• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Tafsir Mimpi

tribudhis

IndoForum Newbie E
No. Urut
160728
Sejak
26 Des 2011
Pesan
39
Nilai reaksi
0
Poin
6
Misteri dan rahasia alam sana – yang seharusnya memang ada – telah sejak lama dibincangkan. Imajinasi dan kemampuan manusia berolah pikir dan rasa ikut menentukan hasil perbincangan. Ada banyak catatan telah ditulis berkaitan dengan hasil perbincangan itu. Salah satu catatan yang cukup menarik untuk diikuti tentu saja catatan yang dibuat oleh para sastrawan atau para penulis. Seperti diketahui karya sastra paling tidak terdiri dari lima kelompok penting yaitu puisi, prosa, drama, esai, dan biografi. Kelompok ini tentu saja masih dapat terbagi ke dalam sub kelompok tetapi intinya ke dalam kelompok inilah misteri dan rahasia alam sana tergolong paling banyak dibicarakan.

Alam sana juga menarik dibicarakan jika kacamata yang dipakai kacamata agama atau filsafat. Tetapi sesuai dengan sifatnya maka kajian alam sana dari sudut pandang agama – yang dikenal mempunyai sifat absolut – menjadi agak sedikit kaku. Imajinasi tidak dapat menari dengan leluasa kecuali tentu saja di dalam arena yang sudah ditentukan. Sedangkan filsafat – yang dikenal mempunyai sifat spekulatif – memberi ruang gerak yang lebih luas dan fleksibel karena batasan arena dapat ditembus dan diterobos begitu saja tanpa perlu merasa ada sesuatu yang dilanggar.

Alam sana jika dikaji dari sudut pandang ilmu pengetahuan – yang dikenal mempunyai sifat obyektif – menjadi agak sulit karena obyek yang dimaksud tidak kasat mata, tidak dapat ditangkap oleh panca indra sehingga amat sulit jika pengalaman atau pengetahuan seseorang tentang alam sana harus diulang. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa situasi dan kondisi alam sana sama sekali tidak mendapat tempat dalam ilmu pengetahuan karena ‘perbedaan paradigma’ yang bukan saja sangat berbeda tetapi bertolak-belakang. Tentu saja ada sejumlah usaha – bahkan cukup banyak – yang konon kabarnya ingin membuktikan berdasarkan kaidah-kaidah ilmu pengetahuan bahwa alam sana itu memang ada dan seperti ini lho kondisinya. Tetapi sejauh ini usaha tersebut tentu saja tidak banyak mendapat sambutan.

Sedangkan karya sastra – yang dikenal mempunyai sifat subyektif – mempunyai peluang yang paling sempurna untuk menjelajahi dan mengeksplorasi dunia alam sana. Berbingkai imajinasi – dalam artian dapat membayangkan apa saja – karya sastra benar-benar menjadi media yang paling pas dan cocok. Segala macam dimensi, mulai dari dimensi dunia nyata, dimensi tiga pojok, dimensi empat pojok, sampai dengan dimensi dunia tidak nyata yang pojoknya mungkin tidak terhingga tetapi diyakini ada, dapat diolah dengan mudah oleh karya sastra. Sepanjang penulisnya mampu dia bisa menjelajah ke mana saja. Hampir-hampir tidak ada batasan yang dapat menghalangi karya sastra kecuali batasan imajinasi penulisnya.

Catatan sastra yang diberi catatan ini ingin menunjukkan hal itu. Betapa imajinasi dapat mengembara dan melangkah ke mana saja. Mereka yang berkenan membaca juga ikut serta diajak dalam pengembaraan ini ditambah satu fasilitas yang juga sangat istimewa. Para pembaca disilahkan untuk ikut berimajinasi membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya, apa yang akan terjadi berikutnya. Bahkan kalau berkenan para pembaca diberi kesempatan untuk melanjutkan kisah ini berdasarkan versi mereka tanpa perlu mengkhawatirkan batasan, kaidah, dan lain sebagainya. Inilah undangan yang diberikan oleh karya sastra dan tidak oleh karya jenis lainnya termasuk karya ilmu pengetahuan, karya kefilsafatan, apalagi karya dalam bidang keagamaan. Selamat menikmati.


http://indonesiangetik.net/Thread-Jangan-Bunuh-Kura-Kura
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.