roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Selasa, 16 September 2008 | 17:45 WIB
JAKARTA, SELASA - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengklaim angka kemiskinan tahun 2008 sudah menurun terbantahkan oleh tragedi Pasuruan yang menewaskan 21 korban jiwa. Tragedi pembagian zakat yang sudah tujuh kali dilakukan oleh H Syaikon di Pasuruan, untuk tahun ini peminatnya adalah yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kondisi ini menunjukkan realitas kemiskinan secara faktual semakin meningkat ditengah-tengah masyarakat kita. Hal ini sungguh berbeda dengan klaim yang disampaikan oleh saudara Presiden pada saat penyampaian nota keuangan 15 Agustus yang menyatakan angka kemiskinan tahun ini terendah," ujar Hasto Kristanto salah seorang anggota FPDI Perjuangan dalam interupsi pada sidang Paripurna DPR, Selasa (16/9).
Terhitung korban rakyat miskin yang terinjak-injak saat melakukan antrean pembagian zakat sudah berjumlah 24 orang. Sebanyak 21 orang tewas di Pasuruan dan 3 orang korban lagi saat antre pembagian zakat di Pasar Minggu tahun lalu.
"Melihat fakta-fakta faktual kemiskinan sekarang ini yang semakin kuat, inflasi makanan yang begitu besar 11,3 persen membuat rakyat makin menderita, inflasi pendidikan capai 8,8 persen maka kami percaya klaim saudara Presiden dalam pidato kenegaraan dipatahkan dengan relitas yang terjadi. Antrean kemiskinan rakyat," tandasnya.
Hato menyarankan kemiskinan rakyat yang dianggap telah dikapitalisasi demi kepentingan politik tebar pesona, kepentingan politik klaim keberhasilan secara sepihak, haruslah kepada pemerintah untuk kembali mendata orang miskin secara benar.
"Perlu adanya data orang miskin yang lebih valid, diaudit kembali secara faktual. Paling tidak melalui fungsi anggaran dapat dirancang suatu anggaran yang berpihak kepada rakyat. Kemudian meminta kepada saudara Presiden melakukan koreksi atas klaim keberhasilan kemiskinan yang dikatakan rendah selama 10 tahun terakhir ini," kata Hasto. (Persda Network/yat)

