Nemesis
IndoForum Activist E
- No. Urut
- 55724
- Sejak
- 26 Okt 2008
- Pesan
- 9.732
- Nilai reaksi
- 503
- Poin
- 113
Longsor Ciwidey Sudah Diprediksi Sebelumnya
Longsor yang terjadi di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sudah diprediksi sebelumnya oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono melalui surat pemberitahuan mengenai sejumlah wilayah yang rawan longsor.
Kepala Pusat PVMBG, Surono menyatakan surat sudah diedarkan ke sejumlah wilayah seluruh Indonesia, dan memang baru Kabupaten Garut yang merespons imbauan tersebut untuk dilakukan identifikasi daerah yang memang berbahaya untuk warga sekitar.
"Tapi justru yang terjadi malah di Ciwidey," kata Surono saat bincang-bincang dengan tvone, Rabu 24 Februari 2010.
Menurutnya, daerah Pasir Jambu itu memang masuk daerah potensi longsor yang mana postur tanahnya tinggi. Karena itu sebaiknya memang daerah itu tidak ada pemukiman.
Seperti diketahui, longsor di Ciwidey menurut data sementara korban ditemukan tewas sebanyak 6 orang, sementara puluhan orang yang rata-rata buruh teh masih tertimbun longsor.
Berdasarkan data dari pemerintah setempat, bencana longsor ini mengakibatkan kerusakan yang parah. Data terakhir hari ini, longsor mengakibatkan 37 rumah warga yang rusak parah tertimbun longsor.
Sarana lainnya yang juga turut tertimbun longsor adalah gedung pabrik teh, 50 unit perumahan pekerja perkebunan teh, beserta masjid, dan Gedung Olahraga.
PMI Kabupaten Bandung melaporkan, longsor yang terjadi di RW 08, Desa Tenjolaya juga mengakibatkan enam ditemukan tewas, dan puluhan masih tertimbun longsor. Bahkan, 15 orang mengalami luka ringan, dan beberapa orang lainnya luka berat.
Sumber
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hari Ini Wapres Kunjungi Korban Longsor Ciwidey
Musibah tanah longsor yang melanda Dusun Datar Kiara, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, mengetuk hati Wakil Presiden Beodiono. Wapres hari ini dijadwalkan berkunjung di lembah yang berada di perkebunan teh itu.
“Ya, Bapak hari ini ke Ciwidey. Pukul 08.00 WIB berangkat, nanti dari Bandung pakai helikopter ke lokasi untuk menangani korban longsor,” ujar juru bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat kepada okezone, Rabu (24/2/2010).
Kondisi medan yang berat memaksa Wapres mengunjungi lokasi melalui jalur udara. Wajar saja, jalan terjal di perbukitan kawasan Pasir Jambu ini, jika menggunakan jalur darat memerlukan waktu tiga hingga empat jam perjalanan dari jalan raya Ciwidey.
Hingga Selasa malam, korban longsor yang sudah berhasil ditemukan berjumlah 6 orang. Puluhan orang lagi hingga kini masih dalam proses pencarian aparat kepolisian dibantu masyarakat setempat.
Hari ini, adalah hari kedua evakuasi korban lonngsor yang menimbun sekira 27 bangunan kantor perkebunan, 21 pemukiman dan 6 fasilitas umum itu. Diperkirakan ada 38 KK tertimbun di lembah yang tidak terdapat satu pun sinyal telepon seluler.
Sumber
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Enam Korban Longsor Ciwidey Ditemukan
Korban longsor di Kampung Datar Kiara Desa Tenjolaya Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, yang berhasil ditemukan berjumlah enam orang. Puluhan orang diperkirakan masih terkubur di lembah itu.
Hingga Selasa (23/2/2010) malam, pencarian untuk sementara dihentikan karena faktor cuaca dan medan yang cukup berat. Untuk mencapai lokasi tim harus menempuh tiga hingga empat jam perjalan dari jalan raya Ciwidey kabupaten Bandung melewati jalan berliku sekira 50 Km.
Data korban yang masih terkubur pun masih simpang siur. Data dari kecamatan Pasir Jambu berjumlah 32 orang. Namun menurut Rahman, Camat Pasir Jambu yang terkubur sekira 60 jiwa. “Longsor itu berasal dari Gunung Waringin yang berada di atas pemukiman,” ujar Rahman.
Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus membenarkan bahwa pencarian dihentikan sekira pukul 19.00 WIB. “Cuaca buruk terus kabut juga turun. Terpaksa evakuasi dilanjutkan besok pagi,” katanya.
Menurut Kaep (31), salah satu korban selamat, saat kejadian dia tengah berada di rumah dan sekira pukul 8.30 WIB terdengar suara gemuruh dan gunung waringin seluas kira-kira 5 kektar itu longsor menimpa rumah penduduk.
“Saya lari sambil sambil memanggu dua anaknya Adit (2) dan Kurniawan (4) untuk mencari tempat yang lebih tainggi di Perkebunan Teh Dewata. Istri Ida, diperkirakan ikut tertimbun longsor.
Berikut Enam Korban Tewas yang sudah bisa diidentifikasi.
Ina (25)
Ela (1)
Yulis (19)
Iis (20)
Otin (60)
Satu lagi belum teridentifikasi
Sumber
Longsor yang terjadi di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sudah diprediksi sebelumnya oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono melalui surat pemberitahuan mengenai sejumlah wilayah yang rawan longsor.
Kepala Pusat PVMBG, Surono menyatakan surat sudah diedarkan ke sejumlah wilayah seluruh Indonesia, dan memang baru Kabupaten Garut yang merespons imbauan tersebut untuk dilakukan identifikasi daerah yang memang berbahaya untuk warga sekitar.
"Tapi justru yang terjadi malah di Ciwidey," kata Surono saat bincang-bincang dengan tvone, Rabu 24 Februari 2010.
Menurutnya, daerah Pasir Jambu itu memang masuk daerah potensi longsor yang mana postur tanahnya tinggi. Karena itu sebaiknya memang daerah itu tidak ada pemukiman.
Seperti diketahui, longsor di Ciwidey menurut data sementara korban ditemukan tewas sebanyak 6 orang, sementara puluhan orang yang rata-rata buruh teh masih tertimbun longsor.
Berdasarkan data dari pemerintah setempat, bencana longsor ini mengakibatkan kerusakan yang parah. Data terakhir hari ini, longsor mengakibatkan 37 rumah warga yang rusak parah tertimbun longsor.
Sarana lainnya yang juga turut tertimbun longsor adalah gedung pabrik teh, 50 unit perumahan pekerja perkebunan teh, beserta masjid, dan Gedung Olahraga.
PMI Kabupaten Bandung melaporkan, longsor yang terjadi di RW 08, Desa Tenjolaya juga mengakibatkan enam ditemukan tewas, dan puluhan masih tertimbun longsor. Bahkan, 15 orang mengalami luka ringan, dan beberapa orang lainnya luka berat.
Sumber
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hari Ini Wapres Kunjungi Korban Longsor Ciwidey
Musibah tanah longsor yang melanda Dusun Datar Kiara, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, mengetuk hati Wakil Presiden Beodiono. Wapres hari ini dijadwalkan berkunjung di lembah yang berada di perkebunan teh itu.
“Ya, Bapak hari ini ke Ciwidey. Pukul 08.00 WIB berangkat, nanti dari Bandung pakai helikopter ke lokasi untuk menangani korban longsor,” ujar juru bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat kepada okezone, Rabu (24/2/2010).
Kondisi medan yang berat memaksa Wapres mengunjungi lokasi melalui jalur udara. Wajar saja, jalan terjal di perbukitan kawasan Pasir Jambu ini, jika menggunakan jalur darat memerlukan waktu tiga hingga empat jam perjalanan dari jalan raya Ciwidey.
Hingga Selasa malam, korban longsor yang sudah berhasil ditemukan berjumlah 6 orang. Puluhan orang lagi hingga kini masih dalam proses pencarian aparat kepolisian dibantu masyarakat setempat.
Hari ini, adalah hari kedua evakuasi korban lonngsor yang menimbun sekira 27 bangunan kantor perkebunan, 21 pemukiman dan 6 fasilitas umum itu. Diperkirakan ada 38 KK tertimbun di lembah yang tidak terdapat satu pun sinyal telepon seluler.
Sumber
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Enam Korban Longsor Ciwidey Ditemukan
Korban longsor di Kampung Datar Kiara Desa Tenjolaya Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, yang berhasil ditemukan berjumlah enam orang. Puluhan orang diperkirakan masih terkubur di lembah itu.
Hingga Selasa (23/2/2010) malam, pencarian untuk sementara dihentikan karena faktor cuaca dan medan yang cukup berat. Untuk mencapai lokasi tim harus menempuh tiga hingga empat jam perjalan dari jalan raya Ciwidey kabupaten Bandung melewati jalan berliku sekira 50 Km.
Data korban yang masih terkubur pun masih simpang siur. Data dari kecamatan Pasir Jambu berjumlah 32 orang. Namun menurut Rahman, Camat Pasir Jambu yang terkubur sekira 60 jiwa. “Longsor itu berasal dari Gunung Waringin yang berada di atas pemukiman,” ujar Rahman.
Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus membenarkan bahwa pencarian dihentikan sekira pukul 19.00 WIB. “Cuaca buruk terus kabut juga turun. Terpaksa evakuasi dilanjutkan besok pagi,” katanya.
Menurut Kaep (31), salah satu korban selamat, saat kejadian dia tengah berada di rumah dan sekira pukul 8.30 WIB terdengar suara gemuruh dan gunung waringin seluas kira-kira 5 kektar itu longsor menimpa rumah penduduk.
“Saya lari sambil sambil memanggu dua anaknya Adit (2) dan Kurniawan (4) untuk mencari tempat yang lebih tainggi di Perkebunan Teh Dewata. Istri Ida, diperkirakan ikut tertimbun longsor.
Berikut Enam Korban Tewas yang sudah bisa diidentifikasi.
Ina (25)
Ela (1)
Yulis (19)
Iis (20)
Otin (60)
Satu lagi belum teridentifikasi
Sumber