Berita hangat...Berita hangat
PSSI Timnas U-23 Mulai Adaptasi
Cipanas,Bogor (14/11) - Tim Nasional (timnas) U-23,yang dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games 2006, mulai beradaptasi kondisi cuaca di Doha Qatar jelang partai kualifikasi yang mulai digelar pada 18 November mendatang.
Sementara pada partai uji coba melawan peringkat kedua Klub Divisi Utama Liga Qatar,Al umm Salal,di Doha Qatar,pada Senin malam (13/11),Timnas Indonesia Kalah 0-2.
"Hasil Ujicoba ini tidak masalah,fokus tim adaah untuk adaptasi,"kata asssisten manajer timnas U-23 A Zaki di Doha Qatar,yang dihubungi Selasa.
Menurut dia, dalam partai ujicoba itu pemain agak berhati-hati untuk menghindari cedera.
"Para pemain yang dimainkan pelatih Foffe De Hann secara bergantian. Pada babak pertama tim Indonesia dapat mengimbangi.Namun, pada babak kedua kita kebobolan dua gol,"katanya.
Ia menilai bahwa sampai saat ini kondisi para pemain dalam keadaan baik dan fit.
Pada AG 2006, Indonesia harus mengikuti kompetisi mulai dari babak kualifikasi yang dimulai pada 18 November.Indonesia bergabung dengan Singapura, Suriah dan Irak di grup B.Hanya juara grup yang berhak masuk ke fase grup utama.
Jika lolos,Ferry Rotinsulu dkk telah dinanti oleh Cina, Oman dan Malaysia di grup E
Berikut ini daftar anggota kontingen sepakbola Indonesia:
Kiper : ferry Rotinsulu (24tahun), Galih Sudaryono (19), Dian Agus Prasetyo (21).
Bek : Zulkifli Sukur (22), Fandy Mochtar (22), Bobby Satria (20), Taufik Kasrun (21), Khomad Suharto (21), Eko Prasetyo Ariyanto (21), Wahyu Wijistanto (20).
Tengah : Hendra Ridwan (21), Imam Rohmawan (22), Herman Rhomansyah (20), Ardan Aras (22), Tony Sucipto (20), Ahmad Bustomi (21), Ian Louis Kabes (20).
Penyerang : Mohammad Andik Ardiansyah (21), Ghery Setia Adhi Nugraha (18), Jajang Mulyana (18).
Copyright 2006 Antara
14 November 2006 19:5
Timnas Senior Indonesia Kalah 2-0 Atas Kamerun
as_logo_pssi.gif Timnas Senior Indonesia harus mengakui keunggulan Tim Olimpiade Kamerun dalam partai perdana BV Cup 2006 Vietnam Rabu (15/11). Dalam pertandingan yang baru saja berakhir beberapa menit yang lalu tersebut, Ponaryo Astaman dkk menyerah 0-2.
Tim Kamerun yang bermaterikan pemain muda berusia di bawah 23 tahun langsung mengambil inisiatif penyerangan sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan wasit. Hal ini membuat lini belakang Indonesia yang dikomandoi oleh Firmansyah harus jatuh bangun meladeni serangan Kamerun.
Indonesia sendiri bermain kurang lepas dan terlalu banyak melakukan kesalahan elementer seperti salah pengertian maupun salah umpan. Kerja sama antar lini juga tidak berjalan dengan semestinya. Bola lebih banyak diangkat langsung ke depan tanpa koordinasi yang jelas. Padahal para pemain Kamerun memiliki kelebihan dalam postur tubuh.
Kamerun memfokuskan serangan melalui sayap kirinya yang memiliki pergerakan berbahaya dan mobilitas yang tinggi. Bahkan sebuah tendangan melengkung dari sisi kanan pertahanan Indonesia pada menit ke lima belas nyaris membobol gawang yang dikawal oleh Jendry Pitoy. Beruntung bola masih menerpa mistar.
Serangan bergelombang yang dilancarkan kamerun Akhirnya membuahkan hasil. Sebuah umpan crossing dari sisi kiri pertahanan Indonesia berhasil dimanfaatkan menjadi sebuah gol oleh striker Kamerun, M Beckamenga melalui sundulan ke pojok kanan gawang Jendry Pitoy. Gol Beckamenga yang juga akan merumput bersama Persib Bandung musim depan itu, terjadi pada menit ke-22.
Hingga akhir babak pertama, skor tidak juga berubah. Selama babak pertama ini tercatat hanya tiga kali Indonesia membahayakan gawang kamerun. Diantaranya melalui aksi Budi Sudarsono dan Ahmad Amiruddin.
Pada babak kedua, permainan Indonesia sedikit lebih baik. Para pemain mulai berani memainkan bola di lini tengah. Dengan mengandalkan umpan – umpan pendek menyusur tanah, tim merah putih mulai dapat menguasai pertandingan. Beberapa kali upaya serangan indonesia membahayakan gawang Kamerun.
Sebuah aksi cantik satu-dua antara Mahyadi Panggabean dan Amiruddin diakhiri dengan tendangan Eka Ramdani masih tipis disebelah kanan gawang Kamerun. Tendangan keras Syamsul Chaerudin memanfaatkan umpan tarik Ahmad Amiruddin pun masih bisa dimentahkan dengan gemilang oleh penjaga gawang Kamerun.
Banyaknya peluang yang tercipta menimbulkan harapan besar bagi Indonesia untuk dapat mengejar ketinggalan. Namun terus menerus menyerang membuat lini pertahanan menjadi lengah. Petaka terjadi ketika serangan balik Kamerun pada menit ke 79 tidak mampu diantisipasi oleh Firmansyah dkk di lini belakang. Gol kedua Kamerun pun tercipta oleh pemain pengganti Enama Ekuonda.
Hingga akhir pertandingan skor tetap tidak berubah 2-0 untuk keunggulan Kamerun. Pada babak kedua ini, Peter Withe melakukan empat kali pergantian pemain. Syamsul Chaerudin menggantikan Elly Aiboy, Mahyadi Panggabean menggantikan Budi Sudarsono, Boy Jati Asmara menggantikan Saktiawan Sinaga dan Zaenal Arief menggantikan Ponarto Astaman.
Indonesia akan bermain kembali pada tanggal 17 November 2006 lusa menghadapi tuan rumah Vietnam. Pertandingan berlangsung pada tempat yang sama di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City. Rencananya stasiun televisi ANTV akan menyiarkan secara langsung mulai pukul 17:00 WIB. (asp)
Skuad Indonesia menghadapi Kamerun
Formasi : 4-4-2
Kiper : Jendry Pitoy
Belakang : M. Ridwan, Firmansyah, Ricardo Salampessy, Erol Iba
Tengah : Elly Aiboy (Syamsul Chaerudin), Eka Ramdhani, Ponaryo
Astaman (k) (Zaenal Arief), Budi Sudarsono (Mahyadi Panggabean) Depan : Saktiawan Sinaga (Boy Jati), Ahmad Amiruddin
Pelatih : Peter Withe
Manajer : Andi Darussalam