• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mickey senang berada di rumah...(sebuah dongeng ringan)

Amaterasu

IndoForum Junior A
No. Urut
83190
Sejak
28 Okt 2009
Pesan
2.702
Nilai reaksi
170
Poin
63
Sore ini, gw lagi inget ma kangen banget ama Papa. Papa gw yang dulu, papa gw yang dulu waktu gw kecil perhatian banget ama gw. Waktu gw sakit en dirawat di hospy, gw pernah dibacain dongeng sekali ama dia. Sekali-kalinya. Klo sama Mommy, gak ada ingatan sedikitpun, soalnya gw gak tinggal ama dia sejak gw berusia 4 hari :D. Oke deh, moga2 ini jadi dongeng [engantar tidur yg jadi inspirasi buat kalian juga...

Mickey senang berada di Rumah

Di suatu kota kecil di Maryland, terdapat sebuah desa yang dihuni oleh sedikit keluarga. Desa tersebut dikelilingi oleh hutan lebat yang masih alami, dan dilintasi oleh sungai yang jernih. Penghuni Desa adalah orang-orang yang ramah. Mereka ada Nyonya Brown si Beruang Madu yang bijaksana, Pick si Kelelawar pemalas, Andy si Telinga Panjang yang selalu ingin tahu, Ernest si Macan kecil yatim piatu, Lea si Kambing Jenius, dan Mickey si Tikus yang tak sabaran. Keenam binatang itu bersahabat, dan selalu saling membantu satu sama lain. Saat sahabat mereka sedang dalam kesusahan, maka sahabat yang lain akan langsung memberikan bantuan.

Suatu hari, terdengar suara yang sangat berisik dari rumah Mickey. Tang, Tong! Tang Tong!, begitu bunyinya. Suara tersebut terus berulang-ulang, sampai-sampai membuat Pick si Kelelawar pemalas terbangun dari tidur siangnya di dalam Gua. Karena merasa terganggu dengan suara berisik itu, Pick bangun dan langsung terbang menuju Rumah Mickey si Tikus. Pick masuk lewat cerobong rumah Mickey, dan melihat temannya itu sedang memukul pipa menggunakan Palu. Lalu Pick bertanya dengan sedikit berteriak kepada Mickey…

…”Mickey, bisa kau hentikan melakukan itu!, aku sedang tidur siang!”…Pick berteriak pada Mickey.
…”Oh, kamu Pick!. Maaf, aku tidak mengetahui kedatanganmu!”. Mickey menghentikan pekerjaannya.
…”Kenapa siang-siang begini, kamu memukul pipa berulang kali?”. Tanya Pick pada Mickey.
…”Maaf Pick, aku sedang memperbaiki Pipa air ini. Kau lihat saja, Pipa-nya bengkok, karena tidak kuat menahan tembok kayu yang hampir rapuh..”Mickey menunjukkan Pipa yang rapuh pada Pick.
…”Kalau begitu, biar aku bantu menyelesaikan pekerjaanmu…”Pick menawarkan bantuan pada Mickey.
…”Terima kasih Pick..”ucap Mickey.

Lalu, kedua sahabat itu-pun bekerja bersama-sama membetulkan Pipa air di rumah Mickey. Setelah selesai, Pick si kelelawar bertanya pada Mickey…

…”Mickey, kalau aku lihat rumah-mu ini sudah sangat tua, dan sudah sangat rapuh. Pintu dan Jendela berdecit setiap kali di buka, air terus menetes dari keran, Pipa Air ini nanti akan bengkok lagi karena tidak kuat menahan fondasi, dan lantainya berbunyi krat-krat-krat setiap kali orang melangkah. Kenapa kamu tidak pidah saja kerumah yang baru?...” Tanya Pick pada Mickey.

Lalu Mickey menjawab …”Aku juga ingin pindah ke rumah baru. Tapi aku tidak punya rumah lagi selain ini..”Jawab Mickey dengan sedikit bersedih.
..”Kalau begitu, kamu bisa tinggal di Rumahku. Rumahku adalah Gua yang luas dan bisa diisi oleh banyak orang..” Pick menawarkan Mickey untuk tinggal di rumahnya.
…”Benarkah itu Pick? Aku boleh tinggal di rumahmu?..”Mickey bersemangat.
…”Tentu saja!” Sahut Pick. …”Bahkan, kamu bisa langsung pindah sekarang juga..”, tambah Pick.

Akhirnya, Mickey si Tikus memutuskan untuk tinggal di rumah Pick. Setelah mengemasi barang-barang Mickey, mereka bergegas ke rumah Pick si kelelawar.
Ketika pertama kali datang, Mickey sangat bersemangat dengan tempat tinggal barunya. Pick menunjukkan beberapa ruangan yang ada di Gua-nya. Hanya saja Mickey keheranan, karena Mickey tidak melihat ada kasur di rumah Pick. Malam hari pun tiba. Pick dan Mickey sudah mengantuk dan mereka memutuskan untuk pergi tidur. Pick si Kelelawar segera terbang ke langit-langit Gua dan segera menempel di Langit-langit, tanda dia akan segera tidur. Melihat itu, Mickey terkejut.
…”Pick, apa yang kamu lakukan diatas langit-langit?..Kenapa tidak segera tidur?...”Tanya Mickey pada Pick.
…”Tentu saja, aku akan segera tidur. Dan inilah caraku untuk tidur, dengan menggantung di langit-langit…”. Jawab Pick pada Mickey.
Mickey pun kaget, dan tidak menyangka kalau Pick si Kelelawar tidur dengan cara seperti itu. Sekarang Mickey tahu, kenapa dari tadi Mickey tidak menemukan tempat tidur di rumah Pick.
…”Mickey, kamu juga harus langsung tidur, besok kita akan bermain lagi. Kamu boleh memakai langit-langit yang ada di sebelah sana…”Pick menunjukkan langit-langit untuk Mickey tidur.
…”I..iya, aku akan segera tidur..”. Mickey tersenyum dengan sedikit dipaksakan.

Tapi, bagaimana seekor tikus bisa tidur dengan cara kelelawar?. Mickey berusaha meniru Pick. Mickey memanjat dinding Gua dan berusaha mencapai langit-langit sekeras mungkin. Namun usahanya sia-sia saja. Mickey hanya jatuh berulang kali, dengan suara Gubrak-gubrak. Karena tidak ingin mengganggu Pick, Mickey akhirnya memutuskan untuk berhenti memanjat gua. Mickey yang sudah sangat mengantuk, akhirnya tertidur di lantai Gua yang dingin dan lembab.

Rupanya, Mickey tidak bisa tidur nyenyak. Meski suasananya sangat sunyi, tidak ada suara beriski dari air yang menetes, apalagi benda-benda yang sudah rusak. Tapi, Mickey tetap tidak bisa tidur nyenyak, karena Mickey tidak biasa tidur di atas lantai yang dingin dan lembab. Menyadari keadaan ini, Mickey jadi ingat pada rumah tua-nya. Disana, meski setiap malam selalu berisik, tapi Mickey tetap bisa tidur dengan nyenyak. Mickey jadi sadar, Mickey sudah keliru. Akhirnya, Mickey memutuskan untuk kembali pulang ke rumah tua-nya malam itu juga.

Setelah sampai, Mickey si tikus segera masuk ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur reotnya. Mickey memejamkan matanya, dan mulai tertidur. Malam itu, seperti malam-malam sebelumnya rumah Mickey selalu berisik. Ada suara air yang menetes dari keran, suara Jendela yang terbuka dan tertutup karena tertiup angin, suara lantai-lantai yang sudah tua, tapi Mickey tetap tidur dengan tenang dan pulasnya, karena Mickey tahu…Mickey sudah ada di rumah.
Selesai dongeng-nya, bab I

[Text aslinya, b Inggris, ud gw terjemahin sendiri. (Moga2, gk ada yg salah! :D. Yah, dongeng ini-lah yg pernah Papa ceritain dulu. Buku Dongengya masih gw simpen ampe sekarang. Klo bagus, GRP y! :D]
 
Ini dongeng buat anak2 ya, harusnya sih ada gambarnya dikit, biar menarik, kalo anak2 kan biasanya malas baca yg ga bergambar....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.