|
LOUNGE |
TANYA JAWAB |
KESEHATAN |
MUSIC |
MOVIES |
OLAHRAGA |
KULINER |
ANIME |
JOKES
GAMES |
COMPUTER |
OTOMOTIF |
PETS |
PONSEL |
DEBATE |
GALLERY |
YOUTH |
BERITA & POLITIK
CURHAT |
RELIGI |
MISTERI |
GAYA HIDUP |
EDUKASI |
SARAN |
TEST
|
mo nanya nih ama yg umat buddhist. Wa baca buku mengenai meditasi di situ ditulis ada seseorang yg menanyakan kalo semua orang tidak menikah maka bagaimana dengan kelangsungan umat manusia di dunia ini. Terus di buku itu dijawab hal itu seperti seekor cacing tanah yg takut kehabisan makanan di tanah. Maksudnya tuh gimana sih? dah wa coba renungkan tapi tetep ga ngerti maksudnya. Ada yg bisa bantu?

salam kasih dalam Dhamma
tapi apakah teman - teman sudah merealisasikannya di dalam kehidupan sehari - hari
.
seandainya semua penduduk di dunia beragama Buddha , maka tidak akan terjadilah pembunuhan. betul tidak ya?
tapi apakah saudara- saudara kita yang bervegetarian sudah suci ? sukanya berdebat terus
sebab kan Sang Buddha ada membicarakan tentang mata pencarian yang benar dalam Hastamagga ( Jalan tengah)
tapi ada manfaatnya tidak ya

tapi tersenyumlah dan tertawalah





Buddha Maitreya sendiri hanya smile saja di lempar pakai batu.
hah? siapa lempar batu ke orang yang belom lahir?
salah ketik kali....hehehe
ngomong2 sang buddha lahir berapa kali ya sebelum kelahirannya yang terakhir sebagai pemutar roda dharma?
takut nga jelas, posting ulang.ngomong2 sang buddha lahir berapa kali ya sebelum kelahirannya yang terakhir sebagai pemutar roda dharma?
gw mau tanya,apakah waktu itu maitreya sudah menjadi BUDDHA?ngomong2 sang buddha lahir berapa kali ya sebelum kelahirannya yang terakhir sebagai pemutar roda dharma?
ngomong2 sang buddha lahir berapa kali ya sebelum kelahirannya yang terakhir sebagai pemutar roda dharma?
ngomong2 sang buddha lahir berapa kali ya sebelum kelahirannya yang terakhir sebagai pemutar roda dharma?
Buddha Maitreya sendiri hanya smile saja di lempar pakai batu.
Buddha Maitreya sendiri hanya smile saja di lempar pakai batu.
setiap kelahiran sang Buddha yang katanya 505 kali selalu mempunyai rupa & wujud seperti kelahiran Beliau yang terakhir apa tidak ya??
setiap kelahiran sang Buddha yang katanya 505 kali selalu mempunyai rupa & wujud seperti kelahiran Beliau yang terakhir apa tidak ya??
wah-wah....gw mempermasalah kan yang gw QUOTE...koq anda berbicara lain...Buddha Maitreya sendiri hanya smile saja di lempar pakai batu.