• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jual Belajar Forex Bersama FBS

3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Menjadi Trader Teknikal

Terlepas dari apapun analisis trading yang pernah trader pelajari, kebanyakan dari trader akan bermasalah dengan satu wacana yang menyatakan bahwa, satu-satunya yang paling penting dalam trading hanyalah tindakan harga atau dikenal dengan istilah price action. Dimana penentu keuntungan atau kerugian seorang trader dalam trading Forex adalah harga itu sendiri.

Salah satu analisis trading yaitu analisis teknikal, pada dasarnya adalah analisis yang mengambil konsep yang sama, bahwa satu-satunya yang penting dalam trading adalah tindakan harga atau price action. Dengan kata lain, dalam mengaplikasikan analisis ini, trader harus memusatkan semua perhatian mereka pada tindakan harga atau price action serta harus mengabaikan faktor trading lainnya, seperti berita pasar, statistik dan data, juga perkembangan ekonomi dan politik.

Sikap teknikal ini didasarkan atas keyakinan bahwa price action adalah suatu hal yang diciptakan oleh trader yang berpengetahuan layak, serta merupakan trader yang berorientasi pada keuntungan. Dimana di dalam satu waktu, price action ini sekaligus memuat semua informasi yang dibutuhkan dalam suatu proses trading. Para analis teknikal berpendapat bahwa dalam trading, tidak mungkin kita bisa selalu meng-update semua berita yang rilis di pasar. Dan dalam analisis ini, mereka percaya bahwa dengan mengetahui harga, kita bisa mengetahui semua informasi yang dibutuhkan, tanpa harus capek-capek mengumpulkan berita dari sana sini, karena terciptanya sebuah harga sudah merupakan hasil interpretasi dan pemikiran dari para ahli pasar.

Oleh karena itu, para analis teknikal akan jelas mengarahkan para trader untuk mempelajari pasar saja, serta mengabaikan hal-hal lain, sehingga dalam proses trading, trader akan memiliki fokus yang kuat pada satu-satunya informasi yang penting, yaitu harga.

Akan tetapi, kritik terhadap analisis ini adalah tidak adanya hal seperti opini pasar, yang pada dasarnya juga merupakan faktor penting, mengingat luasnya cakupan pasar trading ini.
Dengan kata lain, analisis teknikal ini tidak praktis digunakan dalam jangka pendek, karena dalam jangka waktu itu, pergerakan harga sulit untuk diprediksi. Sementara, untuk jangka panjang, pembentukan tren yang jelas dapat lebih mudah diantisipasi dan dimanfaatkan melalui analisis fundamental dibandingkan dengan analisis teknikal.

Meskipun begitu, para analis teknikal menanggapi kritik-kritik tersebut dengan berpendapat bahwa analisis fundamental itu sulit, tidak lebih dapat diandalkan daripada studi teknikal, dan tentunya, lebih memakan waktu.

Dalam analisis teknikal, alat utama yang digunakan adalah segala sesuatu yang terjadi pada price action yang digambarkan dalam sebuah grafik. Indikator-indikator didalamnya digunakan untuk mengevaluasi pola harga yang nantinya digunakan untuk menghasilkan sinyal beli atau jual, sedangkan pola harga diinterpretasikan untuk mengidentifikasi momentum.

Seorang trader teknikal harus memiliki pikiran yang cepat beradaptasi dan dapat digunakan untuk berurusan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan probabilitas pasar. Selain itu, trader teknikal harus juga siap untuk mengambil kerugian, ketika terjadi suatu peristiwa yang tidak dapat dihindari.

Kesimpulan studi singkat ini adalah dalam lingkungan yang tak menentu seperti pasar Forex, kemampuan mengelola uang, dan mengendalikan emosi berperan sama pentingnya dengan strategi atau analisis trading. Dengan adanya kesabaran dan komitmen untuk tetap belajar trading, maka tidaklah sulit untuk sukses di Forex. Tetapi, tanpa adanya kesabaran dan komitmen, tidak ada gunanya bermimpi untuk memiliki kolam emas dan perak dari hasil pasar Forex.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
ANALISIS FUNDAMENTAL

8b99c96aee5c561b98aedadb1fc9ef8a.png

Nilai tukar dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor inilah yang mempengaruhi mata uang pada waktu yang sama.

Salah satu pemahaman yang salah dari para investor adalah harga bergerak berdasarkan alas an-alasan fundamental, padahal faktanya harga berubah berdasarkan persepsi dari alasan-alasan fundamental.

Faktor-faktor fundamental:

1. Indikator ekonomi
  • Indikator pengeluaran: Tingkat pertumbuhan GDP, Produksi Industri, penjualan retail – meningkatnya faktor ini menandakan bahwa ekonomi sedang tumbuh dan memiliki pengaruh yang baik pada mata uang nasional.
  • Indikator sentimen: Sentimen bisnis dan konsumer – semakin tinggi indicator ini, maka semakin optimistis pula para pelaku ekonomi, sehingga lebih banyak yang mereka habiskan dan investasikan, maka semakin kuat juga ekonomi dan juga mata uang nasional.
  • Indikator pasar kerja: tingkat pengangguran, daftar gaji, tersedianya lapangan kerja, klaim pengangguran – semakin banyaknya lapangan kerja yang tersedia, semakin bagus pula untuk mata uang nasional (kebalikan dengan pengangguran).
  • Indikator pasar rumah: izin, perencanaan, pembangunan bangunan, mulainya perumahan, penjualan rumah baru/bekas/masih berencana dibuat – pasar perumahan yang hidup menandakan bahwa kondisi ekonomi sehat dan tentu saja positif untuk mata uang nasional.
  • Inflasi: CPI, PPI, WPI, RPI – semakin tinggi inflasi berefek semakin memburuknya mata uang nasional, dan sebaliknya semakin rendah inflasi maka semakin positif.
  • Neraca perdagangan (nilai total dari ekspor nasional dikurangi dari nilai total impor, jika >0 berarti surplus dan sebaliknya jika <0 berarti deficit): Jika sebuah negara memiliki neraca perdagangan yang surplus, permintaan untuk mata uang nasional negara tersebut dari pembeli asing semakin meningkat, sehingga berpengaruh positif untuk mata uang nasional. Jika neraca perdangangan deficit maka meningkatnya kebutuhan akan mata uang asing dan juga bisa menyebabkan devaluasi jika penawaran melebihi permintaan. Efeknya pada mata uang nasional adalah negatif.
  • Saldo negara saat ini (saldo antar sebuah negara dengan mitra dagangnya, mencerminkan semua pembayaran untuk barang-barang, jasa, dan juga surat berhaga dan saham; >0 berarti surplus dan <0 berarti defisit) Jika defisit berarti negara telah menghabiskan uang untuk perdagangan internasioanal daripada pendapatan, sehingga pengaruhnya untuk mata uang nasional adalah negatif. Surplus memiliki efek baik pada mata uang suatu negara.

2. Kebijakan keuangan dari bunk Sentral

  • Suku bunga. Semua bunk sentral utama menetapkan kunci tingkat pembiayaan. Ada 2 jenis kebijakan moneter, pengurangan ( mengurangi tingkat suku bunga pada saat ekonomi melemah dan pada saat inflasi yang rendah – negatif untuk mata uang nasional) dan pengetatan ( meningkatkan suku bunga pada saat ekonomi kuat dan tingkat inflasi tinggi – positif untuk mata uang nasional).
  • Pembelian obligasi. Pada saat ekonomi sedang melemah, bunk sentral juga bisa melakukan pembelian besar-besaran terhadap obligasi sehingga meningkatkan suplai uang dan membuat kredit menjadi murah. Pembelian surat obligasi yang tidak steril disebut sebagai quantitative easing (QE).
  • Intervensi. Pada saat mata uang nasional mendekati level yang kritis, regulator juga bisa melakukan intervensi ke mata uang – membeli / menjual mata uang nasional melawan mata uang asing dengan tujuan untuk mengurangi / menambah penawaran dan secara konsekuen menaikkan / menurunkan ratenya. Selain itu juga ada intervensi secara verbal – komentar dari otoritas suatu negara bisa menyebabkan pergerakan besar. Namun, kebijakan ini sering dikritisi oleh G20 sebagai negara-negara yang mempromosikan nilai tukar berdasarkan pasar. Untuk bisa waspada terhadap risiko intervensi seseorang harus mengikuti berita pasar terbaru dan juga analisis.

3. Kesehatan fiskal pemerintah

Keseimbangan saldo dan hutang. Negara dengan defisit public yang besar dan juga hutang kurang menarik bagi investor asing dikarenakan hutang yang besar dapat memicu inflasi. Sebagai tambahan hutang yang besar juga bisa membuktikan kekhawatiran bagi orang asing jika mereka percaya bahwa negara berisiko bangkrut jika gagal membayar obligasi.

4. Aliran berita

  • Berita sosial dan politik.
  • Ramalan ekonomi dari IMF, OECR, bunk Dunia dan organisasi lainnya.
  • Perubahan pada rating kredit tidak terbatas pada Moody’s, Fitch, S&P dan agensi lainnya.
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Senjata efektif anda untuk trading di dunia Forex!

Anda bisa menemukan semua yang anda butuhkan untuk sukses dalam trading disini:
  • Berita dan analisa Forex
  • Signal trading
  • Kalendar ekonomi
  • Pelatihan
  • Ulasan rutin
  • Kontes untuk para trader
  • Berkomunikasi dengan trader yang lain dan juga para analis
  • Proyek FX BAZOOKA juga telah dikenal sebagai ‘Sumber media terbaik’ berdasarkan hasil dari Pameran Internasional Forex Expo 2013.
Portal informasi ini ditujukan agar bisa membantu anda selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai berita dunia terbaru, mendapatkan akses ke para analis professional dan mendapatkan petunjuk tentang informasi di dunia finansial. Lebih lagi, FX Bazooka adalah platform internasional untuk bertukar informasi dan pengalaman dan juga sumber pelatihan terbaik untuk para trader.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Apa itu Trader Pro dan Pemula

Rasanya satu minggu sudah cukup otak dan fisik kita diperas bekerja memelototi chart dan emosi bergerak naik-turun. Kita perlu santai dan mengurangi tensi trading, let's chill out for a while. Namanya juga refreshment alias penyegar, saya bermaksud hanya merefresh bagaimana mensikapi hal-hal trading sehingga anda dapat trading dengan nyaman.

Dinamika pasar adalah hasil resultante dari psikologi massa. Kita bisa menghasilkan uang karena mampu menguasai aspek ini. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, trading itu 90% adalah masalah mental. Winning lebih banyak ditentukan oleh bagaimana anda mempersiapkan mental dibanding teknik/gaya trading. Dan memahami cara orang lain berpikir dan mengambil keputusan justru lebih penting daripada memahami chart. Jika anda masih mengalami kendala dalam trading, mungkin sudah saatnya anda merubah fokus perhatian. Daripada hanya mengubah-ubah teknik, sebaiknya fokus kepada faktor penyebab utamanya. Terdapat beberapa perbedaan yang sangat jelas antara winning trader dan lossing trader.

Trader Pemula
  • Cenderung mengikuti orang banyak/massa (crowd follower) - Mengikuti apa yang orang lain kerjakan (ikut-ikutan) - Nyaman jika keputusannya sama dengan orang banyak2. Menghindari resiko kecuali orang lain juga mengambilnya
  • Mengira jika orang lain "buy" maka aman juga untuk "buy"
  • Bertindak atas advis dari orang lain yang dianggap "expert"
  • Cenderung membuat complicated proses trading dan mengabaikan kesederhanaan pasar
  • Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama: buy/sell saat harga telah bergerak jauh secara signifikan (high risk) serta buy saat mendekati resistance dan jual saat mendekati support (low probability).
Trader Pro
  • Mengambil inisiatif (lead the crowd)
  • Eliminasi semua subjective noise yang menghalangi proses pengambilan keputusan. Mereka tidak peduli pada apa yang dilakukan orang lain dan membuat keputusan berdasarkan seperangkat rule yang sangat mekanikal dan tidak terbawa emosi
  • Mereka belajar untuk mengidentifikasi entry yang benar (proper entry) yang mana kebanyakan orang tidak memperhatikannya
  • Mereka sell setelah suatu periode buying berjalan mendekati/masuk area resistance. Mereka jual Greed (tamak), ini untuk yang trading selain forex.
  • Mereka buy setelah suatu periode selling berjalan mendekati/masuk area support. Mereka beli Fear (ketakutan)
Trader yang sukses:
  • Dapat identifikasi peluang sebelum orang lain melakukannya
  • Eksekusi trading secara mekanikal
  • Karakter Mental Yang Harus Dimiliki
  • Percaya Diri
  • Disiplin
  • Sabar
kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Trader Mendapat Manfaat dari Kepercayaan Diri yang Tinggi

Satu hal yang banyak trader yang sukses tampaknya memiliki kesamaan adalah rasa yang kuat percaya diri yang tidak dapat langsung terguncang bahkan jika mereka membuat beberapa posisi trading mengalami loss

Selain itu, memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dalam kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan situasi baru memungkinkan mereka untuk menjadi lebih fleksibel karena para trader, yang dapat menjadi sifat yang sangat berguna ketika berhadapan di pasar forex sering berubah.

Trader dengan tingkat yang lebih tinggi percaya diri juga cenderung lebih berani karena mereka bersedia untuk melakukan kesalahan sehingga mereka bisa belajar dari mereka dan mengubah kerugian awal menjadi keuntungan di masa depan.

Trader tersebut tidak hanya dapat sering menemukan cara-cara baru untuk menghasilkan uang dari pasar, tetapi mereka bersedia untuk mengambil risiko yang diperlukan untuk melakukannya.

Di sisi lain, memiliki harga diri yang rendah dan kurangnya kepercayaan dalam kemampuan Anda sebagai trader forex dapat beresiko menghambat peluang mendapatkan profit. Rendah kepercayaan pada akhirnya dapat menyebabkan trader untuk menegaskan pola pikir ini dengan kehilangan uang

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Tutorial Forex Cara menemukan Gaya Trading Anda

jenis analisa yang akan Anda gunakan untuk trading forex? Saat ini banyak sekali perdebatan antara kaum fundamentalis dan teknikalis.

Para fundamentalis mengejek upaya tenikalis untuk meramalkan pergerakan harga di masa depan dengan melihat pergerakan harga saat ini pada grafik. Pendukung analisis fundamental menganggap analisis teknikal seperti ritual kuno meramalkan masa depan dari isi perut hewan yang mati. Berita, laporan ekonomi dan komentar dari pejabat moneter adalah alat utama fundamentalis. Teknikalis mengabaikan data sebagai sesuatu yang menyedihkan dan kontradiktif, mereka percaya respon pasar dalam menyikapi berita akan tercermin dari pergerakan harga sebelumnya dan akan menjadi petunjuk untuk pergerakan harga di masa depan.

Yang mana akan menjadi pemenang? Tidak satupun. Trading dari segi teknikal atau fundamental saja seperti isapan jempol, seperti bertinju dalam perebutan gelar juara dunia dengan satu tangan terikat ke punggung. Fundamentalis bisa bicara, akibat permintaan global akan minyak akan mendorong harga minyak mentah menjadi $ 100 / bbl dan mereka membeli dollar Kanada sebagai greenback, tetapi jika dilihat pada grafik jangka pendek USD/CAD terlihat oversold, maka kemungkinan besar mereka akan kehilangan uangnya – bahkan ketika beberapa saat kemudian ternyata analisa mereka benar. Sebaliknya, seorang teknikalis menggunakan angka Fibonacci untuk menentukan patokan harga tiba-tiba ada berita ekonomi yang membuat gejolak pasar, tingkat resistensi yang telah dibuat akan hancur porak poranda karena para trader berusaha menutup posisi mereka.

Apakah Anda seorang trader fundamentalis jangka panjang atau teknikalis jangka pendek, pasar forex dapat semua menampung gaya Anda. Meskipun pertentangan antara keduanya tidak pernah terselesaikan, namun kebenaran yang tak terbantahkan adalah bahawa Anda harus menggunakan gaya yang paling sesuai dengan kepribadian Anda. Jika tidak, Anda tidak mungkin berhasil. Oleh karena itu, pertanyaan pertama bagi trader forex pemula bukanlah “Apakah harga akan naik atau turun?” melainkan “Trader apakah aku ini”.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


5 CARA MENENTUKAN SUPPORT DAN RESISTANCE

Support dan resistance merupakan dua istilah yang banyak digunakan dalam forex trading. Support dan resistance merupakan konsep dasar yang kami pikir perlu untuk anda kuasai. Kemungkinan besar, anda akan menggunakan kedua konsep ini dalam trading nantinya.

Berikut ini adalah penjelasan seputar support dan resistance yang telah kami siapkan

Pengertian support and resistance
Istilah support dalam forex trading mengacu pada area atau level harga tertentu yang menjadi batas bawah dari gerakan harga/price. Harga/price cenderung tertahan dan sulit untuk bergerak turun melewati area tersebut.

Istilah Resistance dalam forex merupakan pasangan dari istilah Support . Istilah Resistance dalam forex trading mengacu pada area atau level harga tertentu yang menjadi batas atas dari gerakan harga/price. Harga/price cenderung tertahan dan sulit untuk bergerak naik melewati area tersebut .

Cara menggunakan support dan resistance
Ada dua prinsip utama untuk menggunakan support resistance dalam transaksi anda ;

Lakukan transaksi buy atau beli di area support, dan transaksi sell atau jual di area resistance
Lakukan transaksi buy atau beli saat harga melewati ( break ) area resistance, dan lakukan transaksi sell atau jual saat harga melewati ( break ) area support.
Anda bisa fokus pada salah satu cara menggunakan support resistance diatas, atau bisa juga menggunakan kedua-duanya. hal ini tergantung pada style trading dari anda sendiri mana yang lebih cocok.

Cara menentukan support dan resistance
Terdapat banyak cara untuk menentukan area support dan resistance dalam chart anda. Berikut ini adalah beberapa cara populer yang banyak digunakan trader untuk menentukan area support dan resistance.

1. Menggunakan perhitungan statistik.

Cara pertama untuk menentukan support dan resistance adalah dengan menggunakan perhitungan statistik tertentu. Bentuk dari model ini bisa berupa pivot point, camarilla line, standar deviasi statis, dan lain-lain.

Pivot point merupakan cara perhitungan yang populer digunakan. Berikut ini adalah cara perhitungan pivot point forex ;

Pivot levels didapatkan dari perhitungan dengan menggunakan harga High, Low, Close di hari sebelumnya.

Pivot points terdiri dari 5 levels, yaitu :

R2 – Resistance kedua
R1 – Resistance pertama
PP – Pivot Point
S1 – Support pertama
S2 – Support kedua
Cara untuk menghitungnya adalah sebagai Berikut :

Sebagai contoh ; Dapatkan Data harga Open, High, Low,dan Close (HLOC) dari GBPUSD dengan periode D1 (satu hari). Misalkan saja data yang didapat adalah ;

Open : 1,9690
High : 1,9725
Low : 1,9640
Close : 1,9680

Rumus Perhitungan pivot point sebagai Berikut :

PP (pivot point) = (O + H + L + C)/ 4
PP = (1.9690+1.9725+1.9640+1.9680)/4 = 1.9684
S 1 = (2 x P) – H = (2 x 1.9684) – 1.9725 = 1.9643
S 2 = P – (H – L) = 1.9684 – (1.9725 – 1.9640) = 1.9599
R 1 = (2 x P) – L = (2 x 1.9684) – 1.9640 = 1.9728
R 2 = P + (H – L) = 1.9684 + (1,9725 – 1,9640) = 1.9769
Setelah didapatkan hasilnya, gunakan garis horizontal line untuk menandai area diatas pada chart.

Beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain ;

Jika market open diatas Pivot maka diperkirakan market bullish, jika market open dibawah Pivot diperkirakan market bearish. Lihat juga seberapa jauh harga open dari PP, atau apakah open dibawah S1 atau diatas R1.
Jika open dibawah S1 atau diatas R1, maka diperkirakan harga akan mencoba koreksi terlebih dahulu sebelum bergerak searah dengan trend.
Jika anda ingin mempraktekan hal diatas, silahkan gunakan data High, Low, Open, Close dari chart di hari sebelumnya. Penggunaan pivot point saat ini dipermudah dengan banyaknya indikator pivot point yang bisa anda gunalan langsung di MT4, sehingga anda tidak perlu menghitung manual lagi.

2. Menggunakan garis atau line

Cara menentukan support dan resistance forex populer yang kedua adalah dengan menggunakan bantuan tools garis atau line dalam MT4 anda. Ada dua cara membuat garis support dan resistance dalam chart ;

Menggunakan horizontal line

Cara pertama adalah dengan menggunakan garis horizontal line untuk menandai area high dan low dalam chart. Area high dan low ini kemudian menjadi titik perhatian utama untuk membuka transaksi trading.

Penjelasan artikel dan video untuk teknik menggunakan horizontal line bisa anda lihat di sini ; sistem trading forex .

Menggunakan trendline

Tools trendline dalam MT4 banyak digunakan untuk menentukan garis support dan resistance. Caranya cukup mudah; untuk menentukan resistance anda cukup menarik garis trendline dari titik high satu ke titik high lainnya dalam chart. Sebaliknya, untuk menentukan Support anda cukuo menarik trendline dari titik low ke titik low lainnya dalam chart.

Penjelasan tentang hal ini dan cara untuk menggunakannya akan kami ulas lebih dalam di artikel khusus.

3. Menggunakan Channel

Cara menentukan support dan resistance lainnya adalah dengan menggunakan channel. Channel yang digunakan bisa digambar manual dengan bantuan trendline, ataupun dengan menggunakan indiaktor bawaan dalam metatrader seperti equidistan channel dan andrew pitchfork channel.

4. Menggunakan Fibonacci retracement

Fibonacci retracement merupakan tools yang populer digunakan untuk menentukan area support dan resistance. Cara menggunakan indikator fibonacci retracement cukup mudah untuk dipelajari.

Anda bisa menemukan penjelasan cara menggunakan fibonacci retracement di artikel ini : cara menggunakan fibonacci .

5. Menggunakan indikator moving average

Indikator moving average merupakan salah satu indikator yang populer digunakan. Indikator ini cukup efektif untuk menentukan area support dan resistance yang bersifat dinamis dalam chart.

Praktek sederhana penggunaan moving average dalam forex trading bisa anda lihat video dan artikelnya di link ini ; sistem trading .

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Two Ways Opportunity

Untuk konsep keuntungan jika harga naik mungkin tidak perlu dijelaskan karena merupakan konsep yang wajar, kita membeli sesuatu saat harganya murah (Open Buy) dan berharap harganya naik lalu menjualnya (Sell Liquid), keuntungan di dapat dari selisih harga jual dengan harga beli.

Nah bagaimana kalau harga turun? Bagaimana mendapatkan keuntungannya ???

Latar belakang Forex Market adalah Market yang sangat besar, yaitu market internasional sedunia
dan transaksi terjadi dengan cepat.

Konsep untuk mendapatkan keuntungan saat harga turun adalah :

JUAL TERLEBIH DAHULU SAAT HARGA MAHAL
KEMUDIAN
BELI KEMBALI SAAT HARGA TURUN.

Bagaimana saya bisa menjual kalau saya belum membeli?

Bisa, karena ada orang yang mau meminjamkannya pada Anda!

Contoh sederhananya adalah sistem Konsinyasi dalam dunia Perdagangan, dimana kita dipinjamkan barang oleh Supplier untuk dijual padahal kita tidak langsung membayar saat barang kita terima. Sesudah barang terjual ke pelanggan kita (tentunya harganya lebih mahal dari harga beli ke supplier), barulah kita membayar kembali pada Supplier kita dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga jual ke konsumen kita.

Nah demikian pula pada Forex Trading, saat anda membuka Posisi Jual, maka Anda meminjam posisi Orang lain untuk dijual dan anda harus mengembalikannya dengan membeli dari market lagi, tentunya dengan harapan saat kita membeli untuk mengembalikan pinjaman, harganya lebih murah (turun) daripada saat kita menjual / meminjam (Sell) .

Proses ini dilakukan oleh sistem melalui bursa, jadi kita tidak mengetahui dari siapa kita meminjam / membuka posisi sell dan dari siapa kita membeli / menutup posisi Sell tersebut ditambah dengan Market Forex yang mendunia maka selalu saja ada mereka yang menjual atau membeli saat itu.

Nah inilah konsep Open Sell, membuka posisi Sell (jual) dan mengharapkan harga turun supaya dapat kita tutup (Buy Liquid) dengan harga yang lebih rendah. Keuntungan didapat dari selisih harga jual dengan harga beli. Tapi kalau sampai harga naik melampaui harga beli (Open Buy), maka Anda mengalami kerugian

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Memilih Waktu Yang Tepat Untuk Trading

Banyak temen trader yang mengeluh masalah waktu trading yang bisa dia lakukan. Sebagian merasa, karena trading baru sekedar hobi, maka hanya bisa dia lakukan di saat-saat luang alias diluar jam kerja (kantor). Sebagian lagi mengeluh, karena news yang “kebetulan” seringnya release di jam-jam tidur (WIB), maka untuk mengikuti news, kita harus rela menggeser jam tidur.

Akibatnya, banyak temen trader yang akhirnya punya kebiasaan menjadi burung hantu, alias melek malem dan tidur di siang hari. Sebenernya, kapan sih waktu yang tepat untuk trading? Apakah kita memang harus meluangkan banyak waktu di depan computer untuk melototin chart selama melakukan trading? Jam berapakah waktu yang tepat untuk masuk ke market?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas banyak ditanyakan oleh temen-temen yang baru memulai belajar trading. Terus terang klo pertanyaan itu diajukan ke saya, saya akan jawab: suka-suka kitalah, kan tidak ada keharusan ini-itu sehubungan dengan kegiatan trading kita. Tapi Ok deh, mungkin anda kurang puas dengan jawaban “asal-asalan” saya seperti itu. Marilah kita coba review, kapan sebaiknya atau kapan waktu yang tepat untuk ber-trading ria?

Menurut temen-temen trader senior, waktu trading sebaiknya disesuaikan dengan beberapa hal, misalnya pair yang kita tradingkan. Intinya, sesuaikan waktu trading kita dengan jam buka market dari negara yang mata uangnya kita tradingkan. Jadi misalnya kita trading di pair EUR/USD, maka sebaiknya kita mulai masuk market di jam/saat market Eropa buka dan juga jam/saat market US buka. Kenapa demikian? Alasannya, karena biasanya memang di saat-saat market di negara yang bersangkutan buka, terjadi pergerakan yang lumayan kenceng pada pair yang bersangkutan.

Waktu lain yang menarik untuk masuk market adalah saat-saat news dari negara yang mata uangnya kita tradingkan. Nah, ini dia masalahnya! Berhubung kita tinggal di Indonesia, maka seringkali news release terjadi di saat-saat yang kurang menguntungkan. Yah, maklum ajah, di saat seharusnya kita tidur nyenyak (WIB) jam kerja sedang berjalan di sebagian negara Eropa dan Amerika. Jadi untuk mengikuti news memang kadang kita perlu mengalah dan menggeser jam tidur kita. Tapi apakah memang untuk menjadi trader, kita mesti mengadopsi “gaya hidup burung hantu”? Gak perlulah. Toh kita trading tidak harus berdasarkan news. Malahan, buat sebagian temen trader yang beraliran technicalist, di saat-saat news mereka malahan menghidar dari market kok. Jadi, sebenernya gak haruslah kita begadangan menunggu news release.

Selain jam buka market dan jam release news, menurut saya, ada satu hal lagi yang perlu kita perhatikan dalam mengatur jadwal/waktu trading kita, yaitu: kapan kita mempunyai waktu yang luang untuk mengamati dan menganalisis market. Ini terutama perlu menjadi bahan pertimbangan utama bagi temen-temen trader yang masih mempunyai pekerjaan lain diluar kegiatan trading. Saran saya, janganlah kegiatan trading ini kemudian mengganggu kegiatan-kegiatan lain yang lebih penting, seperti waktu kerja (terutama bagi temen trader yang masih kerja kantoran) atau waktu-waktu penting lainnya seperti waktu ibadah atau waktu santai bersama keluarga atau orang terdekat kita.

Kapan waktu yang tepat untuk trading? waktu yang tepat untuk trading bagi masing-masing trader berbeda-beda, tergantung pada: pair yang ditradingkan, gaya trading (apakah akan mengikuti news atau tidak) dan waktu luang yang bisa kita sediakan tanpa mengganggu kegiatan rutin kita. Trading memang harus disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan kita. Intinya, saat trading kita harus enjoy deh. Jangan sampai trading malahan menambah beban stress dan permasalahan.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Memahami Naluri atau intuisi seorang trader

Kadangkala seorang trader kawakan mampu membuka sebuah posisi Buy atau Sell hanya beberapa detik setelah dia melihat pergerakan mata uang. Dan seringkali posisinya sesuai dengan arah market.

Tapi semua itu lahir dari pengalaman dan jam terbangnya yang telah panjang didalam dunia forex.
Kebiasaan melihat pergerakan grafik selama bertahun-tahun membuat seorang trader profesional dapat saja menentukan kemana harga akan bergerak dengan cepat bahkan sebelum dia melihat berita atau indikator teknikal lainnya. Ini disebabkan pada alam bawah sadarnya telah terbentuk pola trading yang dilakukannya selama ini. Dan itu muncul ketika si trader melihat grafik forexnya.

Nah itu dinamakan intuisi. Intuisi lahir dari pengalaman dan jam terbang yang panjang selama bertahun-tahun.

Namun mereka yang tidak memiliki jam terbang cukup, belum dapat menggunakan intuisinya dengan baik dalam bertrading. Akibatnya ya itu. Hanya feeling-feeling so good yang tentunya berakhir pada berantakkannya pola trading si pemula forex dan mengacaukan sistem yang telah dibangunnya selama ini. Alhasil, kerugian pun terjadi.

Jika Anda adalah seorang pemula dalam trading Anda, saran yang bisa diberikan adalah jauhkan perasaan Anda dalam bertrading. Bahkan ketika profit atau loss terjadi, berusahalah untuk menjauhkan semua perasaan yang ada. Memang tidak mudah namun rasanya itu akan sangat membantu Kita untuk berpikir jernih dan tepat sasaran.

Saran lainnya yang juga rasanya baik adalah jangan bertrading ketika suasana hati Kita sedang kacau. Biasanya pada kondisi seperti ini kesabaran dan ketenangan Kita sedang tidak maksimal sehingga banyak kesalahan terjadi. Kalau di rumah sedang ada persoalan rumah tangga dan itu membuat Anda pusing tujuh keliling, tinggalkan platform forex Anda dan tunggulah hingga suasana hati Anda tenang kembali.

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Tweezer Tops and Bottoms

Pola Tweezer Tops adalah pola pembalikan bearish yang terlihat di bagian atas uptrends dan Pola Tweezer Bottoms adalah pola pembalikan bullish terlihat di bagian bawah downtrend.

Pola Tweezer Tops terdiri dari dua lilin:

Bullish Candle (Hari 1)
Bearish Candle (Hari 2)

Pola Tweezer Bottoms terdiri dari dua lilin:

Bearish Candle (Hari 1)
Bullish Candle (Hari 2)

Kadang-kadang Pola Tweezer Tops and Bottoms memiliki tiga candle.

Sebuah Tweezer Tops bearish terjadi selama uptrend ketika pembeli mengambil harga yang lebih tinggi, dan penutupan harga hari itu berada di dekat harga tertinggi (tanda bullish). Namun, pada hari kedua, bagaimana pedagang merasa (yaitu sentimen mereka) membalikkan sepenuhnya. Pasar dibuka dan harga terjun kebawah, sering melebihi kenaikan harga di Hari 1.

Sebaliknya, sebuah Tweezer Bottoms terjadi selama downtrend ketika penjual terus mengambil harga yang lebih rendah, biasanya menutup di dekat posisi terendah hari itu (tanda bearish). Namun demikian, Hari ke-2 adalah benar berlawanan karena harga membuka dan melonjak ketas. kadang-kadang melbihi dari seluruh panjang candle dari hari sebelumnya.

e241ce3c10e9c65536dbc21de8ba75e2.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Shooting Star

Pola Shooting Star adalah pola bearish candlestick pembalikan yang signifikan yang terutama terjadi di bagian atas uptrends.

Pola Shooting star terbentuk bila harga pembukaan, harga terendah, dan dan harga penutupan adalah kira-kira memiliki harga yang sama. Juga, ada upper shadow yang panjang, umumnya didefinisikan setidaknya dua kali panjang dari real body. Ketika harga terendah dan harga penutupan adalah sama, sebuah Shooting star bearish candlestick terbentuk dan dianggap formasi yang kuat karena penjual mampu menolak tekanan pembeli dan benar-benar penjual mampu mendorong harga lebih dengan penutupan di bawah harga pembukaan .

Pola Shooting Star dianggap kurang bearish, namun demikian bearish ketikaharga pembukaan dan harga terendah adalah kurang lebih sama. Para penjual mampu menangkal para pembeli, tetapi tidak dapat membawa harga kembali ke harga pembukaan.

Upper shadow Shooting Star menyiratkan bahwa pasar sedang diuji untuk menemukan di mana resistensi dan pasokan berada. Ketika pasar menemukan daerah resitance, penjual mulai mendorong harga lebih rendah, dan mengakhiri di dekat harga pembukaan. Dengan demikian, kemajuan bullish ke atas ditolak oleh penjual.

444ed00aafbcead9b36156da85f1717a.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Morning Star

Pola Morning star adalah pola pembalikan bearish, biasanya terjadi di bagian bawah downtrend. Pola ini terdiri dari tiga candle:

Bearish Candle Besar (Hari 1)
Bullish atau Bearish candle Kecil (Hari 2)
Bullish Candle Besar (Hari 3)

Bagian pertama dari pola pembalikan Morning Star adalah bearish candle merah besar . Pada hari pertama, Penjual memegang kendali pasar, biasanya membuat harga terendah baru.

Hari kedua dimulai dengan Gap down. Jelas dari pembukaan Hari 2 bahwa penjual berada dalam kontrol. Namun, penjual tidak mendorong harga jauh lebih rendah. Kandil pada Hari 2 adalah cukup kecil dan dapat menjadi bullish, bearish, atau netral (yaitu Doji).

Secara umum, candle bullish pada Hari 2 adalah tanda kuat dari sebuah pembalikan yang akan datang. Tapi itu adalah Hari 3 yang memegang paling signifikansi.

Hari 3 dimulai dengan gap up, dan pembeli dapat menekan harga lebih jauh ke atas, bahkan sering lebih tinggi dari harga tertinggi pada Hari 1.

1210d1a952945868a6944f6b4ab56e06.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Inverted Hammer

Pola Inverted Hammer candlestick terjadi terutama di bagian bawah downtrend dan merupakan peringatan dari potensi pembalikan ke atas. Penting untuk dicatat bahwa pola Inverted adalah peringatan perubahan harga potensial, bukan sinyal untuk membeli.

Pola Inverted Hammer, seperti pola Shooting Star, diciptakan bila harga pembukaan, terendah, dan penutupan adalah kira-kira harga yang sama. Juga, ada upper shadow yang panjang, yang harus minimal dua kali dari panjang real body.

Ketika harga terendah dan pembukaan adalah sama, sebuah Inverted Hammer bullish candlestick terbentuk dan dianggap sebagai tanda bullish yang kuat daripada ketika harga terendah dan penurupan adalah sama. Setelah terjadi downtrend yang berkepanjangan, sebuah pola Inverted Hammer adalah bullish karena harga ragu-ragu dan bergerak ke bawah dengan meningkatkan votalitas secara signifikan di siang hari. Namun demikian, penjual kembali ke pasar dan mendorong harga kembali di dekat harga pembukaan, tetapi kenyataan bahwa harga mampu meningkat secara signifikan menunjukkan bahwa pembeli sedang menguji kekuatan penjual. Apa yang terjadi pada hari berikutnya setelah pola Inverted Hammer akan memberikan ide ke para pedagang untuk mengambil posisi order.

56a9ea4378819c7cab0ed98ae9272ec9.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Harami

Pola Harami (berarti “hamil” dalam bahasa Jepang) adalah Candlestick pola pembalikan. Pola ini terdiri dari dua Candlesticks:
  • Bullish atau Bearish lebih besar Candle (Hari ke-1)
  • Bullish atau Bearish kecil Lilin (Hari ke-2)
Pola harami

Pola Harami dianggap bullish atau bearish berdasarkan kriteria di bawah ini:

Bearish Harami : Sebuah harami bearish terjadi ketika ada bullish candle hijau besar pada Hari ke-1 diikuti dengan candle bearish atau bullish lebih kecil pada Hari ke-2. Aspek yang paling penting dari bearish harami adalah bahwa terjadi gap down pada Hari ke-2 dan tidak dapat bergerak lebih tinggi kembali ke penutupan Hari 1. Ini adalah tanda bahwa ketidakpastian memasuki pasar.

Bullish Harami: Sebuah bullish Harami terjadi ketika ada bearish candle merah besar pada Hari 1 diikuti dengan candle bearish atau bullish lebih kecil pada Hari ke-2. Sekali lagi, aspek paling penting dari bullish harami adalah bahwa terjadi gap sampai di hari ke-2 dan harga yang mengangkat dan tidak mampu bergerak lebih rendah kembali ke dekat bearish Hari ke-1.

cb4fd32beb5e1568f1a582bb2130545f.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Hanging Man

Pola candlestick Hanging Man, adalah tanda bearish. Pola ini terjadi terutama di bagian atas uptrends dan merupakan peringatan dari potensi pembalikan ke bawah. Penting untuk menekankan bahwa pola Hanging Man adalah peringatan perubahan harga potensial, bukan sinyal, dalam dan dari dirinya sendiri, untuk melakukan posisi jual.

Pola Hanging Man, seperti Hammer, ini dibuat ketika, harga pembukaan, tertinggi, dan penutupan adalah kira-kira harga yang sama. Juga, terjadinya lower shadow panjang, yang harus minimal dua kali panjang tubuh nyata. Ketika harga tertinngi dan harga pembukaan adalah sama, sebuah Hanging Man bearish candlestick yang terbentuk dan dianggap sebagai tanda bearish yang kuat daripada ketika harga tertinggi dan penutupan adalah sama.

Setelah uptrend yang panjang, pembentukan sebuah Hanging Man adalah bearish karena harga ragu-ragu dengan penurunan harga secara signifikan pada siang hari. Memang, pembeli kembali ke pasar, dan mendorong harga kembali disekitar harga pembukaan, tetapi kenyataannya bahwa harga bisa turun secara signifikan menunjukkan bahwa penjual sedang menguji tekad pembeli. Apa yang terjadi pada hari berikutnya setelah pola Hanging Man akan memberikan gambaran ke trader, apakah harga akan lebih tinggi atau lebih rendah.

367c25c5d92a744606ca2f6c52a194ea.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Gravestone Doji

Gravestone Doji adalah pola bearish candlestick pembalikan yang signifikan yang terutama terjadi di bagian atas uptrend.

Doji Gravestone terbentuk bila harga pembukaan, harga terendah, dan dan harga penutupan adalah sama atau sekitar harga yang sama (harga yang persis sama jarang ditemukan). Bagian yang paling penting dari Doji Graveston adalah panjang dari upper shadow. panjang dari upper shadow umumnya ditafsirkan oleh analis teknis sebagai makna bahwa pasar sedang menguji dimana sebuah resistance berada.

Pembentukan pola Doji Gravestone terjadi ketika pembeli mampu menekan harga ke atas. Namun, area resistensi ditemukan di harga tertinggi hari itu dan tekanan penjual mampu mendorong harga kembali ke harga pembukaan. Oleh karena itu, kemajuan bullish ke atas seluruhnya ditolak oleh beruang.

f12324c6cdcb68eaf190f948b9a9f901.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Doji

Pola Doji adalah formasi candlestick yang kuat, menandakan keraguan antara penbeli dan penjual. Sebuah Doji cukup sering ditemukan di bagian bawah dan atas tren dan dengan demikian dianggap sebagai tanda kemungkinan pembalikan arah harga, tetapi Doji dapat dilihat sebagai pola berkelanjutan juga.

Sebuah Doji terbentuk ketika harga pembukaan dan harga penutupan adalah sama. Sebuah berkaki panjang Doji, sering disebut sebagai “Manusia Rickshaw” adalah sama sebagai Doji, kecuali bayangan atas dan bawah jauh lebih panjang dari formasi Doji biasa.

Penciptaan pola Doji menggambarkan mengapa Doji merupakan suatu keraguan dipasar. Setelah harga pembukaan, pembeli mendorong harga lebih tinggi kemudian penjual mendorong kembali harga ke posisi yang lebih rendah dari harga pembukaan. Namun, penjual tidak dapat menjaga harga lebih rendah, dan pembeli kemudian mendorong harga kembali ke harga pembukaan.

Tentu saja, Doji dapat dibentuk oleh harga bergerak lebih rendah terlebih dahulu dan kemudian yang lebih tinggi, bagaimanapun, harga penutupan kembali ke harga pembukaan.

c98879627b023c9f1a8e5d739d43baad.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Dark Cloud Cover

Pola Dark Cloud Cover adalah pola bearish candlestick pembalikan , mirip dengan Pola Bearish Engulfing. Ada dua komponen dari formasi Dark Cloud Cover:

Bullish Candle (Hari ke-1)
Bearish Candle (Hari ke-2)

Sebuah Pola Dark Cloud cover terjadi ketika bearish candle pada Hari ke-2 menutup kebawah setengah dari candle hari ke-1. Selain itu, terjadinya gap up pada hari ke-2 hanya untuk mengisi gap saja (lihat: Gap) dan penutupan harga secara signifikan ke dalam gap yang dibuat oleh bullish candle dalam satu hari.

Penolakan Gap up adalah tanda bearish, tetapi retracement atas gain pada hari sebelumnya menadakan sentimen bearish yang lebih kuat. Pembeli tidak dapat menahan harga lebih tinggi, sehingga penjual mengambil alih sentimen pasar.

Sinya jual Dark Cloud cover

Pedagang biasanya menyarankan tidak menjual persis ketika seseorang melihat Pola Dark Cloud cover (Hari ke-1 & hari ke- 2) sampai sinyal lain memberikan konfirmasi seperti break dari indikator teknis seperti garis trend line atau yang lainnya. Salah satu alasan untuk menunggu konfirmasi adalah bahwa Pola Dark Cloud cover adalah pola bearish, tapi tidak bearish seperti yang seharusnya: bagian dari gain dari hari ke-1 masih dilestarikan.

b52a9b7fa1a127efd63f8a391e7c2baa.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
3cd743a4456260d06b31c3d6fa32cd86.png


Belajar Pola Candlestick

Pola Bullish Engulfing

Pola Bullish Engulfing adalah pola bullish pembalikan , biasanya yang terjadi di bagian bawah downtrend. Pola ini terdiri dari dua Candlesticks:

Bearish Candle Lebih kecil (Hari 1)
Bullish Candle Lebih besar (Day 2)

Pola bullish engulfing

Real body bearish candle Hari-1 biasanya terkandung dalam real body bullish candle dari hari-2. Pada Hari-2, terjadi Gap ke bawah, namun penjual tidak begitu kuat untuk medorong harga kebawah sebelum pembeli mengambil alih dan mendorong harga lebih tinggi, dan mengisi gap down dari harga pembukaan dipaginhari dan mendorong harga jauh lebih tinggi dari harga pembukaan hari sebelumnya.

Kekuatan Pola Bullish Engulfing berasal dari perubahan sentimen yang luar biasa dari bearish gap turun di pagi hari, dimana bullish real body candle yang lebih besar tutup pada harga tertinggi dalam sehari. Penjual telah jenuh pembeli telah menguasai pasar.

e3d24fd19bb12f9402cf324f07ab1921.png

kunjungi : Belajar Forex - FXBazooka
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.