Tragedi Adam Air ; SAR Kerahkan Supranatural
(09 Jan 2007)
MAKASSAR -- Meski telah mengerahkan kekuatan penuh, baik udara, laut dan udara, namun hingga hari kedelapan pencarian, tim search and rescue (SAR) belum menemukan tanda-tanda titik jatuhnya pesawat Boeing 737-400 milik maskapai penerbangan Adam Air. Sebagai alternatif lain, SAR mulai kemarin juga mengerahkan kekuatan supranatural untuk ikut mencari pesawat yang membawa 102 penumpang dan kru itu.
Tim supranatural beranggotakan empat orang, yaitu Andi Muis (ketua), Sulaiman Dg Tata (wakil ketua), Aswar, dan Rahman (anggota). Mereka berasal dari Lembaga Adat Sulsel sekaligus kelompok zikir Wannurtika Rahmatullah Al Basir An Nur Al Islam.
Sore kemarin, Andi Muis dkk ini juga diberangkatkan ke lokasi yang menjadi sasaran pencarian pesawat. Hanya saja, berbeda dengan petunjuk ELBA yang ditangkap satelit Singapura, rombongan tim supranatural ini justru menunjuk Kawasan Wentira, Sulawesi Tengah sebagai titik jatuhnya Adam Air.
Kawasan Wentira ini oleh kalangan paranormal di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling angker di seluruh pelosok nusantara. Paranormal asal Kota Parepare, Hj Bungawali kepada Fajar pekan lalu, juga meyakini Adam Air jatuh di "wilayah jin" ini.
Rombongan tim supranatural berangkat dari Lanud Hasanuddin dengan pesawat Cassa 616 milik TNI AL sekitar pukul 15.30 Wita. Ikut dalam rombongan itu Danlanud Hasanuddin Marsma Eddy Suyanto, Dandim 1408 Letkol Inf Marga Taufik, dan Danyon Marinir Mayor Jayus.
Menurut Ketua Tim Supranatural, Andi Muis, ditunjuknya Kawasan Wentira, Kecamatan Tavaili, Palu, Sulawesi Tengah bersumber dari wangsit yang diperolehnya saat melakukan zikir sehari sebelum berangkat ke lokasi.
Menurut sumber Fajar, rombongan tim supranatural ini dijadwalkan menginap semalam di Palu, untuk selanjutnya melakukan pencarian di wilayah Wentira. Hanya saja, Kepala Penerangan Lanud Hasanuddin, Mulyadi yang dikonfirmasi malam tadi, mengaku tidak mengetahui rencana tersebut. "Yang pasti, hingga pukul 21.30 Wita malam tadi, Danlanud dan rombongan belum tiba di Makassar," kata Mulyadi.
Bagaimana prosesnya sehingga Tim SAR akhirnya "tergoda" dengan kekuatan supranatural? Ini bermula dari saran Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla saat berkunjung ke posko tim SAR, Sabtu lalu. JK meminta agar unsur supranatural tidak diabaikan dalam proses pencarian.
Alasannya, segala kemampuan telah dikerahkan. Ada yang mencari melalui darat, udara, dan laut. Khusus melalui udara, selain menggunakan pesawat intai dalam negeri, pesawat Fokker 50 milik Singapura juga dilibatkan. Tapi, hasilnya tetap nihil.
Nah, hal itu membuat kelompok zikir Wannurtika Rahmatullah Al Basir An Nur Al Islam tergerak untuk membantu. Informasi yang diperoleh Fajar menyebutkan, mereka sempat menelepon ke posko Adam Air Jumat lalu untuk menawarkan jasa, namun tidak ditanggapi.
Sebelumnya, pada Kamis malam, mereka menggelar zikir bersama di markasnya di Jl Batua Raya, Makassar untuk meminta petunjuk lokasi Adam Air. Dari situ, mereka mengaku mendapat bisikan bahwa lokasi jatuhnya Adam Air berada di kawasan kebun kopi Wentira--wilayah antara Palu dan Poso.
Wakil ketua kelompok zikir, Syamsuddin, menyebut bisikan itu berasal dari nenek moyang mereka. Petunjuk itu berulang saat zikir bersama Minggu malam. Lokasinya sama, tepatnya di wilayah pegunungan yang berhutan lebat di Wentira.
Atas petunjuk itu, kemarin Muis dkk nekat mendatangi posko Adam Air di ruang VIP Bandara Hasanuddin. Muis mengenakan songkok to Bone dan anggotanya menggunakan peci karet mirip peci jemaah haji. Ia menyampaikan langsung wangsitnya plus peta lokasi. Mereka juga meminta agar diikutkan untuk memastikan lokasi tersebut.
* Zikir Bersama
Senin pagi, sekitar 200 warga Lanud Hasanuddin dan keluarga penumpang Adam Air menggelar zikir dan doa bersama di hanggar Skadron Teknik 044 selama 1,5 jam. Acara itu dimulai pukul 10.00 Wita.
Zikir yang dihadiri Danlanud Eddy Suyanto dan Ketua Basarnas Bambang Karnoyudho itu dipimpin ustaz Alimuddin. Kepada wartawan, Eddy mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk menemukan Adam Air. "Kami sudah mengerahkan seluruh kekuatan dan juga teknologi, tapi hasilnya tetap nihil. Sembari berusaha, kami juga menyerahkan diri kepada Tuhan agar diberi kemudahan dalam tugas ini," katanya.
Tak sedikit peserta zikir yang meneteskan air mata, baik dari anggota Lanud Hasanuddin maupun istri-istri mereka. Kegiatan ini sendiri terbilang mendadak. Danlanud memutuskan menggelar zikir pada apel Senin pagi.
NO COMMENT LAH~ Gw.......Wapres sendiri neh yang usulin
(09 Jan 2007)
MAKASSAR -- Meski telah mengerahkan kekuatan penuh, baik udara, laut dan udara, namun hingga hari kedelapan pencarian, tim search and rescue (SAR) belum menemukan tanda-tanda titik jatuhnya pesawat Boeing 737-400 milik maskapai penerbangan Adam Air. Sebagai alternatif lain, SAR mulai kemarin juga mengerahkan kekuatan supranatural untuk ikut mencari pesawat yang membawa 102 penumpang dan kru itu.
Tim supranatural beranggotakan empat orang, yaitu Andi Muis (ketua), Sulaiman Dg Tata (wakil ketua), Aswar, dan Rahman (anggota). Mereka berasal dari Lembaga Adat Sulsel sekaligus kelompok zikir Wannurtika Rahmatullah Al Basir An Nur Al Islam.
Sore kemarin, Andi Muis dkk ini juga diberangkatkan ke lokasi yang menjadi sasaran pencarian pesawat. Hanya saja, berbeda dengan petunjuk ELBA yang ditangkap satelit Singapura, rombongan tim supranatural ini justru menunjuk Kawasan Wentira, Sulawesi Tengah sebagai titik jatuhnya Adam Air.
Kawasan Wentira ini oleh kalangan paranormal di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling angker di seluruh pelosok nusantara. Paranormal asal Kota Parepare, Hj Bungawali kepada Fajar pekan lalu, juga meyakini Adam Air jatuh di "wilayah jin" ini.
Rombongan tim supranatural berangkat dari Lanud Hasanuddin dengan pesawat Cassa 616 milik TNI AL sekitar pukul 15.30 Wita. Ikut dalam rombongan itu Danlanud Hasanuddin Marsma Eddy Suyanto, Dandim 1408 Letkol Inf Marga Taufik, dan Danyon Marinir Mayor Jayus.
Menurut Ketua Tim Supranatural, Andi Muis, ditunjuknya Kawasan Wentira, Kecamatan Tavaili, Palu, Sulawesi Tengah bersumber dari wangsit yang diperolehnya saat melakukan zikir sehari sebelum berangkat ke lokasi.
Menurut sumber Fajar, rombongan tim supranatural ini dijadwalkan menginap semalam di Palu, untuk selanjutnya melakukan pencarian di wilayah Wentira. Hanya saja, Kepala Penerangan Lanud Hasanuddin, Mulyadi yang dikonfirmasi malam tadi, mengaku tidak mengetahui rencana tersebut. "Yang pasti, hingga pukul 21.30 Wita malam tadi, Danlanud dan rombongan belum tiba di Makassar," kata Mulyadi.
Bagaimana prosesnya sehingga Tim SAR akhirnya "tergoda" dengan kekuatan supranatural? Ini bermula dari saran Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla saat berkunjung ke posko tim SAR, Sabtu lalu. JK meminta agar unsur supranatural tidak diabaikan dalam proses pencarian.
Alasannya, segala kemampuan telah dikerahkan. Ada yang mencari melalui darat, udara, dan laut. Khusus melalui udara, selain menggunakan pesawat intai dalam negeri, pesawat Fokker 50 milik Singapura juga dilibatkan. Tapi, hasilnya tetap nihil.
Nah, hal itu membuat kelompok zikir Wannurtika Rahmatullah Al Basir An Nur Al Islam tergerak untuk membantu. Informasi yang diperoleh Fajar menyebutkan, mereka sempat menelepon ke posko Adam Air Jumat lalu untuk menawarkan jasa, namun tidak ditanggapi.
Sebelumnya, pada Kamis malam, mereka menggelar zikir bersama di markasnya di Jl Batua Raya, Makassar untuk meminta petunjuk lokasi Adam Air. Dari situ, mereka mengaku mendapat bisikan bahwa lokasi jatuhnya Adam Air berada di kawasan kebun kopi Wentira--wilayah antara Palu dan Poso.
Wakil ketua kelompok zikir, Syamsuddin, menyebut bisikan itu berasal dari nenek moyang mereka. Petunjuk itu berulang saat zikir bersama Minggu malam. Lokasinya sama, tepatnya di wilayah pegunungan yang berhutan lebat di Wentira.
Atas petunjuk itu, kemarin Muis dkk nekat mendatangi posko Adam Air di ruang VIP Bandara Hasanuddin. Muis mengenakan songkok to Bone dan anggotanya menggunakan peci karet mirip peci jemaah haji. Ia menyampaikan langsung wangsitnya plus peta lokasi. Mereka juga meminta agar diikutkan untuk memastikan lokasi tersebut.
* Zikir Bersama
Senin pagi, sekitar 200 warga Lanud Hasanuddin dan keluarga penumpang Adam Air menggelar zikir dan doa bersama di hanggar Skadron Teknik 044 selama 1,5 jam. Acara itu dimulai pukul 10.00 Wita.
Zikir yang dihadiri Danlanud Eddy Suyanto dan Ketua Basarnas Bambang Karnoyudho itu dipimpin ustaz Alimuddin. Kepada wartawan, Eddy mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk menemukan Adam Air. "Kami sudah mengerahkan seluruh kekuatan dan juga teknologi, tapi hasilnya tetap nihil. Sembari berusaha, kami juga menyerahkan diri kepada Tuhan agar diberi kemudahan dalam tugas ini," katanya.
Tak sedikit peserta zikir yang meneteskan air mata, baik dari anggota Lanud Hasanuddin maupun istri-istri mereka. Kegiatan ini sendiri terbilang mendadak. Danlanud memutuskan menggelar zikir pada apel Senin pagi.
NO COMMENT LAH~ Gw.......Wapres sendiri neh yang usulin
