Amaterasu
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 83190
- Sejak
- 28 Okt 2009
- Pesan
- 2.702
- Nilai reaksi
- 170
- Poin
- 63
Pernah maen-maen ke luar negeri?Keliling Eropa, Asia, Amerika?Hm, basi!. Banyak orang pernah keliling tempat2 bagus, tapi mungkin cuman sedikit orang yang mo datengin negara2 berikut! Ok, cek-it-dot
Pemberhentian pertama Ethiopia
Ethiopia (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) peringkat 170 dari 177 negara-negara miskin di Indeks Pembangunan Manusia (IPM UNDP 2006). Setengah dari PDB-nya tergantung pada kegiatan pertanian. Sektor pertanian menderita karena rendahnya pengetahuan para petani dan seringnya terjadi kekeringan. 50% dari penduduknya (74.7 juta jiwa) adalah orang miskin dan 80% masyarakatnya mengkonsumsi roti dari Gandum yang mereka tanam (Klo Panennya gagal terus, gimana makannya?...). Hanya ada 47% laki-laki dan 31% dari perempuan yang bisa membaca. Beberapa bagian dari Ethiopia merupakan daerah dengan kerawanan penyakit hepatitis A, hepatitis E, tipus demam, malaria, rabies, meningitis dan schistosomiasis.
Padahal, distrik Sadomo di Ethiopia diketahui sebagai penghasil kopi terbaik ke-Dua di dunia, setelah Harar. (Pada kemana duitnya ya? /wah)
Pemberhentian kedua NIger
Niger (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) dengan populasi 12,5 juta adalah salah satu dari sepuluh negara-negara termiskin di dunia. Kekeringan adalah bencana alam yang umum di Niger. Sering mengalami fase krisis pangan yang parah. 63% dari total penduduk hidup di bawah $ 1 per hari. Jumlah orang dewasa yang bisa membaca hanya sekitar 15% Dan, harapan hidup manusia disana hanya mencapai usia 46 tahun (???/wah). Banyak orang meninggal hepatitis A, diare, malaria, meningococcal meningitis dan tifus.
Oy, Niger dan Nigeria adalah 2 Negara yg berbeda lo
Oke, pemberhentian selanjutnya Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) peringkat 171 sebagai negara miskin. Pertanian adalah tulang punggung perekonomian yang tidak stabil (kekeringan dan gagal panen juga). Harapan hidup penduduk dari sedikit 4,3 juta jiwa yang ada, hanya berkisar 43,46-43,62 tahun. 13,5% dari populasi berisiko AIDS /wah
Okeh, sekarang perjalanan kita berlanjut ke....Guinea-Bissau
seorang anak usia 13 tahun, sedang berjualan macam2 alat tulis sepulang sekolah
Guinea Bissau (GDP perkapita 600US$ per/tahun) ,sebagai negara miskin urutan ke 172. Pertanian dan perikanan adalah satu-satunya pilar ekonominya. Tingkat pendapatannya bahkan tidak berasal dari seluruh bagian negara (dengan kata lain, hanya beberapa daerah saja yang produktif, itu-pun cuman sedikit). Sekitar 10% dari populasi orang dewasa yang berisiko HIV AIDS.
Perjalanan kita masih panjang nie! Ayo, ke checkpoint berikutnya!...Uni Comoro
Pertumbuhan penduduk dan pengangguran yang sangat tinggi bertanggung jawab atas kemiskinan di Uni Komoro (GDP per kapita 600US$). Kepadatan penduduk terjadi pada setiap 1000km, dan terjadi di zona pertanian pula, sehingga mengakibatkan krisis lingkungan. Kontribusi pertanian terhadap PDB adalah 40%. Rendahnya tingkat pendidikan telah menurunkan level/ kualitas angkatan kerja-nya. Ekonomi terutama tergantung pada hibah luar negeri.
Oke deh, lanjut ke Republik Somalia
Pertanian adalah dasar perekonomian Republik Somalia di ujung Afrika (GDP 600US$). Nomaden dan semi-nomad masih dilakukam oleh sebagian besar penduduk (hari gini, masih nomaden /wah). Pemeliharaan ternak merupakan sumber utama mata pencaharian bagi mereka. Industri pertanian yang kecil memberikan kontribusi 10% terhadap PDB.
Oke, segini dulu. Untuk beberapa negara miskin lainnya, data-nya masih gw kumpulkan. Ntar menyusul. So, apa yg bisa kita ambil dari informasi diatas ?
1. Kemiskinan karena gagal panen, kekeringan (Global warming)
2. Jumlah penduduk yang terlalu banyak, tingkat pendidikan yang rendah
3. Penyakit ganas seperti HIV dan AIDS
4. Masih menggunakan cara tradisional (nomaden misalnya /wah)
5. Ada satu faktor lagi sebenernya yg menyebabkan negara2 tsb miskin, yaitu konflik/perang saudara yg terjadi. Cuman, infonya belum terlalu lengkap, so gk gw posting deh!.
Nah, Indonesia ud memenuhi berapa kriteria dari list diatas?
Pemberhentian pertama Ethiopia
Ethiopia (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) peringkat 170 dari 177 negara-negara miskin di Indeks Pembangunan Manusia (IPM UNDP 2006). Setengah dari PDB-nya tergantung pada kegiatan pertanian. Sektor pertanian menderita karena rendahnya pengetahuan para petani dan seringnya terjadi kekeringan. 50% dari penduduknya (74.7 juta jiwa) adalah orang miskin dan 80% masyarakatnya mengkonsumsi roti dari Gandum yang mereka tanam (Klo Panennya gagal terus, gimana makannya?...). Hanya ada 47% laki-laki dan 31% dari perempuan yang bisa membaca. Beberapa bagian dari Ethiopia merupakan daerah dengan kerawanan penyakit hepatitis A, hepatitis E, tipus demam, malaria, rabies, meningitis dan schistosomiasis.
Padahal, distrik Sadomo di Ethiopia diketahui sebagai penghasil kopi terbaik ke-Dua di dunia, setelah Harar. (Pada kemana duitnya ya? /wah)
Pemberhentian kedua NIger
Niger (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) dengan populasi 12,5 juta adalah salah satu dari sepuluh negara-negara termiskin di dunia. Kekeringan adalah bencana alam yang umum di Niger. Sering mengalami fase krisis pangan yang parah. 63% dari total penduduk hidup di bawah $ 1 per hari. Jumlah orang dewasa yang bisa membaca hanya sekitar 15% Dan, harapan hidup manusia disana hanya mencapai usia 46 tahun (???/wah). Banyak orang meninggal hepatitis A, diare, malaria, meningococcal meningitis dan tifus.
Oy, Niger dan Nigeria adalah 2 Negara yg berbeda lo
Oke, pemberhentian selanjutnya Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah (Pendapatan perkapita 700US$ / tahun) peringkat 171 sebagai negara miskin. Pertanian adalah tulang punggung perekonomian yang tidak stabil (kekeringan dan gagal panen juga). Harapan hidup penduduk dari sedikit 4,3 juta jiwa yang ada, hanya berkisar 43,46-43,62 tahun. 13,5% dari populasi berisiko AIDS /wah
Okeh, sekarang perjalanan kita berlanjut ke....Guinea-Bissau
seorang anak usia 13 tahun, sedang berjualan macam2 alat tulis sepulang sekolah
Guinea Bissau (GDP perkapita 600US$ per/tahun) ,sebagai negara miskin urutan ke 172. Pertanian dan perikanan adalah satu-satunya pilar ekonominya. Tingkat pendapatannya bahkan tidak berasal dari seluruh bagian negara (dengan kata lain, hanya beberapa daerah saja yang produktif, itu-pun cuman sedikit). Sekitar 10% dari populasi orang dewasa yang berisiko HIV AIDS.
Perjalanan kita masih panjang nie! Ayo, ke checkpoint berikutnya!...Uni Comoro
Pertumbuhan penduduk dan pengangguran yang sangat tinggi bertanggung jawab atas kemiskinan di Uni Komoro (GDP per kapita 600US$). Kepadatan penduduk terjadi pada setiap 1000km, dan terjadi di zona pertanian pula, sehingga mengakibatkan krisis lingkungan. Kontribusi pertanian terhadap PDB adalah 40%. Rendahnya tingkat pendidikan telah menurunkan level/ kualitas angkatan kerja-nya. Ekonomi terutama tergantung pada hibah luar negeri.
Oke deh, lanjut ke Republik Somalia
Pertanian adalah dasar perekonomian Republik Somalia di ujung Afrika (GDP 600US$). Nomaden dan semi-nomad masih dilakukam oleh sebagian besar penduduk (hari gini, masih nomaden /wah). Pemeliharaan ternak merupakan sumber utama mata pencaharian bagi mereka. Industri pertanian yang kecil memberikan kontribusi 10% terhadap PDB.
Oke, segini dulu. Untuk beberapa negara miskin lainnya, data-nya masih gw kumpulkan. Ntar menyusul. So, apa yg bisa kita ambil dari informasi diatas ?
1. Kemiskinan karena gagal panen, kekeringan (Global warming)
2. Jumlah penduduk yang terlalu banyak, tingkat pendidikan yang rendah
3. Penyakit ganas seperti HIV dan AIDS
4. Masih menggunakan cara tradisional (nomaden misalnya /wah)
5. Ada satu faktor lagi sebenernya yg menyebabkan negara2 tsb miskin, yaitu konflik/perang saudara yg terjadi. Cuman, infonya belum terlalu lengkap, so gk gw posting deh!.
Nah, Indonesia ud memenuhi berapa kriteria dari list diatas?
