• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Road to White House (PilPres USA 2008)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Samantha
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
[ Senin, 08 September 2008 ]
Palin Diteror Foto Palsu


WASILLA - Teror kembali menerpa Sarah Palin. Kali ini bentuknya foto. Daily Mail online edisi kemarin (7/9) menampilkan beberapa foto palsu cawapres Amerika Serikat dari Partai Republik itu yang beredar di internet.

Salah satunya memperlihatkan Palin menggunakan rok mini dan sepatu stiletto (hak tinggi). Padahal, itu hanya hasil montage yang menggabungkan tubuh wanita lain dengan kepala gubernur Alaska tersebut. Ada juga foto hasil montage lainnya yang memperlihatkan wanita berusia 44 tahun itu mengenakan bikini bergambar bendera AS. Mantan ratu kecantikan tersebut berpose dengan memegang senapan.

Meski hanya dimaksudkan untuk guyon, peredaran foto-foto palsu itu sedikit banyak bisa mengganggu image pendamping John McCain di pemilu 4 November mendatang tersebut. Lalu, siapa yang bertanggung jawab?

Juru bicara Partai Republik Barbara Brunton mengatakan kepada Daily Mail kemarin, kampanye kotor yang dilancarkan kepada Palin itu dilakukan lobi liberal. "Foto-foto yang beredar tersebut tak lebih dari fitnah keji," ujarnya. "Musuh politik kami dengan mudahnya menempatkan kepala Palin di atas tubuh orang lain. Itu sangat mudah dilakukan dengan photoshop. Tujuannya, merendahkan karakternya dan membuat orang tidak menghargai dia," paparnya.

Sejak dipilih McCain sebagai cawapres pada Jumat (29/8), serangan terhadap kredibilitas Palin memang terus terjadi. Mulai tudingan pemecatan sepihak polisi mantan suami sepupunya, penangkapan suaminya, Todd, 22 tahun lalu karena mengendarai dalam kondisi mabuk, hingga pengungkapan kehamilan di luar nikah putrinya yang berusia 17 tahun, Bristol. (erm/ttg)
 
[ Kamis, 11 September 2008 ]
PM Inggris Dukung Obama


WASHINGTON-PM Inggris Gordon Brown mengambil langkah mengejutkan. Kemarin, dia secara terbuka menyuarakan dukungannya kepada capres AS dari Partai Demokrat Barack Obama.

Dalam komentarnya yang dipublikasikan Rabu (10/9), Brown mendukung proposal Obama mengenai kebijakan kredit perumahan. Dia yakin kalau Demokrat adalah pihak yang tepat dalam membantu pemulihan perekonomian yang bergejolak akhir-akhir ini.

"Dalam gebyar Kampanye presiden AS ini, ide generasi Demokrat dapat membantu rakyat melewati masa-masa sulit," ujar Brown seperti yang dikutip dalam majalah bulanan Parliamentary Monitor.

Partai Buruh yang mengantarkan Brown ke kursi Perdana Menteri secara tradisi memang mendukung Partai Demokrat. Namun, di bawah konvensi internasional, pemimpin negara asing dilarang mengitervensi pemilihan suara di negara lain.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Obama maupun rivalnya dari Partai Republik, John McCain, Brown tidak pernah menunjukkan keberpihakkan. Dalam kunjungan kedua kandidat secara terpisah ke London, Brown menolak menerima mereka di kediaman resminya di Downing Street.

Tapi, Downing Street langsung membantah dukungan Brown itu. "Perdana Menteri tidak mendukung salah satu kandidat dan tidak akan," ujar seorang juru bicara yang menolak disebutkan namanya.

Sementara itu Obama harus rela kehilangan suara pemilih perempuan kulit putih, setelah McCain secara mengejutkan memilih Sarah Palin sebagai wakil presiden pasangannya. Menurut survei yang diadakan ABC News-Washington Post, suara perempuan kulit putih kini berbalik mendukung McCain. Jumlah keunggulannya empat poin, yaitu 12 dibandingkan 8. Namun, secara keseluruhan, menurut jajak pendapat Gallup, Obama kini unggul kembali, setelah sebelumnya sempat di salip McCain. Saat ini Obama unggul satu poin, 47 dibanding 46.
 
23806large.jpg


[ Sabtu, 13 September 2008 ]
Buktikan Bukan Cawapres Pajangan


WASHINGTON - Cawapres Amerika Serikat dari Republik Sarah Palin berusaha membuktikan bahwa John McCain tidak salah memilih dirinya sebagai pendamping dalam perebutan tiket Gedung Putih. Karena itu, Palin tak menyia-nyiakan penampilan pertamanya di televisi pada Kamis waktu setempat (kemarin WIB, 12/9).

Ibu lima anak itu mati-matian menunjukkan kualifikasinya. Ketika ditanya oleh Charles Gibson -host acara ABC News-mengenai kesiapannya sebagai orang kedua di AS, dengan tegas Palin menyatakan, ''Saya siap''. Bahkan, dia mengaku siap jika dalam kondisi tertentu dirinya dituntut berperan sebagai presiden yang harus mengambil keputusan untuk keamanan nasional.

Ada beberapa pertanyaan yang tidak begitu dipahami Palin. Misalnya, ''doktrin'' Presiden George W. Bush. Bak seorang guru, Gibson dengan sabar kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kebijakan perang yang oleh Bush disebut sebagai antisipasi pertahanan diri.

Seperti dilaporkan Internasional Herald Tribune, Palin menggunakan kesempatan wawancara tersebut untuk kembali mengemukakan pendapat McCain tentang kebijakan luar negeri. Palin hadir dalam wawancara itu dengan persiapan yang cukup berat dari tim penasihat politik McCain. Banyak yang mendampinginya ke Alaska untuk mempersiapkan serangkaian sesi pertanyaan dan jawaban pada acara Gibson.

Saat ini Palin mencuri perhatian publik dan membantu McCain menaikkan jajak pendapat sehingga sama bahkan pernah mengungguli Barack Obama, kandidat presiden Demokrat.

Kesan gw terhadap McCain adalah, McCain orang yang LICIK..
 
[ Rabu, 17 September 2008 ]
Sarah Palin, Ikon Baru Jagat Fashion Negeri Paman Sam


Disukai karena Natural dan Gaya Rambut yang Praktis

Terpilihnya Sarah Palin sebagai cawapres Republik mendampingi John McCain tidak hanya mengguncang jagat politik Amerika Serikat, tapi juga menjadi perbincangan dalam dunia fashion. Gaya dandan politikus 44 tahun itu, dari ujung rambut sampai kaki, menjadi panutan pencinta mode di Negeri Paman Sam.

--

Gaya klasik Palin kini menjadi inspirasi bagi kaum hawa. Dengan potongan rambut yang simpel dan praktis, make-up natural yang membuatnya tampak segar, serta outfit elegan yang kaya warna, keseluruhan tampilan Palin mencerminkan selera fashion yang tak lekang dimakan waktu. Tak heran, banyak desainer yang lantas menggandengnya sebagai ikon produk.

Untuk lebih memudahkan pencinta fashion menata rambutnya seperti ibu lima anak itu, wig ala Palin pun kini mudah ditemukan. Rambut ditekuk ke atas dengan poni yang dibiarkan terurai tak beraturan banyak digemari.

Model kacamata Palin pun menjadi tren. Dengan bentuk persegi tanpa frame dan berbahan titanium, harga kacamata itu mencapai USD 375 sampai USD 750 (sekitar Rp 3,5 juta sampai Rp 6,9 juta), bergantung jenis lensa yang digunakan. Kacamata tersebut didesain Kazuo Kawasaki, sedangkan produksinya dipegang Italee Optics, Inc.

''Sangat sedikit politisi, apalagi wanita, yang memakai kacamata. Kami senang dia memakai kacamata itu," kata juru bicara perusahaan. ''Kami telah melihat efek yang positif," tambahnya. Penjualan kacamata tersebut telah mencapai 6.000 sampai 7.000 unit tahun ini di seluruh dunia.

Penggemar Palin juga memburu sepatu model peep-toe yang dipakai mantan ratu kecantikan itu dalam kampanyenya. Desainer Naughty Monkey menyatakan, sepatu berjuluk ''Double Dare'' tersebut telah terjual habis sejak dipakai cawapres dari Republik yang juga gubernur Alaska itu.

''Semua orang mencari sepatu ini," kata juru bicara produk tersebut. Penjualan sepatu berhak tiga inchi itu juga naik 50 persen di situs belanja Amazon.

Jay Randhawa dari Naughty Monkey menyatakan sangat terkejut Palin memilih sepatu yang sebenarnya didedikasikan untuk para perempuan muda yang gemar pesta. Sepatu itu dijual dengan harga USD 80 (sekitar Rp 744.000).

Palin memang bukan politisi biasa. Pesonanya telah memikat publik Amerika Serikat untuk mencari tahu tentang dirinya. Search engine melaporkan membeludaknya pencarian foto-foto Palin. Majalah-majalah fashion pun memburu foto eksklusifnya yang terpampang di majalah fashion Vogue dua tahun lalu. Dalam foto majalah ternama itu, Palin tampil tanpa kacamata dan dengan potongan rambut yang pendek. Penampilannya terkesan seksi, karena busana yang dia kenakan memiliki belahan dada cukup rendah, dan tanpa lengan.

Dandanan Palin yang menjadi tren itu membuat dia disetarakan dengan diva Hollywood Grace Kelly dan Bette Davis.

Jika Palin sangat menjaga penampilan, bisa jadi itu tak lepas dari prestasi yang pernah dia rengkuh semasa lajang. Palin terpilih menjadi ratu kecantikan sebuah kota kecil Wasilla pada 1984.

Nih orang.. sebenernya mau pilpres apa kontes kecantikan, si?? dasar!! memalukan kaum perempuan ajah!!
 
[ Sabtu, 27 September 2008 ]
Takut Kalah, McCain Tunda Debat


WASHINGTON - Krisis ekonomi yang membelit Amerika Serikat otomatis berdampak terhadap kampanye pemilihan presiden. Acara debat yang dijadwalkan digelar di Oxford, Mississippi, dini hari tadi WIB (27/9), sangat mungkin tak dihadiri kandidat Partai Republik John McCain.

McCain beralasan ingin fokus membantu Presiden George W. Bush dalam upaya penyelamatan sistem keuangan AS yang mulai terguncang sejak tahun lalu dan mencapai puncaknya beberapa waktu terakhir. Tapi, banyak pihak menganggap itu hanya sebuah trik politik McCain untuk menunjukkan bahwa dia lebih mengedepankan kepentingan negara daripada interes pribadi. Itu sejalan dengan tema kampanyenya, yaitu country first alias negara yang utama.

Namun, sangat mungkin pula, penundaan tersebut adalah cara McCain menghindari kekalahan dini. Di debat, veteran Perang Vietnam itu diperkirakan bakal keteteran menghadapi cercaan Obama soal ekonomi. Sebab, meski McCain telah berusaha keras menjaga jarak dari Bush, tetap saja krisis yang mendera AS sekarang ini dianggap sebagai dosa Republik.

''Saya mengerti betapa penting arti debat ini. Tapi, saya tetap harus lebih mendahulukan kepentingan negara," kata McCain kemarin (26/9).

Debat seri pertama dari tiga seri yang direncanakan itu memang bermakna penting. Sebab, merujuk kepada berbagai hasil jajak pendapat hingga saat ini, terlihat bahwa persaingan antara kedua kandidat sangat ketat. Mayoritas jajak pendapat memang menunjukkan Obama masih unggul, tapi dengan poin keunggulan sangat tipis.

Yang bisa tampil lebih memikat dalam debat tersebut sangat mungkin akan terdongkrak popularitasnya. Itulah yang dikhawatirkan kubu McCain. Karena itu, mereka mengulur waktu debat sembari menunggu paket penyelamatan ekonomi pemerintah Bush bisa mereduksi krisis. Dengan demikian, McCain tak akan jadi bulan-bulanan Obama di panggung debat.

Obama sendiri berharap McCain membatalkan rencana penundaan itu. ''Saya merasa kami bisa melakukan banyak hal saat debat nanti," ujarnya.
 
[ Senin, 29 September 2008 ]
Tuding McCain Tak Peduli Kelas Menengah
WASHINGTON - Hawa panas debat calon presiden AS yang berlangsung di Universitas Mississippi Jumat malam (26/9) atau Sabtu pagi WIB (27/9) berlanjut keesokan harinya. Dalam kampanye di kawasan industri Midwest Minggu pagi kemarin WIB (28/9), Barack Obama mengkritik lawannya, John McCain. Obama menilai McCain tak membumi karena tak berbicara mengenai dampak gejolak ekonomi negara.

"Pada debat presiden kami berbicara ekonomi selama 40 menit, dan selama itu tidak sedikit pun Senator McCain menyinggung betapa beratnya masalah yang dihadapi keluarga menengah saat ini," tegas Obama di hadapan 26 ribu pendukung yang berdiri di kampus Universitas Mary Washington.

Sehari sebelumnya, setelah debat presiden, Obama langsung berkampanye di North Carolina dan kawasan tradisional Republik seperti Virginia. Kandidat Partai Demokrat itu berharap bisa menjebol pertahanan Republik di dua wilayah tersebut.

"Yang jelas, selama 90 menit debat, McCain lebih banyak membicarakan saya dan tidak ada pernyataannya mengenai Anda. Dia tidak pernah sekali pun menyinggung kelas menengah," ujarnya saat kampanye di J. Douglas Galyon Depot di Greenboro, North Carolina.

Dalam kesempatan itu, senator Illinois tersebut terus menyinggung McCain yang tidak memiliki rencana apa pun untuk membantu kelas menengah mengatasi krisis finansial dan fiskal negara. "Dia tidak mengeluarkan kata working people sama sekali," ucapnya.

Sementara itu, McCain menunda kampanyenya di luar Washington pagi kemarin WIB. Hal tersebut dilakukan karena dia harus ikut mendesain danang talangan USD 700 miliar untuk mengatasi krisis finansial.

aduhh setuju banget gw sama yayank Obama.. :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.