• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tanyakan [ASK] seputar islam disini (discussion)

temen-temen yang bisa jawab pertanyaan......

jawab aja, jangan sungkan-sungkan......
 
hush2.. jgn OOT.. jawab aja pertanyaan yang diberikan penanya ya...




thx in advance/no1
 
assalamualaikum.

nanya dong

boleh ga sih kita berbangga diri??misalnya dapet ranking 1 diskolah,,ato dpt IP 4 dikuliah.trus apakah berbangga diri itu bisa disamakan dengan sombong??klo ngga,,dmn perbedaannya.
 
bangga diri mah boleh bang gie.. tapi jangan sampe sesumbar dan pamer.. itu yang ga boleh.. ria' namanya..
 
ngebedain bangga diri dan sombong gmn bang dika?
 
bangga itu adalah perasaan puas terhadap kinerja yang kita jalani.. kata tukul itu kristalisasi keringat.. ya itu dia contohnya.. kita bangga donk jadi juara umum.. boleh banget bangga, senang sama prestasi yang didapat.. yang ga bole disini bang gie, karna kita juara umum lantas kita memandang rendah yang lain, menyombong2kan prestasi kita, membanding2kan diri kita dengan yang lain, misalnya dengan ngomong " neehh kayak gw donk, uda ganteng, putih, tinggi, Juara umum lagi, mang kek loo, bla bla bla"

gitu lah bang gie.. bisa toh ngebedain.. jadi bangga diri disini lebih kepada perasaan puas terhadap kinerja yang didapat..
 
setuju neh sama bang FBR

sombong biasanya dibarengi dengan merendahkan orang lain......
kalau bangga diri mah biasanya enggak sampe merendahkan orang lain....
 
ass. wr. wb
akhi saya mau tanya apa bener orang yang taubat itu dapat hidayah dari Allah?
tapi ada yang sudah mau taubat tapi kadang sering malas melakukan ajaran2 islam?
ya istilah kasarnya, tobat kumat lha....
 
setuju neh sama bang FBR

sombong biasanya dibarengi dengan merendahkan orang lain......
kalau bangga diri mah biasanya enggak sampe merendahkan orang lain....

dan juga sombong, biasanya mengharapkan pujian dari orang lain, dan ini bisa membuat kita mendapat dosa tambahan, karena kita ria dan mengharap pujian dari orang lain.

bener ga??

mmm boleh numpang nanya nih, yang dimaksud sama jihad itu apaan sih??, truz itu wajib di lakukan ga? contoh jihad itu apaan aja??

dalam bahasa arab satu kata memiliki makna yang beragam makna jihad menurut bahasa :

1. jihad bermakna bertempur atau berjuang melawan sesuatu. di barat, jihad diterjemahkan sebagai "perang suci" karena dalam Al-Qur'an kata itu sering digunakan dalam ayat-ayat yang berkonteks perang.

2.Secara bahasa (etimologi) kata jihad berarti kekuatan usaha, susah payah dan lemampuan

3.enurut ar-Raghib al-Ashfahani (wafat th. 425 H) rahimahullahu: berarti kesulitan dan berarti kemampuan.

3.Menurut istilah syar’i (terminologi): “Al-Jihad artinya memerangi orang kafir, yaitu berusaha dengan sungguh-sungguh mencurahkan kekuatan dan kemampuan baik berupa perkataan atau perbuatan.”

4.Menurut al-Hafizh Ahmad bin ‘Ali bin Hajar al-Asqalani (yang terkenal dengan al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalany, wafat th. 852 H) rahimahullahu: “Jihad menurut syar’i adalah mencurahkan seluruh kemampuan untuk memerangi orang-orang kafir.”

5.stilah Jihad digunakan juga untuk melawan hawa nafsu, syaithan, dan orang-orang fasiq. Adapun melawan hawa nafsu yaitu dengan belajar agama Islam (belajar dengan benar), lalu mengamalkannya kemudian mengajarkannya. Adapun jihad melawan syaithan dengan menolak segala bentuk syubhat dan syahwat yang selalu dihiasi oleh syaithan. Jihad melawan orang kafir dengan tangan, harta, lisan, dan hati. Adapun jihad melawan orang-orang fasiq dengan tangan, lisan dan hati.

6.Perkataan al-Hafizh Ibnu Hajar tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Berjihadlah melawan orang-orang musyrikin dengan harta, jiwa, dan lisan kalian.”

7. Jihad menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu adalah: “Mencurahkan segenap kemampuan untuk mencapai apa yang dicintai Allah Azza wa Jalla dan menolak semua yang dibenci Allah.”

8.menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu Kata beliau: “Bahwasanya jihad pada hakikatnya adalah mencapai (meraih) apa yang dicintai oleh Allah berupa iman dan amal shalih, dan menolak apa yang dibenci oleh Allah berupa kekufuran, kefasikan, dan maksiyat.”

9. Definisi ini mencakup setiap macam jihad yang dilaksanakan oleh seorang Muslim, yaitu meliputi ketaatannya kepada Allah Azza wa Jalla dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhkan larangan-larangan-Nya. Kesungguhan mengajak (mendakwahkan) orang lain untuk melaksanakan ketaatan, yang dekat maupun jauh, muslim atau orang kafir dan bersungguh-sungguh memerangi orang-orang kafir dalam rangka menegakkan kalimat Allah dan selain itu.

10. Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Amal apa yang paling utama?’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Shalat pada waktunya.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Jihad fii sabiilil-laah.’”

11. Abu Dzarr Radhiyallahu ‘anhu pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Amal apa saja yang paling utama?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Beriman kepada Allah dan berjihad fii sabiilillaah...”

12. Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Sesungguhnya seutama-utama amal sesudah shalat adalah jihad fii sabilillaah.”

13. Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, ada seseorang yang berperang karena mengharap ghani-mah (harta rampasan perang), ada yang lain berperang supaya disebut namanya, dan yang lain berperang supaya dapat dilihat kedudukannya, siapakah yang dimaksud berperang di jalan Allah?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang berperang supaya kalimat Allah tinggi, maka ia fii sabiilillaah (di jalan Allah).”

maka atas definisi diatas jihad bisa ditempuh tidak hanya dengan cara berperang, tapi bisa juga dengan menuntut ilmu dan bekerja demi tegaknya agaa Allah dimuka bumi.

mengorbankan segenap jiwa raga kita untuk menuntut ilmu demi tingginya kalimat Allah maka bisa dikatana jihad ilmu

mengorbankan danmenyumbangkan harta demi memnangkan sebuah peperangan atau membantu umat muslim, demi tegaknya kalimat Allah dimuka bumi deisebut jihad Harta

hukum jihad:
1.Hukum jihad adalah fardhu (wajib) dengan dasar firman Allah al-Qaahir:
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci se-suatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” [Al-Baqarah: 216]

2. Muhammad bin Syihab az-Zuhri (wafat th. 124 H) rahimahullahu berkata: ‘Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang dalam keadaan berperang maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Orang yang sedang duduk, apabila dimintai bantuan, maka ia harus memberikan bantuan, jika diminta untuk maju berperang, maka ia harus maju perang, dan jika tidak dibutuh-kan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).’”

3. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada waktu Fat-hu Makkah (pembebasan kota Makkah):
“Tidak ada hijrah setelah Fat-hu Makkah (pembebasan kota Makkah), akan tetapi yang ada adalah jihad dan niat baik. Bila kalian diminta untuk maju perang, maka majulah!”

4. Hukum jihad adalah fardhu kifayah dengan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahih serta penjelasan ulama Ahlus Sunnah antara lain dari Al-Qur’an surat an-Nisaa’: 95-96, at-Taubah: 122, al-Muzzamil: 20, dan beberapa hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih.

5. Empat Imam Madzhab dan lainnya telah sepakat bahwa jihad fii sabiilillaah hukumnya adalah fardhu kifayah, apabila sebagian kaum Muslimin melaksanakannya, maka gugur (kewajiban) atas yang lainnya. Kalau tidak ada yang melaksanakan-nya maka berdosa semuanya.

6. Para ulama menyebutkan bahwa jihad menjadi fardhu ‘ain pada tiga kondisi:
Pertama: Apabila pasukan Muslimin dan kafirin (orang-orang kafir) bertemu dan sudah saling berhadapan di medan perang, maka tidak boleh seseorang mundur atau berbalik.
Kedua: Apabila musuh menyerang negeri Muslim yang aman dan mengepungnya, maka wajib bagi penduduk negeri untuk keluar memerangi musuh (dalam rangka mempertahankan tanah air), kecuali wanita dan anak-anak.
Ketiga: Apabila Imam meminta satu kaum atau menentukan beberapa orang untuk berangkat perang, maka wajib berangkat. Dalilnya adalah surat at-Taubah: 38-39.

JIHAD DIWAJIBKAN ATAS
1. Setiap Muslim.
2. Baligh.
3. Berakal.
4. Merdeka.
5. Laki-laki.
6. Mempunyai kemampuan untuk berperang.
7. Mempunyai harta yang mencukupi baginya dan keluarganya selama kepergiannya dalam berjihad.

Bagi kaum wanita tidak ada jihad, jihad mereka adalah haji dan ‘umrah. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ketika beliau bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Wahai Rasulullah, apakah kaum wanita wajib berjihad? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Ya, kaum wanita wajib berjihad (meskipun) tidak ada peperangan di dalamnya, yaitu (ibadah) haji dan ‘umrah.’”

Macam-macam Jihad
Jihad ada tiga macam:
1. Jihad melawan musuh yang nyata.
2. Jihad melawan syaithan.
3. Jihad melawan hawa nafsu.

Tiga macam jihad ini termaktub di dalam Al-Qur-an surat al-Hajj: 78, at-Taubah: 41, al-Anfaal: 72


meskipun kata jihad sering digunakan, mungkin kini lebih sering dari sebelumnya, jihad bukanlah sesuatu yang bisa dianggap entengt. seorang muslim tidak bisa membunuh atau bertempurmelawan seseorang atau apapun begitu saja dan menyebutnya sebagai jihad.

pendeklarasi jihad, dalam situasi apapun, harus memenuhi kriteria seperti ditetapkan dalam Al-Qur'an. untuk memudahkannya, ketika suatu daerah muslim diserang dan orang-orang muslim terbunuh, saat itulah jihad dibutuhkan.

dalam kasus ini, menjadi kewajiban semua muslim yang mampu untuk membantu orang-orang yang diserang. tetapi, bahkan dalam keadaan seperti itu, jihad memiliki banyak poeraturan.

dalam jihad dilarang membunuh orang-orang yang tidak bertempur. tanaman pertanian dan pepohonan tak boleh dirusak dan hewan ternaktak boleh dibunuh. bahkan dilarang menghancurkan rumah ibadah agama lain dan orang-orang muslim tidak boleh memaksa seseorang untuk menganut islam.

-sebagai contoh perang dibosnia. orangf2 serbia membunuh lebih dari 200 ribu muslim
- perang diafghanistan, lebih dari sejut umat muslim dihilangkan nyawanya oleh Uni Soviet.
- direpublik Chechnya yang kecil, didalam perang yang masih berkobar hingga saat ini.
- perang dipalestina, perjuangan rakyat palestina untuk memperjuangkan kemerdekannya dan agamanya. yang sampai saat ini terus berkobar.

dan masih banyak lagi.
 
ass. wr. wb
akhi saya mau tanya apa bener orang yang taubat itu dapat hidayah dari Allah?
tapi ada yang sudah mau taubat tapi kadang sering malas melakukan ajaran2 islam?
ya istilah kasarnya, tobat kumat lha....

Kalau yang seperti inimah, belum bisa disebut tobat dong mas.....
 
yang ga bole disini bang gie, karna kita juara umum lantas kita memandang rendah yang lain, menyombong2kan prestasi kita, membanding2kan diri kita dengan yang lain

ok skrg gini bang dika,,gmn klo dalam kasus dunia kerja skrg ini dimana kita justru dituntut untuk "bersombong2 ria"..klo ngga??kita ga akan dapet kerja dll..trus apakah masih termasuk sombong??

lalu gmn kita sebaiknya menyikapi fenomena "bersombong2 ria" itu??
 
bisa diperinci bang gie contoh sombong spt apa di dunia kerja ini?? sya ga mudeng didunia kerja kita dituntut bwad sombong2an..

contohna ya.. baru bs saya kasi komen..^^
 
hmm..gmn yah??ya misalnya dengan membandingkan kemampuan dengan rekan kerja didepan bos.atau membandingkan tingkat pendidikan demi mendapat pekerjaan dan penghasilan yg lebih..ya gitu lah.gmn bang dika?
 
Assalamualaikum wr wb,

Aq pendatang baru neh..., kenalin.
Senang bergabung dalam kumuniti ini
Wassalam
 
@atas
senang juga melihat anda mau join sm kami^^ >:D<

hmm..gmn yah??ya misalnya dengan membandingkan kemampuan dengan rekan kerja didepan bos.atau membandingkan tingkat pendidikan demi mendapat pekerjaan dan penghasilan yg lebih..ya gitu lah.gmn bang dika?

:))
itu mah namanya menyombongkan diri bang gie.. judulnya aja sudah membanding2kan.. riya' itu.. jangan ya;))
DOSA tu yang begitu..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.