• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apa Yg Kita Lakukan ????

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. akiong
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Hi, salam kenal juga

kalo dapat mencapai arahat dengan cepat sih oke, tapi boleh donk sambil menjalankan sila, samadhi dan panna berharap untuk terlahir pada saat sang Buddha mengajar di dunia ini. yach siapa tau selama itu kita hidup di alam surga. jadi bisa menikmati karma baik kita. btw, ini hanya pendapat pribadi yach, terutama karena disebutkan aliran maitreya bertujuan untuk terlahir pada zaman buddha maitreya (kalo salah tolong koreksi).


dan mengenai apakah setelah kita terlahir pada zaman Sang Buddha mengajar akan mencapai nibana atau tidak, itu adalah tergantung kita sendiri, apakah kita sanggup untuk menjalankan sila, samadhi dan panna dengan baik atau tidak (intinya apakah kita melatih diri dengan baik atau tidak)

jadi saya pribadi kalo ingin terlahir di zaman Buddha Maitreya yach seperti itu jalan yang saya tempuh.

tapi yang buat bingung adalah, mengapa penganut aliran M ini meragukan Buddha Gautama, sedangkan Buddha Maitreya sendiri diperkenalkan oleh Buddha Gautama? (kayanya pernah ada yang menyebutkan ini deh) trus kalo ga percaya bahwa Buddha Gautama sudah mencapai nibanna, kenapa percaya Buddha yang akan datang adalah Maitreya? (binggung 1000% nih) hehehehe....
 
Barang siapa yang memahami dan melaksanakan(mempraktekan) Dhamma & Vinaya ,Dia akan bisa melihat Sang Buddha.

Buddha adalah Inspirasiku
Dhamma adalah Pelindungku
Sangha adalah Guru Pembimbingku

Untuk itu saya berlindung kepada Tisarana

BUDDHAM SARANAM GACHAMI
DHAMMAM SARANAM GACHAMI
SANGHAM SARANAM GACHAMI

DUTIYAMPI BUDDHAM SARANAM GACHAMI
DUTIYAMPI DHAMMAM SARANAM GACHAMI
DUTIYAMPI SANGHAM SARANAM GACHAMI

TATIYAMPI BUDDHAM SARANAM GACHAMI
TATIYAMPI DHAMMAM SARANAM GACHAMI
TATIYAMPI SANGHAM SARANAM GACHAMI

NATTHI ME SARANAM ANNAM
BUDDHO ME SARANAM VARAM
ETENA SACCAVAJJENA
SOTTHI TE HOTU SABBADA

NATTHI ME SARANAM ANNAM
DHAMMO ME SARANAM VARAM
ETENA SACCAVAJJENA
SOTTHI TE HOTU SABBADA

NATTHI ME SARANAM ANNAM
SANGHO ME SARANAM VARAM
ETENA SACCAVAJJENA
SOTTHI TE HOTU SABBADA


Tiada perlindungan lain bagiku
Sang Buddha-lah sesungguhnya pelindungku
Berkat kesungguhan pernyataan ini
Semoga Anda selamat sejahtera.

Tiada perlindungan lain bagiku
Dhamma-lah sesungguhnya pelindungku
Berkat kesungguhan pernyataan ini
Semoga Anda selamat sejahtera.

Tiada perlindungan lain bagiku
Sangha-lah sesungguhnya pelindungku
Berkat kesungguhan pernyataan ini
Semoga Anda selamat sejahtera.
 
@@^^^bahasa post nya uda lumayan , hny @Rou aja masih tajam...thx

Sebenarnya saya kira pemahaman kebanyakan umat Buddha di forum ini sudah seragam kok. Aliran M (disini disuarakan oleh bro Akiong) sudah terang-terangan bilang ajaran mereka bukan ajaran Buddha. Saya tidak melihat ada Buddha lain yang kita kenal di forum ini selain ajaran Buddha Goutama (kembali ke keterangan tentang forum Buddha).

Sdr. Akiong dan temen-teman dari aliran M. Silahkan saja nimbrung di forum Buddha. dengan catatan, jangan merusak Buddha Dhamma yang sudah permanen, atau bahkan membingungkan umat Buddha baru yang mau mempelajari Buddha Dhamma.

Perjuangan aliran M masih panjang. Dari pada buang energi melakukan siar ajaran Buddha yang katanya versi M, ada baiknya lebih ditekankan perjuangannya untuk mendapatkan tempat sendiri yang sejajar dengan ajaran agama yang ada. Dari pada sekarang? Seperti ada dualisme dalam agama Buddha kalau dilihat orang luar. Forum Buddha bukan lagi ajang untuk sharing, membuktikan mana yang benar menurut Buddha Dharma.

Sekarang semakin bingung mengenai sesuatu hal apabila hendak mengambil sesuatu dari postingan yang sangat beragam. Bukan masalah sesat atau tidak. Lebih kepada mana yang mau dipelajari, diyakini dan diimani. Kalau memilih ajaran Buddha Gautama, lakukan dengan tulus. Kalau memilih mempertahankan ajaran M, silahkan, monggo.... jangan mengutip, menambahi atau mengurangi ajaran mapan Buddha Gautama. Tentu umat akan menolak.

Umat Buddha biasa beda dengan anggota Sangha dalam menjalankan sila. Peraturan yang mengikat kita lebih longgar. Porsi yang kita pilih lebih sedikit dari sila yang dianjurkan untuk dijalankan.

Kadang agak miris, disini masalah meditasi dijunjung tinggi. Tapi masalah vegetarian justru tidak terlalu dipermasalahkan. Tidak mutlak tapi dianjurkan dan diyakini baik. Yang saya impletasikan dalam kehidupan sehari-hari, justru meditasi berada dalam pemahaman yang aman (tidak terlalu diperdebatkan lagi) sementara vegetarian masih polemik yang kadang kontroversial.

Itu hanya contoh, bahwa kita di forum ini bisa membahas hal-hal yang lebih membumi. Bukan menolak hal-hal metafisika dll yang kurang menyentuh atau mungkin bagi saya yang bodoh ini masih terlalu tinggi.

Soal kebebasan bersuara, pengalaman memberikan pembelajaran kepada saya. Membicarakan 'kentut' dalam forum Buddha adalah haram, tapi halal saat membahas tentang 'onani'. Maka dalam forum Buddha pun, setidaknya kita bisa menerapkan apa yang disebut dengan 'kebijaksanaan'.

Postingan Sinthung tentang buku pengakuan untuk keluar dari Ikwantisme diclosed. Tapi di porsi lain, justru postingan saudara Akiong dari sisi yang berseberangan bermunculan dengan ganas dan menuai reaksi yang tak kalah ganasnya, entah kapan hal ini bisa balance.

Setidaknya maksud saya, kalau ingin dihormati ajaranmu, hormati dulu ajaran orang lain. Kemudian masalah mempertanyakan, ini juga kadang bisa menjurus kepada hal-hal yang kurang ajar (paling tidak pada yang dipertanyakan). Paling tidak itu pelajaran yang saya dapat dari postingan, 'nelpon kedutaan cina' tempo hari. Kenapa? karena kesannya main-main, kan? Padahal? Mungkin banyak yang menyadari betapa kerasnya tendangan Jet Lie yang tanpa bayangan, yang terbayang dalam frase 'nelpon kedutaan cina' itu.
 
Hi, salam kenal juga

kalo dapat mencapai arahat dengan cepat sih oke, tapi boleh donk sambil menjalankan sila, samadhi dan panna berharap untuk terlahir pada saat sang Buddha mengajar di dunia ini. yach siapa tau selama itu kita hidup di alam surga. jadi bisa menikmati karma baik kita. btw, ini hanya pendapat pribadi yach, terutama karena disebutkan aliran maitreya bertujuan untuk terlahir pada zaman buddha maitreya (kalo salah tolong koreksi).


dan mengenai apakah setelah kita terlahir pada zaman Sang Buddha mengajar akan mencapai nibana atau tidak, itu adalah tergantung kita sendiri, apakah kita sanggup untuk menjalankan sila, samadhi dan panna dengan baik atau tidak (intinya apakah kita melatih diri dengan baik atau tidak)

jadi saya pribadi kalo ingin terlahir di zaman Buddha Maitreya yach seperti itu jalan yang saya tempuh.

tapi yang buat bingung adalah, mengapa penganut aliran M ini meragukan Buddha Gautama, sedangkan Buddha Maitreya sendiri diperkenalkan oleh Buddha Gautama? (kayanya pernah ada yang menyebutkan ini deh) trus kalo ga percaya bahwa Buddha Gautama sudah mencapai nibanna, kenapa percaya Buddha yang akan datang adalah Maitreya? (binggung 1000% nih) hehehehe....
wah anda bertanya pertanyaan yang sudah hampir 1 tahun tidak di jawab...hahaha.

guru gw bilang..kalau mau terlahir menjadi murid sammasambuddha...minimal harus menjalani SILA,SAMADHI dan PANNA. dengan disiplin....sesudah itu timbun kamma baik,,,jangan lupa jadi pertapa.


Sebenarnya saya kira pemahaman kebanyakan umat Buddha di forum ini sudah seragam kok. Aliran M (disini disuarakan oleh bro Akiong) sudah terang-terangan bilang ajaran mereka bukan ajaran Buddha. Saya tidak melihat ada Buddha lain yang kita kenal di forum ini selain ajaran Buddha Goutama (kembali ke keterangan tentang forum Buddha).

Sdr. Akiong dan temen-teman dari aliran M. Silahkan saja nimbrung di forum Buddha. dengan catatan, jangan merusak Buddha Dhamma yang sudah permanen, atau bahkan membingungkan umat Buddha baru yang mau mempelajari Buddha Dhamma.

Perjuangan aliran M masih panjang. Dari pada buang energi melakukan siar ajaran Buddha yang katanya versi M, ada baiknya lebih ditekankan perjuangannya untuk mendapatkan tempat sendiri yang sejajar dengan ajaran agama yang ada. Dari pada sekarang? Seperti ada dualisme dalam agama Buddha kalau dilihat orang luar. Forum Buddha bukan lagi ajang untuk sharing, membuktikan mana yang benar menurut Buddha Dharma.

Sekarang semakin bingung mengenai sesuatu hal apabila hendak mengambil sesuatu dari postingan yang sangat beragam. Bukan masalah sesat atau tidak. Lebih kepada mana yang mau dipelajari, diyakini dan diimani. Kalau memilih ajaran Buddha Gautama, lakukan dengan tulus. Kalau memilih mempertahankan ajaran M, silahkan, monggo.... jangan mengutip, menambahi atau mengurangi ajaran mapan Buddha Gautama. Tentu umat akan menolak.

Umat Buddha biasa beda dengan anggota Sangha dalam menjalankan sila. Peraturan yang mengikat kita lebih longgar. Porsi yang kita pilih lebih sedikit dari sila yang dianjurkan untuk dijalankan.

Kadang agak miris, disini masalah meditasi dijunjung tinggi. Tapi masalah vegetarian justru tidak terlalu dipermasalahkan. Tidak mutlak tapi dianjurkan dan diyakini baik. Yang saya impletasikan dalam kehidupan sehari-hari, justru meditasi berada dalam pemahaman yang aman (tidak terlalu diperdebatkan lagi) sementara vegetarian masih polemik yang kadang kontroversial.

Itu hanya contoh, bahwa kita di forum ini bisa membahas hal-hal yang lebih membumi. Bukan menolak hal-hal metafisika dll yang kurang menyentuh atau mungkin bagi saya yang bodoh ini masih terlalu tinggi.

Soal kebebasan bersuara, pengalaman memberikan pembelajaran kepada saya. Membicarakan 'kentut' dalam forum Buddha adalah haram, tapi halal saat membahas tentang 'onani'. Maka dalam forum Buddha pun, setidaknya kita bisa menerapkan apa yang disebut dengan 'kebijaksanaan'.

Postingan Sinthung tentang buku pengakuan untuk keluar dari Ikwantisme diclosed. Tapi di porsi lain, justru postingan saudara Akiong dari sisi yang berseberangan bermunculan dengan ganas dan menuai reaksi yang tak kalah ganasnya, entah kapan hal ini bisa balance.

Setidaknya maksud saya, kalau ingin dihormati ajaranmu, hormati dulu ajaran orang lain. Kemudian masalah mempertanyakan, ini juga kadang bisa menjurus kepada hal-hal yang kurang ajar (paling tidak pada yang dipertanyakan). Paling tidak itu pelajaran yang saya dapat dari postingan, 'nelpon kedutaan cina' tempo hari. Kenapa? karena kesannya main-main, kan? Padahal? Mungkin banyak yang menyadari betapa kerasnya tendangan Jet Lie yang tanpa bayangan, yang terbayang dalam frase 'nelpon kedutaan cina' itu.

sudah lah....walau ajaran Maitreya dianggap sesat..toh sampai sekarang belum ada yang mati karena di qiu tao.

selama ada saya(marcedes)...buddha dhamma tidak akan pernah hilang di sini.

namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa
namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa
namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa
 
wah anda bertanya pertanyaan yang sudah hampir 1 tahun tidak di jawab...hahaha.

guru gw bilang..kalau mau terlahir menjadi murid sammasambuddha...minimal harus menjalani SILA,SAMADHI dan PANNA. dengan disiplin....sesudah itu timbun kamma baik,,,jangan lupa jadi pertapa.




sudah lah....walau ajaran Maitreya dianggap sesat..toh sampai sekarang belum ada yang mati karena di qiu tao.

selama ada saya(marcedes)...buddha dhamma tidak akan pernah hilang di sini.

namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa
namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa
namo tassa bhagavato arahato sammasambuddhasa

benarkah? coba baca lagi buku-buku mereka, banyak testimoni-testimoni seperti kesambar petir itu di sana. Silahkan cari sendiri.

Kemudian, saya tidak menganggap ajaran meitreya sesat. Sekali lagi tidak.
Yang ada hanya perbedaan banyak sekali persepsi dalam ajaran tersebut dengan ajaran Buddha. Dan bukankah sudah jelas, memang ajaran tersebut bukan ajaran Buddha. jadi, no problem at all. Saya tidak mempermasalahkan sama sekali. Monggo... go on.... asal jangan rusak kepercayaan orang lain. Mempertanyakan kepercayaan orang lain ('apakah benar Sidharta Goutama parinibanna?'). Saya rasa jelas Merce, bukan ajarannya yang dipermasalahkan. Kita setuju kok penganut ajaran M biasanya pelaksanaan silanya biasanya relatif bagus. Tapi yah, itu tapi... coba kamu lihat postingan kamu sendiri yang kamu tulis sebagai tanggapan pada postingan Akiong. Itu yang disalah artikan, kan? Dikira kita menghujat atau menjelek-jelekkan ajaran M. Padahal maksudnya apa? dari postinganmu, mungkin karena kamu memiliki sesuatu yang benar dan kita berusaha untuk meneliti, mencari jawaban yang benar menurut kita sendiri.

Terus yang ini:
selama ada saya(marcedes)...buddha dhamma tidak akan pernah hilang di sini.

Tapi kamu sebenarnya tidak ada...... :D>:D<
 
maksud saya ajaran buddha dhamma yang orisinil tetap akan ada...alias theravada akan tetap eksis selama saya masih surfing di IF...hahaha..

btw,,soal maitreya...gw malas membahas ajarannya...sesat atau tidak sesat kan kita semua sudah tahu jawabannya....
jadi apa lagi mau di permasalahkan?

masalah mau posting tentang aliran Kristen / Islam sekalipun di forum religi ini..
gw tidak bagaimana peduli...
soalnya ini urusan moderator.....gw tidak ada hak.
 
perbedaan bkn alasan tidak bisa satu forum. Kalo bkn utk menambah pengetahuan sebaiknya jgn bahas. Ayam dan itik bs satu kandang kok. Jgn egois da. . . Sobat 2 diatas.
 
perbedaan bkn alasan tidak bisa satu forum. Kalo bkn utk menambah pengetahuan sebaiknya jgn bahas. Ayam dan itik bs satu kandang kok. Jgn egois da. . . Sobat 2 diatas.


Yah... benar jangan egois. Itu kan yang sudah kelihatan. Umat Buddha di Forum Buddha gak egois kok. Buktinya, bro Akiong yang Meitreya, terus bro ZhugeLiang yang agnostic, asyik-asyik saja di forum Buddha. Iya kan?

Namun sekalipun tidak harus masuk kandang kambing jadi kambing, atau masuk kandang ayam harus jadi ayam, setidaknya jangan jadi srigala... Terus, kalau bkn untuk menambah pengetahuan sebaiknya jgn di bahas, pengetahuan ada di mana-mana. Bahkan di Flame arena ada... hanya memilahnya yang kadang bikin keseleo.

Kenapa bisa keseleo? karena kadang kita sendiri ngotot pada keyakinan kita sendiri. Kadang kita memancing-mancing/menggoda untuk menguji kesabaran orang lain. Kita tidak terima (kadang kadang juga), gondok (sering banget :D) sehingga menjurus flame. Yang disini saya istilahkan menjadi keseleo.

@ Mercedes, setuju itu urusan moderator.
 
Saya rasa thread ini di close aja da. sampai di sini temen2.........
 
Yang perlu kita lakukan adalah :

1. Janganlah melakukan kejahatan( mencuri,menghina,membunuh,dsbnya)

2. Melakukan kebajikan( berdana, menolong,mengembangkan metta,dsbnya)

3. Sucikan hati dan pikiran(tidak dendam,iri hati ,dsbnya)


Barang siapa yang selalu memperhatikan
dan mencari-cari kesalahan orang lain,
maka kekotoran batin dalam dirinya
akan bertambah
dan ia semakin jauh dari penghancuran
kekotoran-kekotoran batin.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.