• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apa Yg Kita Lakukan ????

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. akiong
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Kita Seharusnya Tidak Menghujat Yg Lain Jika Tidak Sependapat. Setiap Aliran Punya Keyakinan Tersendiri. Karena Sah Sah Saja Di Forum Bebas...tidak Ada Faedah Menghujat Itu Salah Atau Ini Salah...karena Kita Tidak Mungkin Bisa Mengetahui Semua Tentang Aliran Lain Yg Kita Hujat. Kita Melihat Dari Luar...lalu Berkoak Koak Ini Sesat , Ini Menipu Dan Sebagainya.....
Apakah Ini Yg Diajarkan Oleh Pembimbing Vihara Kita ?

Kita Seharusnya Bertanya...biarkan Posting Dibaca Semua Orang...orang2 Akan Menilai Apa Itu Sesuai Atau Tidak Bagi Diri Nya Sendiri. Tapi Yg Terjadi Di Sini Seperti Ada Oknum Yg Menghakimi.
Biarlah Bertanya Terus.. Jika Tidak Sesuai Dengan Kita , Ya Tidak Perlu Ditanggapi.. Dengan Begitu Tidak Ada Premanisme Di Forum Budha Ini.

Lestarikan Budaya Bertanya Lalu Budaya Diam.....karena Apa Yg Kita Tanggapi Menunjukan Level Kwalitas Batin Kita. Tunjukanlah Kwalitas Kita Bukan Kwalitas Bebek...< Mustinya Kwalitas Apa Ya...bingung Juga > DENGAN BEGITU ORANG2 YG MASUK MAIN DI FORUM BUDHA BISA BANYAK DAN BERAGAM, KARENA PREMAN NYA SUDAH TIDAK ADA.< BEBERAPA TEMEN MENGATAKAN MALAS POSTING2 DI SINI...>

Hanya Saran.........mohon Petunjuk Dan Ide Ide Yg Tidak Rasialis.
 
Kita Seharusnya Tidak Menghujat Yg Lain Jika Tidak Sependapat. Setiap Aliran Punya Keyakinan Tersendiri. Karena Sah Sah Saja Di Forum Bebas...tidak Ada Faedah Menghujat Itu Salah Atau Ini Salah...karena Kita Tidak Mungkin Bisa Mengetahui Semua Tentang Aliran Lain Yg Kita Hujat. Kita Melihat Dari Luar...lalu Berkoak Koak Ini Sesat , Ini Menipu Dan Sebagainya.....
Apakah Ini Yg Diajarkan Oleh Pembimbing Vihara Kita ?

Kita Seharusnya Bertanya...biarkan Posting Dibaca Semua Orang...orang2 Akan Menilai Apa Itu Sesuai Atau Tidak Bagi Diri Nya Sendiri. Tapi Yg Terjadi Di Sini Seperti Ada Oknum Yg Menghakimi.
Biarlah Bertanya Terus.. Jika Tidak Sesuai Dengan Kita , Ya Tidak Perlu Ditanggapi.. Dengan Begitu Tidak Ada Premanisme Di Forum Budha Ini.

Lestarikan Budaya Bertanya Lalu Budaya Diam.....karena Apa Yg Kita Tanggapi Menunjukan Level Kwalitas Batin Kita. Tunjukanlah Kwalitas Kita Bukan Kwalitas Bebek...< Mustinya Kwalitas Apa Ya...bingung Juga >

Hanya Saran.........mohon Petunjuk Dan Ide Ide Yg Tidak Rasialis.


kalau kita berbicara tentang ajaran kristen atau islam dari sisi ajaran BUDDHIS, tentu tidak lazim, karena semua hal itu tentu berbeda. Tetapi kalau kita berbicara dari sisi yang di"klaim" satu jalur, misalnya BUDDHISME tradisional dengan BUDDHISME maitreya, tentunya dari sisi "kemiripan" yang bisa dipertanyakan perbedaan-perbedaan.

Jika perbedaan tersebut hanya berupa orientasi jalur saja, mungkin bisa dimaklumi, tetapi jika secara prinsip saja sudah berbeda, mana mungkin bisa disebut satu jalur.
 
@akiong
saya mengerti maksud anda saudara-ku yang baik.
memang sangat tidak menyenangkan jika kita di kritik,,bahkan sampai di hina.
itulah dukkha....alias dari kenyataan dari hidup ini.

seandainya ada yang mengajarkan tentang kebenaran yang diklaim-nya itu benar..
tapi ternyata jika di teliti itu salah,bagaimana?
anda diam saja tanpa mengajukan pertanyaan?...

karena anda merasa BENAR , mengapa anda tidak menjawab dengan kebenaran?
bukankah kebenaran itu lebih menggambarkan kenyataan / realita.

apakah guru agung GOTAMA se-waktu di kritik sana sini....beliau malah marah dan mengatakan bahwa " jangan kritik ajaran-ku "

justru beliau tahu bahwa, beliau memiliki kebijaksanaan lebih dari pada yang si peng-kritik, sehingga beliau mematahkan KERAGUAN dari pihak yang bertanya.

keindahan permen mata mulia tidak akan kalah dengan batu kerikil

jadi umat buddha itu harus kritis,jangan menerima sesuatu tanpa alasan yang jelas...
tapi bukan menghina dan mengejek.

disini mungkin umat buddha ada sebagian yang mengejek bahkan menghina.
itu adalah hal wajar dari dukha..

"Ajaranku bukanlah suatu doktrin atau filosofi. Ajaranku bukanlah hasil pemikiran diskursif ataupun rekayasa mental seperti berbagai filosofi yang telah merasa puas bahwa esensi fundamental alam semesta adalah api, air, tanah, ataupun roh, atau bahwa alam semesta tidaklah terbatas atau tanpa batas, bersifat sementara ataupun kekal. Rekayasa mental dan pemikiran diskursif mengenai kebenaran bagaikan semut-semut yang berjalan mengelilingi bibir mangkuk--mereka tak akan pernah sampai ke mana-mana.

Ajaranku bukanlah suatu filosofi. Ajaranku merupakan hasil pengalaman langsung. Hal-hal yang kukemukakan berasal dari pengalamanku sendiri. Engkau dapat mengkonfirmasikan semuanya melalui pengalaman langsungmu sendiri. Aku mengajarkan bahwa segala sesuatu tidaklah kekal dan tanpa diri yang terpisah. Ini telah kupelajari dari pengalaman langsungku sendiri. Engkau juga bisa. Aku mengajarkan bahwa segala sesuatu tergantung pada segala sesuatu lainnya untuk muncul, berkembang, lalu menghilang. Tak ada sesuatu pun yang diciptakan dari satu sumber yang tunggal dan orisinil. Secara pribadi aku telah mengalami kebenaran ini dan engkau pun juga bisa. Tujuanku bukanlah untuk menjelaskan alam semesta melainkan membantu memandu orang-orang lain untuk mendapatkan pengalaman langsung akan realita. Kata-kata tak mampu melukiskan realita. Hanya pengalaman langsung yang memungkinkan kita untuk melihat wajah sejati realita."


pengalaman itu lah di sebut jalan metode pembuktian akan kata-kata sang buddha
jadi benar atau salah...buktikan sendiri...

ibarat nya sang buddha mengatakan bahwa gula itu "manis"...dia pun memberikan kita cara dan jalan untuk mencoba gula....se-waktu kita memakannya kita juga merasa "manis"
inilah pembuktian.

banyak ajaran di dunia ini...tetapi tidak satupun yang menujukkan cara dan jalan itu mencoba.

contoh nya saja ajaran yang Ber-Tuhan.
mereka mengatakan bahwa surga itu kekal dan nikmat...
tapi adakah cara untuk mencoba nya?.. yang ada hanya di suruh sebatas PERCAYA SAJA.

inilah yang dimaksud dengan ajaran omong kosong.

--------------------------

kembali lagi ke yang namanya kebijaksanaan......
salam yah.
 
sebenarnya, tidak ada yg menghujat...

menghujat artinya sesuatu yg benar dikatakan tidak benar...

nah kasus ini, bgm bisa memenuhi kriteria di atas ?
 
yg benar dan yg salah bedanya sedikit, yg benar tapi akhirnya salah ...juga ada....

bertanya lah...berbudaya tanya...asal tidak memvonis...itu budaya yg baik...jika saling mencari kesalahan bisa terjadi flame...dan itu bukan dharma lagi.

apa yg kita dapat dengan mengatakan itu sesat ... cara itu tidak sesuai ? kenapa harus sesuai....toh bukan porsi kita mengurusnya...semua ini adalah otoritas level atas....

emang nya kita2 ini siapa ? kalo sy hnya mo menghabiskan waktu luang brow ....ada sedikit enjoy , ada sedikit peras otak, ada sedikit mengenal orang2 walaupun bayangannya. sesekali intropeksi kadang post yg keterlaluan....
 
dari sejarah, dari ajaran dan dari praktek, saya melihat itu bukan sebagai bagian dari satu aliran yg ada di budhist... bukankah itu cukup utk mengatakan bahwa itu sesat kalo aliran ini disebut ajaran buddha ??? emang dari dulu ini bukan flame...
 
saya hanya ingin memberi sedikit pendapat yg adil buat budhist, tp sy rasa itu tidak ada artinya...

faktanya membuktikan apakah ajaran kami sesat ato tidak..
 
Sesat atau tidak.. emang sekarang sudah tercover dgn rapi.. dibanding jaman2 dulu perkembangannya..
aliran yg dinamis.. boleh dikatakan begitu.. sesuai tuntutan pasar
 
dari Sejarah, Dari Ajaran Dan Dari Praktek, Saya Melihat Itu bukan Sebagai Bagian Dari Satu Aliran Yg Ada Di Budhist... Bukankah Itu Cukup Utk Mengatakan Bahwa Itu Sesat Kalo Aliran Ini Disebut Ajaran Buddha ??? Emang Dari Dulu Ini Bukan Flame...

Siapa Yg Mengatakan Itu Agama Budha Gautama ?????
 
emang sekarang ini ADA ajaran buddha yg telah disampaikan buddha selain buddha gautama ????

ada ajaran maitreya , calon Budha , calon pengganti idola anda. dan anda akan mengikutinya di kelahiran2 yg akan datang. kalo saat kelahiran ini tidak sampai pada the original mind.
 
buddhanya blm ada, tapi ajaran buddhanya sudah ada.. hebat ya
 
Hi

Mungkin lebih tepat bila dikatakan ajaran Bodhisatva Maitreya bukan Buddha Maitreya,
Toh dalam kasus ini semua penganut aliran Maitreya sepakat bahwa Maitreya belum menjadi Buddha.
Sehingga penggunaan nama Buddha di sini kurang tepat dan menyebabkan banyak flame
Hal ini disebabkan bila seseorang menyebutkan bahwa ia beragama buddha, maka yang pertama kali muncul di benak saya (dan mungkin sebagian besar yang lain) adalah ia menganut ajaran Buddha Gautama.

--------------------------

Bagaimana mungkin seorang anak yang saat ini berumur 5 tahun dipanggil bapak / ibu walaupun nantinya mereka akan menjadi seorang bapak atau ibu. Apakah panggilan itu tepat?

atau seorang guru (misalkan umurnya 35 tahun) apakah dia dipanggil guru pada saat berumur 5 atau 10 tahun? mengapa? karena dia belum menjadi guru pada saat umur 5 atau 10 tahun.

Bahkan sang buddha gautama sendiri, tidak pernah menyebut dirinya Buddha sebelum Beliau mencapai penerangan sempurna, bahkan setelah mencapai penerangan sempurna Beliau lebih sering menggunakan kata2 pertama Gautama (kalo saya ga salah ingat, tolong di koreksi jika salah)?

---------------------------

Semoga perubahaan nama dari aliran Buddha Maitreya menjadi aliran Boddhisatva Maitreya (bila terwujud, kok kaya mimpi yach) bisa menyelesaikan pertentangan yang terjadi karena penggunaan kata Buddha. Dan penganut aliran Maitreya bisa lebih mudah menjelaskan perbedaannya dengan Aliran yang lain karena tidak merujuk pada Buddha Gautama dan mempertahankan perbedaannya tersebut.

NB: Pernah baca atau dengar 5 orang buta memegang gajah kan? Mungkin saya adalah salah satunya, karena saya masih terus harus belajar. Kalo ada yang tersinggung, sori, cuma ngasih pendapat.
 
bkn nama pohon tp pohon tumbuh tinggi, kalo renda ga ada polemix.
Byk yg Nysar , tau2 diperangi......
 
emang sekarang ini ADA ajaran buddha yg telah disampaikan buddha selain buddha gautama ????

ada... yang "katanya" diajarkan oleh BUDDHA MAITREYA...

tetapi kayaknya sekarang sudah mulai berubah konsep...

konsepnya... MEMPERSIAPKAN KEDATANGAN BUDDHA MAITREYA... ini lebih susah ditanggapi...:>
 
Akiong2...

Klo beda agama sih g pasti toleransi...

Masalahnya agama g diselundupi aliran yg melencengkan ajaran asli g.

G toleransi bgt antar umat beragama...

Kristen, walaupun ajaranny beda, tapi gak pernah tuh ngubah2 ajaran agama g.

Islam, walaupun ajarannya laen, tapi gak pernah ngubah2 ajaran agama g.

Nah ini ada oknum yg mencoba ngubah2 ajaran agama g.

Klo aliran M itu mau berpisah dan mendirikan agama sendiri, g sih uda bodo amat.
 
Hi,

bkn nama pohon tp pohon tumbuh tinggi, kalo renda ga ada polemix.
Byk yg Nysar , tau2 diperangi......

saya tidak mengerti dengan maksud anda? Kalo memang masih 1 pohon tapi mengapa perbedaan ajarannya cukup jauh dalam segala hal, bahkan bila saya tidak salah Buddha Gautama (baik ajaran ataupun sosoknya sebagai Buddha) tidak pernah dibahas dalam aliran anda. bila seperti itu apakah ini bisa disebut sebagai 1 pohon?
Kalo cuma beda "renda"-nya aja, mungkin ga akan banyak (umat buddhist aliran lain) yang protes kepada aliran anda.

@dilbert
saya juga ingin banget loh bila bisa lahir di zaman Sang Buddha terlahir di dunia ini, dan menjadi murid dari beliau langsung. Tapi gimana yach caranya? Saya cuma bisa memikirkan beberapa cara seperti ini, pertama menjalankan sila dengan sebaik-baiknya dan meditasi, kemudian berusaha berbuat baik setiap hari dan menjadi lebih baik walau cuma 0,001% dari hari sebelumnya, kemudian berharap agar semua karma baik yang telah dilakukan selama ini dan yang akan saya lakukan saya bisa terlahir di zaman sang Buddha mengajarkan Dhamma dan menjadi muridnya langsung.(itu yang saya pikirkan) tentu saja yang menjadi landasan saya adalah ajaran agama Buddha yang telah di ajarkan oleh guru agung kita,Sang Buddha Gautama.
Nah apakah anda tidak ingin terlahir pada saat Sang Buddha membabarkan dhamma dan menjadi muridnya?
 
Yang herannya lagi, yang menjelek-jelekkan ajaran Buddha bukan dari ajaran agama lain, tapi dari ajaran yang mengaku masih satu pohon dengan ajaran Buddha. Sampe mempertanyakan parinibbana Buddha Gotama segala. Kalau bukan umat Buddha yang bilang sih, gw asyik asyik saja. Kalo umat Buddha yang bilang gitu, gw juga ok-ok saja, hanya kok sampe bisa nanya kaya gitu. Ibarat gw nih, kaya orang Kristen yang gak mengakui Jesus itu Tuhan, atau umat Islam tapi menolak Muhammad sebagai Nabi.

Kalau tahu arti kebablasan, atau kalau mau lebih bombastis lagi, tong kosong memang nyaring bunyinya. Belum-belum sudah gak percaya, malah justru mengharapkan umat Buddha yang lain untuk percaya sesuatu yang sudah jelas masih dipertanyakan. Seperti postingan Mercedes, kalau setelah diteliti dan diperiksa, dibuktikan ternyata salah.... lalu mau gimana dong?

Soal orang bisa menulis kitab, tidak semua kitab layak dipercaya. Sdr. Akiong sendiri silahkan tulis kitab sebanyak-banyaknya, tapi jangan harap umat Buddha mau mempercayai kitab anda. Karena Tri Pitaka saja sudah banyak sekali untuk dipercaya. Soal percaya juga, kita mengenal ada yang disebut Jodoh. Dalam hal ini Jodoh Buddha. Kalau kitab anda belum bisa kami percaya, berarti kita tidak jodoh. Itu saja. Gak usah ngotot. Umat Buddha wajib mempertahankan keyakinannya dong. Tidak dengan konfrontasi dengan umat lain. Lebih kepada diri sendiri.

Kepada teman-teman sedhamma, jangan tergoda mara yah.... sabar dalam menjawab tantangan hidup. Tidak ada gunannya menghina yang sudah hina.

Makasih
 
@@^^^bahasa post nya uda lumayan , hny @Rou aja masih tajam...thx
 
Hi,



saya tidak mengerti dengan maksud anda? Kalo memang masih 1 pohon tapi mengapa perbedaan ajarannya cukup jauh dalam segala hal, bahkan bila saya tidak salah Buddha Gautama (baik ajaran ataupun sosoknya sebagai Buddha) tidak pernah dibahas dalam aliran anda. bila seperti itu apakah ini bisa disebut sebagai 1 pohon?
Kalo cuma beda "renda"-nya aja, mungkin ga akan banyak (umat buddhist aliran lain) yang protes kepada aliran anda.

@dilbert
saya juga ingin banget loh bila bisa lahir di zaman Sang Buddha terlahir di dunia ini, dan menjadi murid dari beliau langsung. Tapi gimana yach caranya? Saya cuma bisa memikirkan beberapa cara seperti ini, pertama menjalankan sila dengan sebaik-baiknya dan meditasi, kemudian berusaha berbuat baik setiap hari dan menjadi lebih baik walau cuma 0,001% dari hari sebelumnya, kemudian berharap agar semua karma baik yang telah dilakukan selama ini dan yang akan saya lakukan saya bisa terlahir di zaman sang Buddha mengajarkan Dhamma dan menjadi muridnya langsung.(itu yang saya pikirkan) tentu saja yang menjadi landasan saya adalah ajaran agama Buddha yang telah di ajarkan oleh guru agung kita,Sang Buddha Gautama.
Nah apakah anda tidak ingin terlahir pada saat Sang Buddha membabarkan dhamma dan menjadi muridnya?

Untuk mencapai arahat tidak perlu harus menjadi murid buddha langsung :)

Kalau saya, cukup melatih diri agar mencapai pembebasan secepatnya.
Saya tidak terlalu berharap terlahr di zaman buddha nanti karena toh tidak menjamin pembebasan juga dan masih lama banget :)

Salam kenal

namaste.gif
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.