mas6
IndoForum Senior E
- No. Urut
- 110
- Sejak
- 26 Mar 2006
- Pesan
- 4.052
- Nilai reaksi
- 9
- Poin
- 38
pelajaran dari paman"
Syahdan Paman Gambir sukses sebagai pengusaha di ibu
kota. Dia berencana memperkerjakan keponakannya dari
desa Si Pahpoh untuk membantu perusahaan Paman
Gambir sebagai negosiator. Berbagai pelajaran yang
berhubungan dengan cara berbisnis diajarkan sang
paman kepada keponakan tersayang. Mulai dari pelajaran
akunting sampai dengan cara meng-entertain relasi. Suatu
hari Paman Gambir mengajak Pahpoh ke restoran
menemani tamu relasi bisnis, sekalian memberikan
pelajaran bagaimana bersikap yang benar di restoran
eropa. Sebelumnya sang paman menginstruksikan
kepada keponakan, agar mengikuti apa saja yang
dilakukan paman agar Pahpoh tidak malu-maluin, mulai
dari bagaiman cara memegang garpu dan pisau yang
benar sampai dengan cara memilih menu makanan.
Setelah sampai di rumah Paman Gambir menanyakan
kesan-kesannya kepada Pahpoh :
Paman : "Poh bagaimana kesan kamu makan di restoran
eropa tadi?"
Pahpoh "Begini paman, pokoknya semua yang paman
makan saya juga ikut makan, semua makanan enak,
cuman yang terakhir tadi kok rasanya aneh paman,
rasanya seperti kayu"
Paman :" Makanan yang mana yang rasanya seperti kayu
poh?"
Pahpoh : " Itu lho, yang bentuknya kecil, yang terakhir
kita makan"
Paman :" Astaga poh. Itu bukan makanan tapi itu tusuk
gigi, kamu makan tusuk gigi tadi ya? Dasar pahpoh".
Syahdan Paman Gambir sukses sebagai pengusaha di ibu
kota. Dia berencana memperkerjakan keponakannya dari
desa Si Pahpoh untuk membantu perusahaan Paman
Gambir sebagai negosiator. Berbagai pelajaran yang
berhubungan dengan cara berbisnis diajarkan sang
paman kepada keponakan tersayang. Mulai dari pelajaran
akunting sampai dengan cara meng-entertain relasi. Suatu
hari Paman Gambir mengajak Pahpoh ke restoran
menemani tamu relasi bisnis, sekalian memberikan
pelajaran bagaimana bersikap yang benar di restoran
eropa. Sebelumnya sang paman menginstruksikan
kepada keponakan, agar mengikuti apa saja yang
dilakukan paman agar Pahpoh tidak malu-maluin, mulai
dari bagaiman cara memegang garpu dan pisau yang
benar sampai dengan cara memilih menu makanan.
Setelah sampai di rumah Paman Gambir menanyakan
kesan-kesannya kepada Pahpoh :
Paman : "Poh bagaimana kesan kamu makan di restoran
eropa tadi?"
Pahpoh "Begini paman, pokoknya semua yang paman
makan saya juga ikut makan, semua makanan enak,
cuman yang terakhir tadi kok rasanya aneh paman,
rasanya seperti kayu"
Paman :" Makanan yang mana yang rasanya seperti kayu
poh?"
Pahpoh : " Itu lho, yang bentuknya kecil, yang terakhir
kita makan"
Paman :" Astaga poh. Itu bukan makanan tapi itu tusuk
gigi, kamu makan tusuk gigi tadi ya? Dasar pahpoh".