• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rangkuman mengenai maitreya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. akiong
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Maitreya Belum Lahir Sebagai Pengganti Sang Budha Gautama
Dalam versi MLDD/IKT , Maitreya pernah lahir beberapa kali di Cina sebagai bodhosatva, yang paling terkenal sebagai PU TAI HE SHANG, yang ada patung maitreya yang gendut dan botak bawa kantong kain.

Kelahiran terakhirnya yang diketahui sebagai CING KONG CU SE , sebagai patriah ke 17 aliran MLDD/IKT. CIN KONG artinya AYAM EMAS.

Kalo lihat dari gelar Ayam emas , mungkin Maitreya perlu 2 kali lahir ke dunia ini lagi sebagai penyambut tongkat Estafet Sang Gautama.

Ayam Emas akan berkokok 3 kali maka muncullah Buddha Maitreya.

Kapan Maitreya akan lahir lagi ? Siapa yang bisa tahu ?

Kelahiran yang pertama adalah pembuka jalan, seperti sekarang MLDD/IKT . Ini akan berlangsung lama sekali waktu nya.

Masa kelahiran yang ke dua adalah memuluskan jalan, pada saat itu persepsi Dharma manusia di permukaan bumi sudah mulai sama, yakni Kasih Maitreya. Masa itu akan lebih lama lagi, karena untuk memasuki masa kelahiran yang ke Tiga , dunia ini sudah harus memperlihatkan damai sentosa. Tidak ada frakmentasi pandangan agama, tidak ada yang disebut agama anu atau agama itu di permukaan bumi. Semua konsep2 telah mengalami penyesuaian persamaan persepsi.

Kelahiran yang ke tiga adalah Penyempurnaan jalan. Dunia damai Sentosa terwujud. Ada penyambutan Pesta Akbar Naga < maksudnya pesta yang meriah yang tidak ada perbedaan2 persepsi > di seluruh dunia. saat inilah adalah sebuah kemenangan usaha manusia melawan Penderitaan. Saat itu Penderitaan masih ada dan telah diminimalkan pada titik terendah akan tetapi yang mengalami tidak merasa menderita. Kebahagian ada di mana2. Ini sudah masuk ke penghujung Zaman Keemasan. Zaman ini juga berlangsung lama sekali. NIBBANA dan DUNIA bolak balik jadi tak ada halangan.
Telah terjadi Perkembangan Mental yang demikian tinggi ini pada ras manusia.
--------------------------------------------------------------------------
Budha mengatakan MAITREYA saat ini masih di surga tusita, tapi tidak mengatakan saat kemudian tidak titiskan ? saat yang tepat akan titis jadi manusia tapi tidak langsung jadi Budha dulu. karena zaman telah berubah, sekarang sebelum seorang budha lahir harus ada pembuka jalan , memuluskan jalan dan menyempurnakan jalan.
Siapa yang membuka jalan ? ya , maitreya itu sendiri, yang terlahir sebagai Cin Kong yang menjadi patriah ke 17 MLDD.
--------------------------------------------------------------------------
1. Dalam MLDD/IKT tidak ada berlindung pada tri ratna.--KAMI TIDAK PERLU MUNAFIK SEPERTI YG LAIN, DIMANA BERLINDUNG PADA TRI RATNA TAPI BERLATIH BUKAN PADA BUDHA. HANYA BERTOPENG BUDHA. KAMI , BUDHIST YG MENGEMBAN MISI MAITREYA.

2. MLDD adalah kelanjutan dari silsilah pewarisan tunggal transmisi Mind. secara keseluruhan sudah tercatat 64 patriah dihitung dari sang Budha gautama. SUKA ATAU TIDAK, BEGITULAH SILSILAH KAMI.


3. Pada patriah ke 17 ternyata beliau merupakan titisan Maitreya.

4. Beliau ada mewahyukan sutta MILEK CIU KHU CEN CING dalam bahasa cina.

5. Tidak meditasi bersila, tapi tidak melarang bermeditasi.

6. Menganjurkan vegetarian bagi yang sanggup. TAPI TIDAK MEMAKSA.

7. Menitik beratkan pada kultivasi Hati Nurani.KULTIVASI BEHAVIOUR, DAN MENGEMBANGKAN KEBAJIKAN.
---------------------------------------------------------------------------

Orang2 berpikir, kebenaran yang diajarkan oleh Maitreya haruslah berbeda dari ajaran manapun, baik itu ajaran gautama, kong hu cu , tao tek cing, veda, tantra
dan sebagainya.

Tapi orang2 tidak berpikir bahwa semua kebenaran yang absolut sudah semuanya terkuak, sudah ditemukan , dan sudah dikemukakan oleh para nabi, para suci , dan para budha zaman dulu , baik dalam kitab2 maupun dalam ajaran transmisi pikiran . Hal2 yang berbeda hanyalah metode2, prinsip2, aturan2 dan cara2 aplikasi. Tetapi inti dari kebenaran2 tetaplah sama sepanjang waktu.

Dalam perjalanan kultivasi hati Nurani, semua kebenaran absolut itu tidak bisa dihindari , tidak ada jalan lain selain jalan absolut itu. Pada hal jalan absolut itu telah dikemukakan oleh para nabi2 agama lain, para Buddha , pada Suci agama lain. dengan berbagai cara penyampaian dan berlatihnya yang berbeda2. cara itu telah ditemukan selama kurun waktu itu dari zaman ke zaman, dan dari waktu ke waktu oleh para2 suci yang telah mencapai kesempurnaan.

Masalahnya Orang2 yang berkepentingan merasa memiliki Hak cipta, sesungguhnya yang mereka tuntut adalah hak atas penemuan. dan ingin menjaga kemurniannya, dan tidak ingin orang2 lain menggunakannya secara salah. karena mereka tahu, sesuatu yang absolut tidak ada dua nya ! Mereka juga tahu bagaimana bisa Maitreya memiliki sesuatu yang lebih absolut dari kebenaran yang sudah ditemukan zaman dulu !

Masalah yang lain , Maitreya tetap harus mengunakan kebenaran absolut itu walaupun telah di hak patenkan oleh kalangan yang berkepentingan. karena tidak ada Kebenaran2 lain yang layak membawa semua lapisan masyarakat baik yang berbakat atau pn yang tidak berbakat kedada pencerahan.

Masalah utama yaitu, orang2 berpendapat Maitreya hanya mencomot sebagian ini dan sebagian itu, dari sini dan dari sana. Seperti Nasi Campur. Tetapi semua iini tidak ada jalan lain selain itu bagi Maitreya, karena hanya kebenaran yang absolut yang dipakai, < absolut berarti tidak dapat digantikan, tidak ada jalan lain selain itu > sehingga sisa lainnya yang bukan absolut tidak dipakai di dalam jalan pembebasan Maitreya. tapi itu bukan berarti tidak menghargai tetapi hanya saja dapat digantikan dengan cara2 tersendiri dengan nuansa tersendiri dari Maitreya.

Orang2 yang kultivasi rendah memperdebatkan Hal2 yang bukan absolut , karena mereka tidak mengetahui apa yang absolut dan apa yang bukan absolut. Tetapi Bagi orang2 yang kultivasi tinggi , memiliki toleransi yang tinggi, karena mereka bisa melihat apa yang benar dari semua kejadian di alam Semesta.

Tetapi dikemudian hari , dengan adanya beberapa kali kelahiran , kesadaran setiap orang akan berkembang dari satu kelahiran ke kelahiran sebelumnya dengan kultivasi yang benar. saya yakin persamaan persepsi akan terjadi, penyatuan visi akan terjadi dan penyelamatan Global dapat terjadi. Hanya membutuhkan waktu......, satu kelahiran tidak bisa , 2,3,4,5, atau 10 kelahiran tidak jadi masalah. semua itu tergantung dari sekarang, dari pengorbanan pembuka jalan Maitreya.
--------------------------------------------------------------------------

Zaman akan berubah terus menerus, kemerosotan alhak/ watak manusia akan lebih pesat dibandingkan kebangkitan spiritual setiap agama. Ketika Maitreya lahir sebagai patriah ke 17 versi MLDD, misi membuka jalan ini dibebankan pada patriah ke 18.

Oleh karena itu, langkah pertama adalah mendidik manusia itu sendiri dulu, mendidik behaviour/ sifat2/karakter2. Cara2 ini sangat bagus jika mengadopsi ajaran Nabi Kong hu cu. Karena itulah kitab2 Kong hu cu dikupas habis, diterapkan dalam ajaran Maitreya sebagai langkah awal menegakkan kebenaran pada diri masing2 manusia.

Kemudian setelah beberapa orang yang lebih serius, yang telah berhasil mengkultivasi behaviour, ajaran sang Budha di ajarkan lebih mendalam, hingga mengamati setiap tindakan, merenung, bertobat, dan melepaskan keinginan dan keterikatan duniawi, dalam praktek2 aplikasi itu, beberapa nasehat nabi Lao Tze dipakai sebagai penghalusan untuk mencapai tahap WU WEI / tanpa pamrih sampai pada tahap WU CIK / tak berbentuk/ arupa.
Kasih Maitreya mengganjurkan orang2 bervegetarian, kesadaran dan konsentrasi itu maha penting, tapi Ahimsa adalah tujuan dari Maha Kasih dan menyelamatan semua mahluk ke pantai bahagia adalah Tujuan akhir.

Cara2 Sang Buddha tidak bisa dipraktekkan secara umum, hanya segelintir orang2 berbakat yang bisa melakukan. Karena misi Maitreya adalah menyelamatan umum / global maka praktek pembinaan yang menegasi kehidupan dihindarkan. Karena bagaimanapun kehidupan adalah penderitaan sprt yang dikemukakan oleh Sang Buddha, tetapi manusia terus melakoninya, terus tumimbal lahir di dalamnya, setiap hari harus menghadapi semua kenyataan yang ada.

Tak ada jalan lain selain menaiki setapak demi setapak jalan pembebasan ini secara bersamaan, pertama2 haruslah manusia dididik behaviour, cara2 manusia menjadi manusia yang benar dengan segala relationship nya. Karena manusia tidak hidup sendiri di hutan bermeditasi. Walaupun hidup di dalam vihara pun pastilah ada interaksi sesama manusia.

Karena manusia tidak mengerti cara2 yang benar sering berbuat berlebihan atau sering berbuat kekurang , sering berbuat tidak efektip walaupun telah benar apa yang dilakukan. Kerena kebodohan manusia lah ini menambah penderitaan yang sudah ada, memperparah samsara.
--------------------------------------------------------------------------
 
[maitreya] The Huge Way....
jalan Yg Sangat Besar...sebesar Apakah Jalan Ini ? .... Sangat Besar Sehingga Ketika Anda Melihat Dari Sisi Depan Anda Tidak Akan Melihat Sisi Belakangnya, Jika Anda Melihat Dari Sisi Samping Kiri Maka Anda Tidak Akan Dapat Melihat Sisi Samping Kanan.....inilah Jalan Untuk Semua Mahluk Yang Akan Saling Bergandengan Tangan Melewati Jalan Ini Bersama2 ......< ..wahyu ..>

meditasi

Kenapa Kita Tidak Bisa Bermeditasi ? Karena Ada Begitu Banyak Kebodohan Dalam Batin Kita. Serta Ada Begitu Banyak Luka2 Batin Yang Ditimbulkan Oleh Kebodohan Kita Dalam <banyak> Inkarnasi2, Ada Begitu Banyak Luka2 Batin Yang Kita Timbulkan Pada Semua Mahluk Dalam < Banyak> Inkarnasi Karena Adanya saling Interaksi. Karena Itulah Kesadaran Kita Menjadi Lemah Dan Kesadaran Semua Mahluk Jadi Lemah.

Jika Kebodohan Hilang , Dan Luka2 Di Ke Dua Sisi < Sisi Diri Kita Dan Sisi Semua Mahluk Yg Berhubungan Dengan Kita > Disembuhkan Maka Kesadaran Akan Kembali Ke Semula Jadi. jika kesadaran kembali kesemula jadi maka setiap saat adalah meditasi.

Kita Bisa Saja Bermeditasi intensive, Membuat Kesadaran Terbebas Dari Semua Kebodohan, Kilesa Dan Kemelekatan Dan Menjadi Cerah....tapi apakah kita tahu bahwa kita ada Meninggalkan Luka2 Yg Belum Bisa Sembuh Pada Berlaksa Mahluk Dibelakang yg kita sebabkan karena adanya saling interaksi pada kelahiran2 lampau ?. kita duduk bermeditasi intensive sendirian, Kita Hanya Menyembuhkan Diri Kita Sendiri. Dan Berharap Berlaksa Mahluk Yg Ada Hubungan Dengan Kita Bisa Menyembuhkan Diri Mereka Sendiri.

karma

Konsep Karma...apakah Itu Karma Baik Atau Karma Buruk. Hendaklah Dipandang Sebagai Mata Pelajaran bagi jiwa. Bukan Sebagai Hadiah Atau Hukuman. jiwa Harus Belajar , Mengambil Hikmah , Dan Menjadi Bijaksana. Dengan Demikian Kita Bisa Memperbaiki Kesalahan2 Yg Pernah Kita Timbulkan Pada Berlaksa Kelahiran lampau.

Perlulah Kita Ketahui, Bahwa Semua Yg Terlahir < Orang , Binatang , Mahluk2 Supra > Dalam Ruang Lingkup Kita Sekarang Adalah Mahluk2 Yg Ada Hubungan Nya Dengan Kita Di Masa2 Kelahiran Yg Lampau.
Artinya istri kita, teman kita, saudara2 kita, tetangga2 kita, musuh2 kita, hewan2 kita, hewan2 peliharaan kita, orang2 di lingkungan kerja kita, orang2 yg meminta bantuan tapi tidak kenal, orang2 yg menyakiti dan merugikan kita tapi kita tidak kenal, dan lain2 semua yg hadir dalam hidup kita sekarang adalah jiwa2 yg pernah berhubungan dengan kita di masa2 kelahiran lampau, yg belum ada mencapai titik keseimbangan relationship, belum mencapai puncak keadilan, belum ada perdamaian antar jiwa2.
Semua Ini Kembali Dipertemukan Agar Kita Bisa Memperbaiki Kesalahan2 Yg Kita Lakukan, Memperbaiki Pelajaran2 Yg Belum Bisa Kita Tuntaskan Di Masa2 Sebelumnya.

Karena Harus Ada Keseimbangan, Harus Ada Keadilan Dalam Jiwa. Jika Ada Keseimbangan Dan Keadilan Maka Semua Luka2 Akan Sembuh. Jika Luka2 Batin Sembuh Maka Kesadaran The Original Mind Akan Timbul Sendirinya.
Itulah Sebabnya Kita Tidak Boleh Melarikan Diri Dari Dunia. Karena Dunia Yg Sekarang Ini Adalah Hasil Dari Perbuatan Diri Kita Semua bersama. Karenanya Kita Harus Bersama2 saling Menyembuhkan Satu Sama Lain. Bersama -sama. .. Itulah Sebabnya Kita Tidak Dianjurkan Masuk Hutan Seperti Yang Dilakukan Oleh Para Suci Zaman Lampau. Karena Kita Harus Merasa Bertanggung Jawab Atas Semua Kekacauan Evolusi Batin Semua Mahluk. KarenaNya Kita Harus Bersama -sama Saling Menyembuhkan, Saling Memberi, Saling Mengasihi, Saling Belajar, Saling Bahu Membahu, Saling Bergandengan Tangan menuju penyembuhan global dan total.

Behaviour Cultivating Dan Relationship

Itulah Sebabnya Kita Harus Mulai Dari Diri Sendiri. Kita Harus Memperbaiki Semua Sifat2 Yg Tidak Tepat, karakter2 Yg Bisa Merugikan Orang Lain, keinginan2 Yg Bisa Menambah Penderitaan Orang Lain. Dengan Begitu Kita Baru Bisa Menjalin Sebuah Hubungan Yg Adil , Harmonis dan Seimbang Dalam Semua Aspek kehidupan.
Hubungan yg baik ini akan menyembuhkan jiwa2 yg ada di dalam lingkup relationship itu. dan itu adalah kebenaran multlak Maitreya. Penyembuhan akan membawa kita pulang pada jati diri kita yg sesungguhnya, yakni the original mind.

hati Dan Hati Nurani

Kita Harus Mulai Membuka Hati, Agar Ada Perasaan Dalam Diri Kita, Agar Kita Menjadi Semakin Hidup Dan Kita Bisa Membuat Hidup Ini Menjadi Semakin Hidup. Hati yg terbuka akan membawa pada kedalaman Hati Nurani/ The original mind.

Kita Tidak akan Menegasi Kehidupan, bahkan Kita Akan Berenang Di Dalam nya Dengan Bijaksana. Kita Akan Mengexpansi Nilai2 KeMulian Hidup Untuk Meminimalkan Penderitaan. Kita Akan Membangun Sebuah Dunia Yg Damai Sentosa. Di mana Semua Batin2 Menjadi Sembuh , Semua Hutang Piutang Telah Di Netralkan Sampai Pada Titik Kerelaan, Sampai Pada Titik Tidak Melekat, Sampai Pada Titik Keheningan Total. Bukan Keheningan Diri Sendiri Tapi Keheningan Semua Batin Yang Ada.

Bumi Adalah Sekolah Bagi Jiwa

Bumi Adalah Sekolah Raksasa. Jiwa2 Dilahirkan Kembali Untuk Mengulang Mata Pelajaran Yang Tidal Lulus.

Kita Akan Tahu Saat Kita Bekerja Di Kantor. Kita Akan Menemukan Ada Begitu Banyak Hal2 Yg Membuat Kita Cemas. Kenapa ? Karena Kita Berhadapan Dengan Mata Pelajaran. Karena Nya Kita Harus Bersikap Arif. Kita Harus Senantiasa Meningkatkan Mutu/ Kwalitas Diri Sendiri, Merubah Sifat2 Yg Tidak Relevan, Kita Harus Membuka Hati, Merasakan Kecemasan Orang Lain, Mencari Jalan Solusi Nya, Membuat Semua Orang Berhenti Cemas Akan Diri Kita.

Karena Nya Kita Harus Ada Menggunakan Hati, Harus Tahu Batas2an Yg Bisa Melukai Orang, Bisa Membuat Orang Lain Rugi, Bisa Membuat Orang Lain Menderita, Dengan Demikian Kita Tidak Bpleh Melakukannya. Jadi Kita Sendiri Harus Meningkatkan Mutu Diri Sendiri Untuk Bisa Melihat Itu Semua. Kalo Tidak, Kita Sendiri Yg Akan Bertambah Menderita. Kita Harus Menemukan Jalan Yg Bajik Untuk mengatasi semua problem2 yg kita temui, Karena Nya Kita Harus Berkultivasi Dengan Serius. Ini satu2 jalan.. memperbaiki kwalitas batin dari dalam , buka menambah make up, bukan berdandan kebajikan, bukan bertopeng kemulian.

Demikian Juga hal Berkeluarga, Jika Ada Hati Maka Tidak Perlu Pengadilan Perceraian. Tidak Ada Penganiayaan. Tidak Ada Perselingkuhan. Jika Ada Kultivasi Maka Sebuah Keluarga Adalah Sebuah Keluarga Tantra.
Berkeluarga itu penting, karena itu memberi kesempatan pada jiwa2 berinkarnasi dalam ruang lingkup kita, kita bisa dengan arif bijaksana mendidik nya, merawatnya, dan bersusah payah membesarkannya adalah membayar semua hutang2 kita yg belum selesai. Menanamkan kebajikan di hati dan jiwa anak2 kita, agar mereka bisa menyelesaikan karma2 mereka di kemudian hari seperti kita menyelesaikan karma2 kita pada kelahiran ini.

Berbakti.

Berbakti Adalah Keharusan, Jangan Berpikir Akan Adanya Kemelekatan. Berbakti Adalah Tindakan Timbal Balik. Adalah Tindakan Keadilan, Adalah Tindakan Balas Budi. Ini Menetralkan Karma. Ini Membuat Hutang Piutang Selesai, Ini Membuat Luka2 Batin Sembuh Karena Ada Saling Pengertian , Ada KeRelaAn Di Dalam Batin, DAN Ada Cinta Kasih .

Dalam Hubungan Yang Baik Dan Penuh Perasaan, Akan Ada " Maaf " Di Kedalaman Jiwa. Hanya Saja Kita Tidak Bisa Melihat Itu Ke dalam di Kedalaman Jiwa. Sesungguhnya Ada " Maaf Dan Perdamaian " Yg Terkandung Di Dalamnya. Tidak Ada Kemelekatan, Karena Kemelekatan Datang Dari Kebodohan. Kemelekatan Tidak Bisa Datang Dari Arif Dan Bijaksana. Jika ada maaf dan perdamaian maka ada pencerahan, semua cakrawala kesadaran akan terbuka terang. semua ikatan2 batin antar batin terlepas. <sisanya .. yakni pergerakan karma konsekwensi sudah tidak berpengaruh lagi pada batin, hanya melihatnya dan merasakan ia timbul dan diselesaikan. >

Apakah Perlu Berinkarnasi Lagi Berulang2 Untuk Memperbaikinya ? Ya, Tentu Saja, Kita Akan lahir Lagi Dan lahir Lagi Sampai semua luka2 pada semua mahluk yg berkaitan dengan kita selesai. Apakah Ini Bukan Penderitaan ? Ya , Ada Penderitaan Tapi Penderitaan Berlaksa Mahluk Yg Masih Terbelenggu Kebodohan Yg Menjadi Pertimbangan Kita, Bukan pada Penderitaan Diri Sendiri Yg Akan Kita Alami Jika Berinkarnasi Lagi. < Ungkapan Zen : Jika Saya Tidak Masuk Neraka , Siapa Yang Masuk Neraka ? >
Apakah akan tersesat lagi jika berinkarnasi kembali ? tidak perlu khawatir akan tersesat, karena begitu kita berjalan di JALAN BESAR MAITREYA akan ada kelompok jiwa2 yg bersepakat dengan jiwa kita untuk saling bantu membantu baik yg kasat mata maupun sama terlahir berjasmani. Ini adalah fakta dan bukan cerita siang bolong. Kita akan bertemu teman seperjuangan, bertemu orang2 yg membuka jalan bagi kita, membawa kita pada jalur yg telah kita rintis pada kelahiran sebelumnya. Kita akan melanjutkan penyembuhan diri kita dengan berlaksa mahluk yg tersisa itu.

Jalan Maha Besar Maitreya.... Sebuah Jalan Raksasa, Sebuah Jalan Yang Belum Pernah Ada Sebelumnya, Baik Itu Zaman Yg Lampau Atau Zaman2 Yg Lebih Lampau Lagi.

YAKNI MENYEMBUHKAN LUKA LUKA BATIN DENGAN RELATIONSHIP, YAKNI DENGAN SALING MENYEMBUHKAN DI ANTARA MAHLUK2 YG BERKAITAN SATU SAMA LAIN. SALING MEMBERI, SALING MEMAAFKAN, SALING MENJAGA SATU SAMA LAIN , SALING MEMPERBAIKI KWALITAS MENTAL MASING2, TIDAK ADA PERSAINGAN DAN TIDAK ADA PRASANGKA BURUK. KEYAKINAN BAHWA BATIN AKAN SAMA HANYA FISIK YANG BERBEDA DENGAN TINGKAT KESADARAN YANG BERBEDA PADA SETIAP INKARNASI.
---------------------------------------------------------------------------

Kebahagian menuju pencerahan. Membuat kondisi2 yg memungkinkan adanya Bahagia. Adanya inner Happiness. The huge way of Maitreya.

Berhentilah membiarkan orang2 menderita. Mulailah cultivate/membina behaviour/ karakter, bukalah Hati anda dgn melepaskan kungkungan pikiran sempit, kembangkan Rasa yg ada di Hati mu. Perbaiki hubungan dengan orang tua mu, perbaiki hubungan dengan saudara2 mu, tetangga2 mu, teman2 mu, dengan atasan mu jga, dengan orang2 yg anda temui.

Jk anda menyakiti pacar anda, atao mentelantarkan istri anda , kembalilah.... Kembalilah ke pacar2 anda...minta maaflah, berdamailah hingga dia mmbiarkan anda pergi dengan rela. Kmbalilah pada istri anda..atao .mantan istri anda, mintalah maaf dan berdamailah. Berbuatlah sesuatu agar tercipta kondisi perdamaian. Jangan hnya pakai mulut. Tapi berbuatlah ....1 bln ....6 bln.. Waktu tidak jadi masalah. Asalkan ada perdamaian yg terjadi.

Jk anda meninggalkan anak2 anda , berdamailah kembali ..berbuatlah sesuatu....agar anda dimaafkan, jgn hanya pakai kata2, jangan hanya pakai mulut. Pakailah Hati, berbuatlah sesuatu sebagai penyesalan....

Jk anda ada berhutang pada seseorang, cari dia, kembalikan apa yg menjadi hak nya. Berbuatlah sesuatu dan berdamailah.

Jk anda membuat orang2 membenci mu, kembalilah...mengaku salah dan bertobatlah..lakukan sesuatu biarlah orang tahu anda telah berubah. Berbaik hatilah, bertoleransilah, setia kawan lah, dapat diandalkanlah oleh orang lain, jujur lah, tahulah rasa malu, jadilah orang2 yg dapat dipercaya.

Jangan membalas keburukan dengan keburukan, kecuali anda ingin dia sadar bahwa perbuatannya telah melewati toleransi, perluaslah rasa toeransi anda, dari saat ke saat.

Jk tetangga anda bermusuhan dengan anda, perbaikilah kesalahan kita, mengalah, dan berbaik hatilah, bersapalah dengan tetangga anda, jangan campuri urusan orang lain.

Berkultivasilah pandangan yg benar. Bacalah buku suci zaman dulu dan kitab2 suci para nabi dan kitab suci agama2 lainnya agar pengetahuan anda luas, agar setiap tindakan anda ada pertimbangan yg benar. ......

Jk anda berpikir akan ada cara / teknik spektakuler maka anda akan kecewa, karena hanya ada cara / teknik mengeliminasi teknik2 lama yg tidak lagi relevan. Misal : duduk hampir seharian selama 5 - 10 thn hny untk jhana. Duduk seumur hidup untuk vipassana intensive. Seumur hidup jk tidak seumur hidup hasilnya biasa2 saja. Harus dalam kesunyian..
Pada awal mulanya the original mind menjadi mahluk manusia tidak ada itu meditasi2. Karena 5 skhanda menjadi terlalu sesat,semua ini dikarenakan waktu2 masa2 lampau.. terlalu banyak aturan2 adat istiadat yg tidak adil pada sesama, adanya ketidak adilan pada gender/ jenis kelamin dalam tatanan sosial dan banyaknya peperangan dari kurun waktu tak terhingga sehingga membuat luka2 batin tidak pernah sembuh. Hal ini membuat adanya akumulasi dendam, ketidak puasan, pemberontakan yg tak bisa dilakukan, kepedihan, kesedihan, kekhawatiran sepanjang hidup, kegelisahan , semua ini mnjadikan mental2 kerdil, batin2 gelap dan sesat.

Gautama mencari solusi dengan penyembuhan diri sendiri, menghentikan penyebab kehidupan sekaligus menghentikan penderitaan. Dengan meditasi , ya, meditasi sammantha, vipassana dan sebagainya .

Apakah kita berpikir bahwa semua kekacauan mental manusia ini tidak ada hubungannya dengan kita ? tentulah ada !! kita semua sama2 bertanggung jawab atas semua ini. Jangan melarikan diri , Kita harus menyelesaikan nya.

Karena Zaman telah berubah, semua tradisi yg tidak adil sudah berubah, mental pikiran manusia sudah maju dibanding zaman2 dulu. Sudah waktu berhenti mengasingkan diri, sudah waktunya kita memperbaiki kesalahan2 dan berdamai satu sama lain, dan sama lainnya lagi. Berbuatlah sesuatu, bukan meditasi seharian. Kecuali mental anda sakit dan anda butuh cara penyembuhan yg lebih intensive, anda bisa meditasi, tapi hny sementara waktu bukan seumur hidup.

Anda tidak perlu menjadi warga MLDD / I Kwan Tao untuk berjalan di jalan Maitreya. Anda hny perlu melakukan itu dalam kehidupan sehari hari anda, pahami pokok pikiran Maitreya. Jalan Maitreya tidak bisa di monopoli oleh siapapun. Tidak juga oleh Institusi mana pun. Jalan yg terlalu besar untuk di monopoli.
---------------------------------------------------------------------------
 
Mengembangkan Kepedulian
Mengembangkan kepedulian, mencegah pembiaraan.< kata dasar biara >...kutip di kompas.

Kepedulian, kenapa musti peduli ?
Contoh : Dalam hal vegetarian versus meat lover.
Para meat lover berkata tidak ada makanan yg bebas pembunuhan.....hama, cacing ....de el el...yg penting pikiran ...bla bla.....panjang lebar .... Karena terlalu panjang susah tangkap inti maksudnya.

Memang kita akui bahwa tidak ada makanan yg bebas pembunuhan. Tapi coba kita pikirkan kenapa kita musti peduli ?

Karena kita tidak peduli pada kehidupan mahluk hewan. Kita berargumen, bahwa adanya kebebasan makan memakan bahkan sampai berargumen hewan jg berhak makan manusia.

Masalah utama bukan bersilat lidah. Bukan terletak pada hak siapa yg lebih berkuasa. Tapi pada kepedulian kita sebagai seorang yg membina diri, seorang yg berpricinta kasih.

Karena kita tidak peduli dan karena kita menginginkan gizi dari makanan hewan kita membuat banyak pembenaran dgn argumen2 untuk membenarkan tindakan kita.

Jika kita peduli pada hidup hewan, apakah kita bisa tidak memakan mereka ?
Kita memiliki banyak pilihan, kita bisa makan sayur2an, makan padi2an. Kita punya pilihan, kalo kita ada rasa kepedulian.
Justru karena tidak adanya rasa peduli maka kita mencari alasan pembenaran bahwa tidak ada makanan bebas pembunuhan. Tak ada rasa peduli membuat kita mencari alasan2 dan tidak memilih tidak makan makanan hewani.

Kalo kita peduli...tapi sebagian orang justru bernada negatip bahwa kita tidak boleh melekat pada kepedulian.
Ini juga masuk diakal...dan bisa dipertimbangkan ...karena kemelekatan juga bukan hal yg baik.

Masalah nya apakah ada kemelekatan pada kepedulian. Melekat pada rasa peduli.....contohnya : kita mo meditasi...tapi ada orang di luar yg butuh pertolongan kita. Kalo kita membantu mereka , kita tidak bisa meditasi.
--------------------------------------------------------------------------
Firman langit itu bukan seperti firman nasrani. Firman itu hanya sebagai indikator adanya otoritas menurunkan transmisi "AKU SEJATI" sekarang bahasa trendy " THE ORIGINAL MIND".

Karena waktu lampau bnyk yg suka ikut2an mengklaim bisa menurunkan Transmisi AKU SEJATI , untuk membedakan nya maka diberi konsep kuasa FIRMAN. Artinya hanya yg benar2 mendapat otoritas yg bisa menurunkan Transmisi. Semua nya hny menunjukan adanya OTORITAS saja. Dahulu org suka menggunakan nama THIEN. ini ciri khas orang cina zaman dulu. tapi arti sesungguhnya bukan TUHAN. Contoh : Raja di sebut THIEN ZE < putra langit /tuhan >. THIEN lebih sesuai diartikan sebagai yg tertinggi.
Jadi Firman di MLDD/ I KWAN TAO ini lebih sesuai dikatakan OTORITAS YG TERTINGGI. Yang memiliki Kuasa Firman berarti Memiliki Otoritas tertinggi dalam menurunkan trasmisi sejati .

Otoritas itu dari mana ? ya , dari patriah ke patriah. Semua istilah ini untuk menjaga kemurnian Transmisi dari waktu ke waktu agar tidak jadi kabur.
--------------------------------------------------------------------------
Memang Sejak Patriah Ke 17 ...semua Metode Berubah ..misalnya Aplikasi 3 Mustika Di Bekukan. Jadi Tidak Ada Meditasi Lagi.

Jika Dilihat Dari Mulainya Ajaran Maitreya , Ya Seharusnya Patriah 17 Disebut Patriah Pertama Dalam Ajaran Maitreya.

Sebutan Itu Tidak Penting, Hanya Label2 Aja.

Patriah Ini Rumit, Misalnya Kenapa Masih Sambung Setelah Hui Neng...apa Pertimbangan Sehingga Diyakini Ada Kelanjutan ?. Entar Kalo Ada Waktu Yg Tepat Saya Akan Post.

Terus Terang Tulisan " Bagaimana Saya Melepaskan Diri Dari I Kwan Tao " Itu Cerita Rekayasa. Orang Itu Sengaja Mengkaitkan Peristiwa Sejarah Cerita Rakyat Dengan Aliran I Kwan Tao. Ada Sebagian Benar Tapi Sebagian Besar Lainnya Isapan Jempol. Ini Tidak Adil Tapi Kami Tidak Bisa Melakukan Apa2 , Karena Keadaan Tidak Memihak Kami. Mungkin Suatu Hari, Kalo Kami Mencapai Mayoritas, Kami Baru Bisa Memberi Komentar Dan Merevisi. Sekarang Memberi Apapun Tetap Dianggap Salah Dan Rekayasa. Sebab Keadilan Belum Bisa Ada.

@^ tE. TIDAK ADA KARANG2 CERITA, KEBENARAN TIDAK BOLEH ADA KARANGAN CERITA SIANG BOLONG. TIDAK ADA GUNANYA BUAT SIAPA PUN. SEMUA MENCARI KEMURNIAN, KALO KARANGAN ITU BERARTI REKAYASA, ITU BUKAN MURNI APA ADANYA LAGI. JIKA ADA WARGA MAITREYA YG BENAR2 MEMBINA DI DALAM, MAKA IA AKAN TAHU APA ITU KETULUSAN, APA ITU KEJUJURAN.

MEMANG PEWARISAN SETELAH HUI NENG PATRIAH KE 6. CARA WARIS JUBAH SUDAH BERHENTI. TAPI WARISAN TRANSMISI MASIH BERLANJUT KARENA YG MEMAHAMI TEORI DAN MEMPRAKTEKAN ZEN SEPERTI BULU DOMBA BANYAKNYA, TETAPI YG SAMPAI PADA " AKU SEJATI " IBARAT TANDUK DOMBA.

APAKAH ANDA ADA MEMBACA BUKU ZEN ? DI SANA SAMPAI ADA TERIAKAN, MEMOTONG JARI, MEMUKUL ...MELAKUKAN GERAKAN ANEH2.. ORANG2 AKAN MENGIRA ITU SUDAH SAMPAI KE "aku sejati", SEBENARNYA ITU HANYA BISA DIKATAKAN ZEN SAJA. YAKNI MENCAPAI KONDISI TIDAK PAKAI LOGIKA. DI MANA REKAYASA OTAK BERHENTI. ITULAH ZEN. DI MANA SEKARANG MASIH ADA 2 ALIRAN ZEN DI JEPANG. RINZI DAN SAUTONG. PENCAPAIAN ZEN MEMANG HAMPIR MENDEKATI THE ORIGINAL MIND. JADI "MENGERTI DAN MENGAJAR DHARMA" DENGAN "MENCAPAI" ITU DUA HAL YG BERBEDA.
 
Menelusuri jejak mustika pertama. sumber : Tantra Hindu Kuno.

Closing the seven openings of the head with your hands, a space between your eyes becomes all inclusive.

This is one of the oldest techniques -- very much used, and one of the simplest also. Close all the openings of the head -- eyes, ears, nose, mouth. When all the openings of the head are closed, your consciousness, which is continuously flowing out, is stopped suddenly: it cannot move out.

You may not have observed, but even if you stop your breathing for a moment, suddenly your mind will stop -- because with breathing mind moves on. That is a conditioning with the mind. You must understand what `conditioning' means, then only will this sutra be easy to understand.

Pavlov, one of the most famous Russian psychologists, has created this term "conditioning" -- or "conditioned reflex" -- a day-to-day word used all over the world. Everyone who is acquainted with psychology even a little knows the word. Two processes of thought -- any two processes -- can become so associated that if you start with one, the other is also triggered.

This is the famous Pavlovian example. Pavlov worked with a dog. He found that if you put dog food before a dog, its saliva begins to flow. The tongue of the dog comes out and he begins to get ready, prepared for eating. This is natural. When he is seeing the food, or even imagining the food, saliva starts flowing. But Pavlov conditioned this process with another. Whenever the saliva would start to flow and the food was there, he would do some other things. For example, he would ring a bell, and the dog would listen to the bell ringing. For fifteen days, whenever the food was placed, the bell would ring. Then on the sixteenth day food was not placed before the dog, only the bell was rung. But still the saliva started flowing and the tongue came out, as if the food was there.

But there was no food, only the bell ringing. There is no natural association between the bell ringing and saliva, the natural association is with food. But now the continuous ringing of the bell had become associated with it, and even the ringing of the bell would start the process.

According to Pavlov -- and he is right -- our whole life is a conditioned process. The mind is a conditioning. Thus, if you stop something in the conditioning, every other associated thing also stops.

For example, you have never thought without breathing. Thinking has always been with breathing.

You are not conscious of breathing, but breathing is there continuously, day and night. Every thought, every thinking process is associated with breathing. If you stop your breathing suddenly, thought will also stop. And if all the seven holes -- the seven openings of the head -- are closed, your consciousness suddenly cannot move out. It remains in, and that remaining in creates a space between your eyes. That space is known as the third eye.

If all the openings of the head are closed you cannot move out, because you have always been moving out from these openings. You remain in, and with your consciousness remaining in it becomes concentrated between these two eyes, between these two ordinary eyes. It remains in between these two eyes, focused. That spot is known as the third eye.

This space BECOMES ALL INCLUSIVE. This sutra says that in this space everything is included; the whole existence is included. If you can feel the space, you have felt all. Once you can feel inside this space between the two eyes, then you have known existence, the totality of it, because this inner space is all inclusive. Nothing is left out of it.

The Upanishads say, "Knowing the one, one knows all." These two eyes can only see the finite. The third eye sees the infinite. These two eyes can only see the material. The third eye sees the immaterial, the spiritual. With these two eyes you can never feel the energy, you can never see the energy; you can see only matter.

But with the third eye, energy as such is seen.

This closing of the openings is a way of centering, because once the stream of consciousness cannot flow out, it remains at its source. That source of consciousness is the third eye. If you are centered at the third eye, many things happen. The first is discovering that the whole world is in you.

Swami Ramateertha used to say that "The sun moves in me, the stars move in me, the moon rises in me. The whole universe is in me." When he said this for the first time, his disciples thought he had gone crazy. How can stars be in Ramateertha?

He was talking about the third eye, the inner space. When for the first time the inner space becomes illumined, this is the feeling. When you see that everything is in you, you become the universe.

The third eye is not part of your physical body. The space between our two eyes is not a space which is confined in your body. It is the infinite space which has penetrated in you. Once this space is known, you will never be the same person again. The moment you know this inner space, you have known the deathless. Then there is no death.

When you know this space for the first time, your life will be authentic, intense, for the first time really alive. Now no security is needed, now no fear is possible. Now you cannot be killed. Now nothing can be taken away from you.

Now the whole universe belongs to you: you are the universe. Those who have known this inner space, they have cried in ecstasy, "AHAM BRAHMASMI! I am the universe, I am the existence."

The Sufi mystic Mansoor was murdered only because of this experience of the third eye. When for the first time he became aware of this inner space, he started crying, "I am God!" In India he would have been worshipped, because India has known many, many persons who have come to know this inner space of the third eye. But in a Mohammedan country it was difficult. And Mansoor's statement that "I am God -- ANA'L HAK!" -- was taken to be something anti-religious, because Mohammedanism cannot conceive that man and God can become one. Man is man -- the created -- and God is the creator, so how can the created become the creator? So this statement of Mansoor's, "I am God," could not be understood; thus, he was murdered. But when he was being murdered, killed, he was laughing. So someone asked, "Why are you laughing, Mansoor?"

Mansoor is reported to have said, "I am laughing because you are not killing me, and you cannot kill me. You are deceived by this body, but I am not this body. I am the creator of this universe, and it was my finger which moved this whole universe in the beginning."

In India he would have been understood easily. The language has been known for centuries and centuries.

We have known that a moment comes when the inner space is known. Then one simply goes mad. And this realization is so certain that even if you kill a Mansoor he will not change his statement -- because really, you cannot kill him as far as he is concerned. Now he has become the whole. There is no possibility of destroying him.

After Mansoor, Sufis learned that it is good to be silent. So in Sufi tradition, after Mansoor, it has been consistently taught to disciples, "Whenever you come to the third eye, remain silent and do not say anything. Whenever this happens, then keep quiet. Do not say anything, or just go on formally saying things which people believe."

So Islam has now two traditions. One is just the ordinary, the outward, the exoteric; another, the real Islam, is Sufism -- the esoteric. But Sufis remain silent, because since Mansoor they have learned that to talk in that language which comes when the third eye opens is to be unnecessarily in difficulty -- and it helps no one.

This sutra says: Closing the seven openings of the head with your hands, a space between your eyes becomes all inclusive. Your inner space becomes all the space.

Every technique is useful for a certain type of mind. The technique we have been discussing, the third -- closing the openings of the head -- can be used by many.

It is very simple and not very dangerous. You can use it very easily, and there is also no need to close the openings with your hands. Closing is needed, so you can use ear plugs and you can use a mask for the eyes. The real thing is to close the openings of your head completely for a few moments -- for a few moments or for a few seconds. Try it. Do not practice it -- only suddenly is it helpful. When it is sudden it is helpful. When lying in your bed, suddenly close all your openings for a few seconds, and see what is happening within.

When you feel suffocated, go on -- unless it becomes absolutely unbearable, because breathing will be closed. Go on, unless it becomes absolutely unbearable. And when it is absolutely unbearable, you will not be able to close the openings any more, so you need not worry. The inner force will throw all the openings open. So as far as you are concerned, continue. When the suffocation comes, that is the moment -- because the suffocation will break the old associations. If you can continue for a few moments more, it would be good. It will be difficult and arduous, and you will feel that you are going to die -- but do not be afraid, because you cannot die. You cannot die just by closing the openings. But when you feel now you are going to die, that is the moment.

If you can persist in that moment, suddenly everything will be illumined.

You will feel the inner space which goes on spreading, and the whole is included in it. Then open your openings. Go on trying it again and again. Whenever you have time, try it. But do not practice it. You can practice stopping the breath for a few moments. But practice will not help, a sudden jerk is needed. In that jerk, the flow into your old channels of consciousness stops, and a new thing becomes possible.

Many practice this even today -- many persons all over India. But they practice it, and it is a sudden method. If you practice, then nothing will happen. If I throw you out of this room suddenly, your thoughts will stop. But if we practice it daily, then nothing will happen. It will become a mechanical habit. So do not practice it. Just try it whenever you can. Then suddenly, by and by, you will become aware of an inner space. That inner space comes only to your consciousness when you are on the verge of death. When you are feeling, "Now I cannot continue for a single moment; now death is near," that is the right moment. Persist! Do not be afraid. Death is not so easy. At least up until now not a single person has died using this method.

There are built-in securities, that is why you cannot die. Before death one becomes unconscious. If you are conscious and feeling that you are going to die, do not be afraid. You are still conscious, so you cannot die. And if you become unconscious, then your breath will start.

Then you cannot prevent it. So you can use ear plugs, etc. Hands are not necessary. Hands were used only because if you are falling into unconsciousness, the hands will become loose and the life process will resume again by itself.

You can use plugs for the ears, a mask for the eyes, but do not use any plugs for the nose or for the mouth, because then it can become fatal. At least the nose should remain open. Close it with your hands. Then when you are actually falling into unconsciousness, the hands will become loose and the breathing will come in. So there is a built-in security. This method can be used by many.
 
Apakah Itu Tuhan ?
Apakah Itu Tuhan ? Secara Umum Orang2 Akan Berpendapat Seperti Yang Diceritakan Oleh Kitab2 Agama, Yang Mana Ceritanya Juga Merupakan Karangan Manusia Zaman Dahulu Tetapi Dianggap Sebagai Wahyu. Yakni Bahwa Tuhan Adalah Pencipta Seluruh Alam Semesta Beserta Seluruh Isi Nya Dan Maha Kuasa.

Apa Kebenaran Yang Sesungguhnya Dari Keberadaan Tuhan Ini ?

Sesungguhnya Tuhan2 Itu ( Maaf Membuat Jamak ) Bukanlah The Absolute One / The Pure Absolute Citta / Tao < Konsep Tao Te Cing >...

Tuhan2 Itu Tidak Lebih Tidak Kurang Adalah The Original Mind Yg Paling Awal(tua) Yg Mana Belum Melepaskan 4 Skhanda. yakni SKHANDA KESADARAN, SKHANDA PENCERAPAN, SKHANDA PIKIRAN, SKHANDA PERASAAN.

Jadi The Original Mind Awal( DISEBUT "TUHAN" )..ini Sebenarnya Ada Banyak, KIRA2 Ada 5 Citta Murni Super Maha Yg Menjadi Hirarki Tertinggi sehingga di katakan sebagai Tuhan2. Sebenarnya 5 Citta Murni Super Maha Ini Sudah Bisa Dikatakan Tuhan. KARENA ADALAH citta YG TERTUA.

Karena Tuhan2 Ini Sudah Seperti The Absolute One, Hanya Saja Masih Ada/ Memiliki Fasilitas 4 Skhanda Sehingga Tuhan2 Ini Bisa Berinteraksi Atas Seluruh Ciptaan The Absolute One.Semua Citta2 Murni Yang kembali dari kesesatan dan mencapai pencerahan, Otomatis Menjadi Warga Dari Salah Satu hirarki Citta Murni Super Maha. Jadi Ini sudah Tidak Pada Level Alam Surga Tertinggi Tapi Pada Level Nirwana. < Bukan Nibbana>

Nirwana Ini Adalah Satu Level Di Mana Semua Citta murni Sudah Bebas Dari Avijja, Hanya Tinggal Melepaskan Identitas Menuju The Absolute One. Jika Melepaskan 4 Skhanda/ identitas Maka Capailah Nibbana, dengan demikian total Berhenti Dari Semua Hiruk Pikuk Penciptaan.

Jadi Tidaklah Heran Jika Kita Membaca Bahwa Kenapa Tuhan2 Yang Disebut Dalam Kitab2 Agama Sepertinya Ada Identitasnya Personal Nya. Walaupun Semua Mengklaim Tidak Memiliki Nama Dan Sebagainya, Tetapi Jika Ada Tuhan2 Yang bisa Berinteraksi Pada Ciptaan Maka Tuhan2 Itu Adalah Citta Murni Super Maha hirarki/ The Original Mind Awal(tua).

Kita Bisa Melihat Ada Tuhan Anu ,juga Tuhan BANGSA SIAPA.. Beberapa Meditator Hindu Zaman Dulu Sudah Mengetahui Ini Jauh2 Sebelumnya , Sehinnga Mereka Selalu Menganggap Orang2 Suci Yang Sakti Adalah Titisan Tuhan.

Memang Kenyataan Ini Belum Dapat Diterima Pada Zaman Sekarang, Tetapi Mental Manusia Akan Berkembang Pesat Dan Kenyataan Ini Akan Dinyatakan Secara Resmi Pada Waktu Yang Tepat Di Kemudian Hari.

Bahwa Adalah hanya satu satunya, Jika Gautama Melepaskan Identitas Menuju Nibbana. Karena Pencapaian Citta Murni Yang Terlepas Dari Avijja Bukanlah secara Otomatis Melepaskan 4 Skhanda. Langit Boleh Terasa Runtuh , Bumi Berguncang , Seperti Pengalaman Seorang Arahat Mencapai Pembebasan Avijja. Ini Hanya Pengalaman Terlepas Dari Kungkungan Tri Loka Dan lepas Dari Avijja. Bukan Berarti 4 Skhanda Juga Terlepas Jika Meninggalkan Dunia Ini. Jadi Jangan Salah Persepsi Bahwa Seseorang Yang Telah Bebas mencapai pencerahan lalu Otomatis Melepaskan 4 Skhanda saat meninggal. Tidaklah Demikian, Karena Nibbana Hanya Tinggal Selangkah, Seperti Melepaskan Baju Saja , Masuk Dan Selesai Dari Hiruk Pikuk Ciptaan.

Itulah sebabnya ada banyak Buddha, dari aliran lain, bahkan ada nama 100 Budha atau 1000 budha dalam parita TA PEI COU.
Jika kami mendengan Master Lu sheng yen, mengklaim dirinya Buddha hidup, kami bisa mengerti. Atau ada guru2 suci Tantra Tibet bergelar Buddha , kami juga bisa mengerti. Hanya beberapa tradisi Buddha yg menyakini hanya ada satu Budha saja. sesungguhnya para Arahat itu sudah termasuk Budha. Hanya karena menghormati Yang Agung dan Mulia Sang Budha Gautama, maka tidak berani menyandang gelar budha. Arahat itu pencapaian terakhir/ perjuangan yg terakhir akan kebebasan. Jika telah terbebas maka capailah level Budha. Kata Budha artinya apa ?

Jadi 4 skhanda itu bukan hal yg menyesatkan, jika ada avijja barulah ada kesesatan. maka 4 skhanda murni itu adalah sebuah alat, hanya alat yg mana menjadikan CITTA MURNI itu memiliki identitas.

Jika kesadaran murni masih Ada 4 skhanda maka kesadaran murni ini ada identitas. maka orang2 bisa mengenal kita. Tapi Jika kesadaran murni kita tidak ada 4 skhanda, maka kita tidak ada identitas. kita menjadi tidak ada. keberadaan kita sudah tidak terdeteksi. kita nantinya tidak dapat disebut Budha ini atau Budha itu kalo kita melepaskan 4 skhanda itu saat meninggal. Jika kita merasa sudah selesai tugas kita, tinggal melepas 4 skhanda yg tersisa, dan selesailah interaksi hiruk pikuk seluruh ciptaan.

The Oneness tidak berinteraksi dalam ciptaan. The oneness tidak dapat disebut berada di nirwana. Karena The Oneness adalah segala galanya. Tidak ada level, tidak ada mutu, tidak ada perbandingan. Nirwana lah tempat para Budha, tempat Para Citta murni yg telah berhasil menang atas avijja. Anda menyebutnya Arahat, atau bodhisatva, sama saja. Sejauh telah terbebas dari samsara dan avijja.

Membahas cuma 4 skhanda , karena ini tentang citta murni tanpa fisik jasmani. Manusia ada 5 skhanda.

Karena itu pernah ada satu posting, mengatakan pada tataran tertinggi, the original mind bisa nirwana <bukan nibbana, salah ketik> dan samsara bolak balik tidak ada halangan. berapa kali pun tidak masalah tanpa terjerat pada kesesatan lagi. < kemungkinan tetap ada tp kecil > Bagaiman ini bisa dimengerti ?

Jika Ada Yang Bertanya Tentang " Lao Mu " Maka Itu Otomatis Terjawab Dari Tulisan Diatas.
 
Penuh Perhatian....maitreya
Mungkinkah untuk bersikap penuh perhatin terus menerus ? sebagian besar hidup kita dalam kelengahan. Kita lengah pada banyak hal. Begitu banyak momen2 kehidupan, kita lewatkan begitu saja. Kita duduk di sini tapi pikiran kita entah pergi kemana, kita makan tapi kita hanya merasakan sebagian momen yg terjadi dalam proses makan itu. Kita melewatkan banyak peristiwa2 yang sebenarnya merupakan bagian dari kehidupan kita. Itu karena kita lengah, karena kita tidak penuh perhatian terus menerus.

Ada orang mengajari, belajarlah memperhatikan napas anda, perhatikan perasaan anda, perhatikan ini dan perhatikan itu....apa hasilnya ? apakah anda sudah mencobanya ? Akan membutuhkan waktu bertahun2 untuk duduk bermeditasi. Dan sepanjang waktu bertahun2 duduk, kita telah terus menerus lengah sebelum kita berhasil. Kalo kita punya banyak waktu untuk itu. kalo kehidupan bisa menunggu kita selama itu.

Kalo kita berlatih perhatian, kita akan menjadi mekanisme. Itu tidaklah efektip. Seharusnya kita memberi perhatian penuh pada kelengahan kita. kita mencari jawaban atas kenapa kita lengah pada sesuatu. Mengapa kita lengah pada perasan seseorang, lengah mencintai seseorang, lengah memberi perhatian pada seseorang yang seharusnya, lengah pada cara kita berbicara, lengah cara kita makan, lengah pada cara kita berjalan, dan juga lengah pada apa yang dikatakan dan dilakukan orang lain ? mengapa ????

Lengah berarti tidak ada perhatian , artinya tidak berada di situ pada saat itu.
Untuk bisa memiliki perhatian kita harus memiliki energi yang besar, karenanya kita harus hemat energi <pakai bohlam phillip>, kita harus menata hidup kita, kita harus mengurangi gaya hidup yang menguras energi, kita harus meminimalkan keinginan kita, ambisi2 kita, semua ini memakan energi banyak sekali.

Jika kita marah , perhatikanlah kenapa kita bisa marah , bukan menekan kemarahan itu, carilah penyelesaian, karena emosi negatip yang ditekan akan menguras energi kita, energi yang terkuras membuat seluruh hidup kita menjadi lengah.

Emosi negatip lain juga seperti rasa benci, dendam, kesombongan, berbicara tidak jujur/ berbohong, dan lain2 yang bersifat negatip harus dicari penyebab sampai ke akar2 nya dan diselesaikan. Setiap ada penyelesaian satu emosi negatip kita akan mendapatkan banyak energi batin, semakin banyak yang diselesaikan semakin banyak energi yang kita himpun, dengan demikian kita akan bisa penuh perhatian terus menerus tanpa harus duduk bermeditasi bertahun tahun lamanya.
 
Tapi orang2 tidak berpikir bahwa semua kebenaran yang absolut sudah semuanya terkuak, sudah ditemukan , dan sudah dikemukakan oleh para nabi, para suci , dan para budha zaman dulu , baik dalam kitab2 maupun dalam ajaran transmisi pikiran . Hal2 yang berbeda hanyalah metode2, prinsip2, aturan2 dan cara2 aplikasi. Tetapi inti dari kebenaran2 tetaplah sama sepanjang waktu.

Sedikit tanggapan biar seru nih thread.
1. Yesus dan Muhammad masuk dalam nabi yang anda sebutkan tidak?

perbedaan antara ajaran para Nabi
1. Kong Hu Cu Vs Buddha
Kong Hu Cu berkata Berbakti kepada Negara adalah yang tertinggi, kemudian berbakti kepada orang tua. Keluarga adalah hal yang penting.

Sidharta Gautama tidak berbakti kepada orang tua dengan meninggalkan orang tua, istri dan anaknya untuk bertapa. Kemudian malah Anaknya dijadikan Samanera (calon Bhikkhu) tanpa sepengetahuan ayahnya, yang menyebabkan Sang Raja (ayah Sidharta Gautama / kakek Rahula) sedih.

==========================================================

Membunuh orang tua karena orang tua memberontak didalam ajaran Kong Hu Cu diperbolehkan, karena bakti pada negara adalah yang tertinggi.

Membunuh orang tua di dalam ajaran sang Buddha adalah salah satu dari Akusala Garukha kamma.

2. Islam dan Kristen /katholik (sori buat yang islam, katholik dan kristen)
Islam memperbolehkan seorang pria memiliki lebih dari satu istri asalkan dapat berlaku adil

Kristen/katholik hanya mengijinkan seorang laki2 memiliki 1 istri saja, kecuali sang istri meninggal sehingga dapat menikah lagi. bahkan katholik melarang adanya perceraian.

3.Islam dan Buddha (sori sekali lagi buat yang beragama islam)
Islam diperbolehkan untuk berperang membela agamanya

Buddha? kapan sang Buddha memperbolehkan seseorang berperang untuk ajarannya?

4. Yesus dan Buddha
Yesus berkata, cukup percaya padanya maka kamu akan masuk surga

Buddha, bila anda berbuat baik dan tidak percaya kepadanya (Buddha) maka anda akan tetap masuk surga.

5. Kong Hu Cu dan Lao Tze
Kong Hu Cu kurang menghargai Lao Tze karena perbedaan ajaran.

6. Hindu dan Islam
Islam dilarang memakan daging babi

Hindu tidak makan daging Sapi

7. Aliran Maitreya dan Kristen / katholik / CHi Kung
Maitreya, meminta umatnya untuk vegetarian

Kristen/katholik, Semua binatang dan tumbuhan di ciptakan Tuhan untuk dipergunakan oleh manusia (termasuk dimakan)

Chi Kung adalah Bhiksu / Bhikkhu pemakan daging dan arak.


8. Buddha, Islam, Kristen, Kong Hu Cu, Katholik dan Tao
- Konsep Tuhannya beda.

- Buddha, Kong Hu Cu dan Tao tidak memiliki yang namanya firman dari langit.


Persamaan dari Yesus, Muhammad, Lao Tze, Kong Hu Cu dan Buddha
TIdak mewajibkan semua pengikutnya untuk ber Vegetarian.

jadi tolong posting mana ajaran yang sama dari semua nabi, orang suci dan Buddha. Bila ada yang saya sebutkan bukan orang suci / nabi / buddha, maka tolong diperjelas siapa saja yang masuk kedalam kategori itu.

Bila jawabannya adalah semuanya mengajarkan kebaikan. kalo itu sih ga usah menunggu mereka datang atau tidak usah mengenal mereka, banyak orang sebelum mereka pun yang mengajarkan kebaikan tapi bukan orang suci.


@^ tE. TIDAK ADA KARANG2 CERITA, KEBENARAN TIDAK BOLEH ADA KARANGAN CERITA SIANG BOLONG. TIDAK ADA GUNANYA BUAT SIAPA PUN. SEMUA MENCARI KEMURNIAN, KALO KARANGAN ITU BERARTI REKAYASA, ITU BUKAN MURNI APA ADANYA LAGI. JIKA ADA WARGA MAITREYA YG BENAR2 MEMBINA DI DALAM, MAKA IA AKAN TAHU APA ITU KETULUSAN, APA ITU KEJUJURAN.

MEMANG PEWARISAN SETELAH HUI NENG PATRIAH KE 6. CARA WARIS JUBAH SUDAH BERHENTI. TAPI WARISAN TRANSMISI MASIH BERLANJUT KARENA YG MEMAHAMI TEORI DAN MEMPRAKTEKAN ZEN SEPERTI BULU DOMBA BANYAKNYA, TETAPI YG SAMPAI PADA " AKU SEJATI " IBARAT TANDUK DOMBA.

APAKAH ANDA ADA MEMBACA BUKU ZEN ? DI SANA SAMPAI ADA TERIAKAN, MEMOTONG JARI, MEMUKUL ...MELAKUKAN GERAKAN ANEH2.. ORANG2 AKAN MENGIRA ITU SUDAH SAMPAI KE "aku sejati", SEBENARNYA ITU HANYA BISA DIKATAKAN ZEN SAJA. YAKNI MENCAPAI KONDISI TIDAK PAKAI LOGIKA. DI MANA REKAYASA OTAK BERHENTI. ITULAH ZEN. DI MANA SEKARANG MASIH ADA 2 ALIRAN ZEN DI JEPANG. RINZI DAN SAUTONG. PENCAPAIAN ZEN MEMANG HAMPIR MENDEKATI THE ORIGINAL MIND. JADI "MENGERTI DAN MENGAJAR DHARMA" DENGAN "MENCAPAI" ITU DUA HAL YG BERBEDA.
Saya minta data orang2 dari aliran anda sudah mencapai Dhamma sejati, terhitung sejak Patriah ke 17 anda, biar lebih mudah mencarinya dan tidak tercampur dengan aliran lain. Contoh Hui Neng diakui di aliran anda dan aliran Zen.

Anda pelajari dulu apa itu Zen yang sejati baru anda bisa berkomentar seperti ini DI SANA SAMPAI ADA TERIAKAN, MEMOTONG JARI, MEMUKUL ...MELAKUKAN GERAKAN ANEH2.. ORANG2 AKAN MENGIRA ITU SUDAH SAMPAI KE "aku sejati".
apakah benar buku tentang Zen itu benar2 buku Zen sejati? apakah anda membaca buku Zen yang lain?
Saya tidak tahu seberapa dalam Pengetahuan anda tentang Zen dengan berkata seperti itu. saya berikan beberapa pepatah zen yang cukup terkenal, silahkan anda artikan sendiri apa artinya
1. Nibanna adalah Niraya, Niraya adalah Nibanna
2. Kosong adalah isi, isi adalah kosong
3. Makanlah saat lapar, tidurlah saat mengantuk
4. Engkau tertawa saat tertawa, dan menangis saat engkau menangis
5. Jangan menaruh sebuah kepala lain diatas kepalamu sendiri. apa yang salah dengan kepala yang engkau miliki sendiri
6. Seluruh dunia adalah obat, apa penyakitnya?
7. Jangan lagi engkau bergantung pada yang lain. bergantunglah pada dirimu sendiri


coba di renungkan kata2 anda sendiri, seperti yang anda bilang, cobalah memberi perhatian pada kelengahan kita.
 
Kayanya repost semua.... bagimana nih momod? apa boleh repost kaya gitu?
 
Setelah Mati Kita Mo Kemana ???

SETELAH MATI.....APA YG TERSISA ? Jasa ato pahala..?

Ada level MAHA ESA.....hanya kesadaran yg berhasil melepaskan identitasnya....ciri2 khas nya, cetakan biru nya...semua sudah dilepas baru bisa sampai pd level MAHA ESA.

Di bawah nya ada nirwana.....tempat kesadaran murni yg masih memiliki 4 skhanda.

Di bawah nya ada 360 tingkat ....alam kehidupan.....yg mana di bagi dalam beberapa kelompok.....ada yg menyebutnya 31 alam , ada yg bilang 33 alam, ada juga yg bilang 27 atao 29 alam......ini hanya konsep saja soal pembagian level.....yg penting ada 360 tingkat secara keseluruhan yg mana dibagi dalam kelompok2 alam yg disebut diatas itu..

Ada satu hal yg menarik yg kita tidak pernah dengar yaitu ada THIEN FO YEN.. Kita sebut T.F.Y.....T.F.Y ini apa ? Ia adalah sebuah alam yg diciptakan oleh kesadaran yg ada di alam nirwana 4 kesucian. Yang sering disebut sebagai alam ciptaan sekolah roh.Selanjutnya kita sebut sekolah roh..... Gunanya sekolah roh adalah roh yg belum berhasil berkultivasi di bumi setelah mati bisa masuk ke sana belajar mengulang mata pelajaran bumi. Jadi tidak perlu mengalami reinkarnasi dalam jalur 6 tumimbal lahir untuk sementara.

Karena ada dukungan kekuatan dari para suci 4 tingkat yg menopang roh kita untuk belajar di sekolah roh. Kalo roh yg di sekolah roh udah sembuh dari luka2 batin dan ada peningkatan kesadaran yg lumayan , maka roh akan dilahirkan kembali lagi ke bumi sebagai manusia, tidak melalui jalur2 di bawah manusia, untuk mendapatkan kesempatan membayar hutang2 nya, memperbaiki kesalahan2 yg ditimbulkan selama ia berinkarnasi waktu lampau..dan tentunya jika berhasil bisa memiliki kesempatan mencapai penerangan jiwa, mencapai the original mind, menyatu dengan sang sumber/ nibbana.

Pada saat kita chiu tao....nama kita yg tercatat di neraka dicabut untuk didaftarkan di sekolah roh diatas sono. Makanya kita ada dengar kata2 mandarin ...Thien Pang Kua Hau, Ti Fu Chou Ting....

Ini adalah pastport ke sekolah roh ...sebagai wanti2 kita tidak berhasil berkultivasi di bumi pada kelahiran ini. Bagaimana jika kita berhasil mencapai the original mind pada kelahiran ini ? Maka pastport itu tidaklah di pakai....kita hny lewat saja....dan menuju nirwana.... 4 tingkat kesucian.

Ada yg berkata , bagaimana itu bisa terjadi ?? toh tidak ada penitisan ROH yg Kekal.bagaimana kita bisa sama seperti hidup dan bisa menitis belajar di alam sekolah roh...definisi Roh kekal itu apa ? perlu diketahui , bahwa di dalam roh manusia itu ada unsur jiwa< 4 skhanda>. jiwa ini merekam semua peristiwa2 / merekam semua proses2 hidup di alam mana pun yg pernah kita inkarnasi. kita bisa saja lupa, otak bisa lupa , karena otak terbatas , ia jasmani, tapi kapasitas jiwa tidak ada batasnya, jiwa ibarat hard disk computer. ia merekam sejak kesadaran terpisah dari sang sumber, merekam sepanjang perjalanan kita berkalpa2 kelahiran, da rekaman itu tetap ada pada kita selama kita belum mencapai pelepasan identitas.

Karena kesadaran kita lemah maka kita tidak bisa mengakses jiwa,tapi jika kita bisa sampai jhana ke 4 , maka kemampuan mengakses jiwa bukan hal yg sulit.
setelah tidak memiliki tubuh jasmani , roh semakin leluasa, walaupun begitu kesadarannya masih tertutup sehinnga ia hanya bisa mengingat beberapa kelahiran saja, ada yg bahkan hanya ingat satu kelahiran karena kesadarannya terlalu lemah, ada yg paling lemah bahkan tidak mengingat kelahirannya yg terakhir. yg Budha Gautama katakan roh yg tidak kekal itu berbeda dengan yg saya katakan.atau penjelasan dalam ruang yg tak sama sehingga tidak nyambung. < kita tidak polemik >, tapi nyatanya ada the original mind yg kekal , memang sisanya seperti jiwa itu tidak kekal tapi selama the original mind itu masih berinkarnasi maka jiwa yg sama itu akan ikut berdamping, karena itu satu paket, satu cetak biru.

makanya terlalu sulit menemukan titik temu jika tidak membawa teknik mencapai The Original Mind, yg mana hanya berdasarkan teori yg tercatat di kitab semata.

Apakah ini bisa dipercaya ? ...tentu saja tidak bisa dikomentari. Fakta yg berbicara. Oleh karena itu orang2 yg tidak memiliki fasiltas itu akan mencela. Mereka sama sekali tidak pernah tahu....dan tidak pernah bisa mengakses. Ibarat satu negara yg ketingalan teknologi, jk mengatakan ada sistem tranportasi berita via internet....mereka akan mengecam , mana ada itu...nenek moyang kami yg suci tidak mengatakan itu. Hanya ada telepon....radio...televisi....telegram....kalo browsing internet...? No Way .!!
--------------------------------------------------------------------------
Malaikat San Kwan Ta Ti
Ada 3 Malaikat Tinggi Yang Turun Saat Pembakaran Naskah Suci Di Depan Altar. Nama2 Peserta Yang Terdaftar Di Naskah Secara Simbolik Di Bakar Di Tungku Dupa. Ini Sebenarnya Hanya Simbolik. Sesungguhnya Hanya Niat Saja maka Nama Peserta Akan Didaftarkan Oleh 3 Malaikat Tersebut Tanpa Harus Embel2 Bakar Naskah Suci.

3 Malaikat Itulah Yang Mengurus Semua Pastport Dan Visa....

Semua Yang Dikatakan Sesungguhnya Hanya Arti Kiasan, Karena Ungkapan Yang Sesungguhnya Tidak Akan Ada Orang Yang Mengerti Kecuali Para Master2 Meditasi Yang Telah Bisa Meloncat Loncat Kesadarannya, Mengakses Multi Dimensial.

Sekali Lagi, Setelah Mati, Roh Akan Sama Seperti Sediakala Hanya Jasmani Yang Tidak Ada. Perbedaan Terletak Pada Akses Kesadaran The Original Mind Pada 4 Skhanda Yang Tersisa. Semakin Plong Aksesnya Maka Semakin Sadar Roh Tersebut. Jika Akses Nya Tidak Lancar Karena Banyak Gangguan Teknis Maka Kesadaran Roh Menjadi Lemah. Roh Harus Memenuhi Prinsip Alam Semesta, Harus Menerima Konsekwensi Atas Apa Yang Telah Dia Lakukan Dan Apa Yang Telah Ia Pikir Selama Inkarnasi.

Sekolah Roh Adalah Pilihan Alternatip Jika Kelahiran Ini Gagal Mencapai The Original Mind...dan Yang Mengurus Surat2 Ijin <istilah duniawi>Adalah Malaikat2 .... San Kwan Ta Ti. Jadi Ada Nilai Tambahnya. Kesemua Ini Berkat Kasih Maitreya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Meditasi Menuju The Original Mind...

Konsep Meditasi Kita Berbeda Sedikit Dari Kebanyak Orang. Karena Kita Langsung Pada The Original Mind Saat Meditasi. Sebelum Sebelumnya Kita Harus Berkultivasi Kebajikan, Kultivasi Karakter, Kultivasi Kebiasaan Buruk, Mengolah Dan Mengembangkan Hati Nurani. Karena Semua Hasil Dari Kultivasi Semua Yg Di Atas Ini Kita Perlukan Untuk Saat Penyelarasan Dengan The Original Mind. Jika Kultivasi Tidak Memadai Maka Penyelarasan Tidak Bisa Berlangsung Lama , Dan Yg Lebih Terhalang Lagi Jika Kita Sampai Pada Tahap Penyerahan Total Menuju Pelepasan Identitas Menyatu Pada Sang Sumber <nibbana>.

Meditasi Bukan Mencapai Apa2...tidak Mengasah Apa2...........tidak Melakukan Apa2....kecuali Membuat Kondisi Agar Batin Bisa Kembali Kepada Keadaan Yang Semula Jadi Batin Itu Sendiri. Meditasi Bukan Seperti Mengolah Bahan Baku Batin Menjadi Budha. Karena Pada Dasarnya Batin Ini Adalah Budha...hanya Saja Batin Ini Tersesat Oleh 6 Indra < Pikiran, Jasmani Dgn Semua Hormon2nya, Mata, Telinga, Hidung, Dan Lidah.> Dan Oleh 3 Kemelekatan < Tamak, Kebencian, Kebodohan...>

Dalam Meditasi , Kita Hanya Mengamati Dan Tidak Memberi Reaksi.....kenapa ? Karena Batin Memiliki Jalannya Sendiri Untuk Bisa Kembali Ke Semula Jadi. Di Saat Semua Yg Tersimpan Di Gudang Habis Bermunculan Dan Lenyap, Semua Pendukung Yg Membantu Timbulnya Kebodohan Telah Berhenti, Batin Akan Kembali Ke Semula Jadi.

Jadi Tidak Ada Apapun Yg Dicapai Sesungguhnya.Hanya roh Kembali Menjadi Sehat Walafiat. Lalu Kenapa Dalam Vipasanna Ada 17 Nana <pengetahuan> Dan 2 Kondisi Tertinggi ? Sehingga Orang2 Selalu Berkata Mencapai Naan<pengetahuan> Itu Dan Sudah Mencapai Naan<pengetahuan> Ini.

Semua Nana Ini Adalah Pengalaman Yg Diperoleh Saat Batin Mulai Melakukan Perjalanan Kembali Ke Pusat Nya Sendiri. Nana Itu Tidak Perlu Dicari...karena Itu Adalah Hasil Dari Tahap2an Perjalanan Pulang Batin . Karena Nana Bukan Tujuan. Beberapa Meditator Justru Terpaku Pada Melihat Nana Dengan Jelas Sehingga Memperlambat Perjalanan Pulang Batin Itu Sendiri. Seorang Meditator Yg Handal Tidak Memikirkan Nana Itu. Nana Itu Hanya Untuk Meditator Pemula Sebagai Kompas.

Orang2 harus Berlatih Konsentrasi Kuat. Konsentrasi Itu perlu Agar Bisa Mengamati dengan terfokus. Memang Konsentrasi Yg Lemah Juga Tidak Bisa. Jk Konsentrasi Kita Lemah Mulailah Dengan Samatha Meditasi menuju jhanna....jk Sudah Merasa Bisa Fokus Kita Bisa Langsung Vipassana. Sampai Batin mencapai kembali Ke Titik Awal yakni The Original Mind. Kembali Kepada The Original Mind Itu saja sulit , maka Melepaskan Identitas lebih sulit, karena harus ada kesempurnaan dalam segala hal tidak boleh ada yg kekurangan, dan kekuatan batin tidak diperlukan saat itu....karenanya haruslah sudah menyelesaikan persoalan yg tersisa dengan berlaksa mahluk, yg mana kita dulunya ada kontribusi pada semua kekacauan ini.

Misi Maitreya adalah membawa semua kembali kepada semula jadi. Pencapaian perorangan seharusnya untuk membantu MISI ini. Agar benar2 bisa melepaskan 4 skhanda tersisa dan menuju Nibbana.

Hanya yg berbakat...hanya untuk yg berbakat. Tidak harus melalui cara ini.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.