Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Kepada para member Buddha yang terhormat,
Maaf atas ketidaknyamanan akhir-akhir ini, saya himbau sebaiknya, jika anda membuat topik baru silakan gunakan tag: [aliran]...............
Agar terciptanya kerukunan di forum ini, karena Buddha secara realita memang ada beberapa macam aliran yang pasti ada perbedaan pendapat, oleh sebab itu sementara ini saya menggantikan Moderator Silfadrife yang sedang cuti untuk menjalankannya.
Sebagai umat yang taat, saya percaya forum ini bisa berjalan lancar asal tidak ada member yang memang suka mempermasalahkan hal yang tidak ada ujungnya tadi.
Namanya saja juga perbedaan, kita harus berjiwa besar dengan tetap menghargai perbedaan2 itu, tapi tetap berpegang teguh pada ajaran kita masing2. Yang namanya kepercayaan adalah hal yang tidak bisa dipaksakan, tetapi mereka bisa jadi ingin belajar lebih dalam lagi jika pribadi itu terkesan akan kelakuan kita yang bijak dan arif di dalam hidup ini.
Lain hal jika kita suka memaksakan kehendak diri sendiri, suka memaki orang dll Pasti orang lain juga antipati pada kita dan pandangan hidup /ajaran kita pasti terkena imbasnya juga.
Untuk itu sekali lagi, saya minta maaf pada all member Buddha disini, mudah-mudahan kedepannya forum ini dapat berjalan lancar sesuai dengan misi ajaran2 Buddha yang sangat baik di teladani.
terima kasih dukungan anda, tapi sudahlah kita lupakan saja....
kita jangan membahas lagi kekacauan yang di timbulkan darkmarket maupun Paribbajaka lagi walau mereka cukup membuat sakit hati umat aliran Maitreya dgn thread-2 yang tidak seharusnya di buka. Siapa sich yang tak pernah berbuat kesalahan? Termasuk saya sendiri, banyak berbuat kesalahan kok, jadi kita lupakan dan maafkan saja, agar tercipta suasana damai di forum ini
Thanks, bro kevint....
Dengan kita menjaga kedamaian di forum ini berarti kita juga membantu tugas Silfadrive dan cc Effie.
Ada seorang laki-laki perumah tangga mempunyai istri yang mandul. Karena merasa mandul dan takut diceraikan oleh suaminya, ia menganjurkan suaminya untuk menikah lagi dengan wanita lain yang dipilih olehnya sendiri. Suaminya menyetujui dan tak berapa lama kemudian isteri muda itu mengandung.
Ketika isteri mandul itu mengetahui bahwa madunya hamil, ia menjadi tidak senang. Dikirimkannya makanan yang telah diberi racun, sehingga isteri muda itu keguguran. Demikian pula pada kehamilan yang kedua. Pada kehamilannya yang ketiga, isteri muda itu tidak memberi tahu kepada isteri tua. Karena kondisi phisiknya kehamilan itu diketahui juga oleh isteri tua. Berbagai cara dicoba oleh isteri tua itu agar kandungan madunya itu gugur lagi, yang akhirnya menyebabkan isteri muda itu meninggal pada saat persalinan. Sebelum meninggal, wanita malang itu dengan hati yang dipenuhi kebencian bersumpah untuk membalas dendam kepada isteri tua.
Maka permusuhan itu pun dimulai.
Pada kelahiran berikutnya, isteri tua dan isteri muda tersebut terlahir sebagai seekor ayam betina dan seekor kucing. Kemudian terlahir kembali sebagai seekor macan tutul dan seekor rusa betina, dan akhirnya terlahir sebagai seorang wanita perumah tangga di kota Savatthi dan peri yang bernama Kali.
Suatu ketika sang peri (Kalayakkhini) terlihat sedang mengejar-ngejar wanita tersebut dengan bayinya. Ketika wanita itu mendengar bahwa Sang Buddha sedang membabarkan Dhamma di Vihara Jetavana, ia berlari ke sana dan meletakkan bayinya di kaki Sang Buddha sambil memohon perlindungan.
Sedangkan peri tertahan di depan pintu vihara oleh dewa penjaga vihara. Akhirnya peri diperkenenkan masuk, dan kedua wanita itu diberi nasehat oleh Sang Buddha.
Sang Buddha menceritakan asal mula permusuhan mereka pada kehidupan lampau, yaitu sebagai seorang isteri tua dan isteri muda dari seorang suami, sebagai seekor ayam betina dan seekor kucing, sebagai seekor macan tutul dan seekor rusa betina.
Mereka telah dipertemukan untuk melihat bahwa kebencian hanya dapat menyebabkan kebencian yang makin berlarut-larut, tetapi kebencian akan berakhir melalui persahabatan, kasih sayang, saling pengertian, dan niat baik.
Kemudian Sang Buddha membabarkan syair ke 5 berikut ini:
"Na hi verena verani
sammantidha kudacanam
averena ca sammanti
esa dhammo sanantano."
Kebencian tak akan pernah berakhir apabila dibalas dengan kebencian.
Tetapi, kebencian akan berakhir bila dibalas dengan tidak membenci
Inilah satu hukum abadi.
Kedua wanita itu akhirnya menyadari kesalahan mereka, keduanya berdamai, dan permusuhan panjang itu berakhir.
Sang Buddha kemudian meminta kepada wanita itu untuk menyerahkan anaknya untuk digendong peri. Takut akan keselamatan anaknya, wanita itu ragu-ragu. Tetapi, karena keyakinannya yang kuat terhadap Sang Buddha ia segera menyerahkan anaknya kepada peri.
Peri menerima anak itu dengan hangat. Anak itu dicium dan dibelainya dengan penuh kasih sayang, bagaikan anaknya sendiri. Setelah puas, diangsurkan ke ibunya kembali.
Demikianlah, pada akhirnya mereka berdua hidup rukun dan saling mengasihi.
wooow.. g ngerti apa yang dipost ama kk singthung.. maksudnya(secara kasar dan menurut g pribadi) antara pihak2 yang bertikai pastilah mempunyai ikatan kamma pada masa lalunya(berkelanjutan sampai sekarang).. menghentikannya bagaimana? kita harus memaafkan seperti dalam cerita tersebut agar roda kamma mengenai perselisihan akan terhenti.. gitu.. ngerti khan.. g yakin itu ga OOT karena pastinya bakal dipikirin sebelom dipost apalagi pake cerita dalam sutta(menjawab dengan cerita/pembahasan).. masalahnya.. adalah kemampuan menafsirkan pesan yang tersembunyi.. makanya pas baca mohon dipikir2 dulu(no offense)
@Ario botax.
karena saat ini saya yang membantu memoderatori forum ini, menggantikan Moderator Silfadrive yang sedang cuti, hal2 tsb saya tidak paham, maka saya anggap OOT. Saya buka thread ini, tujuannya adalah menghimbau agar setiap thread baru harap di beri tag:[aliran]
Bukan membahas hal pertikaian lagi. Thread yang berbau nasihat, pasti sangat bermanfaat, tetapi harap di post di tempat lain.
Sehubungan keadaan yang kian membaik,dan agak merepotkan bila harus memakai TAG,maka peraturan tentang menggunakan TAG Aliran sudah tidak perlu dipakai lagi ..
tetapi bila ada yg ingin memakai TAG aliran dalam pembuatan thread baru,tidak dipersalahkan..