• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

International News Today

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alexis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Selasa, 14 Agustus 2012

Dolar diperdagangkan beragam, namun cenderung melemah

dollar_bills_pile_1.jpg

Dolar AS diperdagangkan beragam terhadap mata uang mayoritas lainnya di sesi Senin, sementara sentimen di euro terdorong oleh data ekonomi Yunani lebih baik dari yang diantisipasi dan keberhasilan lelang obligasi pemerintah Italia.

Selama perdagangan sore AS, dolar melemah terhadap euro, turun 0,41% diperdagangkan di level 1,2341.

Mendukung mata uang tunggal, Italia menunjukkan biaya pinjamannya hanya naik sedikit setelah lelang 8 miliar euro, jumlah yang ditargetkan, dari obligasi 12 bulan pemerintah, dengan yield rata-rata 1,69%, naik dari 1,55% sebelumnya.

Di tempat lain, data resmi menunjukkan bahwa ekonomi Yunani kontrak lebih kecil dari yang diperkirakan di kuartal kedua. Produk domestik bruto Yunani kontraksi sebesar 6,2% di kuartal kedua tahun ini, kurang dari perkiraan kontraksi 7,0% oleh para ekonom dan sedikit di bawah kontraksi 6,5% pada kuartal pertama.

Namun sentimen pada euro masih cukup rapuh di tengah ketidakpastian atas rincian dan masa pembelian obligasi yang diusulkan Eropa bunk Sentral, yang bertujuan untuk menurunkan biaya pinjaman Spanyol dan Italia.

Di tempat lain, greenback beringsut turun terhadap pound, melemah 0,06% diperdagangkan di level 1,5696 dan melemah terhadap Swiss franc, turun 0,55% diperdagangkan di level 0,9719. Namun greenback mencatat penguatan terhadap yen, merayap naik 0,05% ke level 78,30.

Data yang lemah dari Jepang memicu ekspektasi bahwa bunk sentral dunia akan menerapkan langkah-langkah pelonggaran lebih untuk memacu pemulihan ekonomi. Data resmi menunjukkan bahwa ekonomi Jepang hanya tumbuh 0,3% di kuartal kedua tahun ini.

Greenback menguat terhadap Dolar Kanada perusahaan, Australia dan Selandia Baru. Terhadap loonie, greenback naik 0,26% ke level 0,9935, terhadap aussie, greenback naik 0,56% diperdagangkan di level 1,0516 dan naik 0,50% terhadap kiwi ke level 0,8089.

Indeks dolar, yang mencatat kinerja greenback terahdap enam mata uang utama lainnya, turun 0,29% menjadi 82,39.

 
Selasa, 14 Agustus 2012

Kondisi Bisnis di Australia Memburuk

australia-shop.jpg

Kondisi bisnis di Australia berubah memburuk setelah retail dan pedagang besar mengeluh jatuhnya omzet penjualan dan profit mereka.
Dalam survey yang dilakukan oleh Reuter tersebut mereka mengeluh meski mereka masih berharap bahwa keaadaan akan berubah menjadi lebih baik dalam beberapa waktu kedepan.
“Jika RBA memotong suku bunga kembali, kemungkinan kita bisa melihat lagi naiknya permintaan dari pasar”, ujar salah satu ekonom dari National Australia bunk

 
Rabu, 15 Agustus 2012

Laporan Ekonomi AS Bagus, Harga Minyak Naik Lagi

0820271620X310.jpg

Harga minyak mentah West Texas Intermediate kembali naik setelah turun selama dua hari menyusul laporan ekonomi dari Amerika Serikat dan Jerman yang lebih baik dari yang diperkirakan.

Harga minyak WTI untuk pengantaran September naik 70 sen, atau 0,8 persen, menjadi 93,43 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange, Selasa waktu setempat atau Rabu (15/8/2012) pagi.

Harga minyak Brent untuk penetapan September naik 43 sen, atau 0,4 persen, menjadi 114,03 dollar AS per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Inggris.

Kenaikan harga minyak didorong oleh laporan Departemen Perdagangan AS yang menyatakan penjualan ritel meningkat untuk pertama kali dalam empat bulan. Penjualan itu naik 0,8 persen pada bulan Juli, atau lebih dari estimasi Bloomberg yakni 0,3 persen.

Di Jerman, menurut Kantor Statistik Federal di Wiesbaden, perekonomian negara itu tumbuh melambat tetapi lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua lalu. Perkiraan menyebutkan ekonomi hanya tumbuh 0,2 persen, sedangkan realisasi pertumbuhan ekonomi mencapai 0,3 persen pada kuartal kedua dari kuartal pertama.

"Jumlah penjualan ritel yang layak merupakan sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi AS sedikit lebih baik," sebut Chris Barber, analis senior di Energy Security Analysis Inc., di Wakefield, Massachusetts.

 
Rabu, 15 Agustus 2012

Stimulus the Fed menjauh, dolar Australia melemah

australiandollar2-150x150.jpg

Dolar Australia dan dolar Selandia Baru masih melemah di tengah spekulasi bahwa data AS akan menurunkan kemungkinan the FED untuk melanjutkan stimulus moneter.

Dolar aussie menyentuh level terendahnya dalam satu minggu terakhir setelah yield ekstra obligasi 10 tahun Australia menyamai obligasi AS yang kemarin melemah. Laporan produksi industri AS yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan menunjukan peningkatan. Permintaan dolar Australia juga didukung hasil survei swasta atas kepercayaan konsumen di tengah prospek bahwa Reserve bunk akan mempertahan tingkat suku bunga.

Yield obligasi 10 tahun Australia naik tiga basis poin atau 0,03 poin persentase ke 3,33% hari ini (15 Agustus 2012).

Dolar Australia turun 0,2% ke $1,0471 di Sydney setelah menyentuh level terendahnya di $1,0465. Aussie turun 0,1% terhadap yen ke ¥80,50. Dolar kiwi turun 0,2% ke 80,40 sen AS melanjutkan penurunan 0,5% kemarin. Terhadap yen, kiwi berada di ¥63,35 dari 63,41.

 
Kamis, 16 Agustus 2012


Saham-saham di Amerika Serikat (AS) bergerak dua arah, dengan dua dari tiga indeks ditutup menguat. Indeks S&P 500 melanjutkan rally meskipun laju S&P nampak tertahan.

Indeks S&P 500 ditutup hanya bergerak tipis dari penutupan tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Volume perdagangan yang terjadi pada Agustus cukup besar, dan membuat S&P bertahan di level 1.400.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 7,36 poin atau 0,06 persen menjadi 13.164,78. Indeks Standard & Poor 500 (SPX) naik 1,60 poin atau 0,11 persen ke 1.405,53, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) naik 13,95 poin atau 0,46 persen pada 3.030,93.

"Saya pikir kami menghadapi resisten di 1.405 (untuk S&P 500), yang merupakan level penutupan tertinggi pada awal Mei. Kita memiliki katalis untuk bergerak secara signifikan di atas level ini, dan pasar kemungkinan akan mengkonsolidasikan," kata direktur perdagangan aktif & derivatif di Charles Schwab, Randy Frederick, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (16/8/2012).

Indeks S&P 500 menguat pada awal Agustus, dan mencapai level tertinggi sejak awal Mei karena para investor mengantisipasi bunk sentral di Amerika Serikat, selain itu zona euro akan mengambil tindakan untuk merangsang ekonomi masing-masing pada bulan September.

Data output industri AS bulan lalu meningkat 0,6 persen, kenaikan tertinggi sejak April. Sektor manufaktur bergerak fluktuatif sebelum ditutup stagnan, mengisyaratkan perekonomian yang tengah berjuang membangun momentum.

Indesk S&P 500 naik tujuh dari sembilan sesi terakhir, tapi volume perdagangan minim karena liburan musim panas dan kurangnya sentimen positif dari Eropa. Sekitar 4,790 miliar lembar saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, Bursa Efek Amerika dan Nasdaq, jauh di bawah rata-rata harian tahun lalu yang mencapai 7,840 miliar.

 
Senin, 20 Agustus 2012

Aussie diperkirakan menuju ke $1,01 atas potensi pemangkasan suku bunga

1328369708_australian-dollar.jpg

Dolar Australia, Aussie menurun diperdagangan minggu kemarin mencatat penurunan yang besar sejak Juli lalu setelah pemerintah Australia menyatakan perhatian mereka bahwa suku bunga mungkin akan di turunkan kembali.
Atas pernyataan ini, Aussie dalam perdagangan AUD/USD turun ke $1.0423 dari sebelumnya di $1.0497. Pernyataan tersebut mengindikasikan akan penguatan yang akan terjadi di mata uang tersebut dan hal ini tentu berdampak pada perekonomian mereka. Setelah menguat dalam beberapa perdagangan terakhir di lima minggu ini, akhirnya Aussie turun 1.5% yang menjadi penurunan terbesar dalam seminggu secara prosentase semenjak pertengahan Mei lalu.
Pernyataan dari Kementrian Keuangan Australia ini menimbulkan perhatian pasar bahwa Aussie mengalami valuasi berlebih dan menjadi isu yang bisa mempengaruhi pengambilan kebijakan moneter domestik nantinya. Aussie saat ini mendekati level terendahnya selama beberapa tahun ini.
Pun demikian, menyinggung posisi bunk Sentral Australia secara langsung, pernyataan Kementrian Keuangan Australia ini menunjukkan bahwa keprihatinan terhadap masalah suku bunga dan mata uang telah menyebar diluar institusi bunk Sentral saja. bunk Sentral di harapkan bisa menurunkan suku bunga setidaknya seperempat persen dalam kuartal empat nanti dari tingkat suku bunga saat ini sebesar 3.50%, dan dalam tiga kuartal kedepan selama satu tahun lagi sebesar satu persen, bunk Sentral Australia diperkirakan hanya akan mengikuti perkembangan pasar saja.
Diakhir tahun ini, diperkirakan kisaran dari nilai tukar Aussie atas Dolar AS ada di $1.01 dan turun ke $1 diakhir tahun 2013.

 
Selasa, 21 Agustus 2012

6 Minggu Menguat, Wall Street Ditutup Stagnan

epD7tJg4Sj.jpg

Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan, mensinyalkan adanya titik jenuh setelah enam minggu memperoleh keuntungan. Spekulasi adanya intervesnsi oleh bunk Sentral Eropa untuk menanggulngi krisis utang telah menjadi isu utama para investor.

Indeks S&P 500 mendekati level tertinggi empat tahun, setelah naik hampir lima persen dalam enam minggu terakhir. Investor telah menunggu ECB untuk mengambil langkah-langkah mengendalikan krisis zona Euro pada bulan September.

Majalah Jerman Der Spiegel mengatakan, selama akhir pekan ECB mempertimbangkan ambang batas suku bunga untuk setiap pembelian obligasi zona euro. Padahal, seorang juru bicara ECB mengatakan keputusan tersebut masih belum diambil.

bunk sentral Jerman, Bundesbank, menegaskan pembelian obligasi juga belum ditentukan. Seorang juru bicara Kementerian Keuangan Jerman mengatakan tidak mengetahui adanya rencana ECB untuk membel obligasi obligasi.

Melansi Reuters, Selasa (21/8/2012), The Dow Jones industrial average (DJI) turun 3,48 poin, atau 0,03 persen ke 13.271,72, indeks Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) bergerak flat 0,07 poin ke 1.418,09. dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun tipis 0,38 poin atau 0,01 persen ke 3.076,21.

Facebook Inc (FB.O) saham sempat jatuh lebih dari 50 persen dari harga perdana untuk mencapai titik terendah baru USD18,75. Sementara sektor kesehatan menguat, setelah Aetna Inc (AET.N) mengatakan akan membeli Coventry Health Care Inc (CVH.N) sebesar USD5,6 miliar.

Volume perdagangan terpantau sepi, dengan sekira 4,830 miliar lembar saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, NYSE Amex dan Nasdaq, jauh di bawah rata-rata harian 6,64 miliar.

Saham yang melemah, kalah dengan saham yang menguat di NYSE dengan perbandingan 1.680 berbanding 1.267, sementara di Nasdaq, decliners mengalahkan advancers 1.432 berbanding 999.

 
Rabu, 22 Agustus 2012

Bursa AS terperosok dari level tertinggi 4 tahun

1235324543p.jpg

Bursa saham Amerika Serikat (AS) turun usai Indeks 500 Standard & Poor turun dari level tertinggi empat tahun, pada penutupan bursa kemarin (21/8). Turunnya kinerja Indeks S&P terjadi karena merosotnya kinerja saham teknologi yang dibayangi optimisme pertemuan pemimpin zona euro menyelesaikan krisis.

Saham Apple Inc anjlok 1,4% setelah menetapkan rekor nilai pasar AS kemarin (20/8). Kondisi perusahaan teknologi itu menyeret kinerja Verizon Communications Inc yang juga kehilangan 1,7%. Sementara itu, Urban Outfitters Inc naik 19% setelah membukukan laba kuartal kedua yang melampaui estimasi analis.

S & P 500 turun 0,3% persen menjadi 1.414,50 pada pukul 13:58 waktu New York. Indeks sebelumnya sempat diperdagangkan di atas penutupan tertinggi selama empat tahun di 1.419,04. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 51,42 poin, atau turun 0,4%, ke level 13.220,22. "Hampir semua perusahaan teknologi melemah," kata Peter Sorrentino, manajer asset di Huntington Asset Advisors di Cincinnati.

The S & P 500 telah naik 12% tahun ini, yang di dukung perusahaan teknologi dan keuangan yang memposting keuntungan terbesar. Investor optimistis bunk-bunk sentral global akan mengambil tindakan untuk merangsang pertumbuhan.

Pada saat yang sama, volume perdagangan dan volatilitas turun bulan ini karena banyak pedagang bersantai menunggu kebijakan KTT tahunan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming serta menanti pertemuan bunk Sentral Eropa pada bulan September mendatang.

 
Kamis, 23 Agustus 2012

Euro tersandung data manufaktur dan jasa

euroweaker-150x150.jpg

Euro masih lemah setelah pelemahan terbesarnya dalam satu minggu terakhir terhadap yen kemarin sebelum rilis data yang diperkirakan akan menunjukkan terus melemahnya sektor industri manufaktur dan jasa zona euro.

Euro terkoreksi tipis terhadap dolar jelang rilis data indeks pembelian manufaktur untuk Jerman dan Perancis, dua negara ekonomi terbesar di bloknya. Dolar AS berjarak 0,4% dari level terendahnya dalam satu minggu terakhir terhadap yen setelah notulen rapat the Federal Open Market Committee terakhir yang menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan lebih memilih stimulus tambahan yang dapat mempengaruhi kekuatan greenback.

Euro berada dilevel ¥98,54 di Tokyo setelah sebelumnya turun 0,4% ke 98,45 kemarin, pelemahan terbesarnya sejak 10 Agusuts. Terhadap dolar AS, euro berada di $1,2537 dari $1,2529. Dolar AS stagnan dilevel ¥78,58 dari levelnya kemarin setleah turun ke ¥78,28, terendah sejak 13 Agustus.

 
Kamis, 12 Juli 2012

Dolar merosot terhadap yen, data AS menunjukkan pada stimulus Fed

yen-dollar1.gif

Dollar diperdagangkan melemah terhadap yen setelah klaim pengangguran mingguan menujukkan hasil yang lebih buruk dari perkiraan di AS, sehingga memicu ekspektasi yang memang sudah berkembang bahwa Federal Reserve sedang mempersiapkan sesuatu untuk merangsang ekonomi dengan alat pelonggaran moneter.

Klaim pengangguran mingguan AS mengecewakan, pada hari Kamis. Departemen Tenaga Kerja AS sebelumnya melaporkan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal naik 4.000 menjadi 372.000 pekan lalu yang disesuaikan secara musiman, berlawanan dengan ekspektasi pasar untuk penurunan 3.000 menjadi 365.000.

Klaim pengangguran muncul sehari setelah rilis risalah pertemuan pengaturan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve, di mana bunk sentral AS mengungkapkan bahwa tindakan kebijakan mungkin diperlukan.

“Banyak anggota menilai bahwa akomodasi moneter tambahan kemungkinan akan dijamin segera terlaksana kecuali informasi yang masuk menunjuk pada penguatan substansial dan berkelanjutan dalam laju pemulihan ekonomi,” risalah pertemuan tersebut menyatakan.

Pada perdagangan AS di hari Kamis, dolar diperdagangkan pada level 78,48, turun 0,14%, naik dari level bawah sesi 78,37 dan menjauh dari level atas sesi 78,69. Yen menguat terhadap pound dan turun terhadap euro. Terhadap pound, yen turun 0,28% dan diperdagangkan pada level 124,45 sementara terhadap euro, yen naik 0,12% dan diperdagangkan pada level 98,58.

Pada hari Jumat, Gubernur bunk of Japan Masaaki Shirakawa akan berpidato, dan komentarnya akan diawasi untuk setiap petunjuk untuk perubahan kebijakan moneter. AS akan merilis data pesanan barang tahan lama, indikator kunci dari produksi manufaktur.

 
Senin, 27 Agustus 2012

Langgar hak paten Apple, saham Samsung terjungkal

1104049434p.jpg

Pagi ini (27/8), saham Samsung Electronics Co dilanda aksi jual. Kondisi itu bahkan menyebabkan saham Samsung anjlok ke level terendah dalam empat tahun terakhir di Seoul.

Asal tahu saja, pagi tadi, harga saham Samsung tergelincir 6,9% menjadi 1.187.000 won. Ini merupakan penurunan terdalam sejak Oktober 2008 silam. Pada pukul 09.05 di Korea Exchange, saham Samsung berada di posisi 1.188.000 won. Sedangkan indeks Kospi mencatatkan penurunan sebesar 0,6%.

Aksi jual saham produsen elektronik terbesar di Korea ini terjadi setelah dewan juri memutuskan Samsung telah melakukan pelanggaran hak paten dan harus membayar Apple sebesar US$ 1,051 miliar atau sekitar Rp 9,5 triliun sebagai ganti rugi kerugian.

Juri yang terdiri dari sembilan orang di pengadilan federal San Jose, California, AS pada 24 Agustus lalu, menilai Samsung melanggar enam dari tujuh paten untuk perangkat mobile-nya dalam tuntutan pertama dengan sang kompetitor, Apple.

Meski demikian, keputusan Dewan Juri lebih rendah dari tuntutan Apple. Semula perusahaan asal AS itu mengajukan tuntutan sebesar US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 23,7 triliun.

"Penurunan saham Samsung sepertinya hanya akan terjadi dalam jangka pendek karena kerusakan lebih besar dibanding yang diantisipasi. Selain itu, Apple dapat mengangkat kembali isu mengenai pelanggaran hak paten dalam sejumlah produk Samsung. Sementara, tertundanya sejumlah kasus di pengadilan kawasan lain juga menimbulkan ketidakpastian pada perusahaan," papar Ahn Seong Ho, analis Hanwa Securities Co.

 
Senin, 27 Agustus 2012

Euro masih stabil di puncak

reli-euro.jpg

Mata uang Euro sampai hari ini masih ditradingkan stabil dalam trend naik selama 7 minggu terakhir.

Euro beristirahat sejenak setelah reli kenaikan tajam terhadap dollar AS minggu kemarin meski masih dibayangi oleh kondisi krisis di zona Eropa.

Euro ditradingkan di level 1,2507 per dollar AS atau sedikit dibawah level tertinggi di angka $1,2590 bulan ini. Euro tertahan menjelang pertemuan para pejabat bunk Sentral seluruh negara di Jackson Hole, Amerika Serikat pada minggu ini.

Euro telah melakukan uptrend reli sejak menyentuh rekor terendah terhadap dollar AS di poin $1,2042 pada akhir Juli lalu.

 
Selasa, 28 Agustus 2012

Dolar AS pukul balik Euro, atas spekulasi kebijakan QE3

Dollar-Bills-300x199.jpg

Bursa AS yang kehilangan pijakannya, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Dolar AS untuk memukul Euro menjelang penutupan perdagangan di hari Senin (27/08) sehingga perhatian pialang selanjutnya akan lebih terarah pada pidato Ben Bernanke di akhir pekan ini serta pernyataan dari Presiden bunk Sentral Eropa Mario Draghi.

Indek dollar AS menguat tipis ke 81.696 dari 81.625 meski sempat jatuh hingga ke 81.489 diawal perdagangan. Dalam perdagangan EUR/USD berakhir di $1.2500, dari sebelumnya di $1.2511.

Pada minggu lalu, spekulasi bahwa the Fed akan mengeluarkan kebijakan kuantitatif lanjutan melalui aksi beli obligasi merebak di pasar setelah hasil notulen pertemuan Komisi Pasar Bebas dari bunk Sentral AS di publikasikan. Pun demikian, beberapa analis menyatakan bahwa ekpektasi tersebit masih perlu dilihat lebih mendalam lagi.

Hal yang menjadi pertimbangan bahwa The Fed tidak akan seburu-buru itu adalah kenyataan akan data-data ekonomi AS yang terkesan membaik akhir-akhir ini. Diyakini, Bernanke sendiri yang menahan diri untuk tidak mengambil pilihan kebijakan tersebut dilakukan.

Kebijakan QE ini mau tidak mau akan membuat Dolar AS terdepresiasi, mengingat akan meningkatnya jumlah Dolar AS yang ada di masyarakat.

Dolar AS sendiri pada akhir pekan kemarin tertekan dengan data ekonomi AS yang menyatakan aktiftas manufaktur menurun berdasarkan laporan yang ditulis bunk Sentral AS wilayah Dallas. Pasar sebelumnya sempat mengantisipasi bahwa kenaikan akan indek manufaktur dari Dallas ini akan membuat reaksi Bullish bagi Dolar AS.

Akhir pekan ini, pasar akan menantikan pernyataan dari Bernanke yang dijadwalkan akan dilakukan pada Jumat dan di Sabtunya akan dijadwalkan Mario Draghi. Keduanya berbicara dalam symposium ekonomi tahunan di Jackson Hole, Wyo.AS.

 
Rabu, 29 Agustus 2012

Draghi nyatakan absen di Jackson Hole, Dolar AS melemah

ECB-Mario-Draghi-1-300x206.jpg

Dollar AS kembali melemah dalam perdagangan hari selasa lalu (29/8) setelah Presiden bunk Sentral Eropa Menyatakan akan tidak hadir dalam pertemuan para Banker bunk-bunk Sentral di Jackson Hole besok Jum'at.

Acara symposium prestisius yang diselenggarakan oleh the Federal Reserve ini akan kehilangan aktor utamanya, dimana para pelaku pasar sangat menantikan pernyataan dan langkah-langkah apa yang akan diambil oleh Draghi. Kini perhatian pasar hanya tertuju pada Gubernur bunk Sentral AS saja, Ben Bernanke.

Beberapa pelaku pasar sangat mengharapkan bahwa Ben nantinya akan mengisyaratkan kebijakan moneter yang lebih lunak.
Atas perkembangan ini, Dollar AS mengalami pelemahan dan membuat Indek Dollar AS turun ke 81.334, dari sebelumnya berada di 81.696.

 
Kamis, 12 Juli 2012

Yen perkasa, bursa Asia sulit bangkit

885817901p.jpg

Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa Asia dilanda aksi jual. Penurunan ini diakibatkan oleh kecemasan pasar mengenai perlambatan ekonomi global. Salah satu faktornya ialah penurunan tingkat produksi industri Jepang pada juli lalu melampaui estimasi analis.

Selain itu penguatan yen terhadapa dollar AS sehingga memangkas outlook kinerja eksportir di kawasan regional. "Ditamabah ketidakpastian Eropa, sehingga menyeret turun pasar saham. Tekanan yang menerpa perekonomian AS sudah mulai mereda, namun masih jauh dari kata Rebound". Jelas Juichi Wako, senior strategist Nomura Holdings Inc.

 
Senin, 3 September 2012

Naiknya Yield Surat Hutang Eropa Menyulitkan ECB

bond-yield.jpg

European Central bunk (ECB) sedang mempertimbangkan langkah untuk menjaga yield surat hutang di negara-negara di zona Eropa agar tidak naik terlalu tinggi.

Yield surat hutang Spanyol dan Italia telah mengalami kenaikan serius akhir-akhir ini dalam spekulasi bahwa ECB akan menggunakan kekuatannya untuk mengintervensi market. Kenaikan yield ini akan semakin menyulitkan Italia dan Spanyol untuk keluar dari krisis utang yang mereka hadapi.

ECB sebelumnya telah melakukan segala upaya untuk menurunkan suku bunga surat hutang negara-negara yang terkena dampak krisis dengan melakukan pembelian surat hutang mereka pada tahun 2010 dan 2011, namun hal tersebut hanya menghasilkan dampak yang kecil.

 
Apa yang Akan Disampaikan Draghi Malam Ini?

Senin, 3 September 2012

Apa yang Akan Disampaikan Draghi Malam Ini?

super-mario-draghi.jpg

Gubernur bunk Sentral Eropa, Mario Draghi akan berpidato dihadapan parlemen ekonomi Eropa malam ini pukul 20.30 WIB Senin malam ini.

Market sangat menunggu-nunggu aksi dari European Central bunk mengenai diadakannya stimulus lebih lanjut melalui program pembelian surat utang bagi negara-negara yang terkena dampak krisis Eropa.

Pernyataan Mario Draghi pada tanggal 27 Juli sebelumnya bahwa ECB akan melakukan segala upaya untuk tetap menjaga keutuhan ekonomi zona Eropa membuat Euro sempat naik dan yield surat utang Italia & Spanyol turun untuk beberapa minggu.

Harapan yang kuat atas pernyataan Draghi tersebut sempat membuat pasar saham reli untuk beberapa minggu di bulan Agustus.

Jika hanya dengan pernyataan tanpa aksi Mario Draghi mampu membuat market menjadi optimis, maka saya kira malam ini Mario Draghi akan kembali melakukan “taktik” yang sama.

 
Para ahli senior dari enam negara berkumpul di Kairo untuk membahas situasi di Suriah, kata Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi.

Salehi mengatakan bahwa awalnya, Presiden Mesir Mohammad Moursi telah mengusulkan satu pertemuan empat negara, namun Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyarankan agar ditambahkan dua negara lagi dalam kelompok itu.

"Awalnya hal itu diusulkan, bahwa menteri luar negeri dari enam negara harus bertemu di Mesir, tapi kemudian, karena berbagai alasan, telah diputuskan bahwa para ahli dari enam negara harus mengambil bagian dalam pertemuan pertama di Kairo, Mesir," kata menteri luar negeri Iran.

Menlu Iran: Enam Negara Bekerja Untuk Prakarsa Mesir Di Suriah - IYAA.com
 
Presiden Amerika Tidak Akan Terima Pm Israel Di As
Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak akan menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama kunjungannya ke Amerika Serikat akhir bulan ini, kata seorang pejabat Israel mengatakan kepada AFP, Selasa.

Netanyahu, yang akan menghadiri Sidang Umum PBB di New York, telah meminta untuk bertemu dengan Obama, mengusulkan untuk melakukan perjalanan ke Washington untuk keperluan itu, kata pejabat tersebut.

Pejabat: Presiden Amerika Tidak Akan Terima Pm Israel Di As - IYAA.com
 
Senin, 17 September 2012

QE3 dan Hubungannya Dengan Market

QE3-Federal-Reserve.jpg

Rencana stimulus ekonomi dari Federal Reserve akan melibatkan pencetakan uang baru dalam jumlah besar untuk membantu penduduk AS membeli rumah, namun hal ini juga akan berakibat naiknya harga saham.

Dalam pernyataannya, Fed akan membeli Mortgage Backed Securities (MBS) sebesar 40 milyar dolar setiap bulannya. Program yang juga dikenal sebagai quantitative easing (QE3) tersebut bertujuan untuk menekan bunga kredit perumahan sehingga harga rumah di AS akan lebih terjangkau.

Namun yang menjadi masalah dalam program QE3 tersebut adalah sejauhmana penyaluran danang quantitative easing tersebut bisa tepat sasaran kepada penduduk AS. Fed membeli MBS dari bunk-bunk penyalur kredit perumahan AS dengan tujuan bunk tersebut menyalurkan kembali danang yang didapat ke masyarakat AS. Namun ternyata bunk-bunk tersebut tidak menyalurkan danang tersebut dalam bentuk kredit ke masyarakat, namun menggunakannya untuk berspekulasi di pasar saham ataupun komoditas emas. Inilah kenapa market selalu mengalami euforia setiap kali berita mengenai stimulus / QE akan diluncurkan.

 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.