• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jenuh Beli, Rupiah Berpeluang Koreksi (EKONOMI)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ArRay
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ArRay

IndoForum Senior C
No. Urut
98490
Sejak
1 Jun 2010
Pesan
5.107
Nilai reaksi
142
Poin
63
30/07/2010 - 06:20

699811.jpg


(inilah.com/Agung Rajasa)

INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bunk Jakarta, Jumat (30/7), diprediksikan alami koreksi teknis jangka pendek. Sebab, valuasinya berada di area jenuh beli.
Albertus Christian K, periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures mengatakan, potensi koreksi teknis (technical correction) rupiah hari ini karena faktor jenuh beli (overbought). Menurutnya, hingga Senin (2/8) pekan depan, rupiah berpeluang terkoreksi.
“Rupiah berpotensi melemah ke arah level 9.030-9.070,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (29/7) malam.
Namun, untuk jangka menengah pajang, dengan ekspektasi produk domestik bruto (PDB) AS yang lebih buruk, bisa memicu penguatan rupiah akhir pekan ini. “Untuk jangka mengah-panjang, secara teknikal menunjukan pola up trend sehingga rupiah menguat terhadap dolar AS,” ucapnya.
Jika ternyata rupiah hari ini terus menguat dan tembus 8.950, menurut Albertus, akan menggagalkan skenario pelemahan rupiah jangka pendek. Rupiah pun berpeluang menguat ke level 8.850. “Jika terjadi penguatan, rupiah akan bergerak terbatas dalam kisaran 8.940-9.030,” ujarnya.
Menurut Albertus, GDP (Gross Domestic Product) AS triwulan kedua akan dirilis Jumat (30/7) ini yang diekspektasikan negatif jadi 2,5% dibandingkan kuartal dua dari sebelumnya 2,7%. Hal ini akan menurunkan tingkat keyakinan para investor atas perekonomian AS. Sebab, sebelumnya data durrable good, secara mengejutkan jatuh 1%. “Di sisi lain, penilaian The Fed atas perekonomian AS masih suram,” timpalnya.
Kurs rupiah di pasar spot valas antar bunk Jakarta, Kamis (29/7) ditutup menguat tajam 34 poin (0,37%) jadi 8.970/8.980 per dolar AS. [jin/hid]
 
betul, tadi sore bagian finance ngasih tau, dollar nembus rp. 8xxx
keren lah.... Maju terus Rupiahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh............... :D
 
awal bulan, saatnya berburu barang Impor........./gg
 
emang GDP AS melemah karena faktor apa neh /gg
faktor ekonomi liberal kah salah satunya?? :))

aw2, saatnya beli dollar kalo uda nembus 7rb/dollar /gg
Jangka pendek = krg dari 1 thn /hmm
jangka panjang = lbh dari 1 thn /hmm

kalo logisnya emang AS jangka panjang mengalami kerugian salah satunya akibat sumbangan gelap ke negara *tiiiit* (anak emasnya :-") /e4

bedewei, ati2 lho bagi yang suka main di pasar uang, salah dikid kaco dah :))
 
hahahahhahahahhah..................bagus na rupiah di ganti ama dolar aja mau.........???>:D<>:D<>:D<>:D<>:D<:D:D:D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.