• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jual Belajar Forex Bersama FBS

3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola candlestick Bearish Engulfing

Pola candlestick Bearish Engulfing adalah pola pembalikan bearish, biasanya yang terjadi di bagian atas uptrend. Pola ini terdiri dari dua Candlesticks:

Bullish Candle lebih kecil (Hari 1)
Bearish Candle Lebih besar (Hari 2)

Umumnya, real body bullish candle Hari 1 terkandung dalam real body bearish candle Hari 2. Adanya Gap ketas (tanda bullish) di hari 2, tetapi, pembeli memaksakan harga sangat jauh lebih tinggi sebelum penjual mengambil alih dan mendorong harga lebih bawah, tidak hanya mengisi jeda turun dari harga pembukaan tetapi juga mendorong harga di bawah harga pembukan sebelumnya dihari itu.

Penjual telah berhasil mengalahkan pembeli untuk hari dan mungkin untuk beberapa periode berikutnya.

f339e714eeaa5504a3d593c64b2a155f.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Dasar-dasar Candlestick

Grafik Candlestick adalah cara yang efektif untuk memvisualisasikan pergerakan harga. Ada dua basic candlestick:

Bullish Candle: Ketika harga close lebih tinggi dari harga pembukaan (biasanya hijau atau putih)
Bearish Candle: Ketika harga close lebih rendah dari harga pembukaan (biasanya merah atau hitam)

dasar dasar candlestick

Ada tiga bagian utama dari candlestick:
  • Upper Shadow :Garis vertikal antara harga tertinggi dan harga penutupan (bullish candle) atau harga pembukaan (bearish candle) pada hari itu.
  • Real Body :Perbedaan antara harga pembukaan dan harga penutupan; bagian berwarna dari kandil
  • Lower Shadow : Garis vertikal antara harga terendah dan harga pembukaan (bullish candle) atau harga penutupan (bearish candle)
5a02d011816b55f51c91d2e4aefda874.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Konsep Money Management Forex Paling Sederhana

Berbicara tentang money managment berarti kita berbicara tentang uang, tentang bagaimana mengelola keuangan kita. Tetapi dalam trading forex, money management berarti bagaimana kita mengelola danang kita sehingga menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin dan mencegah kerugian seminimal mungkin.

Mungkin banyak trader yang mengabaikan money management ini, sebenarnya mereka tahu jika hal ini penting tetapi keserakahan, ketidak disiplinan telah merasuki pikirannya, itulah sebabnya mereka berkali-kali terkena margin call (MC).

Konsep money management forex yang paling sederhana adalah dengan mengukur tingkat ketahanan akun kita, yaitu seberapa pips atau poin harga akan bergerak berlawanan dengan posisi kita sampai terkena margin call (MC), berikut sebagai contoh ilustrasi;

Anda memiliki equity sebesar $2000 dengan membuka order buy EUR/USD 1 lot standar (1 pips $10), maka ketahana akun anda adalah kurang lebih 200pips akan mengalami margin call jika harga berlawanan arah dengan order anda.

Dari contoh diatas kita bisa menerapkannya dalam money management akun kita dengan menentukan berapa besar tingkat ketahanan akun kita. Kami merekomendasikan agar menggunakan tingkat ketahanan diatas 500 pips.
  • Ketahanan 100 pips = Judi
  • Ketahanan 200 pips = Extrim
  • Ketahanan 300 Pips = Aman
  • ketahann >500 Pips = Super Aman
Perlu diperhatikan bahwa ketahanan tersebut bukan untuk setiap order anda, tetapi untuk akumulasi order anda, misalnya jika anda memiliki 3 posisi order maka jumlah lot dari ketiganya harus dijumlahkan.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Apa itu Risk-Reward Ratio dan Bagaimana Menghitungnya?

Risk-Reward Ratio adalah rasio perbandingan antara jumlah keuntungan yang kita harapkan dengan jumlah kerugian yang kita tetapkan jika prediksi kita berlawanan dengan arah Market. Risk-reward ratio ini sangat penting untuk seorang trader dan merupakan salah satu teknik money management yang banyak digunakan oleh para trader-trader profesional diseluruh dunia.

Seorang trader sukses dan berpengalamanpun akan tetap menggunakan risk-reward ratio dalam perencanaan perdagangan mereka. Dalam pasar forex, saham dan perdagangan online lainnya Risk dapat disamakan deng istilah Stop loss, sedangkan Reward adalah Take profit.

Bagaimana Menghitung Risk-Reward Ratio dalam perdagangan Forex?

Untuk mempelajari cara menghitung risk-reward ratio, mari kita cermati ilustrasi berikut:

Misalnya seorang trader melakukan order Buy EUR/USD pada harga 1.2900 sebanyak 1 lot, menurut prediksinya bahwa harga EUR/USD akan mencapai level 1.3000, maka ia menempatkan Take Profit (TP) pada harga 1.3000. Untuk menghindari kerugian yang banyak jika prediksinya berlawanan arah dengan arah market masa ia memasang Stop Loss (SL) pada harga 1.2850.

Dari ilustrasi diatas bahwa jika prediksi trader tersebut benar maka ia akan mendapatkan profit sebesat 100 pips, tetapi jika prediksinya berlawanan maka ia akan mengalami kerugian sebesar 50 pips. Artinya bahwa trader tersebut menerapkan risk-reward ratio 1:2, yaitu 1 risk dan 2 reward.

Apa Pentingya Risk-reward Ratio dalam Perdagangan Forex?

Teknik money management risk reward ratio sangat penting untuk kita tetapkan dalam rencana trading kita, karena teknik bisa mengontrol berapa besar keuntungan kita harapkan dan berapa besar kita mampu kehilangan atau kerugian dalam setiap perdagangan kita.

Dengan menerapakan misalnya risk reward ratio 1:2 ini berarti bahwa ketika anda memenangkan satu perdagangan, ini berarti anda akan mengalami breakeven setelah mengalami 2 kali kekalahan (loss) dalam perdagangan. Dan jika dalam seminggu anda melakukan enam kali perdagangan, semisalkan tiga mennyentuh TP dan 3 menyentuh SL, maka dengan menerapkan rasio 1:2 diatas, secara totalitas perdagangan anda masih profit.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Manajemen Resiko pada Perdagangan Forex

Manajemen Resiko merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam perdagangan valas atau forex. Mengapa hal itu penting? Pada kenyataannya, kita berada dalam bisnis menghasilkan uang, dan untuk dapat melakukannya kita perlu belajar bagaimana mengelola dengan baik dalam rangka untuk mencegah kerugian terus menerus. Ironisnya, ini adalah salah satu aspek yang paling diabaikan dalam perdagangan. Banyak pedagang hanya ingin langsung terjun ke perdagangan tanpa memperhitungkan ukuran total account mereka. Mereka hanya menentukan berapa banyak mereka bisa kalah dalam perdagangan tunggal dan masuk ke perdagangan.

Perdagangan di Forex, investor memiliki kesempatan untuk memperbanyak uangnya, tetapi ia juga berisiko kehilangan modal yang diinvestasikan. Deviasi dari rata-rata keuntungan yang diharapkan adalah apa yang menentukan risiko investor di pasar keuangan. Metode manajemen risiko diterapkan sebelum dan setelah posisi pembukaan. Tujuan utama dari manajemen resiko diterapkan untuk mengurangi kerugian.

Menggunakan Stop-Loss pelindung untuk mengontrol resiko

Dianjurkan untuk menempatkan stop-loss-pelindung untuk setiap posisi terbuka. Stop-loss adalah suatu level harga dimana posisi akan tertup untuk menghindari situasi yang tidak menguntungkan. Ketika membuka posisi dianjurkan untuk menggunakan stop-loss untuk menghindari kerugian lebih banyak.

Sementara dalam perdagangan aktif stop loss itu baik untuk melindungi danang Anda terhadap total kerugian potensial. Itulah tujuan utama dari manajemen uang dan manajemen risiko. Terlalu sering, pedagang pemula akan terlalu khawatir tentang menimbulkan kehilangan perdagangan. Sehingga pedagang memungkinkan mengalami kerugian yang meggunung, dengan harapan bahwa pasar akan berbalik dan kerugian akan berubah menjadi keuntungan.

Hampir semua strategi trading yang sukses termasuk prosedur disiplin untuk cut loss. Ketika seorang trader membuka posisi order, faktor emosial sering bermain, sehingga sulit untuk mengurangi kerugian pada tingkat yang tepat. Praktek terbaik adalah dengan menentukan dimana kerugian akan ditutup sebelum perdagangan dimulai. Ini akan menjamin pedagang dari jumlah maksimum ia dapat berharap untuk kehilangan pada perdagangan.

Tentukan berapa persen toleransi kerugian setiap perdagangan anda

Untuk mengelola danang anda agar diinvestasikan dengan baik, Anda harus memutuskan sebelum pembukaan posisi apapun berapa banyak uang yang Anda mampu untuk kehilangan dalam kasus perdagangan berjalan negatif dari proyeksi Anda. Misalnya, Anda mungkin memutuskan bahwa untuk setiap posisi terbuka mempertaruhkan uang Anda sebesar 3%, 5% atau 10% dari total danang anda, dengan demikian Anda sudah tahu sebelum pelaksanaan perdagangan jumlah tertinggi kerugian yang anda alami pada posisi trading, dengan demikian Anda tidak perlu terlalu dipermainkan faktor pisikologis.

Faktor yang diperlukan untuk menentukan toleransi kerugian adalah:

Saldo danang padaAkun Anda.
Jumlah pip ditetapkan sebagai stop loss.
Ukuran lot (volume) yang diperdagangkan.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Strategi Averaging

Untuk memperkecil kerugian ketika posisi kita berlawanan arah dengan trend ,serta untuk memaksimalkan keuntungan disaat posisi kita searah dengan trend , kita bisa menggunakan Strategi Averaging.

Averaging berdasarkan arti katanya adalah merata-ratakan . Dalam hal membuka posisi , strategi averaging ini berguna untuk merata-ratakan harga pembukaan posisi . Dimana pada suatu level tertentu ,apapun kondisi marketnya nilai posisi yang kita buka adalah IMPAS .

Dalam trading , arti Averaging adalah membuka lagi posisi baru sesuai dengan posisi lama meskipun saat ini harga bergerak berlawanan , dengan keyakinan bahwa market akan segera bergerak sesuai dengan prediksi kita.

Dilihat dari tujuannya , strategi averaging digunakan untuk :

1. Memperbesar keuntungan

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , sehingga saya membuka posisi buy .

Beberapa saat kemudian ternyata market memang naik , namun saya melihat market akan naik lebih tinggi lagi. Sehingga saya membuka posisi buy lagi .

Karena saya masih berpikir market sangat kuat untuk naik lagi , saya membuka posisi buy lagi .

Pada saat market meninggi , kini saya memiliki 3 posisi buy yang sedang profit .Maka jika saya menutup ketiga posisi tersebut , profit saya lebih banyak jika dibandingkan dengan tidak melakukan averaging.

2. Mempercepat Impas pada kondisi rugi.

Misalnya :

Saya memprediksi market akan naik , lalu saya membuka posisi buy .

Beberapa saat kemudian ternyata market menurun, artinya berlawanan dengan prediksi .Namun karena saya yakin market akan segera naik , maka saya membukaposisi kedua yaitu buy lagi .

Sehingga kini harga open posisi saya adalah rata-rata dari 2 harga open posisi yang terbuka.

Ketika market balik arah naik , dan menyentuh level rata-rata harga pembukaan 2 posisi , maka posisi saya sudah tidak rugi lagi melainkan impas.

Jika market terus meninggi maka sudah tentu posisi saya profit lebih besar.

Tips dalam melakukan averaging :

– Untuk market yang bergerak sesuai prediksi , lakukan averaging sebelum market menemui titik jenuh .

– Untuk market yang bergerak berlawanan dengan prediksi , lakukan averaging ketika market memasuki zona jenuh .

Strategi forex averaging ini sangat membantu untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan profit. Dalam penggunaannya kita harus mengawasi kondisi kejenuhan pasar .

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Teknik Switching dalam Forex

Switching adalah melakukan pergantian arah dengan menutup posisi kita (cut loss) yang sedang merugi karena harga bergerak berlawanan dengan prediksi kita kemudian membuka posisi baru mengikuti harga yang bergerak berlawanan tersebut dengan harapan, keuntungan posisi yang kedua akan lebih besar dari posisi pertama yang sudah Cut Loss.

TIPS UNTUK ANDA:

Lakukan SWITCHING dengan membuka posisi kedua yang berlawanan dengan posisi pertama hanya bila prediksi keuntungan melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.

Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Cut Loss itu lebih baik daripada Margin Call

Cut Loss berarti kita menutup posisi yang merugi karena harga bergerak berlawanan untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

TIPS UNTUK ANDA:
  • Lakukan CUT LOSS apabila setelah analisa ulang, harga akan bergerak terus menerus melawan posisi anda
  • Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS BENAR, berarti anda sudah mencegah diri dari kerugian yang lebih besar
  • Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS SALAH, berarti anda sudah mencegah diri dalam hal mengurangi kerugian saat ini (atau bahkan mencapai profit). Ini berarti harga akan bergerak ke arah ekspektasi awal Anda.

Sebenarnya apa yang menjadi dasar, mengapa sampai perusahaan seperti Merrill Lynch & Co juga melakukan CUT LOSS bahkan mengumumkan jumlahnya secara detail?

Ini karena masih ada TRADING SESSION yang lain. Tidak menjadi masalah Merrill Lynch & Co menderita kerugian $9.7 milyar dollar karena pihak mereka masih melihat hari esok lebih cerah. Kesempatan profit yang mereka analisa di masa depan bisa lebih besar dibandingkan kerugian saat ini. Masih ada waktu lain agar Anda dapat meraih profit yang jauh lebih besar. Melepaskan 1 analisa yang salah/keliru adalah sangat disarankan untuk dapat melakukan trading secara lebih baik di masa yang akan datang.

Ibaratnya Anda mundur 1 langkah untuk dapat maju 10 langkah.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Apa itu Hedging dan cross hedging

Hedging (Lindung Nilai) berarti kita membuka dua posisi yang berlawanan sehingga meskipun harga naik atau turun nilai floating tetap sama.

Hedging atau Locking istilah ini diambil karena saat kita menggunakan tekhnik ini posisi kita terkunci sehingga nilai keuntungan dan kerugian selalu bergerak beriringan.

Secara logika, hedging ini sebenarnya tidak diperbolehkan karena berarti kita bermain dengan diri kita sendiri. coba bayangkan pada saat yang sama anda melakukan posisi buy 1 lot pada pasangan GBP/USD dan posisi sell 1 lot pada pasangan GBP/USD. hal ini berarti profit anda di salah satu posisi merupakan kerugian anda pada posisi yang lain.

Berbeda dengan hedging, cross hedging berarti kita membuka dua posisi yang berlawanan terhadap pasangan mata uang yang berbeda akan tetapi masih serumpun. Maksud serumpun di sini adalah trend pergerakan dari kedua pasangan mata uang cenderung sama seperti: GBP/USD dengan EUR/USD ; AUD/USD dengan NZD/USD.

Tips untuk Anda:

1. Cross hedging dapat digunakan untuk menganalisa dan menghasilkan profit seperti contoh kasus di atas

2. Pergerakan pasangan mata uang yang serumpun tidak selalu searah. Terkadang GBP/USD bergerak naik, namun EUR/USD bergerak turun. Hal ini mungkin terjadi apabila mata uang GBP yang mengalami penguatan dan EUR mengalami penurunan. 3. Pergerakan pasangan mata uang yang serumpun tidak selalu identik. Artinya apabila GPB/USD menguat 5 point, tidak berarti bahwa EUR/USD juga pasti menguat sebanyak 5 point.

Kelemahan Cross hedging:

1. Mata uang yang serumpun tidak selalu searah.

2. Kalaupun searah tidak identik. Berikut ini contohnya, misalkan hari ini GBP/USD menguat sebesar 100 poin, EUR/USD juga menguat, tetapi hanya 50 poin. Artinya keduanya sama-sama menguat tapi tidak identik sama (100 poin).

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Apa itu Slippage dalam perdagangan Forex?

Slippage adalah ketika order diisi dengan harga yang berbeda dari harga yang diminta.
Kebanyakan percakapan tentang slip cenderung berbicara tentang hal negatif, walaupun pada kenyataannya, ini terjadinya pasar normal dapat menjadi hal yang baik bagi para pedagang. Ketika pesanan dikirim untuk diisi oleh penyedia likuiditas atau bunk, order terisi dengan harga terbaik yang tersedia dipasar, apakah harga terisi diatas atau di bawah harga yang diminta.
Untuk menempatkan konsep ini menjadi contoh numerik, katakanlah kita mencoba untuk membeli EURUSD pada harga pasar saat ini di 1,3650. Ketika pesanan diisi, ada 3 hasil potensial.

Hasil # 1 (ada Slippage)

Order terkirim dan tersedia harga beli yang ditawarkan yaitu 1,3650 (persis apa yang kita minta), order kemudian diisi di harga 1,3650.

Hasil # 2 (Positif Slippage)

Order terkirim dan tersedia harga beli terbaik yang ditawarkan tiba-tiba berubah ke 1,3640 (10 pips di bawah harga yang diminta) sementara pesanan tereksekusi, order kemudian terisi pada harga ini lebih baik yaitu pada level 1,3640.

Hasil # 3 (Slippage Negatif)

Order terkirim danharga beli yang ditawarkan tiba-tiba berubah ke 1,3660 (10 poin di atas harga yang diminta) sementara pesanan tereksekusi, order kemudian diisi pada harga ini yaitu 1,3660.

Kapan saja kita dipenuhi dengan harga yang berbeda, hal itu disebut slip.

Apa Penyebab Slippage?

Jadi bagaimana hal ini terjadi? Mengapa tidak bisa pesanan kita diisi dengan harga yang kita minta? Itu semua kembali ke dasar-dasar pasar yang benar terdiri dari, pembeli dan penjual. Untuk setiap pembeli dengan harga tertentu dan ukuran perdagangan, harus ada jumlah yang sama dari penjual pada harga dan ukuran perdagangan yang sama. Jika terjadi ketidakseimbangan antara pembeli atau penjual, ini adalah menyebabkan harga bergerak naik atau turun.

Jadi sebagai pedagang, jika kita mencoba untuk membeli 100k EURUSD di harga 1,3650, tapi tidak ada cukup banyak orang (atau tidak ada sama sekali) bersedia untuk menjual EURO mereka untuk 1,3650 USD, pesanan kita akan melihat ke harga terbaik berikutnya yang tersedia dipasar dan membeli Euro tersebut pada harga yang lebih tinggi, dan mengakibatkan kita mengalami slippage negatif. Tapi tentu saja kadang-kadang sebaliknya bisa terjadi. Jika banyak orang yang ingin menjual Euro mereka pada saat pesanan kita terkirim, kita mungkin bisa menemukan penjual yang bersedia untuk menjual euronya dengan harga yang lebih rendah daripada harga yang kita minta, hal ini memberikan kita slippage positif.

Dapatkah Slippage Dikendalikan?

Bisa iya dan bisa tidak. Ada jenis order tertentu yang dapat mengontrol berapa banyak slippage diterima sebelum order tereksekusi.

Limit Order

Apakah jenis order diciptakan untuk menutup perdagangan yang menguntungkan atau dibuat sebagai entry order untuk membuka posisi baru, limit order hanya akan diisi pada harga yang kita minta atau hatga yang lebih baik. Jika limit order digunakan dan harga terbaik yang tersedia adalah lebih buruk daripada harga limit kita, order tidak akan diisi dan kembali ke mode tunggu.

Market Range Orders

Jenis pesanan ini memungkinkan kita untuk mengatur kisaran harga yang dapat diterima (dalam pips) untuk menjalankan perintah pasar. Jika pesanan kita tidak dapat dipenuhi dalam kisaran yang dipilih, pesanan akan dibatalkan dan tidak ada perdagangan yang akan dibuka. Jadi ini dapat membatasi jumlah selippage order kita.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Perbedaan Market Execution dengan Instant Execution

Perbedaan antara market execution dan instant execution dapat digambarkan pada table berikut:

957af83f10d8c1b463fb4120a72dd5f5.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Anda Masih Bersahabat dengan MC?

Kata MC adalah kata yang paling ditakuti oleh trader, MC yang dimaksud bukanlah pembawa acara pada sebuah acara pernikahan atau acara-acara perlombaan tetapi MC si Margin Call. Mungkin kita sudah berusaha keras untuk menghindari si MC ini tetapi tetap saja dia datang, mendekat dan bahkan menghampiri kita.

Pertanyaannya, apa yang salah dengan trading anda?, tentu saja ada yang salah dan bahkan kesalahan itu anda lakukan berulang-ulang tetapi anda tidak menyadarinya, mungkin saja anda sadar tetapi anda terlalu angkuh dan bahkan terlalu percaya diri bisa mengalahkan market dengan gaya trading anda yang membabi buta tanpa menggunakan Money Management sedikit pun. Disitulah kesalahan anda yang tampa anda sadari lakukan berulang sehingga MC pun menghampiri anda berulang-ulang.

Pada dasarnya mengelola money management trading sama halnya dengan mengelola uang belanja anda, intinya jangan belanja diluar kemampuan danang anda. Secara umum teori money managemen trading menganjurkan anda untuk melakukan transksi dalam waktu bersamaan yaitu maksimal 5% dari modal anda, jika anda memiliki modal $100 maka anda hanya dianjurkan transaksi $5 dalam waktu bersamaan. Disamping itu anda harus menetapkan resiko anda setiap kali melakukan transaksi, di anjurkan maksimal risk (kerugian) anda adalah 10% dari modal anda setiap transaksi dalam waktu bersamaan.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan akun anda yaitu leverage anda. Bijaklah dalam memilih leverage untuk akun trading anda, mungkin anda berpikir semakin besar leverage yang anda pilih maka semakin besar pula volume transaksi yang bisa anda lakukan sehingga semakin besar pula peluang untuk mendapatkan profit yang besar, Uppss… tunggu dulu, cobalah berpikir sebaliknya semakin besar leverage akun anda semakin besar pula volume yang anda transaksikan sehingga semakin besar pula resiko yang akan anda tanggung. Ingat dunia trading itu high risk dan high reward.

Jadi pada intinya anda bisa menghindari si MC ini dengan pengelolaan money management yang baik, tidak terlalu percaya diri pada market, serakah dan kurang bersabar dan yang terpenting gunakan risk reward ratio pada setiap trasaksi perdagangan anda.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Kenali Jenis Broker Forex yang Anda Gunakan

Pada dasarnya ada 2 jenis broker forex yaitu Dealing Desk (DD) dan Non Dealing Desk (NDD). Broker forex Dealing Desk sering juga disebut Broker Market Maker, sedangkan broker Non Dealing Desk terbagi menjadi dua yaitu Broker STP (Straight Through Processing) dan broker ECN (Electronic Communications Network).

Mari kita bahas jenis-jenis broker tersebut satu persatu:

Apa itu broker Dealing Desk atau Market Maker?

Forex broker tipe ini yaitu dealing desk atau DD merupakan tipe broker yang umumnya ada di pasaran. Broker tipe dealing desk merupakan broker market maker atau yang sering di sebut sebagai broker bandar. Kenapa broker delaing desk atau DD disebut bandar? Broker tipe ini menerima seluruh order trader dan broker ini yang meng encounter order dari treader atau dengan kata lain trader melawan broker. Order dari trader tidak masuk ke pasar secara langsung namun masuk ke sistem dealing broker tipe ini. Tipe forex broker dealing desk atau DD memperoleh keuntungan dari kerugian trader, karena broker yang menghadapi order trader secara langsung. Biasanya broker tipe dealing desk atau DD menawarkan fixed spread dan tidak mengenakan komisi.

Apa itu broker STP (Straight Through Processing)?

Tipe broker ini merupakan tipe broker dimana order dari trader akan diteruskan ke liquidity provider atau penyedia liquidity seperti bunk atau bahkan broker besar lainya. Tipe STP forex broker kadang hanya memiliki satu liquidity provider namun juga bisa lebih dari satu atau beberapa bunk atau liquidity provider. Semakin banyak liquidity providernya sebut dalam sistem broker STP ter maka akan lebih baik dalam memenuhi order dari trader karena sistem STP broker kemungkinan besar akan mencarikan harga yang paling pas untuk order trader dari bunk-bunk yang menjadi liquidity providernya. Disini trader mendapatkan harga realtime dan tanpa ada intervensi atau Straight Through Processing. Biasanya STP broker yang menggunakan institusi bunk sebagai liquidity providernya disebut STP/DMA, DMA singkatan dari Direct Market Access atau akses pasar langsung dimana bunk yang menjadi marketnya.

Apa itu broker ECN (Electronic Communications Network)?

Tipe broker ECN memproses order para trader secara cepat dan otomatis. Eksekusi ECN mempertemukan order para trader secara langsung melalui komunikasi elektronik. ECN broker menyediakan marketplace/pasar bagi para trader yang berpartisipasi didalamnya baik itu trader individu, market maker, institusi keuangan atau bunk.

Dalam komunikasi elektronik atau ECN trader saling jual beli diantara mereka sendiri sehingga tidak ada intervensi dari broker. Bid dan ask dari para trader akan langsung tereksekusi dalam ECN tanpa dealing desk dan mereka berinteraksi didalamnya secara elektronik. Broker biasanya mengenakan komisi dan spread yang variable dan bukan fixed untuk jenis eksekusi ECN.

Broker ECN yang sesungguhnya akan menampilkan DOM (Depth of the Market) dalam data window mereka sehinga trader bisa melihat order mereka / open position beserta size / jumlah lotnya yang nantinya juga bisa dilihat trader lain sehingga trader lain bisa mengambil order itu. Dalam ECN trader bisa melihat dimana liquiditynya dan juga perdagangan / order yang sudah tereksekusi.

Sekian informasi mengenai jenis-jenis broker forex semoga bermanfaat dan bisa dijadikan acuan untuk memilih broker forex anda.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Jangan Serakah Jika anda ingin Sukses di Forex

Pesan Moralnya terhadap seorang trader forex

Sebenarnya di dalam kehidupan, banyak kesempatan bagus, bukan karena kita tidak berjodoh mendapatkannya, tapi karena harapan & keinginan kita terlalu tinggi. Ketika kita sudah hampir mendekati sebuah target, terkadang kita akan merubah arah mendekati target yg lebih tinggi. Begitu pula dengan seorang trader yang serakah, mereka selalu merubah target mereka lebih tinggi bahkan menambah volume transaksi mereka, dan pada akhirnya harga berbalik arah dan menghabiskan modal mereka.

Sekian semoga bermanfaat dan menjadi pedoman buat kita semua. salam sukses

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Kunci Sukses yang Paling Penting di Perdagangan Forex

Pengetahuan, pengalaman dan situasi mental dan psikologis yang tepat adalah tiga hal penting yang harus dimiliki semua pedagang forex. Jika anda masih sering mengalami kerugian daripada profit di forex, maka anda harus menganalisis diri anda sendiri dan melihat di mana sebenarnya tempat permasalahannya. Anda harus tahu apakah Anda memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup atau tidak. Jika jawabannya adalah ya, maka masalahnya ada dalam mengendalikan emosi Anda. Anda dapat memiliki pengetahuan tetapi trading tidak berdasarkan pengalaman dan pengetahuan anda tersebut. Tetapi Anda trading didasarkan pada emosi Anda.

Beberapa orang menghabiskan beberapa tahun dalam belajar dan berlatih di bidang forex. Mereka membaca sebanyak yang mereka bisa dan mereka menguji sistem perdagangan baru setiap hari. Adalah baik untuk mempelajari hal tersebut secara berkelanjutan, tetapi untuk menjadi seorang trader forex yang baik, Anda tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk belajar. Semua yang harus Anda ketahui hanyalah hal-hal umum tentang pasar forex, pasangan mata uang, platform trading (seperti MetaTrader), analisis teknis dan pola grafik, candlestick, dan beberapa indikator penting dan berguna seperti Bollinger Band, MACD dan RS. Ini tidak akan membawa Anda lebih dari 3 bulan untuk mengetahui tentang semua hal ini.

Maka Anda harus memilih sistem perdagangan berdasarkan apa yang telah Anda pelajari. Anda harus tetap berpegang pada sistem trading anda dan jangan mencoba sehari-hari yang baru atau setiap minggu. Anda harus tetap pada perdagangan akun demo dengan sistem trading Anda sampai Anda menemukan diri Anda cukup berpengalaman dengan itu. Anda harus menjadi mampu membedakan sinyal yang kuat dan tajam dan yang mana sinyal palsu. Anda harus dapat melihat entry point yang tepat dan tempat yang tepat untuk stop loss dan target. Dan semua hal ini berarti bahwa Anda harus mampu untuk menciptakan profit dengan akun demo anda selama beberapa bulan berturut-turut. Yang dapat dianggap sebagai akhir tahap trading demo anda.

Maka Anda harus membuka akun live dan mulai trading dengan itu. Namun perlu diingat bahwa denga trading menggunkan akun live artinya anda akan menggunakan duit anda secara real, maka Anda akan mengalami beberapa jenis emosi baru . Emosi tersebut antara lain ketakutan dan keserakahan yang lebih sulit untuk dikontrol. Oleh karena itu, Anda harus mulai trading dengan sejumlah kecil uang, sampai Anda melihat diri dan emosi anda seperti ketika anda melakukan trading dengan akun demo. maka ini adalah kemajuan besar. Ini berarti emosi tidak memiliki peran dalam trading Anda dan sudah anda dikendalikan. Sekarang Anda dapat trading dengan jumlah uang yang lebih besar.

Jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup dan Anda telah berlatih untuk waktu yang lama tetapi Anda masih loss, masalahnya ada dalam emosi Anda. Anda mungkin tidak tahu apa emosi Anda dan bagaimana emosi tersebut dapat dikendalikan. Anda klik tombol buy/sell tapi kemudian Anda akan melihat bahwa Anda telah membuat kesalahan lain. Pikiran Anda membuat Anda melihat sinyal sementara tidak ada sinyal sama sekali atau ada sinyal tetapi tidak kuat dan tidak cukup handal. Anda mungkin tidak memiliki kesabaran untuk menunggu untuk setup perdagangan. Ini adalah masalah besar yang banyak trader miliki.

Jadi kunci kesusksesan dalam trading forex adalah ketika anda berhasil mengendalikan emosi anda. Emosi tersebut dapat berupa keserakahan, ketidaksabaran maupun ketidak disiplinan terhadap sistem trading anda sendiri.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Bagaimana Membuat Rencana Trading Forex Anda

Memiliki rencana trading forex sangat penting buat seorang trader. Dengan memiliki rencana trading akan membuat anda displin dan juga dapat membantu mengurangi faktor emosial anda ketika memasuki perdagangan. Kebanyakan trader pemula kehilangan seluruh modalnya dalam bulan pertama karena mereka tidak memiliki rencana trading sehingga mereka memasukin pasar tanpa rencana trading yang mereka buat sebelumnya. Mereka melakukan perdagangan seperti senapan mesin bukan seperti penembak jitu.

Rencana trading anda juga akan membuat anda lebih percaya diri sehingga anda bisa mengendalikan emosional anda ketika memasuki pasar. Berikut adalah beberapa elemen penting untuk membuat rencana trading forex anda, antara lain:
  • Tentukan startegi yang akan anda gunakan, Strategi apapun yang anda gunakan merupakan strategi yang terbaik menurut anda, dan telah diuji keberhasilannya dengan menggunakan akun demo.
  • Tentukan berapa resiko disetiap perdagangan anda, yaitu berapa besar anda mampu kehilangan disetiap order.
  • Tentukan berapa target profit yang anda inginkan, dan konsitenlah dengan target anda.
  • Jangan pernah merubah stop-loss atau target profit yang telah direncakan sebelumnya selama perdagangan, sebab ini termasuk “keserakahan”
  • Tentukan strategi exit anda, misalnya apakah menggunakan level fibonacci expansion untuk menentukan level target anda.
  • Setelah pedagangan berakhir pastikan bahwa anda telah melaksanakan atau tidak menyimpan dari rencana trading anda, sehingga ini adalah hal yang wajib anda lakukan untuk masuk ke perdagangan berikutnya.
Setelah membaca artikel forex ini, anda akan mengetahui betapa pentingnya sebua rencana trading buat menjadi seorang trader yang profesional. Ke enam konsep diatas hanyalah dasar untuk membuat rencana trading, anda bisa menambahkan ide-ide yang menurut anda baik untuk membuat anda disiplin dalam melakukan perdagangan forex sehingga menghasilkan profit yang sebesar-besarnya.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Apa itu Gap?

Apa itu gap?, Gap adalah kesenjangan yang terbentuk ketika pergerakan harga pembukaan membuat tempat kosong pada chart. Hal ini terjadi ketika tinggi pada hari itu berada di bawah rendahnya hari sebelumnya atau saat rendahnya hari berada di atas tinggi dari hari sebelumnya. Kesenjangan sangat signifikan jika disertai dengan kenaikan volume (stockchart.com)

Inti Gap = antara harga close dan harga open ada kesenjangan (beda)

Misal : Close di 800, Open keesokan hari langsung 900 sehingga ada Gap Up = 100

Ada beberapa jenis Gap, diantaranya yang paling sering terjadi adalah Gap Up dan Gap Down.

Apakah Gap akan selalu di tutup gapnya dikemudian hari?

Seringnya begitu namun TIDAK HARUS. Kadang kala Gap tidak harus di tutup, dan ini dinamakan Runaway Gap.

Gap juga bisa menjadi suport dan resistance baru.

Untuk lebih jelas tentang Gap, silakan lihat gambar di bawah ini :

f6bfc26dcf56063187cd37745530658d.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Trader Forex versus Penjudi Forex

Penjudi mendanai akun mereka dengan $ 500, menhabiskannya dan mendanai akunnya lagi sebesar $ 500, mereka mengulangi proses ini berulang-ulang tanpa mengubah rutinitas mereka, pola pikir atau strategi mereka, apa yang mereka lakukan minggu ini sama dengan minggu-minggu sebelumny dan mengharapkan untuk benar-benar menghasilkan uang. Saya percaya itu Einstein yang mengatakan “melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda adalah definisi kegilaan” … sehingga kita bahkan bisa mengatakan bahwa terus berjudi dengan akun trading Forex anda tidak hanya finansial yang bermasalah , tapi itu gila.

Setiap bisnis seperti perdagangan di mana Anda adalah bos sendiri dan ada dasarnya tidak ada aturan kecuali yang Anda buat bisa membuat ketagihan dan menginduksi kualitas perjudian. Artikel forex ini tidak bertujuan untuk memberitahu Anda memiliki masalah judi, tetapi untuk membantu Anda menyadari bahwa Anda mungkin melakuka perdagangan seperti penjudi dan Anda perlu untuk membuat perubahan dan mulai trading seperti seorang profesional.

Perbedaan antara perdagangan pro dan perjudian

Dalam perdagangan, kita memiliki kemungkinan untuk melakukan kerusakan keuangan financial hampir tak terbatas untuk diri kita sendiri. Pada dasarnya ada aturan di arena perdagangan, itu hanya Anda versus Anda, dan pemenang atau pecundang adalah Anda sendiri. Tentu, Anda bisa berpikir bahwa nda melakukan perdagangan terhadap pelaku pasar lainnya, tetapi dalam kenyataannya Anda trading melawan diri sendiri. Anda adalah orang yang menentukan apakah Anda membuat atau akan kehilangan uang di pasar. Maksudnya adalah bahwa ketika Anda menempatkan manusia dalam lingkungan perdagangan yang tak terbatas, mereka memiliki godaan hampir tak terbatas untuk berjudi dengan uang mereka, jadi kita harus menyusun rencana untuk memerangi godaan ini. Banyak pedagang berpikir bahwa mereka melakukan ‘perdagangan’ ketika pada kenyataannya mereka berperilaku persis seperti seseorang penjudi di forex.

Karena begitu mudah untuk jatuh ke dalam siklus perjudian sebagai pedagang Forex tanpa benar-benar menyadarinya, penting bahwa kita ketahui beberapa sifat dasar sebagai seorang penjudi di forex dan seorang pedagang yang profesional sehingga Anda dapat menentukan yang paling mendefinisikan Anda:

Dasar ciri dari seorang trader Forex perjudian:
  • Tidak memiliki alat trading atau strategi trading yang efektif
  • Tidak memiliki atau menggunakan renacana trading
  • Tidak memiliki atau menggunakan sebuah jurnal trading
  • Membayar sedikit untuk tidak memperhatikan manajemen risiko
  • Menghabiskan sebagian besar waktu mereka terfokus pada keuntungan dan manfaat
  • Sering merasa emosional naik dan turun ketika dalam perdagangan
  • Sering memegang perdagangan dengan harapan buta target profit realistis
  • Trading jauh lebih sering dari yang seharusnya
Dasar ciri dari seorang trader Forex profesional:
  • Menguasai strategi perdagangan yang efektif seperti aksi harga
  • Memiliki rencana perdagangan Forex dan menggunakannya
  • Memiliki jurnal trading Forex dan menggunakannya
  • Fokus pada manajemen risiko dan pengendalian risiko pada setiap transaksi
  • Tidak terlalu berfokus pada keuntungan-dan manfaat
  • Trading hanya ketika market memenuhi syarat dari alat perdagangan mereka.
  • Tidak menjadi emosional atas kemenangan atau kerugian
  • Treats perdagangan mereka seperti bisnis
kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Bagaimana trading dengan Carry Trade

Secara sederhana, Carry trade adalah strategi yang digunakan oleh pedagang Forex untuk membuat uang di perbedaan suku bunga. Negara memiliki tingkat patokan yang ditetapkan oleh bunk sentral mereka, dan carry trade mengambil keuntungan dari perbedaan tersebut. Dengan carry trade, pada dasarnya anda menggunakan leverage, meminjam mata uang dengan imbal hasil rendah, untuk mendanai pembelian mata uang berimbal hasil lebih tinggi. Dalam hal perdagangan Forex, ini berarti bahwa Anda akan membeli pada pasangan mata uang, yang tarif dasar adalah hasil tinggi.

Salah satu pasangan membawa paling umum perdagangan AUD / JPY. Hal ini karena Australia secara tradisional memiliki tingkat bunga yang cukup tinggi, dibandingkan dengan negara maju lainnya dengan mata uang cair. Jepang, di sisi lain, yang memiliki tingkat bunga lebih rendah selama beberapa tahun, memang, itu mata uang dengan imbal hasil terendah di antara jurusan. Jika Anda menggunakan leverage trading Forex Anda untuk memasukkan posisi long pada AUD / JPY, saat menahan posisi Anda dalam semalam, Anda membuat uang pada perbedaan antara kedua suku bunga – Anda membawa perdagangan lebih dan menuai keuntungan dari leverage yang-diperbesar posisi.

Kapan Carry Trade Paling Efektif?

Agar carry trade efektif, mata uang unggul perlu mendapatkan, atau setidaknya yang tersisa stabil, relatif terhadap imbal hasil rendah mata uang. Jadi, untuk USD / JPY untuk bekerja pada carry trade, Aussie harus mendapatkan keuntungan terhadap yen, atau nilai tukar harus tetap tenang. Intinya adalah bahwa Anda mendapatkan uang pada diferensial bunga, sehingga capital gain tidak begitu penting (tetapi mereka dapat menjadi bonus).

Selama yielding mata uang tinggi terus mempertahankan hasil yang tinggi, Anda bisa mendapatkan pada carry trade, selama yielder tinggi tidak jatuh secara dramatis terhadap yielder rendah. (Dalam contoh kita, jika yen adalah untuk bangkit melawan Aussie, kerugian modal dari posisi long Anda mungkin akan membanjiri pendapatan bunga dari diferensial.)

Carry trade juga bekerja dengan baik selama periode volatilitas rendah. Selama periode volatilitas rendah, mata uang cenderung untuk terus bergerak dalam arah tertentu. Selain itu, selama masa pertumbuhan ekonomi yang solid dan pergolakan kecil, itu adalah sedikit lebih mudah untuk mempertahankan tren. Selain itu, suku bunga lebih mungkin meningkat ketika kegiatan ekonomi adalah positif. Suku bunga Jepang telah begitu rendah begitu lama karena upaya stimulus ekonomi di sedang dibuat. Namun, di Australia, pertumbuhan cukup signifikan bahwa suku bunga dibesarkan untuk menjaga inflasi di cek. Dinamika ini mengakibatkan spread (dan diprediksi) besar yang membuat uang dengan mudah.

Volatilitas: Musuh dari Carry Trade

Karena carry trade bekerja dengan baik dalam periode volatilitas rendah, ketika cukup mudah untuk melihat di mana hal tersebut terjadi, Anda dapat melihat mengapa volatilitas masalah. Sulit untuk mengatakan apa sedikit berita akan mengirimkan pasar menyerbu ke arah lain. Lingkungan saat ini adalah sulit, karena Anda bisa mencoba untuk membawa AUD / JPY dan menemukan bahwa, tiba-tiba, penghindaran risiko memimpin pedagang Forex untuk mengirim yen lebih tinggi – menghancurkan keuntungan dari membawa perdagangan untuk mendapatkan pada diferensial bunga.

Masalah lainnya adalah kenyataan bahwa bunk sentral mungkin menurunkan suku selama masa ekonomi sulit. Australia telah melihat penurunan suku bunga sejak krisis keuangan, dan yang mengurangi penyebaran antara Aussie dan yen, membuat carry trade kurang menguntungkan. (Karena leverage yang terlibat, setiap perubahan dapat membuat perbedaan besar dalam hasil akhir.)

Harapan, meskipun, bahwa carry trade akan membuat comeback yang lebih baik. Ini cara yang cukup sederhana dan mudah untuk mendapatkan uang di pasar mata uang, sehingga tidak mengherankan bahwa carry trade sangat populer di kalangan pedagang Forex.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Mengukur Kemampuan Trading

Tujuan agar bisa memotifasi dan meningkatkan kwalitas tarding bukan kwantitas trading.

barometer ukuran pengetahuan dasar forex secara umum. ini versi saya, barangkali ada yang nambahi silahkan

1. sebanyak mana kosa kata bahasa istilah dalam trading forex yang anda kuasai ? meliputi bahasa ekonomi, politik, platform dan semua yg ada dalam forex
contoh : arti retrasement, arti rebound dsb. jika anda tau semua istilah beri score 2 (sempurna). jika kurang beri nilai 0,5 atau 1 jika 0 berarti tidak tahu sama sekali.
2. Pengetahuan Platform trading, menggunakan tool, dan semua indikator yang ada di dalam platform.
contoh : menyeting TF dari TF m1,m2,m3 atau H1,H2, H4 dsb jika sangat menguasai maka beri score 2
3. Tingkat kemampuan menganalisa market baik jangka pendek/ panjang meliputi teknikal dan fundamental. dikatakan mampu menganalisa rasio akurasi diatas 60% jika baik beri score 2
4. tingkat kemampuan mengelola keuangan ( MM ) baik atau buruk beri score 2
5. tingkat pengendalian emosi (psikologi ) baik atau buruk beri score 2

jumlah sekor yang sempurna adalah 10 (istimewa ) trader sukses. 9 sangat baik bisa profit konsisten dan mahir. 8 trader baik profit yang konsisten dan berpengalaman . 6. trader bertahan kadang los kadang profit ( kebanyakan trader) . 5 trader bertahan tapi sering depo.

dari kategori ini anda bisa menilai sendiri kemampuan trading anda, dan dari ini anda bisa tau kenapa trading anda sebatas gini2 aja tanpa ada kemajuan yang signifikan. jika anda mempunyai nilai rata2 dan di bawa rata2 maka belajar harus diitingkatkan.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.