• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Road to White House (PilPres USA 2008)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Samantha
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
Karena, berita-berita sebelumnya uda dipost di forum ini, gw mulai yang masih bau-bau up to date.. meski pun bukan update yang terbaru..
Sumber: Jawa Pos, Antara, Kompas, dan Surya. Di luar itu, akan disebutkan.. setelah post. Jadi, gw gak nulis nama sumber tiap hari... Okey!!

Btw, gw pribadi pendukung Barack Husein Obama. Semoga Obama dan wakilnya, Biden menang pemilu. Coz, dialah.. Presiden Yang DiHarapkan Warga Amerika Serikat saat ini!!
 
[ Selasa, 02 September 2008 ]
Palin Dihadang Kasus Pemecatan Polisi
ANCHORAGE - Tudingan pemecatan polisi tanpa alasan yang dilakukan Sarah Palin, cawapres AS dari Republik, terus bergulir. Palin yang juga Gubernur Alaska itu membantah bahwa dia melakukan itu dengan semena-mena.

''Saya tunjukkan bahwa saya transparan'' tantang Palin, sembari menandatangani kesediaan penyelidikan atas kasus tersebut. Rasa percaya diri juga ditunjukkan tim kampanye McCain yang mengatakan tidak khawatir dengan investigasi ini. ''Intinya, Gubernur Palin terbukti memiliki catatan transparansi di pemerintahan, dan kami bangga dengan catatan tersebut'' kata Juru Bicara McCain, Maria Comella.

Kasus pemecatan ini bermula ketika Palin memecat Mike Wooten, polisi Alaska, yang tak lain adalah mantan suami sepupu Palin. Atasan Wooten, yakni Walt Monegan, Komisaris Pinjaman Publik, mengatakan bahwa Palin memang tidak pernah menyuruhnya secara langsung untuk memecat sang polisi tadi. Namun, ia ditekan oleh pegawai kantor Palin dan suami Palin, Todd Palin.

Singkat cerita, Monegan yang tak kunjung memecat si polisi, justru dipecat sendiri oleh Palin pada Juli lalu. Kepada pers, Palin mengatakan bahwa Monegan tidak lagi jadi bagian tim. Monegan dinilai tidak cukup baik di bidang personalia polisi dan dianggap gagal dalam menangani permasalahan alkohol di Alaska.

Kasus ini kemudian menarik perhatian Andrew Halcro, calon independen yang kalah dari Palin dalam pemilihan gubernur Alaska tahun 2006. Bermodalkan rekaman telepon Palin, Ia menyebarkan blog yang kemudian mendorong Dewan Legislatif Alaska menyewa seorang investigator untuk menyelidiki. (AP/poe/erm/ami)
 
[ Rabu, 03 September 2008 ]
Obama Jamin Tak Terlibat
PIHAK pertama yang dituding kubu Republik atas serangan beruntun terhadap Sarah Palin sudah pasti kubu Demokrat. Tapi, benarkah Demokrat terlibat dalam black campaign kepada gubernur Alaska itu? Barack Obama, kandidat presiden Demokrat, dengan tegas membantahnya.

"Orang-orang kami tidak terlibat dalam hal ini. Mereka pun tidak akan pernah melakukan hal seperti itu," ujar Obama dalam konferensi pers di Monroe, Michigan, sebagaimana dilansir The New York Times. "Kalau tim kampanye saya terlibat hal seperti itu, mereka akan langsung dipecat, oke!," sambungnya.

Obama juga menambahkan, terungkapnya borok demi borok Palin sama sekali tak lantas menguntungkan dirinya sebagai lawan. Terutama yang berkaitan dengan kasus terakhir, yakni kehamilan di luar nikah anak kedua Palin, Bristol, yang baru berusia 17 tahun. Sebab, dia menganggap masalah itu sama sekali tak memiliki relevansi dengan kapabilitas dan kepatutan Palin.

"Ibu melahirkan saya ketika masih 18 tahun. Bagaimana sebuah keluarga mengatasi hal-hal seperti itu seharusnya tak menjadi topik politik kita," kata kandidat berdarah Kenya tersebut. "Jadi, saya meminta dengan sangat agar semua orang melupakan cerita-cerita seperti itu," lanjutnya. (erm/ttg)
 
21959large.jpg


[ Rabu, 03 September 2008 ]
Ungkap Borok Palin


ST PAUL - Konvensi Partai Republik kembali terganggu badai. Bukan topan Gustav yang menyedot perhatian pada hari pertama, Senin lalu (1/9), melainkan pengakuan calon Wakil Presiden Sarah Palin soal kehamilan di luar nikah anak keduanya yang berusia 17 tahun, Bristol.

Pengakuan itu seperti membenarkan rumor yang beredar di internet beberapa hari belakangan tentang kehamilan Bristol yang sudah berumur lima bulan tersebut. Kehamilan itu adalah buah hubungannya dengan Levin Johnston, rekan SMA-nya di Wasila, Alaska. Dalam pernyataan resmi yang diatasnamakan dia dan sang suami, Todd, Palin memastikan bahwa Bristol akan segera menikahi Johnston.

"Kami bangga atas keputusan Bristol untuk mempertahankan bayi dalam kandungannya. Kami juga lebih bangga lagi karena akan segera menjadi kakek-nenek," kata gubernur Alaska itu dalam pernyataan resminya seperti dikutip Washington Post.

"Bristol dan pria muda yang akan segera dinikahinya itu segera menyadari betapa berat perjuangan untuk membesarkan seorang anak. Karena itu, kami akan mendukung penuh mereka," lanjut ibu lima anak tersebut.

Pengakuan terbuka itu melengkapi serangan bertubi-tubi ke arah Palin sejak dia dipilih John McCain pada Jumat lalu (29/8) sebagai calon pendampingnya di pemilu presiden November nanti.

Karena itu, muncul pertanyaan apakah kubu McCain kurang hati-hati sehingga memilih pendamping yang sedemikian bermasalah?

Yang pasti, kubu McCain memastikan bahwa calon presiden berusia 71 tahun itu sudah tahu soal kehamilan Bristol sebelum menjatuhkan pilihan kepada Palin. Arthur B. Culvahouse Jr, ketua tim pencarian kandidat calon wakil presiden untuk kubu McCain, menjamin bahwa Palin telah melalui ujian secara lengkap dan menyeluruh sebelum akhirnya terpilih. Di antaranya, Palin diminta menjawab sebuah daftar yang berisi 70 pertanyaan. (AP/erm/ttg)
 
Foto Bugil 'Palin' Beredar Luas

Wednesday, 03 September 2008

Washington - Foto bugil kandidat wakil presiden AS dari partai Republik Sarah Palin beredar luas di internet. Namun, foto lawas yang beredar hanya beberapa jam setelah dia dipilih John McCain menjadi pasangannya itu diyakini palsu. Foto-foto lain termasuk pose menantangnya dalam busana ketat dan rok mini serta foto dia ketika menjadi wakil negara bagian Alaska di kontes ratu kecantikan AS. Namun, salah seorang juru bicara tim kampanye Palin lantas menegaskan semua foto-foto itu adalah palsu.

Foto-foto itu oleh tim kampanye Palin sengaja disebar untuk menjatuhkan reputasinya. Selasa (2/9), Palin malah mengeluarkan pernyataan mengejutkan soal putrinya yang hamil di luar nikah. “Putri kami, (Bristol) 17 tahun, saat ini hamil dan kami semua mendukungnya,” ungkap Palin mengenai hamil lima bulannya Bristol.
Palin lantas menegaskan, dua skandal itu tak akan berpengaruh pada kampanye kepresidenan McCain. Pernyataan yang dikeluarkan tim kampanye McCain itu tidak menyebut siapa nama laki-laki yang akan segera menikahi Bristol tersebut.mai/van
 
Bush Puji Kualitas McCain Sebagai Calon Presiden


St. Paul, Amerika Serikat (ANTARA) - Presiden AS George W. Bush diperkirakan akan melontarkan pujian kepada John McCain sebagai pengganti terbaik dirinya dalam pidato yang akan disiarkan melalui satelit kepada peserta Konvensi Nasional Partai Republik di St. Paul, Amerika Serikat.

"Untuk melindungi Amerika, kita harus tetap melancarkan serangan, menghentikan serangan sebelum semua terjadi dan tak menunggu diserang lagi. Orang yang kita perlukan adalah John McCain," kata Bush, menurut kutipan pernyataan presiden yang telah disiapkan dan disiarkan Gedung Putih, Selasa.

Hidup John McCain adalah sejarah pengabdian di atas kepentingan pribadi, puji Bush lagi.

"John adalah seorang independen yang berfikir bagi diri sendiri. Ia tidak takut memberitahu anda ketika ia tak setuju ...Tak peduli apa masalahnya, orang ini jujur dan berbicara langsung dari hatinya," kata Bush.

Bush juga memuji dukungan McCain terhadap kebijakan Bush di Irak yang disebutnya telah membantu mengubah sejarah.

"Kaum Demokrat telah menguasai Kongres dan mengancam akan memangkas danang bagi tentara kita, namun seorang senator tetap mempercayai tentara kita dan pentingnya misi mereka. Senator itu adalah John McCain," papar Bush.

Presiden AS tersebut direncanakan mengutarkan optimismenya akan masa depan Amerika Serikat karena ia mempercayai kebaikan dan kebijaksanaan rakyat Amerika.

Bush juga direncanakan mengatakan keyakinannya bahwa Partai Republik akan memenangkan pemilihan umum tahun ini.

"Ia siap memimpin bangsa ini," kata Bush tentang McCain.

Bush semula dijadwalkan menjadi pembicara utama pada Konvensi Nasional Partai Republik, Senin, tetapi malah terbang ke Texas untuk memeriksa tim tanggap darurat menghadapi Badai Gustav yang menerjang wilayah Gulf Coast.

Kebijakan tidak populer Bush dipandang sebagai kendala McCain untuk bisa dipilih sebagai presiden AS.

Banyak pengulas mengatakan penting bagi senator dari Arizona itu untuk menyeru pada pemilihnya bawha ia berbeda dari Bush.

Bush sendiri tetap favotir kaum konservatif di Republik meski di keseluruhan AS popularitasnya anjolk dalam kisaran 30 persen. (*)

Sama-sama licik, sih....
 
McCain Pertahankan Palin Setelah Kontroversi Kehamilan


Washington (ANTARA News) - Calon presiden AS dari Partai Republik John McCain, Selasa, mempertahankan tindakannya memilih Gubernur Alaska Sarah Palin sebagai mitra pemilihannya, kendati ada kontroversi gara-gara kehamilan putrinya yang masih remaja.

"Proses pemilihan saya sepenuhnya teliti dan saya berterima kasih atas hasilnya," kata McCain kepada wartawan saat ia berkampanye di Philadelphia.

Komentarnya disampaikan satu hari setelah Palin dan suaminya mengumumkan bahwa putri mereka, Bristol (17), hamil 5-bulan dan akan menikah dengan ayah anaknya.

"Rakyat Amerika bergairah dan mereka bahkan akan lebih bergairah lagi segera setelah mereka melihat dia besok malam," kata Senator Arizona tersebut di tempat kampanye lain di Ohio. "Saya amat, sangat bangga dengan kesan bahwa ia telah berbuat untuk Amerika dan saya sangat ingin bertugas bersama dia."

Pemilihan Palin menyulut kontroversi lebih lanjut setelah pengungkapan bahwa ia telah menyewa seorang pengacara swasta dalam pemeriksaan etika di Alaska, dan memicu keraguan mengenai penilaian McCain dan seberapa teliti latar-belakang Palin dikaji.

Kampanye McCain telah berusaha membela proses pemilihan wakil presiden Partai Republik, sejak Palin diumumkan sebagai mitra pemilihan bagi McCain pada 29 Agustus.

Menurut garis-waktu yang dikeluarkan oleh penyelenggara kampanye, McCain pertama kali bertemu Palin pada Februari, dan kemudian mengadakan percakapan telefon dengan dia pekan lalu, sebelum mengundang Palin ke Arizona --tempat McCain bertemu dengan dia untuk kedua kali dan menawarkan jabatan tersebut Kamis.

Penyelenggara kampanye juga mengatakan suami Palin, Todd, ditangkap pada 1986 di Alaska karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol, saat ia berusia 22 tahun.

McCain dan Palin dijadwalkan secara resmi menerima pencalonannya selama Konvensi Partai Nasional Republik yang diselenggarakan saat ini di Minnesota, demikian Xinhua.(*)
 
jah
kyk na emang kubu Obama yg kuat skrg
soal na lawan na byk ter bentur masala ni
/hmm /hmm
 
[ Kamis, 04 September 2008 ]
Bush Mendukung, McCain Jaga Jarak
ST PAUL - Setelah tertunda dua hari, Presiden AS George W. Bush akhirnya menyampaikan dukungan kepada John McCain. Tapi, dukungan tersebut disampaikan dengan cara yang tidak biasa, yaitu lewat telekonferensi.

Melalui layar lebar, Bush berbicara dari Washington kepada peserta konvensi Partai Republik di St Paul, Minnesota. Itu pun hanya berlangsung delapan menit. ''McCain siap memimpin negara ini,'' ujar Bush.

Ketidakhadiran Bush tersebut kian menguatkan indikasi bahwa McCain memang berusaha sekuat mungkin menjauh dari Bush yang reputasinya terus anjlok. Kehadiran Bush dianggap kubu calon presiden berusia 71 tahun tersebut bisa memengaruhi psikologi publik AS yang sedang menginginkan perubahan.

Indikasi itu mulai terbaca ketika Bush membatalkan kehadirannya pada hari pertama konvensi pada Senin (1/9). Saat itu, Bush beralasan harus terbang ke Texas untuk memantau langsung antisipasi menghadapi terjangan badai Gustav. Tapi, Gustav terbukti hanya lewat di sisi barat New Orleans dan tak menimbulkan kerusakan berarti. Jadi, seharusnya dia tak punya alasan untuk tak datang ke konvensi.

Pertanda lain bahwa McCain memang berusaha menjaga jarak dengan Bush adalah perlakuan istimewa yang dia berikan kepada Senator Joe Lieberman. Padahal, Lieberman bukanlah Republikan. Dia adalah senator independen yang delapan tahun lalu menjadi pendamping Al Gore dalam pemilu. Pasangan Gore-Lieberman tersebut kalah tipis dari Bush-Dick Cheney ketika itu.

Lieberman disambut hangat oleh McCain dan para peserta konvensi. Dia menjadi pembicara terakhir pada hari kedua konvensi, Rabu pagi WIB. Alokasi waktunya juga lebih panjang dibanding Bush. Perlakuan istimewa tersebut diberikan kepada Lieberman karena calon lawan Barack Obama itu menganggap kredibilitas senator gaek tersebut bisa melejitkan citranya di mata calon pemilih. Bahkan, McCain pernah mempertimbangkan Lieberman untuk menjadi pendampingnya sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Palin.

''Saat yang lain ingin menyerah dalam pertempuran (di Iraq), ketika Barack Obama berusaha memotong anggaran untuk pasukan kita, John McCain dengan berani melawan opini publik,'' puji Lieberman kepada McCain.

Sementara itu, Palin yang baru mengakui bahwa putrinya, Bristol, hamil lima bulan di luar nikah sedang mempersiapkan diri untuk tampil di hadapan peserta konvensi Kamis pagi ini WIB. Pidato itu akan sangat dinanti publik AS setelah gubernur Alaska tersebut terus mendapat serangan dalam beberapa hari terakhir. (AP/AFP/erm/ttg)
 
[ Jum'at, 05 September 2008 ]
Kritik Obama, Palin Tuai Pujian
ST PAUL - Pasangan John McCain dan Sarah Palin akhirnya resmi menjadi kandidat presiden dan wakil presiden AS dari Partai Republik. Kepastian itu ditandai pidato memikat Palin di hadapan peserta Konvensi Republik di St Paul, Minnesota, pagi kemarin (4/9) WIB.

Palin memanfaatkan pidato pertamanya sejak resmi ditunjuk McCain untuk mendampinginya pada Jumat (29/8) itu tak hanya untuk memperkenalkan diri dan keluarga. Tapi, sekaligus menyerang kandidat presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama.

''Di politik, ada orang yang menggunakan perubahan untuk mempromosikan karir mereka. Tapi, ada pula orang seperti John McCain yang menggunakan karir mereka untuk menciptakan perubahan,'' ujar Palin menyindir tema perubahan (change) yang diusung Obama.

Gubernur Alaska berusia 44 tahun tersebut juga mengedepankan track record McCain di bidang kemiliteran. Senator berusia 72 tahun itu memang pernah lima setengah tahun dibui di Vietnam sebagai tahanan perang. Tak tertandingi Obama dan wakilnya, Senator Joe Biden, yang ''bersih'' dari perang.

''Hanya ada satu orang di pemilihan presiden kali ini yang benar-benar pernah berjuang untuk Anda di tempat-tempat di mana menang berarti bertahan hidup dan kalah berarti mati. Dan orang itu adalah John McCain,'' kata Palin yang akan berpisah dari anak tertuanya, Track, 19, yang terbang ke Iraq pekan depan untuk bergabung dengan pasukan AS di sana itu.

Secara keseluruhan, pidato Palin begitu membakar. Terkadang tajam, namun senyum selalu tersungging di wajahnya. Dia juga mengecam media yang dituduh menyulut kontroversi. Mantan ratu kecantikan tersebut memang mendapat serangan bertubi-tubi sejak menjadi pendamping McCain. Mulai soal penangkapan suaminya, Todd, 22 tahun lalu karena mengemudi dalam kondisi mabuk hingga mengenai kehamilan di luar nikah anak keduanya yang berusia 17 tahun, Bristol.

''Saya telah belajar dengan cepat dalam beberapa hari belakangan. Yaitu, bahwa jika Anda bukan anggota kalangan elite Washington, sebagian media menganggap Anda tak memenuhi syarat,'' ujarnya. ''Tapi, ini satu pesan singkat buat semua analis dan wartawan: Saya takkan pergi ke Washington untuk mendapatkan dukungan mereka. Saya akan ke sana untuk melayani rakyat negeri ini,'' tegasnya.

Meski Palin mengecam media, koran-koran terkemuka AS justru beramai-ramai memujinya. The New York Times, misalnya, menyebut pidato Palin telah membungkam kritik dan menghidupkan atmosfer konvensi. Salah satu kolumnis Washington Post memilih judul She Shoots, She Scores!

Palin merupakan calon Wapres wanita pertama Republik. Dia juga calon Wapres wanita pertama di AS sejak Geraldine A. Ferraro maju mendampingi capres Demokrat Walter Mondale pada Pemilu 1984. Tapi, pasangan Mondale-Ferraro itu kalah oleh Ronald Reagan-George W. Bush Sr yang diusung Republik.

''Apakah kita telah memilih sosok (Wapres) yang tepat?'' tanya McCain kepada peserta konvensi kemarin sebelum resmi mengumumkan Palin sebagai pasangannya. Pertanyaan itu langsung dijawab ''yes'' diiringi gemuruh tepuk tangan. Sebagian peserta konvensi tampak membawa poster bertulisan ''I love hockey mom''. Hockey mom adalah sebutan Palin untuk dirinya saat mengawali pidato kemarin.

Pasangan McCain-Palin juga mendapat dukungan penuh dari tiga mantan rival McCain di perebutan tiket ke pemilihan presiden Partai Republik. Yaitu, mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney, mantan Gubernur Arkansas Mike Huckabee, serta mantan Wali Kota New York Rudy Giuliani. Mereka juga beramai-ramai mengecam kandidat Demokrat, Obama-Biden.

''Barack Obama tak pernah memimpin apa pun sepanjang hidupnya,'' kecam Giuliani. Romney memuji komitmen McCain memerangi terorisme dan Huckabee menepis suara-suara keraguan kepada Palin.

''Saya capai mendengar komentar yang mengatakan dia (Palin) kurang berpengalaman. Dia meraih lebih banyak suara pada pemilihan wali kota Wasilla, Alaska, dibanding suara yang didapat Joe Biden ketika mencalonkan diri sebagai presiden AS,'' ungkap Huckabee. (AP/BBC/erm/ttg)
 
[ Jum'at, 05 September 2008 ]
Dan Quayle Bisa Jadi Cermin
SARAH Palin tak perlu berkecil hati atas serangan beruntun kepada dirinya. Sebab, 20 tahun lalu Dan Quayle juga mengalami hal serupa, tapi tetap sukses terpilih sebagai wakil presiden mendampingi George W. Bush.

Ken Khachigian, peserta Konvensi Republik 2008 yang pada 1988 menjadi konsultan kampanye pasangan Bush-Quayle, ingat sekali betapa miripnya pencalonan Quayle dengan Palin.

Kala itu Quayle tiga tahun lebih muda daripada Palin yang saat ini berusia 44 tahun. Seperti Palin, senator Indiana itu juga kurang dikenal publik. Dia dipilih beberapa jam sebelum Bush tiba di arena Konvensi Republik di New Orleans.

Saking mendadaknya, kenang Khachigian kepada The New York Times, Quayle harus setengah berlari menerobos ke panggung saat tiba waktunya dia diperkenalkan. ''Segalanya kacau ketika itu. Termasuk, pidato pertama Dan," kata Khachigian yang di Konvensi 2008 mewakili California.

Tapi, bukan itu yang paling parah. Hanya beberapa jam setelah diperkenalkan, media mulai menyorot karir dan kehidupan pribadi senator berwajah tampan itu. Mulai affair-nya dengan seorang pelobi perempuan, skandal salah seorang anggota keluarganya ketika memasuki Indiana National Guard di era Perang Vietnam, hingga jam terbangnya yang minim di dunia politik. Itu benar-benar sama dengan serangan ke arah Palin sekarang.

''Dan benar-benar terpojok ketika itu. Butuh waktu sekitar 10 hari sampai segalanya mereda dan Dan mulai bisa melakukan tugasnya," jelas Khachigian.

Berkat soliditas kerja sama antara dia dan Bush, semua serangan itu bisa dimentahkan. Maka, meski di polling terakhir masih tertinggal 15 poin, Bush dan Quayle sukses memenangi pemilihan dan mengalahkan kandidat Demokrat, Michael Dukakis dan Lloyd Bentsen. (erm/ttg)
 
wah Palin mah cacat dah

masa buka2 aib depan orang2 ~_~

bukannya ngmongin masa depan AS malah cerita soal anaknya

dikira orang pada simpati apa??

secara orang AS individualis --"
 
22494large.jpg


[ Sabtu, 06 September 2008 ]
Aktivis Antiperang Interupsi McCain
JAKARTA - Konvensi Partai Republik memang lebih ''meriah'' dibandingkan dengan konvensi Partai Demokrat pekan sebelumnya. Ajang pelantikan nominasi calon presiden dan wakil presiden AS di Minnesota itu kerap didatangi ''tamu tak diundang''.

Setelah badai Gustav menyebabkan acara pada hari pertama konvensi berantakan, kemarin giliran para aktivis antiperang yang datang. Selain berunjuk rasa di luar gedung Xcel Energy Center di Saint Paul, Minnesota, tempat pertemuan berlangsung, sejumlah pendemo antiperang membuat keributan dengan menginterupsi pidato capres AS dari Republik John McCain. Aparat dengan cepat mengamankan pendemo yang menentang perang Iraq tersebut sehingga acara utama sekaligus penutup konvensi itu berlangsung lancar.

Sebelum pidato McCain dimulai, seorang pria dan dua wanita dibawa petugas keamanan meninggalkan ruang konvensi. Pria pendemo itu dikeler karena membawa kertas bertulisan ''Anda tak bisa memenangi pendudukan di Iraq".Namun, penangkapan itu tak menghentikan protes. Hanya beberapa menit setelah McCain memulai berpidato, pendemo kembali mengagetkan penonton dengan berusaha mengganggu pidato senator Arizona itu. Mereka bertiga berteriak-teriak. Namun, tidak jelas apa yang mereka teriakkan. Sebab, suara mereka tenggelam oleh teriakan riuh para delegasi konvensi yang mendengarkan pidato McCain. ''USA, USA, USA,'' teriak delegasi membahana. Saat insiden kecil itu terjadi, McCain sempat mengimbau para pendukungnya untuk tidak terpancing oleh aksi ketiga pendemo tersebut.

Cap bahwa McCain tak lebih dari perpanjangan tangan Presiden George W. Bush yang berkuasa dua periode membuat berbagai aksi demo antiperang terus terjadi selama berlangsung konvensi Republik. Kepolisian Saint Paul bahkan telah menangkap sedikitnya 200 orang pada hari terakhir konvensi. Dengan demikian, pendemo yang telah ditangkap selama sepekan sekitar 600 orang.

Sebagian besar di antara mereka ditangkap pada awal konvensi 1 September lalu, ketika aksi protes yang semula damai berubah menjadi kerusuhan. Bentrokan antara polisi dan massa pun terjadi. Beberapa pengunjuk rasa memecah kaca-kaca jendela mobil polisi dan melemparkan botol-botol ke arah polisi. (AFP/AP/kim)
 
22503large.jpg


[ Sabtu, 06 September 2008 ]
McCain Juga Usung Perubahan
ST PAUL - Slogan perubahan yang selama ini gencar disuarakan capres Demokrat Barack Obama (Change, we can!) ditandingi capres Republik John McCain. Pasangan cawapres Sarah Palin itu mendengungkan perubahan segera datang. McCain berkali-kali menegaskan tentang perubahan itu dalam pidato penerimaannya secara resmi sebagai capres Republik dalam Konvensi Nasional Republik di St Paul Kamis malam waktu setempat (Jumat pagi WIB).

McCain memotretkan dirinya sebagai kandidat yang membawa perubahan sesungguhnya. Dia juga menegaskan akan mengguncang Washington kembali ke jalan kemakmuran dan damai. Senator Arizona itu siap menerima tantangan dalam mendapatkan tiket menuju ke Gedung Putih.

Dalam pidatonya selama hampir satu jam, McCain menegaskan bahwa dia bukan politisi yang bisa ditundukkan partai sekalipun, dan dia akan mengubah banyak kebijakan yang khas pemerintah Republik. ''Biarkan saya menawarkan tantangan kepada orang-orang lama, pemborosan, tak berbuat apa-apa, mementingkan diri sendiri, gerombolan Washington yang menomorduakan negara. Perubahan segera tiba,'' kata McCain yang sontak disambut riuh tepuk tangan pendukungnya.

"Berjuanglah bersama saya. Berjuang untuk sesuatu yang tepat bagi negara kita. Berjuang untuk idealisme dan karakter kebebasan rakyat," ujarnya. "Saya tidak bekerja untuk tujuan khusus, saya tidak bekerja untuk diri sendiri, saya bekerja untuk Anda," tegas McCain di hadapan pendukungnya yang membawa poster bertulisan Country first dan I don't work for party.

McCain juga membela pasangannya, Sarah Palin. Dia mengatakan Palin adalah partner yang tepat untuk membuat perubahan, terutama pemberantasan korupsi. "Dia sangat tangguh memperjuangkan korupsi dan mendukung pengadaan energi secara mandilu," ujarnya.

"Dia berpegang kepada yang benar dan dia tidak akan membiarkan siapa pun menyuruhnya duduk," lanjutnya. "Saya memerangi korupsi dan tidak peduli pelakunya dari Demokrat atau Republik," tandas McCain.

Sebelumnya, Palin mendapat sorotan seputar kehidupan pribadinya. Anak gadisnya yang berumur 17 tahun hamil di luar nikah. Suaminya dua dekade lalu ditangkap karena menyetir dalam keadaan mabuk hingga pemecatan staf yang ditengarai tanpa alasan dan kini sedang diinvestigasi. Juga masalah perekrutannya oleh McCain.

McCain tetap yakin pihaknya akan memenangi pemilu 4 November mendatang meski menurut jajak pendapat nasional, Barack Obama, pesaingnya dari Partai Demokrat, masih unggul tipis.

Dengan berapi-api, McCain kemudian menyerang Demokrat atas masalah pajak dan pengeluaran. Dikatakan, kebijakan yang dia ambil dan Demokrat sangat berbeda. Jika Demokrat akan berupaya menaikkan pajak, dia justru akan mempertahankan pajak rendah, bahkan jika memungkinkan akan mengurangi.

Politisi 72 tahun itu juga berjanji untuk memperbaiki pendidikan serta menciptakan lapangan kerja. Yang juga tak kalah penting adalah mengurangi ketergantungan terhadap minyak asing dengan memproduksi energi sendiri, termasuk eksplorasi ladang minyak baru.

''Itulah cara saya memerintah sebagai presiden. Saya akan menolong siapa pun agar negara ini (AS) lebih maju. Saya punya rekor itu, sedangkan Obama tidak!''

Dia berjanji dalam pemerintahannya nanti akan ada orang Demokrat dan independen. "Mari kita gabungkan ide terbaik dari kedua kubu tersebut. Namun, tetap harus ada perjuangan siapa yang mendapatkan kredit, mari kita bagi," ujarnya. Setelah pidato selesai, McCain dan Palin mengusung semua keluarganya ke atas panggung.

Juru kampanye Obama, Bill Burton, mengatakan McCain berkampanye mengenai keberpihakan. Namun, dia tidak pernah menyebutkan bahwa dia telah menjadi partisipan Presiden Bush dalam 90 persen kehidupannya. "Dia masih saja menjalankan kampanye Karl Rove (konsultan politik Bush). Itu artinya dia ingin melanjutkan kebijakan ekonomi yang semakin buruk ini dan kebijakan luar negeri Bush untuk empat tahun yang akan datang," paparnya. (CNN/AP/Rtr/erm/ami)
 
[ Sabtu, 06 September 2008 ]
Imbangi Palin, Demokrat Turunkan Tim Srikandi
HARRISBURG - Penampilan cawapres Republik Sarah Palin yang memukau saat tampil di Konvensi Republik Rabu malam (Kamis WIB), tampaknya, membuat Demokrat kelabakan. Tak ingin pemilih -utamanya kaum hawa- pada 4 November mendatang memberikan suara kepada jangok Republik, tim kampanye Barack Obama langsung menyusun strategi dengan menghimpun pendukung perempuan high-profile.

Tiga srikandi politik Demokrat itu ialah Senator New York Hillary Rodham Clinton, Gubernur Arizona Janet Napolitano, dan Gubernur Kansas Kathleen Sebelius. Mereka akan dikerahkan dalam kampanye Obama selama sisa masa kampanye.

"Kami sangat menghargai dia. Palin memiliki skill politik yang sudah dibuktikannya pada Rabu malam," ujar juru kampanye Obama David Axelrod ketika terbang bersama reporter Kamis lalu (4/9). "Dia sangat cekatan saat menyerang," lanjutnya.

Sebelumnya, Palin menyinggung pengalaman Obama. "Dia menyerang senator Obama dengan mengatakan, Obama tidak memiliki pengalaman yang signifikan di legislatif," ujar Axelrod.

Tanpa buang waktu, tim politikus perempuan Demokrat itu mulai bergerak. Kamis Gubernur Kansas Sebelius memulai kampanyenya. Dia mengatakan bahwa Palin hanya penerus Presiden Bush yang tidak populer. "Dia memang jangok membacakan kata-kata yang ditulis oleh penulis pidato Bush dan menyampaikannya dengan baik. Namun, apa yang tidak kita dengar adalah apa yang orang-orang bicarakan kepada saya setiap hari," ujar Sebelius. (AP/erm/ami)

wah Palin mah cacat dah

masa buka2 aib depan orang2 ~_~

bukannya ngmongin masa depan AS malah cerita soal anaknya

dikira orang pada simpati apa??

secara orang AS individualis --"

kek acaranya Indonesian Idol... kebanyakan juaranya jual cerita. yang mulai dari tukang inilah.. tukang itulah.. sampe pengamen...
 
dukung obama lah :D

kan bagus juga tuh, supaya acara perang²an amerika jadi berkurang drastis ;;)

lagian juga gw ntn VOA di metro TV, gw baru taw kalo obama itu bokapnya indonesia toh /hmm
 
21959large.jpg


[ Rabu, 03 September 2008 ]
Ungkap Borok Palin


ST PAUL - Konvensi Partai Republik kembali terganggu badai. Bukan topan Gustav yang menyedot perhatian pada hari pertama, Senin lalu (1/9), melainkan pengakuan calon Wakil Presiden Sarah Palin soal kehamilan di luar nikah anak keduanya yang berusia 17 tahun, Bristol.

Pengakuan itu seperti membenarkan rumor yang beredar di internet beberapa hari belakangan tentang kehamilan Bristol yang sudah berumur lima bulan tersebut. Kehamilan itu adalah buah hubungannya dengan Levin Johnston, rekan SMA-nya di Wasila, Alaska. Dalam pernyataan resmi yang diatasnamakan dia dan sang suami, Todd, Palin memastikan bahwa Bristol akan segera menikahi Johnston.

"Kami bangga atas keputusan Bristol untuk mempertahankan bayi dalam kandungannya. Kami juga lebih bangga lagi karena akan segera menjadi kakek-nenek," kata gubernur Alaska itu dalam pernyataan resminya seperti dikutip Washington Post.

"Bristol dan pria muda yang akan segera dinikahinya itu segera menyadari betapa berat perjuangan untuk membesarkan seorang anak. Karena itu, kami akan mendukung penuh mereka," lanjut ibu lima anak tersebut.

Pengakuan terbuka itu melengkapi serangan bertubi-tubi ke arah Palin sejak dia dipilih John McCain pada Jumat lalu (29/8) sebagai calon pendampingnya di pemilu presiden November nanti.

Karena itu, muncul pertanyaan apakah kubu McCain kurang hati-hati sehingga memilih pendamping yang sedemikian bermasalah?

Yang pasti, kubu McCain memastikan bahwa calon presiden berusia 71 tahun itu sudah tahu soal kehamilan Bristol sebelum menjatuhkan pilihan kepada Palin. Arthur B. Culvahouse Jr, ketua tim pencarian kandidat calon wakil presiden untuk kubu McCain, menjamin bahwa Palin telah melalui ujian secara lengkap dan menyeluruh sebelum akhirnya terpilih. Di antaranya, Palin diminta menjawab sebuah daftar yang berisi 70 pertanyaan. (AP/erm/ttg)


Yang unggul dari Palin adalah anaknya yang baju merah doang =))
nice info cc saman lanjutkan ya ;)
 
[ Minggu, 07 September 2008 ]
Saling Menyerang Kebijakan Ekonomi
Palin Dongkrak Simpati Pemilih Pria

WINSCONSIN- Konvensi Demokrat dan Republik berakhir sudah. Mulai kemarin (6/9) pasangan capres-cawapres Barack Obama-Joe Biden dari Demokrat dan John McCain-Sarah Palin dari Republik memulai fase terakhir kampanye menuju hari pemilihan pada 4 November nanti.

Di hari pertama fase final itu, kedua kubu saling menyerang kebijakan ekonomi lawan. Berduet di Cedarburg, Winsconsin, McCain dan Palin mengkritik keras rencana rival Demokrat mereka untuk menaikkan pajak.

"Saat ini adalah waktu-waktu sulit di Winsconsin, Ohio, dan di seluruh Amerika Serikat," kata McCain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di pusat Kota Cedarburg. "Tapi, lawan saya (Obama) justru akan menaikkan pajak, sedangkan saya sebaliknya, malah akan menurunkan pajak yang akan berbuntut terciptanya lapangan kerja baru. Sekali lagi ingat, dia (Obama) akan menaikkan pajak Anda semua!" lanjutnya.

Obama langsung membalas serangan itu. Tampil di Scranton, Pasadena, capres yang pernah menghabiskan masa kecil di Jakarta tersebut menganggap McCain tak mengerti permasalahan ekonomi Amerika sesungguhnya.

"Apa yang lebih mendasar dari memiliki pekerjaan? Apa yang lebih fundamental dari memiliki penghasilan yang bisa mengatasi tingginya inflasi sehingga Anda semua bisa menabung untuk pendidikan anak-anak Anda? Saya tak menganggap John McCain orang yang jahat. Saya hanya menganggap dia dan pasangannya tak mengerti (permasalahan) ekonomi," tegasnya.

Ekonomi Amerika memang tengah morat-marit. Selain mereka baru terguncang krisis kredit perumahan, tingkat pengangguran juga terus meningkat. Laporan finansial terakhir kemarin menyebutkan, tingkat pengangguran sudah mencapai 6,1 persen dari total jumlah penduduk. Jumlah itu merupakan yang tertinggi selama lima tahun terakhir.

Di Cedarburg, McCain kembali mengulang apa yang sudah disampaikannya selama konvensi. Yakni, tema sentral kampanyenya, "reformasi" dan "perubahan." Sedangkan Palin menyindir Obama yang dianggapnya tak peduli kepada warga kota-kota kecil. "Padahal, merekalah yang bekerja paling keras di Amerika. Mereka menanam makanan kita, mereka menjalankan pabrik-pabrik kita," ucapnya.

Pekan depan kedua kubu saling berhadapan untuk memperebutkan simpati pemilih wanita di Florida, negara bagian penting yang bisa menentukan hasil akhir pemilihan nanti. Palin yang menyebut dirinya sebagai hockey mom saat konvensi tentu saja akan menjadi andalan Republik. Namun, Demokrat menangkal pesona Palin itu dengan mengirim Hillary Clinton ke Florida pada Senin besok (9/9). Itu merupakan kunjungan ketiga Hillary dalam dua pekan terakhir ke negara bagian tersebut. Sedangkan senator dan gubernur Demokrat wanita lainnya akan disiapkan untuk terjun ke medan kampanye lainnya.

Demokrat memang harus bekerja keras untuk menghadang pesona Palin. Sebab, polling terakhir yang dihelat ABC News bekerja sama dengan Washington Post menunjukkan, mayoritas warga Amerika -tepatnya enam di antara sepuluh responden- menganggap pilihan McCain kepada gubernur Alaska itu merupakan keputusan yang tepat.

Di antara total responden, hanya 37 persen yang beropini negatif terhadap Palin. Yang perlu digarisbawahi, kebanyakan responden yang memandang positif pemilihan Palin justru kaum laki-laki.
 
22940large.jpg


[ Selasa, 09 September 2008 ]
Berkat Palin, McCain Mengungguli Obama


Di Polling Terakhir

WASHINGTON - John McCain layak lega telah memilih Sarah Palin sebagai cawapres, setidaknya hingga sejauh ini. Kendati terus-menerus mendapatkan serangan, pidato menggugah gubernur Alaska itu saat Konvensi Republik pekan lalu mendatangkan dampak positif.

Hasil jajak pendapat terakhir USA Today/Gallup yang dirilis kemarin (8/9) menyebutkan, McCain mengungguli capres Demokrat Barack Obama dengan beda tipis 4 persen saja. Yakni, 50 persen dibandingkan 46 persen di antara pemilih yang teregistrasi. Itu merupakan hasil terbaik bagi kubu Republik sejak Mei lalu.

Hasil tersebut membalik keunggulan Obama setelah Konvensi Demokrat yang dihelat sepekan sebelum Konvensi Republik. Kala itu, Demokrat mengungguli Republik 7 persen. Namun, keunggulan sementara pasangan Republik tersebut tidak terlalu mengejutkan. Para analis menilai, setelah konvensi sebuah partai, popularitas pasangan yang dijagokan partai itu biasanya memang langsung melonjak. Tapi, lonjakan popularitas tersebut hanya berlangsung sementara.

Namun, bagaimanapun, peran Palin patut dikedepankan dalam keberhasilan sementara Republik itu. Terutama ketika ibu lima anak tersebut mengatakan, "Dalam politik, ada orang yang menggunakan perubahan untuk mempromosikan karir mereka. Tapi, ada pula orang seperti John McCain yang memanfaatkan karir untuk melakukan perubahan."

Menurut pakar politik Universitas Virginia Larry Sabato, tak banyak yang memprediksi bahwa McCain bakal mengungguli Obama sekitar dua bulan sebelum pemilihan berlangsung. "Dia (McCain) sejauh ini dalam posisi yang lebih baik dari yang diperkirakan orang," kata Sabato sebagaimana dikutip USA Today.

Selain penampilan memikat Palin saat konvensi, kesuksesan sementara McCain itu, tampaknya, tak lepas dari taktiknya yang menjaga jarak dengan Presiden George W. Bush. Di antaranya, dengan mencegahnya tampil langsung di konvensi. Taktik tersebut perlu diambil karena presiden incumbent itu semakin tidak populer di mata publik AS.

Taktik itu kian dipertegas di masa kampanye pascakonvensi. Saat menjadi bintang tamu di stasiun televisi CBS kemarin, misalnya, veteran Perang Vietnam berusia 72 tahun tersebut menegaskan kerap berselisih pendapat dengan para koleganya di Republik, terutama yang duduk di pemerintahan Bush. ''Baik itu soal strategi di Iraq maupun soal-soal lain," kata McCain yang juga menjanjikan tempat di kabinet bagi para kader Demokrat jika dirinya terpilih.

Namun, taktik McCain menjaga jarak dari Bush itu dimentahkan kubu Demokrat. "John McCain, yang saya yakin adalah orang baik dan punya latar belakang mengagumkan, telah menapaktilasi dan mengadopsi platform ekonomi George Bush," kata Obama ketika tampil di kanal televisi ABC.

Karena itu, lanjut senator Illinois tersebut, jika para pemilih menyukai apa yang didapat selama delapan tahun terakhir, mereka akan memilih McCain. "Tapi jika tidak, mudah-mudahan mereka akan memilih saya," ujarnya.(AFP/AP/erm/ttg)

licik banget orang satu ini..... kek di film-film thriller hollywood.. pingin gw gaplok ajeh!! untuk yang cetak tebal.. Oh.. Obama So Sweet..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.