• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Usaha mencegah global warming

tusuksate

IndoForum Activist A
No. Urut
48279
Sejak
14 Jul 2008
Pesan
20.342
Nilai reaksi
397
Poin
83
Global Warming alias Pemanasan Global udah ga asing lagi di telinga kita, coz hampir tiap hari setiap orang meneriakkan “Stop Global Warming”, tapi mungkin sebagian besar orang masih banyak yang belum tau apa sih global warming itu sendiri, apa penyebabnya dan bagaimana mengurangi dampaknya.
Yup, mari kita sama-sama belajar dan mencoba untuk mengurangi dampaknya…

Pemanasan global merupakan efek dari zat karbon yang semakin hari semakin meningkat jumlahnya yang membuat lapisan ozon makin tipis dan sinar ultra violet makin bebas beredar di bumi. Padahal, seperti yang kita tau sinar tersebut cukup berbahaya untuk kesehatan kulit. Itu baru salah satu dari dampak pemanasan global. Saat ini yang paling terasa adalah terjadinya perubahan iklim yang tidak tentu adanya, seperti di Balikpapan tempat saya tinggal ini contohnya, emang sih Balikpapan termasuk daerah yang dari dulu cuacanya ga tentu musim hujan/kemarau nya, tapi biasanya perubahan iklimnya ga se-drastis ini. Sekarang di Balikpapan panas banget trus otomatis bisa langsung hujan deras. Pokoknya ga tentu,,jadi kalau saya naik motor harus selalu bawa jas hujan…hwihihihi…

Makanya sekarang Pemerintah dan para kalangan terkemuka termasuk artis2 menggalakkan sistem tanam pohon paling tidak di sekitar rumah kita, ide bagus banget tuh…paling tidak udara di rumah kita jadi seger gitu…hwehehehe…Nah selain itu ternyata emang masih banyak jalan menuju Roma lho,,selain tanam pohon ternyata masih banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak global warming. Ga perlu mikir usaha yang berat2 dulu,,,seperti masalah pengelolaan pembangunan dan tata ruang kota biar kita percayakan kepada Pemerintah, nah sedangkan kita bisa mulai dari hal-hal yang kecil dulu, bukankah lebih baik berbuat sesuatu hal yang baik walaupun itu hal kecil daripada tidak sama sekali,,betul ngga??

Sampai baru pada abad 19, maka studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi. Apa itu gas rumah kaca?

Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini.

Pada sekitar tahun 1820, bapak Fourier menemukan bahwa atmosfer itu sangat bisa diterobos (permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semua cahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu bisa dipantulkan keluar, radiasi merah-infra yang seharusnya terpantul terjebak, dengan demikian maka atmosfer Bumi menjebak panas (prinsip rumah kaca).

Tiga puluh tahun kemudian, bapak Tyndall menemukan bahwa tipe-tipe gas yang menjebak panas tersebut terutama adalah karbon-dioksida dan uap air, dan molekul-molekul tersebut yang akhirnya dinamai sebagai gas rumah kaca, seperti yang kita kenal sekarang. Arrhenius kemudian memperlihatkan bahwa jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatgandakan, maka peningkatan temperatur permukaan menjadi sangat signifikan.

Semenjak penemuan Fourier, Tyndall dan Arrhenius tersebut, ilmuwan semakin memahami bagaimana gas rumah kaca menyerap radiasi, memungkinkan membuat perhitungan yang lebih baik untuk menghubungkan konsentrasi gas rumah kaca dan peningkatan Temperatur. Jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatduakan saja, maka temperatur bisa meningkat sampai 1°C.

Tetapi, atmosfer tidaklah sesederhana model perhitungan tersebut, kenyataannya peningkatan temperatur bisa lebih dari 1°C karena ada faktor-faktor seperti, sebut saja, perubahan jumlah awan, pemantulan panas yang berbeda antara daratan dan lautan, perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia. Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar.

Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO2e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO2 – yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO2 per satu juta udara kering). Yang pasti, sejak 1900, maka Bumi telah mengalami pemanasan sebesar 0,7°C.

Sebenarnya, efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dengan efek rumah kaca (tanpanya suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi). Akan tetapi sebaliknya, akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer, pemanasan global menjadi akibatnya.

Walaupun keliatannya hal yang sepele, tapi ternyata dampaknya lumayan hebat lho,,coba deh baca hal-hal di bawah ini yang mungkin setidaknya bisa kita lakukan,,,Check this out!!

1. Mengurangi Pemakaian Bahan Bakar
Percaya ga kalau 1 hari aja dalam 1 minggu kita ga pakai kendaraan bermotor, itu udah nyelamatin udara dari berton-ton zat karbon, susah sih emang ngurangin pemakaian kendaraan bermotor coz hari2 kita pasti pake buat ke kantor, ke sekolah/kampuz, belum lagi jalan-jalan sore. Tapi hal itu mungkin aja kita lakuin, kayak kita dalam seminggu 1 hari nebeng ma temen ke kantor/kampus

Kendaraan bermotor sebagai penyumbang sumber CO2 terbesar di wilayah perkotaan juga perlu diantisipasi dengan mengubah perilaku hidup orang. Pencemaran udara 70% dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Menurut data Swiss Contact, Proyek Udara Bersih Jakarta, sumber pencemaran di Jakarta disumbang oleh kendaraan pribadi sekitar 90% dan sekitar 10% dari kendaraan umum, termasuk truk. Bila di lakukan pengurangan penggunaan kendaraan bermotor, maka kemacetan dan polusi udara dapat dikurangi..
gambar4acda2c4b6313.JPG
tilang-menanti-anda-bila-knalpot-mobil-anda-ngebul.jpg
asap_knalpot.jpg



2. Mencari Energi Alternatif
Penggunaan energi alternatif yang dapat diperbarui perlu dilakukan di Indonesia. Pembangkit listrik di Indonesia kebanyakan menggunakan bahan bakar fosil: minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketiganya mengeluarkan CO2. Jadi, semakin kita boros menggunakan listrik, semakin banyak CO2 yang dikeluarkan. Daripada terus-terusan boros listrik dan pemerintah harus membangun pembangkit listrik berbahan fosil baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, lebih baik melakukan hemat listrik. Dengan penghematan ini, anggaran pemerintah untuk subsidi listrik yang besar bisa dipakai untuk membangun pembangkit listrik dengan energi bersih, seperti sinar matahari, air, angin, biomassa, dan panas bumi.


3. Jangan pake styrofoam dan plastik
Biasanya kalau kita beli makan di restoran fast food kan bungkusnya tuh pake styrofoam atau kadang pake tempat plastik yang kalau kita udah sampe rumah kita buang...

patut diingat pula bahwa bahan styrofoam secara biologis memiliki jangka waktu yang paling lama untuk diuraikan, yaitu 100 tahun. Lalu bagaimana pula nasib bumi kita apabila sampah styrofoam selalu bertambah setiap harinya??
2006-7-5-styrofoam_51421606.jpg
StyrofoamLitter.jpg


Beberapa tahun lalu, Mc Donalds mengumumkan akan mengganti wadah
styrofoam dengan kertas. Para ahli lingkungan menyebutkan keputusan
itu sebagai ''kemenangan lingkungan'' karena styrofoam sangat
berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Namun bukan berati styrofoam (polystyrene) jadi berkurang dan
hilang. Malahan di Indonesia, penggunaan styrofoam sebagai wadah
makanan makin menjamur. Sangat mudah menemukannya dimana-mana. Mulai
dari restoran cepat sampai ketukang-tukang makanan di pinggir jalan,
menggunakan bahan ini untuk membungkus makanan mereka. Alasannya,
ingin praktis dan tampil lebih baik. Padahal di balik kemasan yang
terlihat bersih itu ada bahaya besar yang mengancam.

Dalam industri, styrofoam sering digunakan sebagai bahan insulasi.
Bahan ini memang bisa menahan suhu, sehingga benda didalamnya tetap
dingin atau hangat. Karena bisa menahan suhu itulah, akhirnya banyak
yang menggunakannya sebagai gelas minuman dan wadah makanan.

Berbahaya Bagi Kesehatan
Mengapa styrofoam berbahaya? Styrofoam jadi berbahaya karena terbuat
dari butiran-butiran styrene, yang diprosese dengan menggunakan
benzana. Padahal benzana termasuk zat yang bisa menimbulkan banyak
penyakit.

Benjana bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tyroid, mengganggu
sistem syaraf sehingga menyebabkan kelelahan, mempercepat detak
jantung, sulit tidur, badan menjadi gemetaran, dan menjadi mudah
gelisah. Dibeberapa kasus, benzana bahkan bisa mengakibatkan hilang
kesadaran dan kematian. saat benzana termakan, dia akan masuk ke
sel-sel darah dan lama-kelamaan akan merusak sumsum tulang belakang.
Akibatnya produksi sel darah merah berkurang dan timbullah penyakit
anemia. Efek lainnya, sistem imun akan berkurang sehingga kita mudah
terinfeksi. Pada wanita, zat ini berakibat buruk terhadap siklus
menstruasi dan mengancam kehamilan. Dan yang paling berbahaya, zat
ini bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.

Beberapa lembaga dunia seperti World Health Organization' s
International Agency for Research on Cancer dan EPA (Enviromental
Protection Agency) styrofoam telah dikategorikan sebagai bahan
carsinogen(bahan penyebab kanker)

Semakin Berlemak Makin Cepat

Saat makanan atau minuman ada dalam wadah styrofoam, baham kimia
yang terkandung dalam styrofoam akan berpindah ke makanan.
Perpindahannya akan semakin cepat jika kadar lemak (fat) dalam suatu
makanan atau minuman makin tinggi. Selain itu, makanan yang
mengandung alkohol atau asam (seperti lemon tea) juga dapat
mempercepat laju perpindahan.

Penelitian juga membuktikan, bahwa semakin panas suatu makanan,
semakin cepat pula migrasi bahan kimia styrofoam ke dalam makanan.
Padahal di restoran-restoran siap saji dan di tukang-tukang makanan
di pinggir jalan, styrofoam digunakan untuk membungkus makanan yang
baru masak. Malahan ada gerai makanan cepat saji yang memanaskan
lagi makanan yang telah terbungkus styrofoam di dalam microwave.
Terbayang, kan, betapa banyaknya zat kimia yang pindah ke makanan
kita dan akhirnya masuk ke dalam tubuh kita.

4. Menanam pohon secara masal
Penanaman pohon secara masal juga perlu dilakukan, misalnya dengan membuat taman kota, hutan kota, dan kewajiban menanam bagi instansi, perumahan, atau lembaga lain.
Tapi kenyataan yang ada pohon ditebang untuk di jadikan bangunan atau di perjual belikan tanpa memikirkan dampak kedepannya...
Penebangan.jpg
penebangan+kayu.jpg
hutan_gundul.jpg
hutan-gundul.jpg



5. Stop makan pake sumpit

Secara ga sadar dengan makan pake sumpit otomatis kamu bikin hutan jadi gundul, gmana ngga coba,,untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang makan pake sumpit,,pembuatan sumpit ini pastinya udah banyak pohon yang dikorbanin.

sebuah pohon yang berusia 20 tahun bisa menghasilkan sumpit sebanyak 3000 sampai 4000 pasang.
hanya taiwan saja sudah menggunakan sumpit sebanyak 100 triliun pasang setiap tahun, artinya 29 juta pohon hilang setiap tahunnya
673189_sumpit1.jpg

https://www.forum.or.id/showthread.php?t=64590

6. Usahakan pake tisu dan kertas seperlunya aja

Setiap Proses produksi kertas memerlukan bahan kimia, air dan energi dalam jumlah besar dan tentusaja bahan baku, yang pada umumnya berasal dari kayu . Diperlukan 1 batang pohon usia 5 tahun untuk memproduksi 1 rim kertas. Limbah yang dihasilkan dari proses produksi kertas juga sangat besar, baik secara kuantitatif dalam bentuk cair, gas, dan padat, maupun secara kualitatif. Agar limbah ini tidak mencemari lingkungan, maka diperlukan teknologi tinggi dan energi untuk mem-prosesnya.


Dampak Global warming

1.Perubahan iklim

Perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global akan menimbulkan dampak negatif, antara lain mencairnya lapisan es terutama di kutub utara dan selatan yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Akibatnya, volume lautan meningkat dan permukaannya naik sekitar 9-100 sentimeter sehingga akan menyebabkan tenggelamnya daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Perubahan iklim juga akan menyebabkan pergeseran musim. Musim kemarau akan berlangsung lama dan dapat menyebabkan kekeringan, sehingga kebakaran hutan meningkat. Kebakaran hutan akan menyebabkan gas CO yang berbahaya bagi manusia banyak terbentuk dan ikut masuk dalam saluran pernapasan manusia ketika sedang bernapas. Penumpukan gas CO dalam saluran pernapasan akan menyebabkan sesak nafas, sehingga mengganggu kesehatan. Pergeseran musim menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dengan kecenderungan intensitas curah hujan yang lebih tinggi sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor. Banjir merupakan luapan air yang melanda suatu daerah tertentu. Luapan air tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia, karena di dalamnya terdapat mikroorganisme penyebab penyakit, sehingga dapat menurunkan kualitas air dan terjadinya krisis persediaan makanan. Penurunan kualitas air dan krisis persediaan makanan menyebabkan timbulnya penyakit, seperti malaria, demam berdarah, dan diare.
25lumpur.gif
bencana-alam.jpg
1172.jpg


2.Hilangnya terumbu karang

Naiknya air laut akibat pemanasan global dalam 20 tahun akan menenggelamkan gugusan karang ajaib Great barrier reef. Charlie, mantan kepala peneliti di Australian Institute of Marine Science mengatakan pada The Times: "Tidak ada harapan, Great Barrier akan lenyap 20 tahun lagi atau lebih. Sekali karbon dioksida (CO2) menyentuh level seperti yang diprediksi antara tahun 2030 dan 2060, seluruh karang akan lenyap. bukan hanya di Great barrier reef tapi di tempat-tempat lain di dunia mengalami ancaman serupa
1-great-barrier-gone.jpg



3. Hutan Amazon Akan Berubah Menjadi Gurun
Memiliki jutaan spesies dan cadangan 1/5 air bersih dunia, hutan Amazon merupakan hutan hujan tropis terbesar di dunia. Tapi pemanasan global dan penggundulan hutan membalikkan fungsi hutan sebagai penyerap karbon dan merubah 30-60 persen hutan menjadi padang rumput kering. Proyeksi-proyeksi menunjukkan hutan ini bisa lenyap menjelang tahun 2050.
2-amazon-desert.jpg


4. Angin Topan Akan Bertiup Lebih Dahsyat
Belum bisa dijelaskan apakah global warming bertanggung jawab atas terjadinya badai Katrina. Tapi ada indikasi-indikasi bahwa global warming akan menciptakan badai-badai berkategori 5 - badai Katrina sendiri berkategori 4 saat menghantam Lousiana. Kekuatan badai dimulai dari adanya air hangat dan model-model ramalan menunjukkan badai di masa depan akan menjadi lebih dahsyat seiring dengan naiknya temperatur lautan. Global warming juga membuat badai-badai itu lebih destruktif dengan naiknya permukaan laut yang memicu banjir yang lebih besar di wilayah pesisir.
4-katrina.jpg


5. London Tenggelam Tahun 2100
Tidak hanya karang dan pulau-pulau landai yang terancam global warming. Faktanya sebuah ancaman besar juga menghantui wilayah kota besar di wilayah pantai yang beresiko tenggelam di bawah air akibat naiknya permukaan laut. Lusinan kota-kota dunia termasuk London dan New York bisa saja lenyap tenggelam menjelang akhir abad ini, menurut penelitian yang menyebutkan global warming akan mengakibatkan naiknya permukaan air laut lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya. London termasuk kota besar yang beresiko tinggi seperti digambarkan dalam sebuah film tahun 2007 berjudul "Flood". Menurut para ahli kota ini akan tenggelam tidak sampai 100 tahun lagi.
5-london-underwater2.jpg


6. Hewan-hewan yang Menyusut
Studi baru menyebutkan bahwa bahwa spesies-spesies hewan mengalami penyusutan rata-rata hingga 50 persen dari massa tubuhnya dalm 30 tahun terakhir. Penelitian awal terhadap domba menduga bahwa musim dingin yang lebih pendek dan ringan membuat domba-domba itu tidak menambah berat badannya untuk bertahan hidup pada tahun pertama hidupnya. Faktor seperti ini dapat juga mempengaruhi populasi ikan. Para peneliti menyebutkan perubahan iklim ini bisa mengganggu rantai-rantai makanan, dimana predator di puncak rantai makanan yang paling terpengaruhi karena menyusutnya mangsa.
Bila sampai mengakibatkan kepunahan maka rantai makanan akan terputus sehingga keseimbangan alam akan terganggu.
6-ship-shrink.jpg


7. Kepulauan Indonesia Kehilangan Ribuan Pulaunya
Akibat global warming, sedikitnya 2000 pulau kecil di kepulauan Indonesia mungkin akan hilang sebelum yahun 2030 danhal ini diperparah sebagai konsekuensi penambangan liar dan aktivitas lain yang merusak lingkungan. Indonesia hingga saat ini telah kehilangan sedikitnya 24 dari 17.500 pulau-pulau di wilayahnya.
7-indonesia-islands.jpg


8. Global Warming Bisa Memicu Terorisme
Global warming bisa menciptakan kondisi ketidakstabilan di negara-negara miskin, sehingga memicu terjadinya migrasi dan menjadi tempat subur berkembangnya terorisme. Kondisi negara yang tidak stabil akibat iklim yang keras dan tidak menentu menyebabkan banyak orang meninggalkan negaranya dan karena tekanan beberapa di antaranya bisa melakukan tindak terorisme. Belum lagi masalah akibat penolakan dari negara yang didatangi para imigran ini.
8-terrorism-migration.jpg


9. Mencairnya Pegunungan Alpen
Tahun-tahun belakangan ini terlihat pengurangan intensitas salju di wilayah-wilayah rendah, menyusutnya volume glacier (sungai es), dan juga meningkatnya cairnya wilayah es beku. Hal ini berdampak langsung pada aktivitas turisme di musim dingin. Diprediksi glacier-glacier itu akan hilang antara tahun 2030 dan 2050. Itali dan Swiss telah memutuskan untuk menggambar ulang batas-batas wilayah mereka akibat berkurangnya glacier-glacier di Alpine dan menyapu tanda batas-batas wilayah dua negara itu.
9-alos.jpg


10. Tenggelamnya Kepulauan Maldiva
Wilayah kepulauan rendah dan flat yang dikelilingi lautan diprediksi akan ditenggelamkan oleh lautan yang mengelilinginya itu. Hal ini merupakan berita buruk bagi para penghuninya dan juga bagi dunia pariwisata yang mengandalkan pantai-pantai berpasir putih dengan air hangatnya. Para peneliti memberi waktu tidak lebih dari seratus tahun sebelum kepulauan ini bebar-benar lenyap ditelan samudera.
10-maldives.jpg



Gw usahakan Update terus


 
yg menanam pohon udah dicoba tpi lbh rajin pembabatannya.......................
greenpeace aj diusir gara2 mau lindungi hutan untung ad yg nolong jadi ga diusir.......................(tdi baca di kora)
 
Comment for advice no..
1. Hmm....ud ada Car Free Day, walau cuman di Jakarta sih..
2. Energi alternatif udah banyak, ada Solar Cell, Water wave, Wind, bahkan Motor berbahan bakar air. Klo di Luar Negeri, ada kendaraan non Polusi atau biasa disebut Hibrida. Hanya saja, harganya masih lebih mahal ketimbang kendaraan konvensional. Klo di Indonesia, Pemerintah kini tengah menyiapkan Proyek Listrik Tenaga Surya untuk Daerah2 di Indonesia yang sampai saat ini belum kena listrik PLN. So nantinya, daerah2 tersebut bakal dikasih listrik dari Solar Cell. Kenapa ane bisa tau?soalnya, perusahaan ane dapet tender buat proyek ini! /gg
3. Masih susah banget klo gak pake Styrofoam ama Plastik. Lagian, klo pemakaian kedua benda itu dihentikan, nah perusahaan ane gimana donk?:D. Ide lebih baik adalah mendaur ulang benda2 yg tak bisa terurang tersebut.
4. Menanam Pohon?Klo di Jakarta?gak kebayang deh!...:D. Pohon yang ditanem, eh Apartemen-nya Agung Sedayu Grup yang tumbuh! :D
5. Oke deh, di Indonesia emang jarang orang makan pake sumpit kan!. Kebanyakan si, pake tangan (yang belon dicuci lagi:D). Lalu, sedikit pertanyaan aja Kk, ada solusinya supaya kita bisa hemat ....
... .... tusuk sate? :D
6. Hmm klo bisa, gak pake kertas sama sekali. Manfaatkan media penyimpanan dan display digital seperti Hard Disk dan PC / Leptop. So, gak perlu pake kertas lagi (kecuali untuk bikin surat2 yg bener2 berharga!)
 
Comment for advice no..
1. Hmm....ud ada Car Free Day, walau cuman di Jakarta sih..
2. Energi alternatif udah banyak, ada Solar Cell, Water wave, Wind, bahkan Motor berbahan bakar air. Klo di Luar Negeri, ada kendaraan non Polusi atau biasa disebut Hibrida. Hanya saja, harganya masih lebih mahal ketimbang kendaraan konvensional. Klo di Indonesia, Pemerintah kini tengah menyiapkan Proyek Listrik Tenaga Surya untuk Daerah2 di Indonesia yang sampai saat ini belum kena listrik PLN. So nantinya, daerah2 tersebut bakal dikasih listrik dari Solar Cell. Kenapa ane bisa tau?soalnya, perusahaan ane dapet tender buat proyek ini! /gg
3. Masih susah banget klo gak pake Styrofoam ama Plastik. Lagian, klo pemakaian kedua benda itu dihentikan, nah perusahaan ane gimana donk?:D. Ide lebih baik adalah mendaur ulang benda2 yg tak bisa terurang tersebut.
4. Menanam Pohon?Klo di Jakarta?gak kebayang deh!...:D. Pohon yang ditanem, eh Apartemen-nya Agung Sedayu Grup yang tumbuh! :D
5. Oke deh, di Indonesia emang jarang orang makan pake sumpit kan!. Kebanyakan si, pake tangan (yang belon dicuci lagi:D). Lalu, sedikit pertanyaan aja Kk, ada solusinya supaya kita bisa hemat ....
... .... tusuk sate? :D
6. Hmm klo bisa, gak pake kertas sama sekali. Manfaatkan media penyimpanan dan display digital seperti Hard Disk dan PC / Leptop. So, gak perlu pake kertas lagi (kecuali untuk bikin surat2 yg bener2 berharga!)

Urusannya sih emang ribet, kalo udah menyangkut sama bisnis, emang yg namanya bisnis itu ada positif dan negatifnya...
positifnya di rasakan langsung oleh konsumen dan produsen, sementara dampak negatifnya kebanyakan ke lingkungan yang mungkin tidak akan terasa dalam waktu 1-2 tahun saja, makanya tidak terlalu diperhatikan...

Energi alternatif masih kurang di pakai, hanya baru di negara2 maju, tapi sebaiknya ada pemikiran ke arah situ sejak sekarang

Masalah yg styrofoam sama plastik, bisa di daur ulang? kalo bisa biayanya banyak kali ya
Kalo ga salah ada sebuah supermarket yg menjual kantong plastiknya bukan memberikan secara cuma2, itu usaha agar para pembeli membawa tas masing2 dari rumah, kalau penggunaan styrofoam mungkin bawa rantang kali ya. emang sih styrofoam dan kantong plastik di buat untuk memudahkan hidup manusia, tapi dalam jangka panjang akan merusak lingkungan...
nasib perusahaan gimana?? wah ini dia yg susah/wah

makanya Jakarta semakin banjir, kalo nanti kelelep ASG mau tanggung jawab gimana, lagipula yg kasih ijin kan pemerintah herannya masih di kasih ijin terus

emang sih sumpit di rumah makan atau restoran doang, kalau di hitung2 tetep banyak lah, sarannya sih yg punya rumah makan punya kesadaran trus ganti sumpit yg dari keramik

Gw juga liat sendiri, kita terlalu boros dalam pemakai kertas, di sekolah, di pemerintahan, di perusahaan...
setelah di pakai sekali kebanyakan langsung di buang, sebenarnya kalau bukan untuk hal yg benar2 memerlukan kertas gw rasa pemakaian kertas bisa di hemat lebih dari 50%, salah satu yg jadi pemikiran gw program UAN yg dibayangkan aja berapa banyak memakai kertas
 
Urusannya sih emang ribet, kalo udah menyangkut sama bisnis, emang yg namanya bisnis itu ada positif dan negatifnya...
positifnya di rasakan langsung oleh konsumen dan produsen, sementara dampak negatifnya kebanyakan ke lingkungan yang mungkin tidak akan terasa dalam waktu 1-2 tahun saja, makanya tidak terlalu diperhatikan...

Energi alternatif masih kurang di pakai, hanya baru di negara2 maju, tapi sebaiknya ada pemikiran ke arah situ sejak sekarang

Masalah yg styrofoam sama plastik, bisa di daur ulang? kalo bisa biayanya banyak kali ya
Kalo ga salah ada sebuah supermarket yg menjual kantong plastiknya bukan memberikan secara cuma2, itu usaha agar para pembeli membawa tas masing2 dari rumah, kalau penggunaan styrofoam mungkin bawa rantang kali ya. emang sih styrofoam dan kantong plastik di buat untuk memudahkan hidup manusia, tapi dalam jangka panjang akan merusak lingkungan...
nasib perusahaan gimana?? wah ini dia yg susah/wah

makanya Jakarta semakin banjir, kalo nanti kelelep ASG mau tanggung jawab gimana, lagipula yg kasih ijin kan pemerintah herannya masih di kasih ijin terus

emang sih sumpit di rumah makan atau restoran doang, kalau di hitung2 tetep banyak lah, sarannya sih yg punya rumah makan punya kesadaran trus ganti sumpit yg dari keramik

Gw juga liat sendiri, kita terlalu boros dalam pemakai kertas, di sekolah, di pemerintahan, di perusahaan...
setelah di pakai sekali kebanyakan langsung di buang, sebenarnya kalau bukan untuk hal yg benar2 memerlukan kertas gw rasa pemakaian kertas bisa di hemat lebih dari 50%, salah satu yg jadi pemikiran gw program UAN yg dibayangkan aja berapa banyak memakai kertas

Kk! pertanyaan ku tentang "solusi penghematan tusuk sate", belon dijawab :D

Ok K, ad supermarket Franchise yg ud terkenal di Indonesia, yg ngejual Plastik tapi untuk selamanya. Jadi, klo kita ud beli plastik belanja disitu, en plastiknya rusak, kita boleh tuker en gak perlu bayar. Plastik rusak kita entar bakal di daur ulang, trus dituker-tuker lagi.

Klo buat UAN?Hmm, rasanya klo di Indonesia emang gak bisa klo gak pake kertas. Bahkan, di Amrik sendiri yg 1 dari 4 rumah disana ud punya PC/Leptop, klo ujian masih pake kertas tuh. Baiknya, pake kertas lebih hemat, di bolak-balik! en, di daur ulang aja lagi!. ;;)
 
Kk! pertanyaan ku tentang "solusi penghematan tusuk sate", belon dijawab :D

Ok K, ad supermarket Franchise yg ud terkenal di Indonesia, yg ngejual Plastik tapi untuk selamanya. Jadi, klo kita ud beli plastik belanja disitu, en plastiknya rusak, kita boleh tuker en gak perlu bayar. Plastik rusak kita entar bakal di daur ulang, trus dituker-tuker lagi.

Klo buat UAN?Hmm, rasanya klo di Indonesia emang gak bisa klo gak pake kertas. Bahkan, di Amrik sendiri yg 1 dari 4 rumah disana ud punya PC/Leptop, klo ujian masih pake kertas tuh. Baiknya, pake kertas lebih hemat, di bolak-balik! en, di daur ulang aja lagi!. ;;)

Yg paling penting mah kesadaran diri, kalo udah pada sadar pasti kita ada usaha untuk mengurangi hal-hal yg menyebabkan global warming...
jadi solusi tiap2 orang bisa beda2, kalo gw sendiri sih ngurangin tusuksate caranya tiap2 tusuk dagingnya jangan dikit2, jadi kalo misalnya dulu 20 tusuk, jadiin 10 tusuk aja...

Yg masalah UAN/ujian itu emang susah, mau nyari solusi tapi ga ada yg bener2 pas...
 
klo gitu jgn bungkus makanan pulang aja.................:D
 
hal2 ini yg mendukung org mulai percaya dgn film 2012.............
 
50 Tips untuk mencegah Global Warming

.: Dalam Hal Makanan dan Minuman :.


1. Kurangi konsumsi daging—bervegetarian adalah yang terbaik!

Berdasarkan penelitian, untuk menghasilkan 1 kg daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan jika kita bervegetarian.

Peternakan juga penyumbang 18% “jejak karbon” dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor, pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca

tambahan yang dihasilkan oleh aktifitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 23 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan spiritual dari bervegetarian. Anda akan menjadi lebih sehat dan pengasih.

2. Makan dan masaklah dari bahan yang masih segar.

Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi yang berulang-ulang. Makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita

3. Beli produk lokal,

hasil pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi, terutama jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya. Makanan organik lebih ramah lingkungan, tetapi periksa juga asalnya. Jika diimpor dari daerah lain, kemungkinan emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar daripada manfaatnya.

4. Daur ulang aluminium, plastik, dan kertas.
Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya berulang-ulang. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan energi untuk menyalakan TV selama 3 jam.

5. Beli dalam kemasan besar.
Akan jauh lebih murah, juga menghemat sumber daya untuk kemasan. Jika terlalu banyak, ajaklah teman atau saudara Anda untuk berbagi saat membelinya.

6. Matikan oven Anda beberapa menit sebelum waktunya. Jika tetap dibiarkan tertutup, maka panas tersebut tidak akan hilang.

7. Hindari fast food!.


Fast food merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Selain itu konsumsi fast food juga buruk untuk kesehatan Anda.

8. Bawa tas yang bisa dipakai ulang.

Bawalah sendiri tas belanja Anda, dengan demikian Anda mengurangi jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan. Belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya untuk menggunakan sistem seperti ini. Jadi sambutlah itikad baik mereka untuk menyelamatkan lingkungan.

9. Gunakan gelas yang bisa dicuci.

Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama kita. Dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang bisa kita cuci dan dipakai ulang.

10. Berbelanjalah di lingkungan sekitar Anda.

Karena akan sangat menghemat biaya tansportasi dan BBM Anda. Dan secara tidak langsung mengurangi jumlah polusi udara.

11. Tanam pohon setiap ada kesempatan.

Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Bisa dengan menyumbang bibit, danang, dll. Tergantung kesempatan dan kemampuan Anda masing-masing.

.: Di rumah :.

12. Turunkan suhu AC Anda.

Hindari penggunaan suhu maksimal. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita merasa cukup nyaman saja. Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda.

Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda.

13. Gunakan timer untuk menghindari lupa mematikan AC.


Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda. Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya.

14. Gunakan pemanas air tenaga surya.

Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan tenaga surya).

15. Matikan lampu tidak terpakai dan jangan tinggalkan air menetes.

Selain menghemat energy dan air bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda.

16. Gunakan lampu hemat energi.

Meskipun lebih mahal, rata – rata mereka lebih kuat 8 kali serta lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa.

17. Maksimalkan pencahayaan dari alam.


Gunakan warna terang di tembok, gunakan genteng kaca diplafon, maksimalkan pencahayaan melalui jendela.

18. Hindari posisi stand by pada elektronik Anda!

Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan (Bukan dalam posisi stanby) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang luar biasa dari penghematan energy listrik. Gunakan colokan lampu yang ada tombol on-off-nya. Atau cabut kabel dari sumber listriknya.

19. Jika pengisian ulang baterai Anda sudah penuh, Segera Cabut!.


Telepon genggam, pencukur elektrik, sikat gigi elektrik, kamera, dll. Jika sudah penuh segera dicabut.

20. Kurangi waktu dalam membuka lemari es Anda.

Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Akan diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.

21. Jangan membeli bunga potong.

Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias, maka bisa dipastikan bunga itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon” yang besar.

22. Potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil.

Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya.

23. Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak.

Jika Anda memiliki keluarga kecil, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas

mesin cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi

pencemaran akibat deterjen Anda.

24. Gunakan deterjen dan pembersih ramah lingkungan.


Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita.

25. Gunakan ulang perabotan rumah Anda.


Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda, Anda bisa melakukan obral di garasi rumah, berikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengerajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda.

26. Donasikan mainan yang sudah tidak pantas untuk umur anak Anda.

27. Jika menggunakan deodorant atau produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol.


Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.

.: Dalam Pekerjaan :.

28. Makan siang dikantor.

Jika kita sering makan di luar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik jika Anda membeli kotak

makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau stereofoam (Berasal dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan).

29. Gunakan kertas lebih sedikit.

Gunakan email internal Anda dan software perkantoran untuk membuat laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.

30. Matikan peralatan kantor Anda.

Matikan dari sumbernya. Jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo. Jika perlu cabut dari sumber listriknya.

31. Gunakan e-banking.

Alihkan tagihan kartu kredit Anda melalui penagihan lewat email, beberapa bunk di Indonesia sudah dapat melakukannya. bunk-bunk di Indonesia saat ini umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian voucher, dll melalui internet banking, bahkan mobile banking.

Memaksimalkan penggunaan ebanking akan menghemat banyak waktu dan biaya Anda. Anda telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bunk atau ke ATM. Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila Anda belum biasa untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih. Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi online dengan aman.

32. Bagi industri, mulailah untuk menggunakan sumber energy yang dapat diperbaharui (tenaga angin, air, surya, dll).

Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat energi, serta buatlah kebijakan/peraturan penghematan energi dan sumber daya di perusahaan Anda. Pilihlah teknologi yang ramah lingkungan, dan lakukanlah manajemen yang baik untuk menangani limbah industri Anda. Edukasi karyawan Anda untuk terbiasa bertanggung jawab dalam penggunaan energi dan sumber daya perusahaan.

Tingkatkanlah kesadaran mereka mengenai kecintaan terhadap lingkungan, tidak dengan hanya membuat peraturan dan hukuman. Berkontribusilah bagi perlindungan dan keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan Anda. Lakukanlah program penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dll. Pada akhirnya hal tersebut juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan Anda karena citra perusahaan Anda akan terangkat sebagai perusahaan yang beradab dan berbudaya.

.: Dalam Perjalanan :.

33. Berliburlah di dalam negeri dan gunakanlah transportasi darat!

Karena berlibur akan sangat meningkatkan jejak karbon Anda. Terutama jika dilakukan dengan

menggunakan pesawat. Hal ini dapat mengurangi banyak sekali emisi karbon. Pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih signifikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya.

34. Kurangi perjalanan bisnis Anda.

Teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah lagi dengan makin murahnya biaya internet, Anda akan menghemat banyak pengeluaran perjalanan Anda, dan tentunya mengurangi jejak karbon Anda secara signifikan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang membutuhkan tanda tangan Anda atau yang benarbenar membutuhkan kehadiran Anda.

35. Gunakan handuk hotel Anda lebih dari satu hari.

Anda akan menghemat salah satu sumber daya terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci dan pengering yang digunakan.

.: Mengemudi :.


36. Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah anak Anda,

Hal ini akan sangat mengurangi beban BBM Anda, sopir, dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin Anda bisa memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis Anda.

37. Kecil itu indah dan hemat.


Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil, gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik, hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing. Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda mampu membelinya.

38. Ganti bahan bakar Anda!

Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa Anda bisa menggunakan bahan bakar hidrogen.

39. Cek tekanan angin ban dan jadwal service Anda.

Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi mobil Anda pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar Anda.

40. Sewa mobil saat diperlukan.

Jika mobil bukan sarana utama Anda maka menyewa adalah pilihan yang baik. Termasuk jika Anda hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan ataupun bahan bakar harian Anda akan sangat terasa.

41. Matikan mesin saat menunggu di sekolah anak Anda atau saat terjadi kemacetan total.

Ini sangat sering terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca film yang baik atau penghalang sinar matahari yang banyak dijual di took-toko aksesoris mobil. Atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang.

42. Berbagilah! Carilah rekan kerja,


Atau teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja Anda. Anda bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.

43. Belajarlah cara mengemudi yang baik!

Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%. Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000 rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan BBM dalam range tersebut.

Elektronik

44. Go rechargeable !

Gunakan peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) and nickel metal hydride (NiMH) sangat hemat biaya dan juga efektif.

45. Utamakan hemat energi saat membeli peralatan elektronik.

Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik terendah, dll. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk elektronik hemat energi

karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu. Lihat saja dari seberapa sering Anda melihat iklan-iklan AC hemat energi di media cetak maupun elektronik.

46. Gunakan lebih lama, jangan mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama!

Jika dilakukan, donasikan barang Anda yang lama.

.: Alat kebersihan :.

47. Cleaner, greener, meaner

Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan sudah mulai hadir di supermarket. Belilah bila Anda mampu. Sebenarnya cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hamper barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cukaair tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna.. Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet.

48. Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik.

Ini sangat penting agar energi dan racun sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya.

49. Untuk kesegaran ruangan, tempatkan tumbuhan yang bisa hidup di dalam ruangan,


akan sangat membantu kesegaran lingkungan Anda.

50. Untuk penanganan barang beracun, segera hubungi dinas kebersihan atau lingkungan di lingkungan Anda.


Nah, Itu adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah global warming. Lakukanlah walau tdak semuanya, tetapi berpengaruh dengan lingkungan kita sekarang. Kalau perlu di catat ya..
 
Wah, ud Update lagi nie. Yah, hal kecil yang kita lakukan, bisa berdampak besar. NIce Info Kk! /no1
 
yap pencegahan global warming tergantung bagaimana manusia nya sendiri untuk sadar

nice post /no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.