• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

International News Today

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alexis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Selasa, 26 Juni 2012

Jelang KTT Uni Eropa Bursa AS masih Negatif

1876106.jpg

Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan saham Selasa (26/6/2012) dini hari setelah investor melihat sedikit alasan untuk bersikap optimis terhadap pertemuan puncak Uni Eropa dalam pekan ini.

Volume perdagangan saham di bursa saham New York sekitar 5,84 miliar saham di bursa saham New York, American Stock Exchange, dan Nasdaq dibandingkan rata-rata harian sekitar 6,85 miliar saham.

Harapan pertemuan Uni Eropa yang dimulai pada Kamis (28/6/2012) ini kembali turun setelah Jerman menolak tekanan untuk obligasi zona Euro atau penggunaan danang yang fleksibel untuk penyelamatan Eropa.
"Minggu lalu kami sangat berharap bahwa mereka bergerak maju dan pertemuan pekan ini akan memiliki akhir positif, namun ada banyak keraguan terhadap KTT Uni Eropa untuk menghasilkan yang subtansial,"
kata Gail Dudack, Chief Investment Strategist Dudack Research Group, seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Investor juga khawatir Spanyol akan menjadi domino berikutnya karena biaya pinjaman Madrid tetap tinggi. Selain itu, Spanyol secara resmi meminta pinjaman zona Euro hingga 100 miliar euro untuk rekapitalisasi bunk dengan mengatakan jumlah akhir dari bantuan akan ditetapkan pada tahap berikutnya. Beberapa ekonom mengatakan, hal itu hanyalah awal untuk bailout penuh Spanyol.

 
Selasa, 26 Juni 2012

Menteri Keuangan Yunani yang baru menyatakan mundur

menteri-keuangan-yunani.jpg

Menteri Keuangan Yunani terpilih yang baru mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Hal ini menambah beban Yunani berkaitan dengan syarat kondisi bailout menjelang pertemuan para pemimpin Eropa.

Vasillis Rapanos (64), mantan gubernur bunk Sentral Yunani dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat, tepat sebelum dia menjalani pelantikan. Rapanos menderita gangguan pencernaan, mual dan pusing. Beberapa media Yunani memberitakan bahwa ia mempunyai sejarah kesehatan yang buruk.

SUMBER : ECONOMIC NEWS
 
Rabu, 27 Juni 2012

Saham Perumahan Picu Bursa AS Naik

1876540.jpg

Bursa saham Amerika Serikat menguat pada penutupan perdagangan saham Rabu (27/6) tetapi volume perdagangan saham tipis. Hal itu dikarenakan masih ada keraguan KTT Uni Eropa dapat mengatasi krisis utang Eropa.

Indeks Dow Jones naik 32,01 poin atau 0,26% ke level 12.534,67. Indeks S&P 500 naik 6,27 poin atau 0,48% ke level 1.319,99. Indeks Nasdaq naik 17,90 poin atau 0,63% ke level 2.854,06. Volume perdagangan saham sekitar 5,9 miliar saham di bursa saham New York, Nasdaq dan American Stock Exchange.

Trader tetap berhati-hati terhadap krisis utang Eropa terutama Spanyol. Biaya pinjaman jangka pendek naik hampir tiga kali lipat. Selain itu, kepercayaan konsumen Amerika Serikat melemah pada Juni 2012.

Saham bursa Amerika Serikat sebagian besar naik dipimpin penguatan saham perumahan setelah data perkiraan harga rumah menguat. Saham consumer discreationary juga menguat diikuti saham energi yang didorong oleh lonjakan harga minyak mentah brent sebesar 2,3%.
"Tentu saja saham di Amerika Serikat mencatatkan harga baik, dan untuk investor jangka panjang itu adalah titik masuk yang menarik tetapi resiko makro mempengaruhi bursa saham,saya pikir itu memiliki efek peredam,"
tutur John De Clue, Global Market Strategist di US bunk, seperti dikutip dari yahoofinance.com.

 
Rabu, 27 Juni 2012

Data Ekonomi memburuk di seluruh dunia

krisis-ekonomi.jpg

Dari Beijing sampai Philadelphia, data ekonomi masing – masing negara menunjukkan penurunan.

Estimasi dari HSBC flash manufaturing PMI menunujukkan bahwa manufaktur China menurun ke level terendah dalam 7 bulan terakhir, termasuk kejatuhan nilai ekspor sejak Maret 2009.

Sementara itu, laporan PMI dari Eurozone juga menunjukkan data yang tidak jauh berbeda. PMI Jerman juga jatuh menunjukkan adanya penurunan di bidang ekspor Jerman. Ekspor Jerman dan China selama ini dipandang sebagai tolak ukur bagi ekonomi global.

Dari AS, laporan New Home Sales turun 1,5%. Dan yang lebih mengkhawatirkan adalah Federal Reserve business survey jatuh ke level resesi.

Lembaga rating internasional AS juga men-downgrade beberapa bunk AS dan Eropa berkaitan dengan kesehatan kredit dan kapital mereka.

 
Kamis, 28 Juni 2012

Defisit Anggaran Inggris mencapai 17,9 milyar Poundsterling

defisit-inggris.jpg

Inggris dilaporkan mempunyai defisit sebesar 17,9 milyar poundsterling, atau lebih besar dari yang para ekonom perkirakan pada bulan Mei.

Defisit anggaran Inggris membengkak pada bulan Mei ini lantaran resesi ekonomi mengakibatkan berkurangnya pendapatan pemerintah dari sektor pajak. Pemerintah Inggris juga dilaporkan mempunyai pengeluaran besar untuk menyokong defisit yang dialami oleh sektor perbankan mereka.

“Dari faktor dasar saja, kita akan melihat bahwa defisit ini akan terus meningkat akibat ekonomi yang terus melambat”,
kata seorang ekonom dari Deutsche bunk AG di London.

 
Jum'at, 29 Juni 2012

Penjualan sektor retail di kawasan Eropa terus menurun

retail-sales.jpg

Penjualan sektor retail di kawasan Eropa terus mengalami kontraksi selama tahun 2012 ini. Menurut data dari Markit, penjualan turun dari bulan ke bulan selama 8 bulan terakhir, atau tercatat sebagai ketiga terburuk dalam sejarah ekonomi dunia.

Penurunan terburuk di sektor retail ini dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan dari gaji, meningkatnya pajak yang dibebankan dan ketidakpastian mengenai masa depan ekonomi.

 
Senin, 2 Juli 2012

Badai Eropa Belum Berlalu

1878091.jpg

KEKALAHAN tim Jerman atas Italia 1-2 pada semifinal Piala Eropa, Jumat dinihari pekan lalu, memang tak ada hubungannya dengan sikap menyerah kanselir Angela Merkel. Merkel dalam pertemuan KTT Uni Eropa di Brussels, Belgia, akhirnya ikut mendukung pengucuran danang talangan zona euro langsung kepada bunk-bunk yang sedang dilanda kesulitan.

Keputusan Merkel diambil beberapa jam setelah kesebelasan Jerman dipaksa menyerah oleh Italia. Entah itu ada hubungannya atau tidak. Yang pasti di pertemuan itu, Merkel menyerah terhadap tekanan Italia yang didukung Spanyol. Merkel mulanya menolak permintaan dua negara itu untuk mengucurkan bantuan yang lebih besar, namun kemudian menyerah dan mengabulkan permintaan mereka.

Selama ini Merkel adalah pemimpin Jerman yang paling keras menentang pembiayaan bersama utang zona euro. Jerman takut, yield obligasi mereka yang rendah akan naik tajam jika ikut membiayai Yunani, Italia, Spanyol dan negara-negara lain yang mengalami kesulitan keuangan.

Memang, bagi negara dengan peringkat utang AAA seperti Jerman, obligasi bersama akan memaksa kenaikan tingkat suku bunga mereka sendiri. Dampaknya akan rawan terhadap defisit negaraitu.Entahlah, kenapa tiba-tiba Merkel berubah 180 derajat.

Asal tahu saja, saat ini Spanyol sedang digelayuti utang yang tidak kecil. Menurut bunk sentral Spanyol, bunk of Spain, saat ini utang nasional negara itu sudah mencapai 734,96 miliar euro atau Rp 8.827 triliun. Maka tak begitu mengherankan jika pekan lalu Moody’s Investor Service memotong rating kredit Spanyol dari A3 menjadi Baa3, satu level di atas obligasi-obligasi dengan kategori junk bond. Dengan utang segede ini, menurut Moody’s, laju pertumbuhan ekonomi bisa melemah dan aksesnya ke pasar modal menjadi sangat terbatas.

Peringkat ini masih akan direview setelah Spanyol mengumumkan pengajuan bailout senilai 100 miliar euro atau US$ 125 miliar dari European Union rescue fund untuk rekapitalisasi perbankan.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, Moody's juga memangkas 28 bunk Spanyol. Dua di antaranya yakni Banco Santander SA dan Banco Bilbao Argentaria SA. Peringkat surat utang jangka panjang dan deposito dua bunk tersebut dipangkas sebanyak empat level.

Pada 17 Mei lalu, Moody's juga sudah menurunkan peringkat 16 bunk Spanyol. Penurunan peringkat bunk tersebut menandakan ketidakberdayaan pemerintah dalam menyokong perbankan.

Lebih gila lagi Italia. Utang negeri pizza ini mencapai 1,94 triliun euro atau US$ 2,47 triliun, jauh jika dibandingkan dengan utang Indonesia sebesar US$ 204,15 miliar. bunk sentral Italia mengatakan, jumlahutang ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

Krisis keuangan di Uni Eropa juga memakan korban baru, yakni Siprus. Pemerintah Siprus mengajukan bantuan melalui mekanisme European Financial Stability Facility (EFSF). Ini adalah bentuk bantuan sementara yang diminta, sebelum Siprus mengajukan pertolongan lewat European Stability Mechanism (ESM).

Siprus menghitung, kebutuhan danang sementara untuk memulihkan perekonomian negeri itu mencapai 10 miliar euro. Nilai itu setara dengan US$ 12,5 miliar. "Jumlah pastinya belum diputuskan," ujar seorang pejabat kepada Reuters.

Jika mulus dan berhasil dicairkan, bantuan ini akan digunakan untuk mengobati sektor keuangan yang terlibas krisis Yunani.

Terguncang

Ya, krisis keuangan di Uni Eropa kini menjadi sorotan dunia. Celakanya, virus krisis keuangan itu telah menyebar ke berbagai negara. Negara-negara yang selama ini menjadikan Uni Eropa sebagai pasar utama, kena getahnya. Sebut saja, misalnya China, India, AS, Jepang, dan Korea Selatan.

Ekspor China ke Benua Biru itu turun dari 26,4% pada kuartal I 2011 menjadi 7,6% pada kuartal I 2012. Begitu juga ekspor Korea Selatan yang anjlok dari 29,6% pada kuartal I 2011 menjadi 3% pada kuartal I 2012. Jepang juga tak luput dari guncangan. ekspornya turun dari 12,9% pada kuartal I 2011, menjadi 1,8% pada periode yang sama tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi China juga melambat. Pada kuartal I-2012 hanya tumbuh 8,1% dari semula 9,5% di kuartal I-2011. Aliran investasi asing ke negara tersebut juga menurun, yaitu hanya US$ 29,48 miliar pada kuartal I-2012 dari semula US$ 116 miliar pada kuartal I-2011.

Pelambatan juga terjadi di India yang pertumbuhan ekonominya turun dari semula 7,7% menjadi 6% dan Korea Selatan hanya tumbuh 2,8% dari sebelumnya 3,3%.

Keadaan ini membuat China segera memangkas suku bunga acuannya. Inilah untuk pertama kali sejak 2008 China melakukan revisi kebijakan moneternya. bunk Rakyat China (People’s bunk of China) resminya menyatakan akan menurunkan suku bunga deposito berjangka 1 tahun menjadi 3,25% dari 3,5%. Sementara itu, suku bunga kredit berjangka 1 tahun akan diturunkan menjadi 6,31% dari 6,56%.

Kini, bunk-bunk dapat menawarkan diskon 20% terhadap suku bunga pinjaman acuan itu, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya 10%. Di samping itu, China juga menunda penerapan aturan modal perbankannya yang lebih ketat hingga awal tahun depan. Ini sebagai cara menggenjot pertumbuhan kredit karena pemerintah China ingin membendung perlambatan pertumbuhan perekonomiannya.

Yang lebih menyedihkan adalah India. Negeri Taj Mahal ini diramal menjadi negara pertama di antara anggota BRIC yang kehilangan predikat bergengsi investment grade. Penerawangan ini dilakukan agen pemeringkat Standard & Poor's (S&P). Penilaian terburuk itu, misalnya, lambatnya pertumbuhan ekonomi dan iklim politik yang tidak kondusif.

Tak hanya S&P yang memberi penilaian negatif. Lembaga pemeringkat, Fitch Ratings merevisi outlook peringkat utang India dari stabil menjadi negatif. Lembaga pemeringkat juga menegaskan, peringkat utang jangka panjang dalam bentuk mata uang asing maupun lokal di level BBB-. Sedangkan peringkat utang jangka pendek dalam mata uang asing di F3. Fitch menjelaskan, revisi ini mencerminkan tingkat risiko investasi secara jangka panjang di India memburuk.

BRIC yang terdiri dari negara ekonomi berkembang Brasil, Rusia, India dan China dinilai tak cukup tangguh menahan dampak krisis ekonomi Eropa.

Berbagai Masalah

Tentu saja, para pemimpin Uni Eropa menyadari, krisis ini bila tak segera diatasi akan memakan lebih banyak korban. "Saya di sini untuk menemukan solusi bagi negara-negara yang menghadapi tekanan pasar," ujar Presiden Prancis Francois Hollande, setelah pertemuan KTT Uni Eropa.

Para pemimpin Uni Eopa sepakat menyiapkan danang talangan sebesar 500 miliar euro atau sekitar Rp 5.950 triliun. Sektor pertama yang akan diselamatkan adalah perbankan yang terbelit utang segunung.

Kabar ini langsung disambut positif oleh pasar. Pada penutupan Jumat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 68,002 poin atau sekitar 1,74% ke level 3.955,577. Investor asing yang belakangan keluar Bursa Efek Indonesia, pun masuk kembali. Hari itu mereka melakukan pembelian bersih senilai Rp 604,252 miliar di seluruh pasar.

Kenaikan IHSG searah dengan menghijaunya bursa regional Asia. Indeks Nikkei 225 naik 1,50%, Indeks Komposit Shanghai menguat 1,35%. Indeks Hang Seng melonjak 2,19% dan Indeks Straits Times bertambah 1,38%.

Namun, analis panen Securities Purwoko Sartono menilai, semua yang saat ini berlangsung di pasar hanya euphoria.Purwoko boleh jadi benar. Soalnya, strategi pengucuran uang sebesar 500 miliar euro untuk negara-negara zona euro yang dibelit utang, belum jelas cara dan syarat-syaratnya. Inilah yang dilihat banyak kalangan akan menjadi masalah ke depan. Mereka memberi contoh kasus Yunani yang tak pernah selesai.

Masalah lain yang bakal muncul adalah penunjukan Brussels sebagai pemegang kendali atas keuangan negara-negara zona euro. Padahal, kekuatan ekonomi terbesar adalah Jerman. “Masyarakat sebenarnya terlalu khawatir bahwa Brussels memiliki wewenang yang terlalu besar,” kata Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Cameron seperti memberi sinyal bahwa badai Eropa belum berlalu dan masih harus diwaspadai. Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan, pertumbuhan ekonomi negara-negara PIIGS (Portugal, Irlandia, Italia, Yunani, dan Spanyol) masih minus di bawah 0%. Selain itu, tingkat pengangguran di negara-negara tersebut juga masih tinggi, yaitu rata-rata di atas 15%.

Menurut Enny, krisis keuangan negara-negara PIIGS sudah sangat dalam. “Penganggurannya sangat tinggi, rasio utang masih tinggi sekali. Memang ada harapan mulai membaik, tapi ini baru di sisi politik," ujarnya.

Jadi, memang, badai Eropa belum berlalu. Dan, itu masih panjang.

 
Senin, 2 Juli 2012

Manufaktur China melemah dalam 8 bulan

manufactur.jpg

Manufaktur China melemah dalam 8 bulan berturut-turut menurut data dari Markit. Order baru perusahaan menurun drastis sebagai akibat dari melemahnya permintaan global. Output dari pabrik-pabrik China juga berkurang drastis.

Berkurangnya permintaan ditengarai sebagai penyebab dari melemahnya operasi pabrik-pabrik di China. Kejatuhan ini merupakan yang terkuat dalam tahun 2012.

 
Selasa, 3 Juni 2012

Index Saham AS naik tajam ditengah ekspektasi QE

manufactur.jpg

Index saham AS naik tajam pada sesi Amerika semalam setelah data manufaktur AS yang jeblok menguatkan ekspektasi untuk Federal Reserve dalam meluncurkan babak baru program stimulus.

Index saham AS sebelumnya melemah pada perdagangan pagi namun mulai menguat pada siang hari pada pembukaan market sesi London.

Pertemuan para pejabat Fed selanjutnya dijadwalkan pada 31 Juli s/d 1 Agustus. Para investor dunia juga menunggu pertemuan para pejabat European Central bunk yang akan dijadwalkan hari Kamis ini untuk melihat kemungkinan diturunkannya suku bunga di kawasan Euro.

 
Selasa, 3 Juni 2012

Manufaktur AS melempem, Harga Emas naik tipis

harga-emas2.jpg

Harga Emas naik tipis setelah data laporan manufaktur AS diluar dugaan mengalami penurunan. Sampai berita ini diturunkan harga spot emas naik $2 di level $1.599 per ons.

Harga emas sempat terkoreksi sedikit pada hari Senin akibat profit taking setelah kenaikan tajam pada hari jumat. Emas mendapat dorongan dari lemahnya data manufaktur AS di bulan Juni atau yang pertama kalinya dalam 3 tahun terakhir.

Harga emas diperkirakan akan terus ditradingkan dalam range harga yang ketat di level 1500 s/d 1600.

 
Rabu, 4 Juni 2012

Si Setan Merah Bakal "Merumput" di Pasar Saham

1OTLnpn0VO.jpg

Salah satu klub sepakbola terbesar di Inggris, "Manchester United" (MU), telah mengajukan pendaftaran untuk memulai penawaran saham perdana (initial public Offering/IPO) kelas A. Rencanaya Manchester United akan melantai di New York Stock Exchange (NYSE).

Setan Merah, julukan Klub sepakbola "Manchester United", menargetkan mendapatkan suntikan danang sebesar USD100 juta dari IPO ini. Meski demikian, pihak MU tidak memberikan keterangan pasti berapa saham yang akan dilepas, maupun kisaran harganya.

Klub sepak bola ini, semula merencanakan IPO sebesar USD1 miliar di pasar saham Singapura tahun lalu. Namun, rencana tersebut telah ditunda karena kondisi pasar yang dinilai tidak menguntungkan.

Tim Securities and Exchange Commission (SEC) yang ditunjuk, telah mengajukan IPO dengan kurun waktu sembilan bulan, dan berakhir pada 31 Maret 2012. Pengajuan tersebut meningkat 6,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 245,800 juta euro. Beban usaha meningkat 9,4 persen dalam kerangka waktu yang sama, dari 185,500 juta euro menjadi 203 juta euro.

Melansir Forbes, Rabu (4/7/2012), Manchester United bernilai USD2,24 miliar, lebih berharga USD385 juta dari klub baseball New York Yankees atau klub basket Dallas Cowboys.

MU menunjuk Jefferies, Credit Suisse, JP Morgan, bunk of America Merrill Lynch dan Deutsche bunk Securities sebagai penjamin pelaksana IPO. Morgan Stanley awalnya sudah terlibat, namun mundur setelah tim menyatakan ketidaksetujuan atas nilai yang ditawarkan. Pemilik MU, keluarga Glazer, merasa The Red Devils bernilai sekira USD3 miliar, sebuah angka yang diyakini Morgan Stanley terlalu tinggi.

Sekadar informasi, Malcolm Glazer dan keluarganya memiliki kekayaan bersih sebesar USD2,7 miliar, dan mereka juga memiliki NFL Tampa Bay Buccaneers, yang bernilai sekira USD981 juta.

 
Kamis, 5 Juli 2012

IMF-UE Audit Keuangan Yunani

2yWrqrVXVq.jpg

Auditor danang Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF), Uni Eropa (UE) dan bunk Sentral Eropa (European Central bunk/ECB) tengah melakukan audit keuangan di Athena guna memastikan kemajuan kondisi danang talangan (bailout).

Sumber Kementerian Keuangan Yunani mengatakan, langkah tersebut dilakukan karena adanya peringatan dari pemerintahan baru Negeri Dewa-Dewa mengenai semakin memburuknya resesi di negara itu. Pelaksanaan audit oleh tiga pengawas keuangan internasional diperkirakan memakan waktu hingga berminggu-minggu.

Sejak Yunani menggelar pemilihan umum Juni lalu, pemerintah koalisi yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Yunani Antonis Samaras menghadapi berbagai masalah seperti pengunduran diri Menteri Keuangan Yunani Vassilis Rapanos karena masalah kesehatan. Rapanos akan digantikan oleh Yannis Stournaras yang menurut rencana akan dilantik hari ini (Kamis 5 Juli).

Wakil Menteri Keuangan Yunani Christos Staikouras memperingatkan, ekonomi Athena sudah terpuruk dalam kurun waktu yang lama, dan diperkirakan terkontraksi 6,7 persen pada tahun ini. Lebih buruk dibanding prediksi sebelumnya minus 4,5 persen.

"Yunani telah mengalami kontraksi ekonomi 6,9 persen pada 2011 dan saat ini dalam tahun kelima resesi. Situasi ekonomi Yunani tengah dalam kondisi kritis,” ujarnya seperti dikutip AFP, kemarin.

Sebelumnya Samaras sudah meminta mitra UE melakukan perubahan terhadap kondisi bailout dari UE dan IMF dalam surat yang dilayangkan menjelang pertemuan puncak UE di Brussels pekan lalu.

 
Jum'at, 6 Juli 2012

Bursa AS Masih Tunggu Data AS

1879717.jpg

Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah tipis pada perdagangan saham Jumat (6/7/2012). Hal itu seiring langkah-langkah stimulus ekonomi oleh bunk sentral utama gagal untuk menggairahkan investor.

Pasar masih menunggu laporan pekerjaan Amerika Serikat diperkirakan menunjukkan adanya pertumbuhan.

Adapun kerugian di Nasdaq dibatasi oleh Apple Inc yang naik 1,8% menjadi US$609,94 dan Google Inc naik 1,4% ke level US$595,92.
Sektor saham keuangan membebani Wall Street dengan saham JP Morgan Chase turun 4,2% menjadi US$34,38 dan saham bunk of America Corp turun 3% menjadi US$7,82. Indeks sektor saham keuangan S&P dan indeks KBW bunk turun sekitar 1,5%.

Sentimen lain yang mempengaruhi Wall Street yaitu tindakan bunk sentral Cina, Eropa dan Inggris untuk melonggarkan kebijakan moneter. Hal tersebut juga mendorong euro melemah terhadap dolar AS.

"Tindakan ini menunjukkan bunk sentral ikut menunggu karena jika terjadi default. Hal itu juga telah diantisipasi pelaku pasar namun menekan euro sehingga sulit bagi pasar untuk bergerak lebih tinggi dengan cara yang berarti,"
tutur Rick Fier, Director of Trading Conifer Securities seperti dikutip dari yahoofinance.com.

Laporan data ekonomi Amerika Serikat seperti data tenaga kerja juga memberikan sentimen ke bursa saham. Pasar memberikan bobot lebih untuk laporan bulanan yang lebih luas dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.

Sektor jasa Amerika Serikat melambat menjadi rendah pada Juni ini. Hal itu sejalan kekhawatiran investor, krisis utang zona Euro telah menguras pertumbuhan global.

 
Jum'at, 6 Juli 2012

ECB turunkan suku bunga ke 0.75%

Draghi-300x200.jpg

Pemotongan suku bunga sebesar ke angka 0,75% di ECB adalah sesuai dengan harapan pasar setelah ekonomi global menujukkan tanda-tanda penurunan.

Saham Eropa memperpanjang keuntungan pada berita ini meskipun euro jatuh. 71 Ekonom melakukan jajak pendapat oleh Reuters, 48 diharapkan bunk untuk memotong, sebagian besar dari mereka oleh 25 basis poin, meskipun beberapa orang lain perkiraan penurunan lebih besar.

Tetapi keuntungan saham tersebut hanya berlangsung sebenyar setelah ECB Presiden Mario Draghi mengatakan ekonomi zona euro akan sembuh secara bertahap, terancam oleh masalah utang dari beberapa blok anggota dan keengganan bunk untuk meminjamkan.

 
Selasa, 10 Juli 2012

Tunggu Data Manufaktur China, Harga Emas Stagnan

rWTCWwUgTy.jpg

Harga emas pada perdagangan global bergerak flat mempertahankan keuntungan dari sesi sebelumnya. Investor nampak masih menunggu data perdagangan China, yang menunjukkan kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia ini.

Di sisi lain, para menteri di zona Eropa menetapkan akan memberikan Spanyol tambahan waktu untuk mencapai target defisit dalam penghematan anggaran. Waktu tambahan ini diberikan untuk menyelamatkan bunk dan pembelian obligasi darurat yang menjadi perhatian pasar.

Presiden bunk Sentral Eropa, Mario Draghi, mengatkan peluang untuk menurunkan suku bunga masih terbuka. Namun, semua itu tergantung data perekonomian.

Investor masih menunggu neraca perdangan Juni dari Beijing, setelah data menunjukkan inflasi mereda lebih dari yang diharapkan, menandakan turunnya permintaan barang dari ibukota manufaktur dunia. Selain itu, adanya harapan akan langkah kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi juga masih ada.

Hedge fund dan manajer investasi telah meningkatkan keperyaan mereka, akan bullish pada futures emas AS sebesar 30 persen, sampai 3 Juli. Hal ini terjadi setelah kesepakatan Eropa untuk menyelamatkan bunk-bunk dan memangkas biaya pinjaman banding investasi bullion meningkat.

 
Selasa, 10 Juli 2012

Small Business Confidence, JOLTS

economic-news1.jpg

Satu lagi hari yang diisi dengan data ekonomi yang ringan,

• Small Business Optimism Index untuk Juni akan dirilis. Secara konsensus diperkirakan menurun ke 92,0 pada bulan Juni.

• Job Openings and Labor Turnover Survey untuk Mei akan dirilis oleh BLS. Jumlah lowongan pekerjaan secara umum naik.

Dari Bloomberg: Goldman Sachs, bunk Of America menyerukan agar Fed menahan tingkat suku bunga
Goldman Sachs Group Inc dan bunk of America Corp mengatakan lemahnya sektor lapangan pekerjaan di AS akan membuat Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuan pada hampir nol sampai pertengahan 2015.

Fed mungkin akan mengumumkan perubahan segera setelah pertemuan kebijakan berikutnya 31 Juli – 1 Agustus.

 
Rabu, 11 Juli 2012

Harga Minyak Mentah Anjlok Hingga 2%

LjNQ7kKO8Z.jpg

Harga minyak turun lebih dari dua persen pada 10 Juli kemarin, setelah pemerintah Norwegia memerintahkan pemogokan para pekerja minyak dihentikan. Selain itu, minyak mentah juga tertekan data impor China yang turun bulan sebelumnya.

Dengan adanya penghentian mogok kerja tersebut, maka potensi penurunan minyak mentah lebih dari dua juta barel per hari (bph) dapat dihindari. Penurunan tersebut, juga berupa gas alam cair dan kondensat. "Intervensi (oleh pemerintah Norwegia) berarti gangguan pasokan utama dicegah," tulis Managing Director Petromatrix, Oliver Jakob, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (11/7/2012).

Di sisi lain, impor minyak mentah China pada Juni tercatat merosot.Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun.Selain itu, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi, yang tidak menaggapi ancaman para pejabat Iran untuk memblokir Selat Hormuz membuat harga minyak stabil. Salehi mengatakan, Iran siap membicarakan menghentikan pengayaan 20 persen uranium.

Diplomat senior dari Uni Eropa dan Iran akan bertemu pada 24 Juli untuk pembicaraan teknis tentang program nuklir Teheran, dan mencoba dengan menyelamatkan upaya diplomatik untuk menyelesaikan kebuntuan pembicaraan selama ini.

Administrasi Informasi Energi (AIE) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak pada 2012 dan 2013, karena adanya pertumbuhan ekonomi global yang lebih lamban, dan menambah kekhawatiran tentang melambatnya permintaan untuk minyak mentah.

 
Rabu, 11 Juli 2012

Euro berkubang di level terendah dalam 2 tahun terhadap USD

euro1.jpg

Euro berkubang sekitar dua tahun terendah terhadap dolar pada Rabu karena investor cemas tentang hasil sidang pengadilan Jerman untuk danang bailout zona euro.

Rintangan politik Eropa dan skeptisisme investor tentang proses pengambilan keputusan di kawasan itu cenderung untuk memastikan mata uang tunggal akan tetap di bawah tekanan untuk beberapa waktu.

“Untuk sementara kita bisa melihat euro bergerak korektif terhadap dolar dalam jangka waktu short-term, sangat sulit untuk berpikir untuk mengambil posisi long dalam beberapa bulan mendatang, mengingat situasi di Eropa,” kata Masashi Murata, analis mata uang senior di Brown Brothers Harriman di Tokyo.

Euro bergerak di sekitar level $ 1,2262, dengan kemungkinan akan melakukan test di level support $ 1,20. Jika level itu dilanggar, Euro bisa bergerak menguji level support terendah bulan Juni 2010 di $ 1,1875.

 
Kamis, 12 Juli 2012

Wall Street Melemah di Akhir Perdagangan

LSvCFVnMIa.jpg

Indeks Dow dan Nasdaq melemah karena pertemuan The Federal Reserve menyatakan tidak ada stimulus pelonggaran fiskal. Meski demikian, The Fed tetap membuka peluang terjadinya pelonggaran kuantitatif, jika keadaan ekonomi makin memburuk.

Investor berharap pertemuan The Fed pada Juni ini akan membuat bunk sentral tersebut menegeluarkan stimulus. Akibatnya, penurunan terjadi di semua tiga indeks utama, meskipun saham-saham mengalami kerugian menjelang penutupan.

"Beberapa anggota The Fed mencatat stimulus fiskal dapat dilakukan jika ekonomi kehilangan momentum. Namun, hal ini nampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat," kata chief market strategist of RDM Financial Westport, Michael Sheldon, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (12/6/2012).

Dari ketiga indeks utama, tercatat indeks Nasdaq menjadi yang terburuk. Sementara Indeks S&P 500 berakhir stagnan, dengan sektor Teknologi dan industri memimpin pelemahan. Beberapa analis memperkirakan kekecewaan besar dari pendapatan perusahaan teknologi musim ini. Mereka memperkirakan saham teknologi cenderung turun.

 
Kamis, 12 Juli 2012

Pengajuan kredit perumahan di AS terus menurun

mortgage.jpg

Pengajuan kredit pembiayaan rumah di AS turun pekan lalu meski suku bunga telah mencapai rekor terendah, menurut laporan yang dilansir Mortgage Bankers Association.

The Mortgage Bankers Association mengatakan indeks musiman disesuaikan aktivitas aplikasi hipotek yang meliputi refinancing dan permintaan pembelian rumah, turun 2,1 persen dalam pekan yang berakhir 6 Juli. Hasilnya disesuaikan untuk memperhitungkan liburan 4 Juli.

Indeks MBA yang disesuaikan secara musiman aplikasi pembiayaan kembali jatuh 3,4 persen, tapi permintaan pinjaman untuk pembelian rumah, sebuah indikator utama dari penjualan rumah, naik 3,3 persen.

Pangsa pembiayaan kembali aktivitas total cicilan turun menjadi 77 persen aplikasi dari 78 persen pada minggu sebelumnya.

 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.