akiong
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 41745
- Sejak
- 25 Apr 2008
- Pesan
- 2.971
- Nilai reaksi
- 47
- Poin
- 48
JAKARTA – Banyak wanita di Asia Tenggara menghadapi diskriminasi dan ketidaksamaan dalam hak. Hal ini disebabkan masih adanya sistem patriarki dalam keluarga, masyarakat dan negara yang menghadang wanita mendapat persamaan hak.
Hak asasi bagi wanita Asia Tenggara juga terkait dengan kurangnya pengakuan atas hak asasi mereka untuk persamaan dan tidak didiskriminasi, bebas dari kekerasan dan paksaan, memiliki hak untuk mengatur hidup mereka, dan diakui sebagai pemimpin perubahan dalam masyarakat.
Oleh karena itu, dalam pernyataan tertulis yang diterima okezone, Senin (9/5/2011), Southeast Asia Women’s Caucus meminta partisipasi dan representasi substantif dan berarti dari seluruh proses dan struktur ASEAN, khususnya Komisi ASEAN untuk Peningkatan dan Perlindungan Hak Asasi Wanita dan Anak-anak, juga Komisi Antar-Pemerintahan ASEAN untuk Hak Asasi Manusia.
Mereka juga mendesak komitmen dari negara-negara anggota ASEAN untuk mengakhiri imunitas dan menjunjung tinggi hak asasi bagi semua pembela hak asasi manusia, khususnya pembela hak asasi wanita. HAM - Wanita.
Selain itu, mereka juga meminta perlindungan hak bagi kaum lesbian, biseksual, dan transgender. Mereka juga mendesak negara-negara anggota ASEAN untuk memastikan perlindungan pekerja domestik dan migran di wilayah ASEAN, khususnya wanita yang menjadi mayoritas dalam pekerja ini. (
(rhs) sumber