• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

SILA : APAKAH BERMAIN SAHAM DIPERBOLEHKAN bagi umat Buddha ?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. akiong
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
ada berapa yang hanya dipakai owner awal ngeruk uang masyarakat terus lepas tangan....
oh bisa kah?...hahaha...perusahaan yang sudah emiten di pasar modal tidak bisa begitu saja lepas tangan...atau bahkan lari...
setiap gerakan perusahaan pasti di rapatkan di kursi direksi..nah setiap % saham yang anda miliki lah itu jumlah suara yang bisa anda sumbangkan.

begitu pula KERUGIAN..jika perusahaan itu rugi...kerugian ditanggung sesuai % yang kamu punya......loe bilang lepas tangan?...hahaha....loe mau dinyatakan pailit sama pemerintah?.....ga bakalan bisa berbisnis lagi...

dan lagi di bilang JUDI?....coba sebutkan unsur judi nya...

-----------------------------------------------------------------
itu termasuk bisnis..
kan kalo index saham yg ngatur tinggi ato rendah kan dari keadaan perusahaannya..

nah kalau main index...contoh nya saja...gw main HANGSENG index..(kalau indo punya namanya IHSG(index harga saham gabungan)
dikasih pilihan..mau pakai kurs ngambang apa kurs tetap...

intinya : jika index itu naik..duit bakalan nambah,,,jika nilai index turun...duit juga lenyap..naik turunnya ini mempengaruhi jumlah uang yang masuk...atau keluar....

index bisa dibilang seperti pasang nomor pacuan kuda........

dan gw juga tidak terlalu tahu secara detail soal cara permainan index...

teman gw pernah ludes 100 juta++.....gara-gara main HANGSENG..dan pada waktu itu ada gempa di hongkong..nilai nya langsung jatuh DERASTIS.
kalau ga salah sekitar tahun 2004-2005.
------------------------------------------------------------------

kita kan bicara soal judi......nah..user yang bilang saham itu judi coba jelaskan secara DETAIL ke aku...

ini agak mirip2 kasus nya vege atau non vege....orang-orang berpengertian sempit langsung mengatakan non-vege sama saja pembunuhan makhluk hidup...

non-vege = pembunuhan makhluk hidup?
saham = judi?....

terlalu cepat menyimpulkan sesuatu tanpa di teliti dan di analisa
 
Marce.. marce..
saya blum ada tulis satu kata pun judi. kamu itu bnar2 sudah kunang-kunang marce.
Nih.. biar kamu puas saya tulis.

"Main saham" (lihat tuh dalam tanda kutip) adalah lobha.

sudahlah... main tuh sana.
 
"Main saham" (lihat tuh dalam tanda kutip) adalah lobha.
lobha?...jelaskan saja LOBHA nya itu dari segi mana.

asal bukan lobak..hehehe

saya prefer tidak
kamu kan bilang lebih baik menolak main saham...nah..ALASAN nya apa?...
apakah saham itu termasuk hal-hal yang tidak baik?.
kan lucu kalau menyimpulkan hal-hal yang biasa menjadi tidak baik tanpa ANALISA.

Ehipassiko bro...saya di sini mau BUKTI dan ALASAN...dan lagian sy pikir tidaklah bijaksana kalau tidak menyertakan ALASAN.
 
TWENTY QUESTIONS from Gamblers Anonymous

1. Did you ever lose time from work or school due to gambling?
2. Has gambling ever made your home life unhappy?
3. Did gambling affect your reputation?
4. Have you ever felt remorse after gambling?
5. Did you ever gamble to get money with which to pay debts or otherwise solve financial difficulties?
6. Did gambling cause a decrease in your ambition or efficiency?
7. After losing did you feel you must return as soon as possible and win back your losses?
8. After a win did you have a strong urge to return and win more?
9. Did you often gamble until your last dollar was gone?
10. Did you ever borrow to finance your gambling?
11. Have you ever sold anything to finance gambling?
12. Were you reluctant to use "gambling money" for normal expenditures?
13. Did gambling make you careless of the welfare of yourself or your family?
14. Did you ever gamble longer than you had planned?
15. Have you ever gambled to escape worry, trouble, boredom or loneliness?
16. Have you ever committed, or considered committing, an illegal act to finance gambling?
17. Did gambling cause you to have difficulty in sleeping?
18. Do arguments, disappointments or frustrations create within you an urge to gamble?
19. Did you ever have an urge to celebrate any good fortune by a few hours of gambling?
20. Have you ever considered self destruction or suicide as a result of your gambling?



Bagaimana jika kata "gamble/gambling"-nya diganti dengan "main saham"
Sekali lagi perlu kiranya kita bedakan antara yang invest di stock market dan "main saham".
Dan judul thread ini adalah berkaitan dengan main saham.
 
Kupas terus dalam2 konsep judi dn bisness....!! yang lain nya, yang ngerti main saham mana ? ikutan dong sumbang pikiran. thx
 
Kalau berinvestasi di SAHAM itu agak sulit dibedakan antara investasi (bisnis) atau judi. Kalau tujuannya adalah investasi (biasanya investasi) adalah dalam jangka waktu relatif lebih lama, misalnya lebih dari 3 bulan. Maka boleh disebut INVESTASI SAHAM.

Nah kalau tujuan main saham hanya untuk SHORT TERM dengan tujuan mendapatkan profit MARGIN dari perdagangan saham day to day, ini dapat dikategorikan sebagai semacam judi. MENGAPA ??? karena pergerakan saham harian tidak mencerminkan kekuatan SAHAM secara umum. Kalau dirata ratakan, pergerakan saham suatu perusahaan hanya dapat diukur misalnya per semester atau per kuartal atau per tahun, bukan dalam artian hari ini naik Rp.100 besok turun Rp.500...

Jadi saran saya buat yang mau main saham... KALAU TIDAK PUNYA WAKTU UNTUK DICURAHKAN dalam mengikuti trend pergerakan naik turun, mencari informasi pasar, dsbnya, jangan main SAHAM. MENGAPA ??? KArena biasanya pemain yang ikut ikutan itu sering ikut di belakang barisan. Begitu barisan naik, ikutnya dibelakang, begitu masuk pasar langsung pada posisi tertinggi yang segera akan jatuh, akibatnya rugi.

Berapa banyak yang bisa main SAHAM/FOREX seperti George Soros. Tidak banyak kan... Yang banyak, adalah yang rugi main SAHAM. Siapa lagi yang untung dari stock trading. BUKAN LAIN ADALAH PARA BROKER DAN PERUSAHAAN SEKURITAS. Beli saham, kena fee. Jual saham, kena fee. Untung kena fee, rugi pun kena fee. heheheheh

Kalau mengenai permainan INDEX/FOREX yang sifatnya FORWARD TRADING, yang dalam artian bahwa tidak ada pertukaran STOCK atau FOREX (mata uang asing) secara nyata, INI SAYA BERANI NYATAKAN SEBAGAI JUDI. MEngapa ??? KArena dalam permainan INDEX (biasanya yang dipertaruhkan adalah nilai INDEX bursa saham seperti HANGSENG HONGKONG, NIKKEI JEPANG, WALL STREET AMERIKA dsbnya), kita memperkirakan pergerakan naik atau turunnya nilai INDEX sebuah bursa saham.

Ketika kita memprediksi bahwa INDEX bakal naik, kita ENTER (masuk pasar) dengan posisi BUY, supaya ketika INDEX naik, kita tutup dengan posisi SELL (untuk mendapatkan untung). Ternyata jika ketika INDEX terus turun, misalnya 100 point, kita diharuskan untuk inject danang, karena danang kita sudah tergerus/termakan oleh penurunan point. Ketika misalnya index ternyata turun 50 point, kita tutup dengan SELL maka kita rugi sebanyak 50 point x nilai uang yang kita pertaruhkan.

Jika misalnya kita prediksi INDEX bakalan turun, kita ENTER dengan posisi SELL supaya ketika INDEX turun 50 point, kita TUTUP dengan BUY, kita akan mendapatkan margin/keuntungan 50 point x nilai investasi kita.

Jadi dalam permainan INDEX, tidak ada nilai ekonomis yang bertambah secara riil (dalam artian tidak ada pertambahan modal bagi emiten/perusahaan), yang ada hanyalah pergerakan uang saja dari pemain dengan perusahaan investasi INDEX/FOREX

Tetapi di dalam bursa saham, juga ada semacam permainan yang saya anggap sebagai JUDI, yaitu FORWARD TRADING. Misalnya, kita memprediksi bahwa SAHAM A bakalan turun harga, KITA FORWARD TRADING dengan istilah meminjam (enter market SELL) sebanyak misalnya 1 juta lembar saham sebesar Rp.100 atau nilai nominal Rp.100 juta. (Dalam hal ini tidak ada saham yang dipindahtangankan), jadi seolah olah kita memiliki 1 juta lembar saham, Dan ternyata jika pada penutupan harga saham turun menjadi Rp.90/saham, kita diharuskan tutup pada posisi BUY sebanyak 1 juta lembar saham juga. Dan kita mendapatkan untung sebesar Rp.10 juta sebelum dipotong fee. DArimana datang Rp.10juta tersebut, bukan lain karena ketika kita tutup pada posisi BUY 1 juta lembar saham pada Rp.90/saham, kita hanya perlu mengeluarkan danang Rp.90 juta, jadi ada margin Rp.10jt.

Tetapi jika ternyata pada sore hari terjadi kenaikan harga saham menjadi Rp.120/saham, kita juga wajib menutup pada posisi BUY Rp.120/saham, dan kita terpaksa harus mengeluarkan danang Rp.120juta, dan artinya kita rugi Rp.20juta, karena pada awalnya kita pinjam saham sebesar Rp.100/saham (Rp.100 juta nominal).
 
hayo.... siapa lagi yang banyak bulus yang serius melatih diri tapi masih tertarik pada permainan saham,......?

Saham awalnya adalah kategori investasi <sebagian masih berupa investasi>, tapi sekarang bermutasi jadi judi halal...... bener ga istilah ini ?.thx
 
Kalau mengenai permainan INDEX/FOREX yang sifatnya FORWARD TRADING, yang dalam artian bahwa tidak ada pertukaran STOCK atau FOREX (mata uang asing) secara nyata, INI SAYA BERANI NYATAKAN SEBAGAI JUDI. MEngapa ??? KArena dalam permainan INDEX (biasanya yang dipertaruhkan adalah nilai INDEX bursa saham seperti HANGSENG HONGKONG, NIKKEI JEPANG, WALL STREET AMERIKA dsbnya), kita memperkirakan pergerakan naik atau turunnya nilai INDEX sebuah bursa saham.
yah..anda betul...dan teman gw rugi 100 juta+++gara2 pasang hangseng hongkong dengan memakai kurs tetap 1 us = 10,000
(teman gw ini stress berhari-hari karena melekat akan uang nya..serta meratap tangis harta yang hilang)

sedangkan yang satu lagi memiliki pikiran ( oh rugi 100juta+++ itu merupakan hal yang sudah biasa(lumrah)...karena jika menang saya juga bisa mendapatkan uang lebih dari itu)... tidak perlu di tangisi...orang yang pintar me-manajemen keuangannya pasti ada cadangan untuk main lagi...bukan di pasang semua...( ini lah yang saya sebut pemikiran yang bijak )...why?
dia sudah tau akan bakalan rugi suatu waktu...tetapi tetap menerima nya dan tidak menimbulkan amarah ( misal..brengsek tuh HANGSENG,BLA-BLA-BLA )
dan mengatakan rugi adalah hal biasa dan itu merupakan resiko dalam DAGANG APAPUN

bagi saya...jika bermain saham,berbisnis jasa / barang,index,dll...(asal tidak melanggar hukum).termasuk oke-oke saja..

selama orang tersebut memiliki pikiran bahwa ingin cepat kaya(tidak bersabar),memiliki ketamakan,memiliki kemelekatan, memiliki kebencian,melanggar hukum yang berlaku itu lah disebut judi yang sesungguh nya..

walau main di casino..main poker di las vegas...apakah judi?...apakah salah?
tetapi buddhis yang bijak tau akan bahaya yang timbul dari hal-hal tersebut dan berusaha mengindarinya.

jadi kesimpulan yang singkat,,,bisnis jasa / barang , saham , index , dll..tergantung dari individu nya..apakah dia melekat atau tidak....
sekali lagi di butuhkan kewaspadaan.... dan cara melatih nya adalah pengertian benar,...konsentrasi benar.

sama hal nya dengan menjual pisau dan parang.
bisa dipakai untuk membunuh makhluk,bahkan jika rugi penjual tersebut marah-marah.

beda hal nya jika orang sudah belajar buddha dhamma.
bisa dipakai untuk mempermudah kerja manusia,bahkan jika rugi dia tetap berpengertian benar....bahkan hasil dari penjualan ada yg dipakai untuk berbuat baik.

jika SILA seorang umat yang masih berumah tangga berbeda dengan bikhu.
tetapi jika sudah menjadi seorang bikhu...sila ini pun menjadi banyak..karena tujuan nya adalah kesucian dan menghindari perbuatan yang dapat menyebabkan terjadinya ketamakan,kebencian,dll.

bisa baca-baca di potayali sutta.
 
@^@ Pengetahuan Anda Luas Juga Tuh....... Bisa Jadi Trainer Nih..... Just Ercanda Aja......

Ada Yang Bisa Beri Opini Yang Kritis Lagi ? Ato Mentok ?
 
yah...hidup jaman sekarang jika tidak berpengetahuan....mau makan apa?...Hahaha..

saya pikir sudah cukup jelas....masa harus di jelaskan lagi?..hehehe..oke

semoga di mengerti.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.