• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

International News Today

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alexis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Jum'at, 27 Juli 2012

Dolar menuju titik lemah, The Fed diharap segera ambil tindakan

can-money-buy-happiness_1-150x150.jpg

Dolar AS berada 0,4 persen di atas level terendahnya dalam dua minggu terakhir terhadap euro sebelum sebuah data yang diprediksi akan menunjukk perkembangan ekonomi AS yang berkembang paling lambat dalam minggu ini.

Greenback menunju penurunan mingguan terhadap mayoritas mata uang utama lainnya beriringan dengan kenaikan bursa global kemarin. Investor berspekulasi bahwa The Fed akan segera mengendurkan kebijakannya.

Sementara euro meneruskan kenaikannya selama dua hari terakhir terhadap dolar dan yen setelah presiden bunk Sentral Eropa, Mario Draghi mengatakan pihaknya akan melakukan apapun untuk melindungi zona Eropa.

Dolar sedikit terkoreksi di 1,2776 per euro dari penutupannya di New York. Kemarin, dolar menyentuh 1,2330 per dolar AS, terlemah sejak 10 Juli. Sepanjang minggu ini, dolar turun 1 persen. terhadap yen, dolar naik dari 78,21 menjadi 78,22 yen. sementara euro sedikit terkoreksi terhadap yen menjadi 96,03 setelah sempat naik 1,1 persen kemarin, kenaikan tertajam sejak 29 Juni.

Perkembangan GDP Amerika Serikat diprediksi naik 1,4 persen setelah naik 1,9 persen pada kuartal pertama.

 
Senin, 30 Juli 2012

Industri Jepang menurun dalam 3 bulan terakhir

manufaktur-jepang.jpg

Data laporan dari kementrian ekonomi Jepang menunjukkan bahwa output industri Jepang diluar dugaan jatuh di bulan Juni setelah lemahnya permintaan dari sektor otomotif.

Output industri Jepang terus turun sejak kuartal pertama kedua di 2012. Output industri Jepang turun 2,2% di bulan April-Juni padahal sebelumnya naik 1,3% pada Januari s/d April.

Berdasarkan data dari 2 bulan terakhir, proyeksi pertumbuhan industri Jepang diperkirakan hanya akan berjalan di tempat di tahun 2012 ini.

 
Senin, 30 Juli 2012

Minggu ini nasib Euro ditentukan

draghimerkel.png

Mario Draghi akan menyiapkan proposal solusi untuk krisis Eropa pada pertemuan berikutnya hari Kamis ini dengan para pejabat Eropa

Kepala bunk Sentral Eropa tersebut telah mengutarakannya pada Kamis minggu lalu, bahwa Eropa tidak boleh pecah. Pernyataam tersebut sekaligus menekan posisi Jerman yang selama ini selalu menentang bahwa bukan kewajiban rakyat Jerman untuk turut menanggung hutang negara eropa lain.

Draghi diduga akan menyiapkan serangkaian program pembelian surat hutang oleh ECB, pemotngan suku bunga dan skema LOTRO yang baru.

 
Selasa, 31 Juli 2012

Pengangguran Jepang sedikit meningkat

japaneseworker1-150x150.jpg

Tingkat pengangguran Jepang sedikit meningkat kelevel 4,3% pada Juni lalu dari 4,4% pada Mei, seperti dilaporkan oleh Kementerian Urusan Dalam Negeri hari ini (31 Juli 2012).

Data resmi ini lebih rendah dari perkiraan pasar sebelumnya yang menduga bahwa level pengangguran akan mencapai 4,4%.

Dalam laporan berbeda, Kementerian Tenaga Kerja menunjukkan rasio lapangan pekerjaan yang tersedia berbanding pencari kerja berada di 0,82 pada Juni, naik dari 0,81 pada Mei, hal in berarti 82 lowongan berbanding 100 pencari kerja.

Kementerian Urusan Dalam Negeri juga melaporkan bahwa belanja rumah tangga naik 1,6% pada bulan Juni dibandingkan tahun sebelumnya, lebih rendah dari rata-rata 2,9% yang sebelumnya diperkirakan oleh ekonom.

Rata-rata belanja per rumah tangga berada di ¥269,810 ($3.454) dalam satu bulan.

 
Selasa, 31 Juli 2012

Draghi bernegosiasi dengan AS dan Jerman untuk solusi krisis Eropa

draghi.jpg

Kepala ECB, Mario Draghi bermain ofensif dalam pertarungan melawan krisis Eropa yang semakin bertele-tele.

Dalam pernyataan sebelumnya, diisyaratkan bahwa Draghi terkesan jengkel dengan metode para pejabat di lingkungan zona eropa mengenai solusi krisis tersebut. Draghi mengancam bahwa Eropa harus tidak boleh dibiarkan pecah.

Draghi diramalkan sedang membangun konsensus jalan tengah bagi 17 negara di zona Eropa untuk bersama-sama memerangi krisis Eropa, terutama dengan Jerman, salah satu negara terkuat yang mempunyai kunci dalam menyelesaikan krisis Eropa.

Draghi hari ini direncanakan akan bertemu dengan sekretaris Federal Reserve, Timothy Geithner dan gubernur bunk Sentral Jerman, Jens Weidmann di Frankfurt Jerman sebelum rapat dewan ECB berikutnya pada tanggal 2 Agustus nanti.

 
Rabu, 1 Agustus 2012

Menkeu AS Geithner: Kita masih punya banyak PR

Geithner-AFP-300x225.jpg

Menteri Keuangan AS, Timothy Geithner menyatakan hari Selasa (31/07) bahwa berbagai kesulitan dan masalah yang melanda Eropa ditengah ketidak pastian belanja dan penerimaan pajak telah membuat kondisi politik yangsulit bagi AS dalam memperbaiki dan memulihkan perekonomian mereka.

Berbicara didepan 300 undangan di acara World Affairs Council di Los Angeles, Geithner juga menegaskan bahwa kita masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk menyembuhkan diri dari krisis selama ini.

Geithner juga meminta kepada anggota Konggres untuk menemukan langkah kompromi dalam usaha menggetok palu sebuah paket perpajakan yang bisa menghilangkan ketidak pastian peranan pemerintah.

 
Rabu, 1 Agustus 2012

Aksi Wait & See Investor Tekan Pergerakan Wall Street

IlmB6QdSIf.jpg

Saham-saham di Amerika Serikat (AS) anjlok karena investor tengah menunggu pernyataan Federal Reserve. Para investor berharap the Fed akan menerbitkan stimulus lanjutan tahap III (quantitative easing/QE3).

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 64,33 poin atau 0,49 persen menjadi 13.008,68, indeks S&P 500 Index (SPX) turun 5,98 poin atau 0,43 persen ke 1.379,32, indeks Nasdaq Composite (IXIC) anjlok 6,32 poin atau 0,21 persen ke 2.939,52.

Indeks Nasdaq menjadi indeks dengan saham melemah terkecil di antara tiga indeks saham utama AS. Ini disebabkan karena keuntungan Apple (AAPL.O) sebesar 2,6 persen, setelah sebuah sumber mengatakan produk baru ini akan membuat debut di sebuah acara pada September mendatang. Namun, volume perdagangan di bawah rata-rata, karena Wall Street telah rally dalam dua hari berturut-turut.

"Pasar tampaknya tidak akan banyak bicara. Saya tidak berpikir ini akan pulih dalam beberapa hari mendatang. Saya pikir pasar kecewa dengan substansi yang dimiliki," kata kepala strategi investasi Subodh Kumar & Associates, Subodh Kumar, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (1/8/2012).

Selama Juli, Dow telah membukukan keuntungan 1 persen, sedangkan S&P 500 naik 1,3 persen dan Nasdaq naik 0,2 persen. Selama tujuh bulan, indeks S&P 500 naik hampir 10 persen, meski ekonomi dunia melambat.

Sekitar 6,5 miliar saham berpindah tangan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan Amex, bawah rata-rata harian 2012 sebesar 6,74 miliar pada penutupan. Sekitar tujuh saham turun untuk setiap lima yang naik pada New York Stock Exchange dan Nasdaq.

 
Kamis, 1 Agustus 2012

"Kesalahan" Komputer, Wall Street Tergelincir

CnXRtqoRyU.jpg

Saham-saham di bursa Amerika Serikat (AS) terpeleset pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat. Ini terjadi setelah investor kecewa bahwa bunk sentral AS, Federal Reserve (The Fed) tidak memberikan langkah-langkah baru untuk merangsang ekonomi.

Di samping itu, komputer para broker mengalami kesalahan sehingga memicu lonjakan volatilitas yang lama setelah pembukaan perdagangan. Pasar pun sekarang akan fokus pada pertemuan bunk Sentral Eropa yang digelar hari Kamis. Hal ini sangat diantisipasi di tengah ekspektasi bahwa ECB bisa menurunkan biaya pinjaman yang meningkat di Italia dan Spanyol demi membela negara euro.

"Kembang api besar adalah besok, dengan pernyataan dari bunk Sentral Eropa," ujar kepala strategi ekuitas di Wealth Management bunk AS di Cincinnati, Jim Russell, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (2/8/2012).

Dia mengatakan pasar mengharapkan adanya tindakan yang kuat dan cepat dari ECB. Diketahui, pejabat Fed menggambarkan perekonomian AS telah sedikit melambat. Penyataan ini berubah setelah pada Juni lalu pihaknya mengatakan bila ekonomi AS sedang berkembang. bunk sentral AS pun berhenti menawarkan stimulus moneter baru.

Sekadar diketahui, pasar rally pada akhir pekan lalu di tengah harapan adanya tindakan dari The Fed. Namun sebagian besar harapan tumbuh ketika ECB akan mengambil tindakan untuk melindungi euro jelang pertemuan pada Kamis waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 32,55 poin atau 0,25 persen menjadi 12.976,13. Indeks S & P 500 (GSPC) tergelincir 4,00 poin atau 0,29 persen ke posisi 1.375,32. Nasdaq Composite (IXIC) merosot 19,31 poin atau 0,66 persen ke level 2.920,21.

 
Kamis, 1 Agustus 2012

Penjualan ritel Australia menguat lampaui perkiraan

Australia-retail-150x150.jpg

Penjualan ritel Australia Juni lalu dilaporkan naik lebih tinggi dari perkiraan berkat naiknya pembelian di pusat perbelanjaan yang mencapai rekor tertingginya dalam 14 bulan terakhir, seperti dilaporkan oleh Australian Bureau of Statistics hari ini (2 Agustus 2012).

Penjualan dilaporkan naik 1% dibandingkan dengan Mei sebelumnya saat kenaikkan tercatat, dengan revisi, sebesar 0,8% menurut ABS. Sebelumnya para ekonom memperkirakan penguatan akan mencapai 0,7%.

Sebuah laporan terpisah sebelumnya juga menunjukkan neraca perdagangan Australia secara tak terduga beralih menjadi surplus tipis sebesar A$9 juta dari sebelumnya defisit A$285 juta. Hal ini juga melampaui perkiraan yang memperkirakan defisit akan meluas hingga A$375 juta.

Setelah rilis data ini, dolar Ausralia menguat kelevel $1,0472 dari $1,0456, sebelum rilis data.

 
Jum'at, 3 Agustus 2012

Draghi mengecewakan, Euro jatuh

draghi.jpg

Pernyataan Draghi semalam dianggap tidak memberikan solusi yang jelas seperti apa yang telah dia janjikan sebelumnya.

Euro terjerembab turun dan yield surat hutang Spanyol kembali naik akibat pernyataan tersebut. Draghi meninggalkan pertanyaan dimana ECB akan memilih mencetak uang atau akan mengintervensi bond market.

“Meski ECB tidak mengintervensi bond market hari ini, namun Draghi mengirim pesan kuat bahwa ECB akan melakukan apapun”, ujar Holger Schmieding, seorang ekonom di Berenberg London.

Pasar finansial dan para politisi beberapa hari terakhir menaruh harapan besar kepada Draghi untuk memberikan solusi krisis setelah pernyataan meyakinkan Draghi pada konferensi pers tgl 27 Juli yang lalu.

 
Senin, 6 Agustus 2012

Bursa kerja Australia dalam tren melemah

australiajobads-150x150.jpg

Jumlah iklan lowongan pekerjaan turun 0,8% Juli lalu, ini menjadi pelemahan bulan keempat berturut-turut.

Pelemahan dibulan Juli ini melanjutkan pelemahan sebesar 1,1% pada bulan Juni dan menjadikan iklan lowongan pekerjaan 9,1% lebih rendah dibandingkan dengan satu tahun yang lalu. Pelemahannya ini juga menjadikan tren pelemahan menjadi 1,1% Juli lalu lebih rendah lagi.

Menurut ekonom ANZ untuk Australia, Ivan Colhoun, pelemahan ini terjadi secara merata disemua negara bagian.

Dalam laporannya ia mengatakan bahwa tren pelemahan berlanjt dan menunjukkan pelemahan bursa kerja diseluruh Austrlaia, hal ini tidak berimbang dengan bursa kerja yang menguat pada sektor pertambangan.

Tren yang jelas terlihat adalah beralihnya iklan lowongan dari surat kabar yang tercatat turun 3,2% ke iklan secara online yang hanya turun 0,7%.

Sebelumnya Ivan memperkirakan akan ada 10.000 pekerjaan baru Juli lalu sehingga tingkat pengangguran berada di 5,3%.

Menurutnya, sedikit tren pelemahan dalam iklan lowongan pekerjaan dalam beberapa bualn terakhir dan meningkatnya tingkat pengangguran karena restrukturisasi dan inisiatif produktifitas usaha diperkirakan akan konsisten dengan kenaikan tipis pada tingkat pengangguran dimasa yang akan datang.

 
Selasa, 7 Agustus 2012

Wall Street Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Bulan Terakhir

kwY2mqh2ME.jpg

Pasar saham Amerika Serikat (AS) mencetak level tertingginya dalam tiga bulan terakhir. Positifnya pasar modal ini seiring dengan harapan atas bantuan lebih lanjut untuk zona euro.

S&P 500 naik ke titik tertinggi sejak awal Mei, tapi kenaikan terkikis pada akhir perdagangan. Indeks tersebut juga gagal menembus 1.400, tingkat yang bisa memicu aksi beli lebih lanjut. S&P 500 tidak ditutup di atas level 1.400 sejak 2 Mei lalu.

Sentimen positif datang dari pasar obligasi Spanyol dan Italia, yang telah mengalami krisis keuangan selama tiga tahun terakhir. Tingkat imbal balik untuk obligasi negara yang dikeluarkan Spanyol turun ke 3,42 persen, turun setengah dari posisi tertinggi di akhir Juli, yang lebih dari 7 persen.

Presiden bunk sentral Eropa (ECB), Mario Draghi mengatakan, ECB dapat melakukan pembelian obligasi dengan biaya lebih rendah untuk membantu Eropa. Pasar saham Eropa ditutup pada empat bulan tertinggi.

"Tidak ada yang telah diperbaiki di Eropa, tetapi hal-hal yang muncul menunjukan ekonomi berjalan lebih baik," kata kepala strategi Wells Fargo John Manley seperti dilansir Reuters, Selasa (7/8/2012).

Pada akhir perdagangan Senin waktu Amerika, indeks Dow Jones Industrial Average DJI) naik 21,34 poin atau 0,16 persen menjadi 13.117,51. Index Standard & Poor 500 naik 3,24 poin atau 0,23 persen ke 1.394,23. Nasdaq Composite Index menguat 22,01 poin atau 0,74 persen menjadi berakhir di level 2.989,91.

 
Selasa, 7 Agustus 2012

Fed Dituduh Membantu Obama bila QE3 dibuka sebelum Pemilu

richard-fisher-FED-Dallas-300x202.jpg

Kepala cabang Federal Reserve Dallas, Richard Fisher memperingatkan bahwa Fed tidak akan mengadakan quantitative easing menjelang pemilu ini.

Fisher yang berbicara kepada kantor berita Reuters mengatakan bahwa quantitative easing yang dikeluarkan menjelang event pemilu bisa menimbulkan salah persespsi bahwa danang yang dikucurkan bisa digunakanan untuk kepentingan kampanye.

Sebelumnya banyak para ekonom dan para pelaku pasar memgharapkan Fed akan mengumumkan quantitative easing babak ke 3 pada pertemuan FOMC pertengahan September mendatang.

 
Rabu, 8 Agustus 2012

Bernanke: Melek Finansial itu penting bagi bangsa ini

Bernanke-FOMC-Press-Meeting-300x205.jpg

Gubernur bunk Sentral AS, Ben Bernanke pada Selasa (07/08) menyatakan bahwa pendidikan keuangan merupakan hal yang penting, tidak saja bagi individu-individu yang sudah mapan saja, namun juga demi kesehatan ekonomi bangsa ini.

Sebagaimana yang terlihat dari krisis keuangan saat ini, para konsumen yang bisa mendapatkan informasi keputusan-keputusan mengenai produk kuangan dan jasa yang baik bukan saja membuat mereka bisa menentukan pilihan terbaik bagi mereka sendiri namun secara kolektif telah mampu menyumbangkan stabilitas ekonomi dan memperluasnya, ujar Bernanke.

Berbicara di markas besar bunk Sentral dalam menyambut acara Teacher Town Hall. Acara dimana para guru diperlukan untuk memenuhi kualifikasi kecakapan dan juga konsep-konsep (keuangan) sehingga bisa di ajarkan bagi para siswanya sehingga mereka nantinya bisa membuat keputusan-keputusan financial yang penting, tambah Bernanke.

Jika para siswa tersebut memahami akan pentingnya memilih-milih belanja agar dapat harga yang murah dengan baik, bisa menilai kembali bayaran atau ongkos serta bagaimana melakukan kontak-kontak dengan para penasehat dan praktisi keuangan, maka mereka akan menjadi lebih baik dan mampu membuat keputusan yang lebih baik pula, tegas Bernanke.

Dalam kesempatan ini, Bernanke tidak menyinggung masalah outlook ekonomi AS ataupun kebijakan moneter saat ini.

 
Rabu, 8 Agustus 2012

Index Asia & Amerika naik 3 hari berturut-turut

nasdaq.jpg

Index saham AS meneruskan relinya dihari yang ketiga didukung oleh optimisme membaiknya krisis Eropa.

Index saham Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq naik tajam dipimpin oleh S&P500 yang mencetak rekor baru menembus level 1400, tertinggi sejak Mei didukung optimisme bahwa European Central bunk akan segera bertindak untuk menetralkan situasi krisis utang eropa.

Sementara itu di Asia, Index saham Jepang, Nikkei juga naik dalam 3 hari berturut-turut, dengan total kenaikan 4,5% dan mencoba menembus level psikologis di angka 9000. Rata-rata Index di pasar Asia juga mengalami kenaikan dalam 3 hari berturut-turut termasuk di Index Hangseng dan Korean Kospi.

 
Kamis, 9 Agustus 2012

Usai Rally, Wall Street Berakhir Flat

B378jmPrUL.jpg

Setelah selama tiga hari berturut-turut bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street rally, kini pada Rabu setempat berakhir flat. Ini terjadi setelah data ekonomi Eropa mengecewakan zona euro.

Dilansir dari Reuters, Kamis (9/8/2012), setelah bolak balik keluar masuk dari wilayah positif, indeks saham ditutup berakhir hampir datar. Pergerakan saham blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 7,04 poin atau 0,05 persen menjadi 13.175,41.

Sementara indeks komposit teknologi Nasdaq merosot 4,61 poin atau setara 0,15 persen ke posisi 3.011,25. Sedangkan indeks S & P 500 naik tipis 0,87 poin atau setara 0,06 persen menjadi 1.402,17.

Harapan akan diberi stimulus dari bunk Sentral Eropa dan Federal Reserve AS memicu kenaikan ini, tetapi investor menemukan sedikit alasan untuk terus mendorong saham lebih tinggi setelah mengendalikan pasar.

Selain itu, hal ini terjadi di saat harapan terhadap tindakan bunk sentral di tengah proyeksi pertumbuhan yang buruk untuk kuartal mendatang mencuat, serta permintaan di seluruh dunia tak bergairah.

"Ide bahwa Eropa akan menghapus dirinya dari tepi jurang jelas berkontribusi di pasar. Ada perasaan bahwa bunk sentral akan melakukan apa pun untuk menyediakan likuiditas, ini menjadi lebih buruk," kata Director of Investment Strategy BNY Mellon Wealth Management, Jeff Mortimer.

 
Kamis, 9 Agustus 2012

Penyaluran kredit di AS belum maksimal

consumer-credit-fgb.jpg

US consumer credit atau penyaluran kredit di AS tercatat melemah dalam 8 bulan terakhir pada bulan Juni ini menurut data sample yang diambil dari para pengguna credit card di AS.

Consumer credit di AS tumbuh 6,46 milyar dollar di bulan Juni namun masih dibawah 11 milyar seperti yang diperkirakan oleh para ekonom.

Laporan tersebut dikeluarkan oleh Federal Reserve dan menyatakan bahwa penyaluran kredit ini bisa menjadi indikator bahwa ekonomi AS belum mengalami kemajuan.

 
Jum'at, 10 Agustus 2012

Harga minyak naik tersulut data positif ekonomi AS

500701956p.jpg

Harga kontrak minyak dunia menuju kenaikan mingguan kedua di New York. Pada pukul 10.35 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran September turun 2 sen menjadi US$ 93,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Meski demikian, sepanjang tahun ini, harga minyak masih tercatat turun 5,5% sejak awal tahun ini.

Penurunan harga minyak terjadi setelah aplikasi klaim pengangguran AS secara tidak terduga turun sebanyak 6.000 menjadi 361.000 pada pekan yang berakhir 4 Agustus lalu. Hal ini menandakan tengah berlangsungnya proses pemulihan ekonomi AS, negara konsumen minyak terbesar dunia. Sementara, 43 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi kenaikan menjadi 370.000.

"Situasi tenaga kerja AS semakin stabil. Kemungkinan, guncangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir mulai mereda," jelas David Lennox, analis Fat Prophets di Sydney.

Selain itu, kenaikan harga minyak juga dipicu oleh isu badai di Atlantik. Berdasarkan pernyataan National Hurricane Center AS, ada potensi munculnya Badai Tropis Gordon hari ini (10/8) di Atlantik.

 
Senin, 13 Agustus 2012

Diburu, dollar AS perkasa vs 16 mata uang dunia

371949329p.jpg

Pergerakan dollar AS perkasa terhadap 16 mata uang utama dunia. Pada pukul 12.11 waktu Tokyo, dollar diperdagangkan di posisi US$ 1,2295 dari US$ 1,2289 di New York. Sebelumnya, dollar sudah perkasa sebesar 0,9% dalam empat hari terakhir.

Jika berhadapan dengan yen, dollar mencatatkan penguatan sebesar 0,1% menjadi 78,33 yen. Sementara, euro berada di level 96,31 yen dari posisi pekan lalu.

Penguatan si hijau kali ini dipicu oleh krisis utang Eropa yang menjalar ke seluruh penjuru dunia. Kondisi ini yang kemudian meningkatkan permintaan terhadap mata uang yang relatif aman terhadap krisis, salah satunya adalah dollar AS.

Selain itu, "Data pertumbuhan Produk Domestik Bruto Jepang semakin menambah kerentanan situasi ekonomi global. Data PDB kawasan Eropa dan sejumlah negara kunci Eropa juga akan menunjukkan kondisi serupa. Hal ini yang kemudian menyokong dollar AS," jelas Jonathan Cavenagh, strategist Westpac Banking Corp di Singapura.

Catatan saja, data yang dirilis Kabinet Pemerintahan Jepang menunjukkan, tingkat Produk Domestik Bruto di sepanjang kuartal II naik 1,4%. Bandingkan dengan pertumbuhan PDB di kuartal I yang mencapai 5,5%. Sementara, nilai tengah 24 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pertumbuhan sebesar 2,3%.


Untitled-2.jpg

What if you're wrong ? Don't call it a mistake, call it an education.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.