ragam teknologi canggih yang memungkinkan pengimplementasian berbagi inovasi fitur layanin sesuai kebutuhan pelanggan," ungkap Deputy VP Product and Mobile Data Telkomsel Agus Mulyadi.

High Performance Network layanin Kartu As memiliki tingkat Call Completion Rate (kenyamanan kontinuitas komunikasi) mencapai 99,41 persen didukung sekitar 21.000 BTS (Base Transceiver Station) yang telah dilengkapi dengan ragam teknologi: mulai dari GSM berbasis CSD (Circuit Switched Data), GPRS (Global Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution) hingga teknologi 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan 3.5G HSDPA (High speed Downlink Packet Access). (Sumber: okezone.com)
 
good post bro.....
 
Ingin Akhiri Perang, XL Lancarkan Rp 600 Sepuasnya

Yogyakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) merilis skema tarif baru untuk kartu Bebas. Setelah sebelumnya mengandalkan tarif Rp 0,1 per detik, kini XL Bebas diklaim bisa digunakan untuk menelepon sepuasnya ke sesama operator dengan modal Rp 600.

Rinciannya, satu menit pertama telepon akan dihargai Rp 10 per detik atau secara total sebanyak Rp 600. Nah setelah menit pertama, pelanggan dikatakan dapat menelepon sepuasnya tanpa tambahan biaya ke sesama operator. Skema tarif baru ini berlaku pada pukul 23.00 sampai pukul 10.59 siang.

Untuk tarif lintas operator, skemanya lebih rumit. Telepon satu menit pertama dihargai Rp 25 per detik sampai dua menit selanjutnya. Sesudah itu, pelanggan cuma dapat menikmati tarif gratis sampai menit ke sepuluh.

"Setelah berbagai operator bermain pada tarif murah per detik, XL mencoba mengubah aturan main. Kini, orang bisa menelepon murah sampai puas tanpa perlu hitung-hitungan lagi," tutur G. Kusbaroto, Regional Sales Operation Manager XL Yogyakarta, pada jumpa pers di Ambarrukmo Plaza, Senin (3/3/2008).

Kusbaroto mengatakan, XL yang memulai tarif murah per detik yang kemudian diikuti operator lainnya. Ia pun berharap perang tarif antar operator akan berakhir dengan adanya skema tarif baru XL ini.

Namun, jika ada operator lain menurunkan tarif yang lebih murah lagi, XL mengklaim juga akan terus menurunkan tarif agar tetap menjadi yang termurah.

Penerapan skema tarif baru ini akan efektif mulai 5 Maret 2008 di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan Lombok. Sementara untuk daerah-daerah lainnya akan mengalami sedikit penyesuaian

sumber :
http://detikinet.com/index.php/deti.../tgl/03/time/160111/idnews/903129/idkanal/328
 
KK Deddy ada Info
tentang M3 yg SMS selalu pending nga ??
 
Voice dan SMS Makin Murah

01 Maret 2008


Positioning sebagai layanin SMS murah, rupanya tidak cukup bagi IM3. Baru-baru ini, IM3 menambah benefit baru dengan merilis tarif bicara Rp 0,01 per detik. Tarif ini berlaku setelah detik ke 90 atau 1,5 menit untuk sesama pelanggan Indosat. Pada 90 detik pertama berlaku tarif Rp 15/detik, selanjutnya Rp 0,01/detik.

Namun, skema tarif yang berbeda berlaku untuk panggilan antar operator, termasuk PSTN. Indosat menerapkan tarif berulang per 90 detik. Pada 90 detik pertama berlaku tarif Rp 25/detik, kemudian 90 detik kedua berlaku tarif Rp 0,01/ detik. Pada 90 detik ketiga tarif kembali ke Rp 25/detik dan begitu seterusnya.

''Kami ingin memberikan benefit baru pada pelanggan IM3. Bila sebelumnya mereka menikmati layanin SMS murah, sekarang ditambah dengan layanin bicara murah. IM3 tetap fokus pada layanin SMS, tarif promo Rp 0,01/detik ini melengkapi layanin yang dimilikinya,'' kata Division Head Prepaid Brand Management, Gde Krishna Jaya.

Tarif bicara murah disebut Gde merupakan benfit baru untuk pelanggan IM3 yang didominasi kalangan muda. Kelompok ini memiliki tingkat komunikasi suara maupun SMS yang tinggi. Salah satu indikasinya, program SMS murah yang dikembangkan IM3 mendapat respon tinggi.

Namun demkian, berdasarkan riset internal terungkap bahwa sebagian pelanggan IM3 menggunakan nomor berbeda untuk berkomunikasi. ''Kalau SMS menggunakan IM3, menelepon menggunakan nomor kedua. Dengan program ini, pelanggan cukup menggunakan IM3 saja, tak perlu lagi menggunakan nomor kedua untuk menelepon. Menelepon dan SMS cukup pakai IM3, karena sama-sama murah,'' papar Gde.

Ia sependapat bahwa tarif murah merupakan program kustomisasi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Di sisi yang lain, tarif murah diharapkan mampu menjadi selling point baru bagi IM3. Karena dengan tarif murah untuk nilai Rupiah yang sama, melanggan akan menikmati waktu berbicara yang lebih panjang.

Sekalipun menawarkan promosi Rp 0,01 per detik, Gde melukiskan ada kalangan yang masih belum percaya dengan struktur tarif ini. Bahkan klaim bahwa tarif IM3 masih mahal. ''Struktur tarif IM3 simpel dan transparan. Silakan bandingkan sendiri, benar enggak tarif kami lebih mahal dibandingkan dengan kompetitor,'' papar Gde.

Tudingan bahwa tarif yang diberlakukan mahal, juga dialami XL. ''Seorang analis ekonomi menyebut trif rata-rata XL mencapai Rp 1200,- Padahal faktanya kan enggak seperti itu. Tahun 2007 tarif rata-rata sekitar Rp 580 per menit, kami berencana menurunkan lagi menjadi kurang dari Rp 400,- ''kata President Direktur XL, Hasnul Suhaimi.

Hasnul mengungkap, angka Rp 1200 per menit rupanya diperoleh berdasarkan trafik voice yakni 55 persen onnet, 30 persen off net dan 15 persen fixed line. Hasnul merevisi data itu. ''Tahun 2007, trafik on net mencapai 78 persen, off net 18 persen dan fixe line 6 persen. Kalau data trafik ini yang menjadi acuan, besaran tarif rata-rata versi analis tadi akan berubah,'' papar Hasnul.

Ia mengungkapkan bahwa tarif murah merupakan satu fase pada industri seluler. Setelah fase coverage driven, berkembang ke fase tariff driven dan kemudian quality driven. ''Kita tengah berada dalam fase tariff driven menuju quality driven. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah dengan tarif murah operator mampu memberikan kualitas yang prima,'' kata Hasnul. Ia khawatir tarif murah yang ditawarkan operator akan diikuti dengan penurunan kualitas layanin.

Tarif murah untuk layanin prepaid, memang tengah menjadi tren. Bila IM3 menawarkan tarif murah, KartuAs menawarkan SMS murah. Pada program ini KartuAs menawarkan SMS antarpelanggan dengan tarif sekitar Rp 40 per SMS dan SMS antaroperator dengan tarif Rp 149 atau diskon 50 persen dibandingkan dengan tarif normal. Saudara kandungnya, Simpati, sebelumnya merilis Simpti Per Detik (Simpati Pede) dengan tarif Rp 0,5/detik setelah menit pertama.

SMS murah, kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel, Syarif Syarial Ahmad, merupakan respon terhadap kebutuhan dan perilaku pelanggan. ''Kami melihat perilaku pelanggan kartu As gemar ber-SMS, terutama dengan sesama pelanggan Telkomsel. Kami berharap program SMS murah ini dapat secara signifikan memberikan penghematan anggaran komunikasi mereka," kata Syarif.

Untuk menikmati program ini, pelanggan cukup mengetik SM kemudian SMS ke 8999. Selanjutnya pelanggan akan mendapat SMS konfirmasi dan mulai menikmati 200 SMS sesama Telkomsel dan diskon 50 persen SMS ke operator lain dengan tarif Rp.10.000 yang dipotong dari pulsa yang dimilikinya.

Paket SMS tersebut dapat dinikmati selama 14 hari. Apabila kurang bisa menambah dengan cara yang sama. Untuk paket tambahan, pelanggan akan mendapatkan paket 300 SMS dengan tarif Rp 10.000,- dapat digunakan selama 14 sejak pembelian pertama.

Sekalipun menawarkan program baru, berbagai benefit yang telah dinikmati pelanggan KartuAs tidak berkurang. Program SMS Murah Kartu As ini berlaku hingga 31 Mei 2008. Seiring dengan digelarnya program ini, program Bonus 100 SMS juga masih berlaku. Hal ini tentunya menjadikan benefit yang diberikan Kartu As semakin banyak," papar GM Marketing Telkomsel, Nirwan Lesmana.

Tarif Promo IM3 dan KartuAs, makin memperpanjang daftar tarif promo murah. Sebelumnya XL tarif promo Rp 0,1/detik setelah 2,5 menit untuk panggilan sesama operator. Untuk komunikasi hingga menit ke 2,5 berlaku tarif Rp 10/detik. XL memberlakukan tarif berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lain. Di daerah tertentu diberlakukan tarif lebih murah dibandingkan dengan tarif yang berlaku di Jabodetabek.

Group Head Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya mengatakan program promo Rp 0,01 hanyalah bagian dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh Indosat. Melalui program ini, IM3 membidik 1,4 juta pelanggan baru untuk dua bulan ke depan.

Teguh menambahkan, penetrasi pengguna seluler Indonesia sekitar 40 persen, masih menyisakan ruang untuk bekembang bagi operator telekomunikasi. Bahkan, penetrasi tersebut bisa mencapai di atas 100 persen mengingat pengguna seluler Indosat banyak yang menggunakan lebih dari satu ponsel. Sehingga, fenomena down growth masih belum akan dirasakan dalam beberapa tahun ke depan. (Sumber: republika.co.id)
 
2008, XL Akan Patok Tarif di Bawah Rp400/Menit

03 Maret 2008


Tahun ini XL memastikan bahwa tarif komunikasi tidak akan lebih dari Rp400 per menit. "Tarif XL terus menurun dari tahun ke tahun menjadi semakin murah. Bahkan di tahun 2006 hingga 2007 kemarin penurunan tarif mencapai hingga 34 persen," ujar Direktur Utama XL Hasnul Suhaimi.

Hasnul memaparkan bahwa pada tahun 2004, XL memang mematok tarif hingga Rp1.560/menit. Kemudian berangsur-angsur tarif tersebut menurun setiap tahun, masing-masing Rp1.160/menit di tahun 2005, Rp880/menit pada 2006 dan terakhir tahun 2007 menjadi Rp540/menit.

Berdasarkan pengalaman penurunan tarif dari tahun ke tahun tersebut maka Hasnul sangat yakin jika pada tahun 2008 nanti tarif telekomunikasi tidak akan lebih dari Rp400/menit.

Seiring dengan penurunan tersebut maka tidak heran jika calling pattern yang dilakukan pelanggan XL pada 2006 kemarin didominasi oleh penggunaan layanin percakapan on net dengan kontribusi sekira 55 persen. Selebihnya untuk percakapan off net dan ke PSTN, masing-masing memiliki kontribusi sekira 30 persen dan 15 persen.

Sedangkan di tahun 2007 pola menelepon pelanggan XL pun mengalami perubahan. Misalnya saja pada percakapan on net yang semakin meningkat menjadi 78 persen. Hal ini secara otomatis menurunkan pola percakapan yang lain. Misalnya saja percakapan sesama seluler lain operator menjadi 16 persen dan percakapan ke PSTN menjadi hanya 6 persen saja. (Sumber : okezone)
 
2008, Indosat akan Pertahankan Pangsa Pasar Seluler

03 Maret 2008


Manajemen PT Indosat Tbk berharap pada tahun ini bisa mempertahankan kinerjanya demi pangsa pasarnya di industri seluler dalam negeri. Perusahaan telekomunikasi yang sahamnya sebagian dimiliki Singapore Technologies Telemedia (STT) itu berharap pangsa pasar tahun ini hampir sama dengan dengan hasil yang diperoleh pada 2007 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam kepada pers. “Kami tentunya berharap bisa meningkatkan pangsa pasar kami di atas 28 persen, namun pada akhir tahun mendatang, minimal kami dapat berada di kisaran 28 persen untuk pangsa pasar. Saya kira ini juga merupakan harapan dari operator lain sehingga kita akan akan melihat kompetisi pasar yang cukup ketat,” paparnya.

Selain itu, perusahaan yang sahamnya sebagian dimiliki STT itu menargetkan kenaikan pelanggan baru mencapai 6 juta pelanggan atau naik 25 persen dibandingkan dengan pelanggan saat ini yang telah mencapai 24,5 juta.

Adapun hingga akhir tahun lalu, pangsa pasar seluler terbesar masih dikuasai PT Telkomsel, yakni 56 persen, diikuti Indosat 27,8 persen, kemudian PT Excelcomindo Pratama (XL) dengan 16,2 persen, dan selebihnya diperebutkan operator seluler lainnya.

Menurutnya, dengan meningkatnya persaingan antaroperator membuat pihaknya harus menempuh strategi khusus untuk bisa bersaing. “Maraknya ‘perang’ tarif merupakan contoh bagaimana ketatnya persaingan dalam menjaring pelanggan,” ucapnya. (Sumber: indocommit.com)
 
IM3 Rp 0,00000000001 Per Detik

03 Maret 2008

web_im3_sejuta_NOL.gif


IM3 tidak hanya menawarkan berbagai program SMS yang menarik bagi kamu para pengguna setianya, sekarang IM3 mengeluarkan promo tarif nelpon yang murah bangeetss KE SEMUA OPERATOR , jadi Ke siapa aja, Kapan aja, dimana aja tarif nelpon pake IM3 cuma Rp 0,00000000001 per detik! untuk penggunaan setelah 90 detik.

Dengan menggunakan sistem perhitungan tarif per detik untuk percakapan (voice), IM3 memberikan kenyamanan buat kamu yang doyan telponan untuk berlama-lama nelpon membuat kamu bisa makin sering dan betah berlama-lama telponan dengan teman, sodara dan keluarga, pengeluaran kamu buat beli pulsa makin hemat.

Promo tarif ini berlaku untuk tujuan ke semua operator nasional termasuk ke PSTN lho..

Jadi, kamu ngga perlu ragu untuk pake IM3, selain SMS Bangeetss, juga nelpon murah bangeetss. Ajak semua temanmu pake IM3 sekarang juga !

Info lainnya :
* Minimum pulsa yang dimiliki adalah pulsa telepon selama 30 detik (Rp. 450 untuk sesama Indosat dan Rp. 750 ke operator lain).
* Tarif flat untuk lokal dan interlokal, baik di area asal maupun di luar area asal.
* Promo tarif ini berlaku s/d 30 April 2008.

Mengenai Tarif Promo IM3 ini, detilnya dapat dilihat dengan penjelasan berikut skemanya :

* Nelpon ke sesama Indosat (IM3, Mentari, Matrix dan Starone) hanya Rp 0,00000000001/ detik setelah 90 detik (detik ke 91 dan seterusnya). Tarif Rp 15/ detik untuk 90 detik pertama (1,5 menit).
* Nelpon ke operator lain dan PSTN setelah 90 detik (detik ke 91 sampai 180) hanya Rp 0,00000000001/detik, kemudian berulang kembali. Tarif Rp 25/detik untuk 90 detik pertama.

skema%20sesama%20isat%283%29.jpg

skema%20all%20opertor%20NOL%20BYK.jpg
 
XL Bebas Tetap Termurah Rp 0,00000.......1/detik

04 Maret 2008


Setelah sukses menghadirkan tren tarif per detik termurah, PT. Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) kembali memperkuat posisinya sebagai operator yang fokus dalam menghadirkan tarif termurah berkualitas, dengan kembali mengeluarkan promo telepon murah terbaru bagi pengguna XL bebas. Mulai tanggal 5 Maret 2008 pengguna XL bebas akan menikmati kenyamanan lebih dalam berkomunikasi dengan menelpon sepuasnya ke seluruh operator se-Indonesia.

Direktur Marketing XL Nicanor V. Santiago menjelaskan, "Kami memperkenalkan konsep baru bertelepon murah dengan XL bebas. Pelanggan dapat menelepon sepuasnya ke seluruh operator di Indonesia. Konsep ini kami lahirkan sebagai wajah baru yang berbeda dengan konsep sebelumnya. Namun demikian, semua yang kami hadirkan ini sebagai upaya untuk tetap konsisten dalam memposisikan diri kami sebagai operator dengan layanin yang berkualitas dan tarif termurah. Dengan tarif promo baru ini kami berharap agar pelanggan dapat lebih leluasa dan nyaman dalam berkomunikasi bersama XL tanpa menghitung waktu bicara mereka.”

Dalam menerapkan mekanisme promo ini, XL memberikan konsep komunikasi yang berbeda dengan promo sebelumnya yang fokus pada tarif Rp 1 dan Rp 0,1 /detik. Pengguna XL bebas bisa telepon sampai puas setelah detik ke 60 dengan tarif normal Rp 10/detik atau Rp 600. Setelah 60 detik, tarif yang berlaku Rp 0,00000.......1/detik atau setara dengan gratis. Jadi harga yang dibayar pelanggan akan tetap sama untuk nelpon sebentar maupun lama (2 menit, 3 menit, 30 menit, 60 menit dan seterusnya tetap Rp 600). Tarif tersebut dapat dinikmati selama 12 jam mulai dari jam 23.00 – 10.59.

Diluar dari waktu di atas, pengguna XL bebas dapat tetap menikmati tarif ngobrol sampai puas di menit tertentu. Pada pukul 11.00 – 18.59 WIB, pengguna XL bebas dikenakan Rp 0,00000.......1/detik atau setara dengan gratis setelah menit ke 2. Sementara pada pukul 19.00 – 22.50 tarif Rp 0,00000.......1/detik atau setara dengan gratis berlaku setelah menit ke 3. Adapun tarif di menit-menit awal tetap sama yaitu Rp 10/detik.

Untuk telepon antara operator, pengguan XL bebas juga tetap dapat menikmati manfaat telepon sampai puas (Rp 0,00000...1 atau setara gratis) setelah menit ke 2 – 10. Adapun tarif di menit pertama adalah Rp 25/detik dan setelah 10 menit Rp 10/detik. Tarif di atas sudah termasuk PPN dan berlaku di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Lombok.

Selain manfaat tarif telepon murah, pengguna XL bebas juga akan mendapatkan poin reward melalui program loyalitas pelanggan XL Poin Hadiah yang dapat ditukarkan dengan aneka hadiah langsung (gratis telepon, SMS, dan juga dapat berupa voucher belanja) maupun undian berhadiah uang tunai 2,8 milyar rupiah, 1 mobil BMW 320i, 7 mobil Toyota Rush, 50 motor Yamaha Jupiter MX, 100 unit Sony LCD TV & home theater, serta 135 HP Nokia E90.

Lebih lanjut Nicanor menambahkan bahwa pelanggan XL hingga akhir tahun 2007 mencapai 15,5 juta, sekitar 65% merupakan pengguna XL bebas. XL juga telah membangun 11.157 BTS untuk menghadirkan layanin yang berkualitas demi kenyamanan pelanggan.

“Tarif promo ini akan melengkapi berbagai manfaat yang dirasakan oleh pengguna XL bebas berupa manfaat berkomunikasi hemat melalui jaringan berkualitas XL, yang dikenal dengan kejernihan suara dan jangkauan luasnya,” pungkas Nicanor. (Sumber: XL.CO.ID)
 
Indosat Perkuat layanin Blackberry

05 Maret 2008


PT Indosat Tbk meningkatkan layanin Blackberry berupa akses e-mail tanpa batas sebagai bagian dari paket pelengkap layanin pascabayar Matrix. Paket yang memberikan akses tanpa batas untuk lalu lintas e-mail melalui APN Blackberry.net ini, diperkenalkan dalam acara gathering pelanggan Blackberry Indosat di wilayah Jabotabek baru-baru ini.

"Paket ini kami hadirkan agar pelanggan Blackberry dari Matrix Indosat semakin leluasa dalam memanfaatkan solusi push mail beserta seluruh aplikasi mobile office," papar Asep Suhendi, Head of Jabotabek Region, melalui siaran pers.

Paket program baru Blackberry Indosat itu dapat dinikmati oleh seluruh paket Matrix existing baik ritel mau pun korporasi.

Melalui acara gathering tersebut juga dilakukan pembentukan Komunitas Pelanggan Blackberry Indosat, khususnya untuk wilayah Jabotabek.

"Kami berharap dengan terbentuknya komunitas ini akan dapat menjadi media berkomunikasi baik antara Indosat dengan pelanggan Blackberry Indosat maupun antarpelanggan Blackberry dari Matrix Indosat itu sendiri," tambah Asep.

layanin Blackberry semakin populer di Indonesia setelah tiga operator seluler terbesar mengadopsi layanin ini dengan tarif yang semakin terjangkau.

Indosat merupakan perusahaan pertama yang memperkenalkan layanin Blackberry di Indonesia melalui kerja sama dengan Research In Motion (RIM) dari Kanada.

Namun pesaing Indosat, PT Excelcomindo Pratama Tbk, justru menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menawarkan layanin Blackberry dengan kuota tidak dibatasi asalkan menggunakan APN (access point name) Blackberry.net.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan dan menjaga kualitas jaringan dalam melayani pelanggan. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Telkomsel Dapat Tambahan Frekuensi untuk 3G

05 Maret 2008


Operator seluler PT Telkomsel telah mendapatkan persetujuan penambahan alokasi frekuensi layanin generasi ketiga (3G) sebesar 5 MHz sehingga layanin ditargetkan makin meluas. Kiskenda Suriahardja, Dirut PT Telkomsel, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan penambahan frekuensi sehubungan dengan tingkat penggunaan layanin 3G miliknya yang dinilai masih belum optimal.

"Ingat, 3G itu bukan hanya video call. Masih ada layanin lainnya yang bermanfaat. Sekalipun dari dua blok [frekuensi 3G] yang kami miliki, mayoritas digunakan untuk layanin suara," katanya usai peluncuran T-Cash di Bandung, akhir pekan lalu.

Telkomsel yang pertama kali meluncurkan layanin 3G pada September 2006 saat ini merupakan operator seluler dengan cakupan layanin paling luas dibandingkan dengan operator lainnya dengan jumlah pengguna sedikitnya satu juta nomor.

Usulan penambahan alokasi frekuensi 3G sebelumnya diungkapkan Presiden Direktur PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Hasnul Suhaimi yang menilai dua blok frekuensi mereka masih perlu ditingkatkan.

Kiskenda melanjutkan pihaknya telah mendapatkan persetujuan pemerintah untuk penambahan alokasi frekuensi, sehingga anak perusahaan PT Telkom Tbk itu bertekad segera meningkatkan layanin 3G miliknya.

"Selama ini penggunaan layanin data 3G milik kami masih minim, sekitar 4% dari total trafik. Dengan penambahan frekuensi baru, Telkomsel bisa makin leluasa dalam menggelar layanin teknologi generasi ketiga."

Dia mengungkapkan penambahan frekuensi akan membuat cakupan layanin makin diperluas. Sebab, frekuensi baru bisa digelar di wilayah potensial, tetapi belum terlayani akibat rentang frekuensi yang terbatas. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.