• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pengetahuan dan Mitos seputar LJK

Amaterasu

IndoForum Junior A
No. Urut
83190
Sejak
28 Okt 2009
Pesan
2.702
Nilai reaksi
170
Poin
63
Sekitar Bulan Juni, adalah waktu dimana berjuta-juta siswa di Indonesia biasanya melaksanakan Ujian. Klo yg berada di Kelas 6, 9 dan 12 ud pasti ngikut Ujian Nasional.

Nah, hal yg selalu kita Jumpai saat tiba waktu UAN adalah mengenai anjuran seputar tata cara mengisi Lembar Jawaban Komputer(LJK) yg baik dan benar.Seperti menggunakan Pensil 2B, membuat lingkaran yg rapih dan tidak keluar dari garis, LJK harus tetap bersih dari kotoran lain selain jawaban dan berbagai anjuran lainnya. Tapi apakah benar, semua anjuran itu?;;)

Well, Cek Langsung Artikel mengenai LJK yg saya kumpulkan dari berbagai Sumber ini.

Mitos

Apakah benar harus menggunakan pensil 2B?
Penulis mencoba melakukan scanning form yang telah diisi dengan menggunakan pensil jenis HB dan juga tinta ballpoint sekadar ingin membuktikan kebenarannya. Ternyata isian dengan pensil HB dapat terbaca. Sedangkan isian dengan tinta ballpoint tidak terbaca tapi tidak menyebabkan error. Sebenarnya penggunaan pensil diinstruksikan agar peserta ujian mudah untuk mengganti jawaban, karena pensil mudah dihapus. Sementara ajuran penggunaan pensil 2B karena kualitas penghitamannya lebih tajam dibanding jenis lainnya.

Pengisian jawaban harus sempurna dan rapih?
Mengenai pengisian jawaban yang harus sempurna mengisi bulatan dan tidak boleh lebih dari bulatan, itu tidak sepenuhnya benar. Selama pensil tidak melebar ke area jawaban yang lain, jawaban akan tetap terbaca. Jika sampai melebar ke area jawaban yang lain, akan ada dua jawaban yang terbaca. OMR akan mengembalikan karakter * (asterik) sebagai hasilnya, yang berarti data tidak benar.

Form jawaban tidak boleh terlipat?
Sebenarnya, ketakutan akan terlipatnya kertas tidak perlu dibesar-besarkan. Terlipat sedikit di ujung-ujung kertas bukanlah suatu masalah asal jangan sampai kotor dan berwarna gelap di area utama form yang akan di-scan, karena dikhawatirkan OMR akan menganggapnya sebagai jawaban. Tetapi jika kertas terlipat cukup parah dikhawatirkan akan tersangkut dan menyebabkan kemacetan pada perangkat OMR.

Apakah OMR itu?

OMR adalah piranti yang dapat membaca blok tulisan pensil dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh komputer. Piranti ini membaca masukan dengan bantuan optis, dengan menggali ketebalan tulisan.
OMR yang telah memiliki setting jawaban benar untuk setiap soal ujian. OMR bertindak seperti lembar bolong koreksi jawaban yang dilakukan guru. Nilai hasil ujian ditentukan dari berapa banyak jawaban yang benar. Penentuan nilai tergantung dari perangkat lunak (software) yang dipasang pada komputer dan terhubung dengan OMR.
UAN1.jpg


UAN2.jpg

Bagaimana cara Kerja OMR?

PEMROSESAN LJK dimulai dengan meletakkan setumpuk LJK pada input hopper dan tentunya OMR dinyalakan terlebih dahulu dengan menekan tombol power. Berikutnya sheet guide dirapatkan yang sesuai dengan ukuran lebar LJK, layaknya sheet guide pada alat cetak (printer) biasa.

Jika LJK tidak diatur menggunakan sheet guide dan posisinya tidak tepat, bisa jadi OMR mengalami kemacetan saat bekerja. Berikutnya lagi, status proses akan dimunculkan pada panel operator seperti layar telefon genggam. Untuk memulai proses pemindaian (scan), push button switches di sebelah kiri harus ditekan terlebih dahulu hingga muncul prompt ready.

Proses scan terjadi pada transport bed, kemudian LJK akan keluar dan tertumpuk pada output stacker. Sementara pada panel operator akan menampilkan status scan.

Peletakan LJK pun harus benar, tidak boleh terbalik yaitu timing marks harus pada sisi yang sama dengan panel operator. Proses dapat dihentikan dengan menekan push button switches di sebelah kanan. Di bagian sheet guide terdapat garis batas maksimum tumpukan LJK dalam satu kali proses koreksi. Biasanya tumpukan form tidak lebih dari 200 lembar, karena OMR bisa macet jika tumpukan berlebih.

Lantas bagaimana OMR membaca tanda hitam pensil? Perangkat ini tidak memerlukan kepintaran semacam pengenalan karakter (character recognition) pada perangkat OCR (Optical Character Recognition). Pada OMR, sinar infra merah yang diarahkan pada LJK tidak akan direfleksikan jika mengenai pilihan jawaban yang dihitamkan dengan pensil. Perangkat lunaklah yang berperan untuk mencocokkan posisi jawaban dengan informasi pada LJK.

Informasi jawaban apa saja yang akan diproses perangkat lunak, didefinisikan pada file definisi form. File ini mendefinisikan posisi kolom atau baris jawaban relatif terhadap skunk marks dan timing marks, tipe jawaban seperti angka numerik atau abjad, serta cara baca form yaitu horisontal atau vertikal.

Penggunaan OMR tak hanya sebatas pada pengoreksi ujian tapi juga banyak hal seperti kuesioner, lotere, survei, jajak pendapat sampai dengan aplikasi medis seperti hasil pemeriksaan laboratorium.

Berikut adalah Gambar Contoh Hasil Pemrosesan LJK UAN JATENG 2007 oleh SMR
LJK_UAN.jpg
Keterangan :

1. Titik hijau adalah dimana komputer mengecek letak jawaban

2. Titik biru adalah bulatan yang diterima sebagai jawaban

3. Program UAN 2007 memiliki standard validasi yang sangat tinggi, sehingga kebenaran data sangat tinggi

4. LJK UAN ini masih menggunakan format OMR (Baca : Pemodelan Penanda LJK SMR)

well, buat yg mo UAN, SPMB,..

semoga bermanfaat! >:D<
 
bermanfaat om,haha,biaas ny guru2 lebay gitu deh buletan harus bener2 bulet...gile aje,kan ada kala ny kluar dikit,jadi kalo kluar dikigt tg mendingan gk usah di apus yah?
 
bermanfaat om,haha,biaas ny guru2 lebay gitu deh buletan harus bener2 bulet...gile aje,kan ada kala ny kluar dikit,jadi kalo kluar dikigt tg mendingan gk usah di apus yah?

iya, selama gak keluar ampe masuk ke Jawaban laen!,..:D

emang susah kan bikin Bulatan Sempurna itu! ;;)

so, nyantai aja klo ada keluar2 dikit mah! ;;)
 
haha, kata guru gw, saking canggih *baca: aneh* alat pemeriksa LJK di sekolah gw, sampai pake spidol aja keliatan.. XDD
tapi ga enaknya kalau di hapus harus bersih banget.. /sob
kalau ga dideteksinya jadi 2 jawaban
 
jahhh :D
TeLat neh :D

gw udah lulus :D

nice Thread info nya /no1

yang mau UN jangan Lupa belajar yak ?:D
 
gw juga sering out dikit................
yg mau bulet beli penggaris donk..........;)
 
Bukan Urusan gw ini mah, tapi tetep aja Harus ada sistem yg lebih baik:D...
 
jadi prinsip kerjanya seperti itu :).Memang kalau pas mbuletin itu kadang ada yang kurang sempurna jadi pastinya takut nanti jawaban ini nggak bisa dinilai :)

Makasih atas informasinya :-bd
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.