m3tt4
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 103936
- Sejak
- 31 Agt 2010
- Pesan
- 431
- Nilai reaksi
- 10
- Poin
- 18
18. TERBUKANYA MATA KETIGA
Awal mulanya aku adalah seorang awam yang beragama Kristen, dan turun temurun keluargaku semua beragama itu. Jadi waktu itu aku sudah terbiasa mengikuti kebaktian digereja dan belajar alkitab. membaca doa bapa kami dan 10 perintah allah sudah kuhafal diluar kepala.
Disini Aku tidak ingin membandingkan agamaku sebelumnya dengan agamaku yang sekarang, berpindahnya aku keagama budha bukan karna paksaan atau pun merasa kecewa dengan kepercayaanku sebelumnya. Mungkin jodoh kepercayaanku memang sudah digariskan dari atas, akan memeluk agama budha dikemudian hari tanpa aku rencanakan sama sekali.
Sebelumnya aku sama sekali tidak mengetahui cara-cara sembahyang agama budha, hanya kadang melihat suamiku mempersiapkan perlengkapan saja disaat dia akan bersembahyang. Awalnya aku merasa canggung dan kaku, dan tidak tau apa yang harus aku lakukan disaat menghadap para dewa. Hanya membakar dupa dan berdoa seadanya saja. Mungkin para dewa mengetahui kesulitan yang aku alami ini. Sehingga dengan tidak disengaja, ada saja orang yang mengajariku melipat kertas sembahyang. Dan sejak roh ku terbangunkan aku dibimbing oleh guruku, sehingga dengan sendirinya aku bisa melakukan puja bakti di altar rumahku secara pribadi. Dan sampai saat ini kujalani puja bakti itu setiap hari.
Pada saat aku mendapatkan anugrah pengelihatan gaib yang disebabkan seringnya melafal salah satu mantera, pada saat itu mata ketigaku belum terbuka karna aku belum menjalani meditasi. aku juga belum mendapatkan anugrah-anugrah besar lainya dari guru-guruku, seperti mengetahui masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang dan belum bisa bekomunikasi dengan dewa. Mata ketigaku baru terbuka dihari 21 aku menjalani meditasi. Terbukanya mata ketigaku ini, membuat aku yang sebelumnya awam, dan tidak mengerti hal-hal gaib. Menjadi bisa merasakan dan mengetahuinya. Kelebihan yang kumiliki itu timbul dengan sendirinya secara mendadak dan begitu cepat berkembang dalam diriku. Kadang disaat ada orang yang bertanya kepadaku tentang dirinya, aku bisa langsung mendapatkan petunjuk tentang orang itu dari guru sejatiku yang selalu membimbing aku siang dan malam. Aneh kurasakan tapi begitu nyata kualami. Pernah suatu kali, ada seorang rekan bisnisku datang untuk mengambil barang pesanannya kerumahku. Disaat dia duduk didepanku dan kami mengobrol, guruku itu memberi petunjuk bahwa orang tersebut ada masalah pada hatinya, memberitahuku agar menyuruhnya memeriksa kesehatan hatinya dan menghindari kafein dan makanan berlemak tinggi.
Karna ini yang pertama kalinya aku memberi petunjuk pada orang lain aku sedikit tidak enak, iya kalau petunjuk itu benar, kalau tidak, aku bisa malu dengan orang itu. guruku menasehatiku, jika aku tidak memberitahu kepadanya sekarang, nanti dia akan menghadapi masalah karena kerusakan hatinya itu akan semakin parah. Benar juga, akhirnya aku berfikir bahwa tidak ada salahnya untuk diberitahukan, kalau tidak benar tidak apa aku malu padanya yang penting aku sudah menjalan apa yang harus kujalankan, tapi kalau petunjuk ini benar bukankah bisa membantu dia sedini mungkin. Lalu aku memberitahu hal ini pada suamiku karna pada saat itu aku belum mempunyai keberanian untuk mengungkapkannya, sehingga suamiku yang mewakili aku untuk mengatakan petunjuk itu padanya. Dan orang itu mengatakan akan memeriksakannya.
Setelah kurang lebih 1 bulan kemudian, rekan bisnisku itu datang lagi untuk mengambil pesanannya yang lain. Dia mengatakan padaku kalau dia sudah memeriksakan hatinya itu. dan ternyata benar, dokter mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan lab bahwa membran/selaput/saringan hatinya ada penyumbatan/kotor dan batas perhitungan kesehatan membrannya sudah lebih dari batas normal dan dia dianjurkan untuk menghindari kafein dan makanan berlemak. Petunjuk itu sama dengan yang diberikan oleh guruku. Benar-benar mukjizat terjadi, perkataan dewa memang tidak boleh diragukan. Dan dewa itu maha tahu, apa yang tidak terlihat dan tidak dirasakan manusia, dewa bisa mengetahui dan merasakannya.
Kelebihan mendapatkan petunjuk tentang hal itu adalah sebagian kelebihan yang aku miliki saat ini setelah mata ketigaku terbuka. Salah satu Anugrah yang besar yang diberikan dewa kepadaku.
Awal mulanya aku adalah seorang awam yang beragama Kristen, dan turun temurun keluargaku semua beragama itu. Jadi waktu itu aku sudah terbiasa mengikuti kebaktian digereja dan belajar alkitab. membaca doa bapa kami dan 10 perintah allah sudah kuhafal diluar kepala.
Disini Aku tidak ingin membandingkan agamaku sebelumnya dengan agamaku yang sekarang, berpindahnya aku keagama budha bukan karna paksaan atau pun merasa kecewa dengan kepercayaanku sebelumnya. Mungkin jodoh kepercayaanku memang sudah digariskan dari atas, akan memeluk agama budha dikemudian hari tanpa aku rencanakan sama sekali.
Sebelumnya aku sama sekali tidak mengetahui cara-cara sembahyang agama budha, hanya kadang melihat suamiku mempersiapkan perlengkapan saja disaat dia akan bersembahyang. Awalnya aku merasa canggung dan kaku, dan tidak tau apa yang harus aku lakukan disaat menghadap para dewa. Hanya membakar dupa dan berdoa seadanya saja. Mungkin para dewa mengetahui kesulitan yang aku alami ini. Sehingga dengan tidak disengaja, ada saja orang yang mengajariku melipat kertas sembahyang. Dan sejak roh ku terbangunkan aku dibimbing oleh guruku, sehingga dengan sendirinya aku bisa melakukan puja bakti di altar rumahku secara pribadi. Dan sampai saat ini kujalani puja bakti itu setiap hari.
Pada saat aku mendapatkan anugrah pengelihatan gaib yang disebabkan seringnya melafal salah satu mantera, pada saat itu mata ketigaku belum terbuka karna aku belum menjalani meditasi. aku juga belum mendapatkan anugrah-anugrah besar lainya dari guru-guruku, seperti mengetahui masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang dan belum bisa bekomunikasi dengan dewa. Mata ketigaku baru terbuka dihari 21 aku menjalani meditasi. Terbukanya mata ketigaku ini, membuat aku yang sebelumnya awam, dan tidak mengerti hal-hal gaib. Menjadi bisa merasakan dan mengetahuinya. Kelebihan yang kumiliki itu timbul dengan sendirinya secara mendadak dan begitu cepat berkembang dalam diriku. Kadang disaat ada orang yang bertanya kepadaku tentang dirinya, aku bisa langsung mendapatkan petunjuk tentang orang itu dari guru sejatiku yang selalu membimbing aku siang dan malam. Aneh kurasakan tapi begitu nyata kualami. Pernah suatu kali, ada seorang rekan bisnisku datang untuk mengambil barang pesanannya kerumahku. Disaat dia duduk didepanku dan kami mengobrol, guruku itu memberi petunjuk bahwa orang tersebut ada masalah pada hatinya, memberitahuku agar menyuruhnya memeriksa kesehatan hatinya dan menghindari kafein dan makanan berlemak tinggi.
Karna ini yang pertama kalinya aku memberi petunjuk pada orang lain aku sedikit tidak enak, iya kalau petunjuk itu benar, kalau tidak, aku bisa malu dengan orang itu. guruku menasehatiku, jika aku tidak memberitahu kepadanya sekarang, nanti dia akan menghadapi masalah karena kerusakan hatinya itu akan semakin parah. Benar juga, akhirnya aku berfikir bahwa tidak ada salahnya untuk diberitahukan, kalau tidak benar tidak apa aku malu padanya yang penting aku sudah menjalan apa yang harus kujalankan, tapi kalau petunjuk ini benar bukankah bisa membantu dia sedini mungkin. Lalu aku memberitahu hal ini pada suamiku karna pada saat itu aku belum mempunyai keberanian untuk mengungkapkannya, sehingga suamiku yang mewakili aku untuk mengatakan petunjuk itu padanya. Dan orang itu mengatakan akan memeriksakannya.
Setelah kurang lebih 1 bulan kemudian, rekan bisnisku itu datang lagi untuk mengambil pesanannya yang lain. Dia mengatakan padaku kalau dia sudah memeriksakan hatinya itu. dan ternyata benar, dokter mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan lab bahwa membran/selaput/saringan hatinya ada penyumbatan/kotor dan batas perhitungan kesehatan membrannya sudah lebih dari batas normal dan dia dianjurkan untuk menghindari kafein dan makanan berlemak. Petunjuk itu sama dengan yang diberikan oleh guruku. Benar-benar mukjizat terjadi, perkataan dewa memang tidak boleh diragukan. Dan dewa itu maha tahu, apa yang tidak terlihat dan tidak dirasakan manusia, dewa bisa mengetahui dan merasakannya.
Kelebihan mendapatkan petunjuk tentang hal itu adalah sebagian kelebihan yang aku miliki saat ini setelah mata ketigaku terbuka. Salah satu Anugrah yang besar yang diberikan dewa kepadaku.