• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

International News Today

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alexis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
Klaim Pengangguran AS Turun Tak Terduga​
22 Desember 2011​

klaim-pengangguran-AS1.jpg

Baru pertama kali ini klaim pengangguran AS menunjukkan penurunan tak terduga menunjukkan penurunan pada pekan yang berakhir pada 17 Desember, menurut sebuah laporan yang dirilis oleh departemen tenaga kerja pada hari Kamis, dengan klaim jatuh ke tingkat terendah dalam 3 tahun terakhir.

Laporan menunjukkan bahwa klaim pengangguran jatuh ke 364,000 dari angka pekan sebelumnya yang direvisi sebesar 368,000. Para ekonom sendiri terkejut dengan penurunan tersebut, sebelumnya para ekonom memperkirakan klaim akan meningkat menjadi 380,000.

Chris Low – Kepala ekonom di FTN Financial mengatakan, “mempekerjakan pada waktu liburan jelas akan berdampak pada pemotongan pengangguran yang lebih besar daripada tahun lalu atau 2 tahun sebelumnya.”

“Tentu saja kita tidak bisa tahu apakah klaim yang rendah saat ini akan tetap bertahap ketika musim libur berakhir atau tidak, akan tetapi untuk saat ini laporan tersebut telah meembuat ribuan orang Amerika mendapatkan pendapatan tak terduga dalam satu atau dua bulan ke depan,” tambahnya.

 
Surplus Neraca Berjalan Hong Kong Meningkat Tajam Pada Q3​
23 Desember 2011​

defisit-hong-kong1.jpg

Surplus neraca berjalan Hong Kong meningkat secara signifikan pada kuartal ke-3 (Q3). Surplus neraca berjalan naik ke H$33,60 pada Q3 dari H$4,58 Miliar pada Q2, pada Q3 2010 surplus necara berjalan sebesar H$50,60.

Defisit pada saldo di rekening perdagangan barang menjadi H$99,87 Miliar selama periode 3 bulan, lebih rendah dari defisit pada Q2 sebesar H$125,61 Miliar. Sementara itu, rekening perdagangan terlihat menunjukkan surplus H$135,86 Miliar yang lebih tinggi dari surplus $112,73 Miliar pada Q2.

Surplus pada rekening pendapatan jatuh menjadi H$6,09 Miliar dari H$24,31 Miliar. Defisit pada rekening transfer saat ini naik ke H$8,42 Miliar pada Q3 dari H$6,86 Miliar pada Q2.

 
Leading Indeks AS Naik 7 Kali Berturut-turut​
23 Desember 2011​

leading-indeks.jpg

Menunjuk pada pertumbuhan ekonomi AS selama musim dingin, Conference Board merilis sebuah laporan pada Kamis pagi (waktu AS) menunjukkan peningkatan yang lebih besar dari apa yang telah diharapkan.

Conference Board mengatakan, leading indeks ekonomi naik 6,5% pada November, menyusul kenaikan 0,9% pada Oktober. Para ekonom telah memperkirakan indeks akan meningkat menjadi 0,3%. Dengan kenaikan bulanan, leading indeks ekonomi naik ke-7 kalinya secara berturut-turut.

Alaman Ozyldim – ekonom di Conference Board mengatakan, “dengan meningkatnya leading indeks ekonomi AS maka menunjukkan bahwa resikopenurunan ekonomi dalam waktu dekat telah surut.”

Peningkatan leading indeks ekonomi di bulan November ini mendapatkan kontribusi positif dari indikator keuangan, izin pembangunan dan harapan konsumen. Laporan ini juga menunjukkan bahwa indeks ekonomi coincident naik tipis 0,1% pada November setelah naik sebesar 0,2% pada Oktober.

Peningkatan yang sederhana pada indeks ekonomi coincident mencerminkan kontribusi positif dari pendapatan pribadi, karyawan di non-farm payrolls, manufaktur dan penjualan perdagangan.

Lagging indeks ekonomi juga bergerak tipis 0,1% pada November yang menyusul kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya. Kontribusi positif dari iklan dan pinjaman industri yang luar biasa serta perubahan dalam biaya tenaga kerja sektor manufaktur.

 
QE Adalah Langkah Yang Tepat Bagi Zona Eropa​
23 Desember 2011​

smaghi1.jpg

bunk Sentral Eropa (ECB) tidak perlu ragu untuk menggunakan pelonggaran kuantitatif jika ada resiko deflasi, anggota dewan eksekutif ECB – Lorenzo Bini Smaghi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.

“Namun saat ini, ECB melihat adanya resiko deflasi di zona Eropa”, kata Smaghi. “Hal ini sesuai jika kondisi ekonomi membenarkan itu, khususnya di negara-negara menghadapi perangkap likuiditas yang dapat menyebabkan deflasi,” tambahnya.

Smaghi mencatat bahwa instrumen yang diimplementasikan di Inggris dan AS, di mana bunk sentral melihat deflasi dan tingkat kebijakan yang dibatasi dengan tingkat di bawah 0, “hal ini tidak akan terjadi di zona Eropa, karena ECB saat ini tidak melihat adanya resiko deflasi.”

Menurut pendapatnya, tidak ada alsaan mengapa instrumen seperti itu di zona Eropa, dan tidak boleh digunakan meskipun kondisi telah berubah serta kebutuhan untuk meningkatkan lebih banyak likuiditas telah muncul.

Mengacu pada alokasi likuiditas ECB dengan jangka waktu 3 tahun untuk bunk-bunk di zona Eropa. Ia mengatakan, bunga dalam operasi pembiayaan jangka panjang ini mungkin akan mengembalikan kepercayaan kembali secara bertahap.

Jika ini benar, tingkat bunga akan didorong ke bawah dan menciptakan peluang yang menguntungkan. Meskipun demikian, “kita harus melihat apakah langkah ini cukup untuk membalikkan kecenderungan hasil pelebaran secara menyeluruh atau tidak.”

 
Jepang Dan Cina Lebih Fokus Pada Korea Utara​
27 Desember 2011​

jepang.jpg

Kekhawatiran terhadap Korea Utara setelah kematian pemimpinnya, Kim Jong-il telah mencuri perhatian Perdana Menteri (PM) Jepang – Yoshihiko Noda yang sedang berada di Cina, sementara itu Jepang dan Cina menjauhi topik-topik sensitif seperti sengketa teritorial.

Pada kunjungan pertama, Noda setuju dengan para pemimpin Cina yang fokus pada kebutuhan untuk membujuk Pyongyang kembali ke perundingan keamanan regional.

Perdamaian dan stabilitas di kawasan itu merupakan “harapan yang sangat diinginkan oleh masyarakat internasional,” Presiden Cina – Hu Jintao mengatakan kepada Yoshihiko Noda pada pertemuan mereka Senin kemarin.

“Hal ini menunjukkan bahwa kami mampu mengkonfirmasi kerjasama kami dengan Cina, yang memimpin pembicaraan 6 pihak,” kata Noda kepada wartawan setelah pertemuan.

Noda juga meminta para pemimpin Cina untuk mendesak Korea Utara agar dapat menjamin keselamatan warga Jepang yang diculik, yang merupakan bagian dari program pengintaian Korea Utara yang kembali ke tahun 1970-an.

Kim mengakui penculikan pada 2002, namun Korea Utara menyatakan bahwa semua korban penculikan yang hidup telah kembali ke Jepang. Jepang berpikir mereka akan mengadakan program itu lagi, karena ketakutan adanya perubahan kepemimpinan negara tersebut yang dapat membahayakan keluarga mereka.

 
Cina Akan Kurangi Cadangan bunk​
27 Desember 2011​

pboc.jpg

Di Cina muncul spekulasi bahwa Beijing akan memotong rasio persyaratan cadangan bunk, seperti tekanan inflasi yang mereda sementara. Secara keseluruhan, pertumbuhan dalam ekonomi menunjukkan perlambatannya.

Awal bulan ini, bunk Rakyat China (PBOC) memotong persyaratan cadangan bunk komersial sebesar 0,5%, hal tersebut merupakan yang pertama dalam 3 tahun terakhir. Para analis kebanyakan telah memperkirakan adanya pemotongan lagi pada tahun depan, namun pasokan uang secara besar-besaran akan menjadi masalah bagi Cina.

Tahun ini, pinjaman baru ditetapkan mendekati 7,5 Triliun Yuan ($1,19 Triliun). Angka tersebut merupakan 2 kali dari jumlah pada 2007 dan 50% lebih besar dari tahun 2008.

Jumlah pembiayaan sosial, yang merupakan alat pengukur pasokan uang yang lebih luas daripada M2, bahkan lebih besar. Mengingat bahwa presentasi pertumbuhan pasokan uang sekarang berasal di luar pinjaman bunk.

Dalam 3 kuartal pertama, bunk sentral berpendapat bahwa pinjaman bunk mata uang Yuan hanya menyumbang 58% dari semua pembiayaan sosial, yang berdiri di 9,8 Triliun Yuan. Bentuk lain dari pembiayaan dari produk kepercayaan, obligasi perusahaan dan saham pada lembaga yang tidak bergerak di sektor keuangan.

Para analis mengatakan bahwa pemerintah perlu waspada terhadap resiko dari pinjaman bunk yang meningkat dengan cepat. bunk sentral kini memiliki waktu luang yang sedikit dalam mengendalikan kredit seperti saat ini dan pasokan uang tetap relatif tinggi pada angka pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepala ekonom UBS Cina – Wang Tao menyatakan, pemotongan rasio persayaran cadangan sebesar 2% akan menyebabkan pertumbuhan pada pinjaman bunk, bahkan mungkin tidak akan ada peningkatan cadangan devisa tahun depan.

Direktur riset bunk of China unit investasi sekuritas – Cheng Manjiang menyarankan, bahwa penyesuaian kebijakan moneter perlu disertai dengan reformasi kebijakan industri, jika tidak didukung maka investasi pemerintah akan terus menekan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah keluar dari pembiayaan pasar.

Wang Tao mengharapkan bunk sentral dapat menurunkan persyaratan cadangan bunk sekali lagi sebelum tahun baru Cina akhir bulan depan. Investor institusional asing juga mengharapkan Cina dapat membebaskan lebih banyak cadangan uang bunk.

Sumber​
 
Overnight Deposito ECB Capai Rekor Tertinggi​
27 Desember 2011​

ecb1.jpg

Overnight deposito lembaga keuangan dengan bunk Sentral Eropa (ECB) naik ke rekor tertinggi kemarin, ECB mengungkapkan pada hari Selasa. Deposito lembaga keuangan tersebut berdiri di €411,813 Miliar di ECB pada 26 Desember.

Angka tersebut lebih tinggi dari €346,994 Miliar pada hari Kamis sebelum libur Natal. Rekor sebelumnya sebesar €384,3 Miliar pada 11 Juni 2010. Pada 21 Desember, ECB menyuntikkan €489,191 Miliar ke dalam sistem keuangan zona Eropa pada penawaran pertama dari pinjaman 3 tahun dalam upaya terbaru untuk meningkatkan likuiditas.

Data ECB menunjukkan bahwa jumlah total penawar sebanyak 523, untuk pinjaman yang jatuh tempo pada tanggal 29 Januari 2015. Angka rekor deposito tertinggi saat ini menunjukkan bahwa bunk merasa aman untuk menyimpan danang pada bunk sentral dari pinjaman ke bunk lain di pasar antar bunk.

Sementara itu, bunk meminjam €6,131 Miliar dari fasilitas pinjaman marginal ECB pada Senin kemarin. Angka tersebut lebih kecil dari €6,341 Miliar yang diambil pada hari Kamis sebelum libur Natal.

 
Indeks Kepercayaan Konsumen AS Melompat Lebih Tinggi​
28 Desember 2011​

indeks-keyakinan-AS.jpg

Kepercayaan konsumen di AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Conference Board pada hari Selasa, dengan Indeks Kepercayaan Konsumen (CCI) yang melompat ke posisi tertinggi dalam 8 bulan terakhir.

Conference Board mengatakan bahwa CCI melonjak hingga 64,5 pada Desember dari 55,2 pada November. Para ekonom sendiri telah memperkirakan CCI akan meningkat sederhana menjadi 59,0.

Lynn Franco – Direktur Conference Board Consumer Research Center mengatakan, “setelah 2 bulan mendapatkan keuntungan yang cukup besar, CCI kembali ke tingkat yang sama pada musim semi kemarin.”

Laporan tersebut menunjukkan bahwa indeks situasi sekarang naik menjadi 46,7 pada Desember dari 38,3 pada November, yang mencerminkan peningkatan dalam penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini.

Conference Board mencatat bahwa konsumen mengatakan mengenai kondisi bisnis saat ini sedang “baik” dan meningkat menjadi 16,6% pada Desember dari 13,9% pada November. Konsumen juga lebih positif tentang pasar kerja, dengan pekerjaan-pekerjaan yang meningkat menjadi 6,7% pada Desember dari 5,6% pada November.

Laporan itu juga menunjukkan perbaikan prospek konsumen dalam jangka pendek, karena indeks ekspektasi melonjak ke 76,4 pada Desember dari 66,4 pada November. Konsumen sendiri mengharapkan peningkatan kondisi bisnis selama 6 bulan ke depan naik menjadi 16,7% pada Desember dari 13,7% pada November.

Conference Board juga mengatakan bahwa proporsi konsumen yang mengharapkan lebih banyak pekerjaan di bulan depan naik menjadi 13,3% pada Desember dari 12,4% pada November. Laporan ini juga menunjukkan bahwa proporsi peningkatan dalam pendapatan mereka meningkat menjadi 17,1% pada Desember dari 14,1% pada November.

 
Indeks Harga Konsumen Dan Produksi Industri Jepang Menurun​
28 Desember 2011​

indeks-harga-konsumen.jpg

Inflasi inti di Jepang turun 0,2% per tahun pada bulan November dari penurunan 0,1% pada Oktober, departemen dalam negeri dan komunikasi mengatakan pada hari Rabu.

Secara keseluruhan, Indeks Harga Konsumen (CPI) turun 0,5% per tahun dibandingkan perkiraan penurunan 0,4% setelah mereda 0,2% pada Oktober. Pada basis bulanan, inflasi inti turun 0,3% dan CPI secara keseluruhan turun 0,6%.

Inflasi inti untuk wilayah Tokyo yang diangkap sebagai indikator utama untuk tren nasional turun 0,3% per tahun pada bulan Desember, dibandingkan dengan harapan untuk penurunan 0,4% yang menyusul jatuhnya 0,5% pada November.

CPI secara keseluruhan di Tokyo turun 0,4% per tahun, hal itu sejalan dengan ekspektasi yang mengikuti penurunan 0,5% pada November. Secara bulanan, CPI di Tokyo masih terlihat datar untuk bulan Desember ini.

Di sisi lain, Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) mengatakan bahwa produksi industri di Jepang menurun 2,6% secara musiman yang telah disesuaikan pada bulan november.

Angka tersebut masih malu-malu dari perkiraan penurunan 0,8% yang mengikuti kontraksi 2,2% pada Oktober. Pada dasar tahunan, produksi industri turun 4,0% yang meleset dari perkiraan awal untuk penurunan 2,0% setelah kenaikan 0,1% pada bulan sebelumnya.

Dari hasil data tersebut, METI tetap mempertahankan penilaian produksi industri dan mengatakan bahwa produksi industri Jepang masih terlihat datar.

 
Harga Emas Tergelincir Kembali Di Bawah $1,600​
28 Desember 2011​

harga-emas-turun1.jpg

Harga emas turun lebih jauh dari tingkat $1,600 per ounce selama jam perdagangan Asia hari Rabu, hal itu menjadikan emas berkemungkinan untuk mendapatkan dukungan tipis dari buyer investor.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari mengalami penurunan $5,90 atau 0,4% menjadi $1,589.60 pada perdagangan elektronik. Harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exchange sendiri turun $10.50 semalam dan mengalami kerugian selama 4 sesi berturut-turut.

Pada tingkat saat ini, emas berjangka telah tergelincir lebih dari 9% hanya pada bulan Desember ini. Pada saat ini juga, emas hanya meraih keuntungan di bawah 12% selama tahun 2011.

 
Pasar Minyak Dan Iran Pada Tahun 2012​
28 Desember 2011​

minyak-mentah1.jpg

Selama beberapa bulan terakhir, berbagai upaya telah dilakukan untuk membatasi aliran pembayaran ke Iran yang berkaitan dengan ekspor minyak. Banyak negara yang percaya bahwa Iran yang sebagai pengekspor utama komoditas menggunakan perdagangan minyak untuk mendanai pengembangan program nuklirnya.

Bahkan senat AS mengesahkan perjanjian Menendez Kirk pada awal Desember dengan suara 100-0 untuk menerapkan sanksi ketat pada bunk sentral Iran, dan lembaga keuangan yang terlibat dalam transaksi minyak di Iran.

Setelah pengesahan perjanjian tersebut, pemerintahan Obama memutuskan untuk akan memveto perbatasan yang mungkin berkaitan dengan efek ekonomi dan politik. Dalam diskusi beberapa hari terakhir, pemerintah AS meyakinkan pembeli minyak di Iran seperti Jepang untuk mengurangi ketergantungan minyak pada Iran.

Uni Eropa sendiri memutuskan untuk membekukan aset dan larangan perjalanan, dikarenakan ada beberapa orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan program nuklir Iran. India sendiri juga berusaha untuk memblokade sistem pembersihan pembayaran selama musim panas dan awal musim gugur.

Ramin Mehmanparast selaku juru bicara kementerian luar negeri Iran memprediksi bahwa sanksi tersebut akan membuat harga minyak mendekati $250 per barel. Perkiraannya mungkin sedikit berlebihan, akan tetapi masih masuk akal.

Iran sendiri mengekspor minyak 2,5 Juta barel per hari dan cadangan 151 Juta barel yang terbukti telah menempati peringkat ke-3 di OPEC. Dengan konsumsi harian minyak di dunia rata-rata bertengger pada 87 Juta per hari, dengan menghambat ekspor Iran maka OPEC akan perketat pasokan.

Rostam Qasemi dari kementerian perminyakan Iran telah membuat serangkaian pernyataan pada bulan lalu, yang mempromosikan negaranya berada di posisi yang sangat diperlukan di pasar, dan mengklaim bahwa Arab Saudi tidak akan mampu mengisi kesenjangan akibat obstruksi ekspor.

Terutama pada saat pasar global masih berjalan di lapisan es yang tipis, embargo dan sanksi harus dipertimbangkan lagi dengan hati-hati. Memperhatikan eksplorasi Laut Utara dan isu-isu produksi di samping persediaan minyak di Eropa dan AS menurun, bisa menjadikan pasokan minyak terkena implikasi yang parah.

 
Inggris Akan Melihat Pasar Kerja Terburuk Dalam 2 Dekade Terakhir​
28 Desember 2011​

pasar-kerja-inggris.jpg

Pasar kerja Inggris akan menghadapi tahun yang terberat dalam 2 dekade terakhir di tahun depan, hal itu dikarenakan pengangguran telah diperkirakan akan meningkat lebih lanjut, think tank melaporkan pada hari Rabu.

Pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 2,85 Juta di akhir 2012, dan tingkat pengangguran akan naik 8,8%, menurut Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD). Pengangguran mencapai puncak sebesar 2,9 Juta pada kuartal pertama tahun 2013.

“Pasar pekerjaan Inggris di tahun 2012 akan lebih lemah daripada resesi awal tahun 1990-an,” kata Kepala penasehat ekonom CIPD – John Philpott. Total pengangguran sendiri telah naik ke level tertinggi dalam kurun waktu 17 tahun sebesar 2,64 Juta selama 3 bulan sampai bulan Oktober.

Kombinasi dari memburuknya kekurangan akan pekerjaan untuk para pengangguran, adanya ketidakpastian pekerjaan dan penurunan lebih lanjut dalam pendapatan riil dapat menguji ketahanan serta tekat tenaga kerja Inggris jauh lebih dalam daripada resesi tahun 2008-2009.

Jumlah orang dengan pekerjaan diperkirakan akan turun sebesar 120,000 tahun depan, dikarenakan sektor swasta yang cenderung gagal dalam mempekerjakan tenaga kerja gudang dengan sektor publik, menurut laporan yang mengutip dari CIPD.

CIPD mengatakan bahwa surveinya tidak menunjukkan tanda-tanda redundansi yang luas di sektor swasta. CIPD mengharapkan adanya tindakan pemerintah untuk mencegah banyaknya para anak muda yang menganggur dan pengangguran jangka panjang.

“Resesi pekerjaan di tahun 2012 akan lebih ringan daripada penderitaan pada tahun 2008-2009 apabila Inggris menerima dampak yang jinak terhadap krisis Eropa,” kata Philpott.

 
KOF: Leading Indeks Terjun Dari Yang Diharapkan​
28 Desember 2011​

KOF-swiss.jpg

Indikator yang menunjukkan kesehatan ekonomi di Swiss terus menurun pada bulan Desember, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan mengalami stagnasi di bulan pertama tahun 2012. lembaga ekonomi KOF Swiss menunjukkan survei pada hari Rabu.

Barometer ekonomi KOF menurun menjadi 0,01 pada Desember dari 0,34 pada bulan November yang telah direvisi turun dari 0,35. Indikator ini telah jatuh secara teratur sejak Mei kemarin, para ekonom sendiri mengharapkan pembacaan berkisar di 0,2.

Modul inti Produk Domestik Bruto (PDB) yang merupakan komponen paling menonjol dari indeks terus menunjukkan tren negatif, sedangkan modul konstruksi masih tetap terlihat positif meskipun mengisyaratkan suatu momentum yang sedang berjalan ke bawah.

Sementara itu, modul perbankan juga masih berdiri di wilayah positif. Berdasarkan model pengukuran yang terdiri dari ‘industri Swiss’, ‘konsumsi Swiss’ dan ‘ekspor Swiss ke Eropa’ menunjukkan perkembangan negatif di bulan Desember, meskipun laju penurunan sedikit mereda.

 
Emas Turun 5 Sesi Berturut-Turut​
29 Desember 2011​

emas-menurun.jpg

Emas berjangka turun di sesi ke-5 pada Kamis pagi ini, berada jauh di bawah $1,600 karena Dollar AS melonjak ke level tertinggi sejak Januari lalu terhadap Euro. Ada juga beberapa berita optimis dari zona Eropa mengenai biaya pinjaman Italia yang menurun pada lelang utang dengan jangka waktu 6 bulan pada hari Rabu.

Emas untuk pengiriman Februari yang merupakan kontrak paling aktif diperdagangkan, turun $40.40 menjadi $1,555 per ounce pada divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Dalam berita ekonomi dari Eropa, biaya pinjaman Italia jatuh pada lelang utang dengan jangka waktu 6 bulan pada hari Rabu, sinyal menunjukkan bahwa pasar lebih percaya diri tentang prospek ekonomi setelah langkah-langkah penghematan yang diperkenalkan untuk menurunkan utang.

Departemen keuangan Italia sudah menjual obligasi dengan maksimal target €9 Miliar dengan jangka waktu 179 hari dan tingkat suku bunga sebesar 3,251%, tingkat tersebut merupakan setengah dari yang telah di catat oleh Eropa sebesar 6,504% di hasil lelang sebelumnya pada 25 November. Ratio permintaan juga meningkat menjadi 1,69 dari 1,47.

Departemen keuangan juga menjual €1,732 Miliar dari 2 tahun obligasi, dengan hasil yang turun ke 4,853% dari 7,814% di lelang sebelumnya pada 25 November. Permintaan sendiri 2,24 kali dari jumlah yang ditawarkan, naik dari 1,59 dalam lelang sebelumnya.

Perekonomian terbesar ke-3 di Eropa itu juga di atur untuk menghadapi tes lain pada hari Kamis, ketika pelelangan hutang jangka panjangnya yang mencakup catatan dalam 3 dan 10 tahun. Departemen keuangan berencana untuk menjual €8,5 Miliar dari utang dalam penjualan akhir tahun ini.

Dalam perkembangan lain, utang publik Perancis pada akhir kuartal ke-3 (Q3) menurun dari kuartal sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh kantor statistik Insee pada hari Rabu. Utang pemerintah turun menjadi 85,3% dari PDB pada Q3 dari 86,3% pada Q2. Pada Q1 sendiri rasio utang PDB sebesar 84,5%.

Nilai utang pemerintah sendiri menurun menjadi €1688,9 Miliar pada Q3 dari €1692,5 Miliar pada Q2. Pada Q1 sendiri utang pemerintah sebesar €1646,1 Miliar.

Utang keseluruhan pemerintah daerah turun sampai €152,9 Miliar pada Q3 dari €153,8 Miliar pada Q2. Utang lembaga pusat naik tipis menjadi €10,8 Miliar dari €10,7 Miliar pada Q2.

 
Saham Asia Jatuh Di Tengah Kegelisahan Eropa Yang Bangkit Kembali​
29 Desember 2011​

saham-asia3.jpg

Pasar saham Asia turun di awal perdagangan hari Kamis, mengikuti penurunan saham AS karena kekhawatiran tentang lelang obligasi Italia yang akan datang. Nikkei Stock Average (Jepang) kehilangan 0,9% dan Kospi (Korea Selatan) turun 0,8% diperdagangan Asia.

Para investor sendiri lebih berhati-hati menjelang lelang utang Italia pada Kamis ini. Sementara itu laporan dari bunk Sentral Eropa (ECB), menujukkan bahwa hal itu secara signifikan telah meningkatkan pinjaman untuk bunk-bunk di zona Eropa dan ditambah kekhawatiran akan utang yang dilanda wilayah itu, serta membantu mengirim Euro berada di level paling rendah dalam 15 bulan terakhir.

ECB mengatakan bahwa pinjaman untuk bunk-bunk di zona Eropa melompat pekan lalu, karena bunk sentral berusaha untuk menjaga kredit yang bergerak di Eropa.

“Perdagangan tampaknya akan menyalahkan pemindahan aset-aset beresiko rendah pada berita bahwa neraca ECB telah mencapai tingkat tertinggi,” kata Chris Weston – dealer kelembagaan di IG Markets di Sydney.

 
Surplus Neraca Berjalan Korea Selatan Meningkat Kembali​
29 Desember 2011​

http://www.futuresgalleriablog.com/wp-content/uploads/2011/12/bunk-korea.jpg​

bunk of Korea (BOK) pada hari Kamis mengatakan bahwa Korea Selatan melihat surplus neraca berjalan sebesar $5,05 Miliar di bulan November, mengikuti surplus neraca berjalan di bulan Oktober sebesar $4,23 Miliar dan menjadikan surplus di bulan November tertinggi dalam 1 tahun terakhir.

Untuk 11 bulan pertama ini, surplus neraca saat ini $24,18 Miliar dan angka itu melampaui proyeksi bunk sentral sebesar $15,5 Miliar untuk tahun 2011. Surplus transaksi barang sendiri melebar ke $4,49 Miliar dari bulan Oktober yang sebesar $3,55 Miliar.

Surplus transaksi barang mendapatkan keuntungan dari sektor ekspor, terutama dari produk minyak bumi dan mobil pribadi. Surplus neraca jasa yang terdaftar $0,36 Miliar karena surplus transaksi jasa konstruksi meningkat secara substansial.

Surplus neraca penghasilan utama menyempit dari $0,64 Miliar dari bulan sebelumnya menjadi $0,45 Miliar karena pembayaran bunga yang menurun. Defisit neraca pendapatan sekunder melebar dari $0,06 Miliar pada Oktober menjadi $0,24 Miliar.

Neraca keuangan mencatat arus bersih yang keluar sebesar $6,63 naik dari $4,50 Miliar pada bulan Oktober. Investasi langsung sendiri mencatat arus bersih yang keluar sebesar $2,08 Miliar dari $1,13 Miliar pada bulan Oktober, karena sebagian besar investasi yang keluar mengalami peningkatan.

 
Defisit Perdagangan Hong Kong Melebar Dari Harapan​
29 Desember 2011​

defisit-hong-kong2.jpg

Defisit perdagangan barang di Hong Kong meningkat lebih dari apa yang telah ekonomi harapkan pada bulan November, menurut data yang dirilis oleh departemen sensus dan statistik hari Kamis.

Defisit perdagangan naik menjadi HK$44,11 Miliar di bulan November dari HK$23,14 Miliar di bulan Oktober. Ekonom sendiri mengharapkan defisit akan meningkat menjadi HK$28,1 Miliar.

Pada bulan November 2010, defisit perdagangan barang sebesar HK$23,51 Miliar. Sementara itu, ekspor barang meningkat 2% per tahun menjadi HK$278,56 Miliar di bulan November, sedangkan para ekonom sedang mencari pertumbuhan 5% pada ekspor barang.

Re-ekspor sendiri meningkat 2,5% per tahun dan ekspor dalam negeri menurun 19%. Dibandingkan dengan bulan Oktober, total ekspor menurun 8,9% selama sebulan terakhir.

Pada saat yang sama, impor tumbuh 8,8% per tahun menjadi HK$322,67 Miliar selama sebulan terakhir dan para ekonom memperkirakan impor akan tumbuh 6%.

 
Neraca ECB Cetak Rekor Tertinggi​
29 Desember 2011​

ecb2.jpg
Neraca bunk Sentral Eropa (ECB) melambung ke €2,73 Triliun, setelah meminjamkan uang lebih banyak ke lembaga keuangan pekan lalu untuk menjaga kredit agar mengalir ke ekonomi selama krisis utang.

Pinjaman kepada bunk-bunk di zona Eropa melonjak €214 Miliar menjadi €879 Miliar pada pekan yang berakhir 23 Desember. Neraca meningkat sebesar €239 Miliar dalam sepekan terakhir dan lebih tinggi €553 Miliar dari 3 bulan lalu.

Pekan lalu, 523 bunk diberikan pinjaman dengan jangka waktu 3 tahun sebesar €489 Miliar dari ECB. Pinjaman tersebut merupakan sebuah rekor agar dapat mendorong pinjaman untuk perusahaan dan rumah tangga, serta mencegah kekurangan kredit.

Barclays Capital memperkirakan pinjaman sebesar €193 Miliar akan disuntikkan ke dalam sistem, dengan €296 Miliar pinjaman yang tercatat telah jatuh tempo. Sejauh ini deposito overnight bunk-bunk di zona Eropa dengan ECB meningkat ke level tertinggi ke €411,813 Miliar kemarin.

 
Italia Masih Harus Jual Utang Lebih Keras Lagi​
29 Desember 2011​

pinjaman-utang-italia.jpg

Biaya pinjaman Italia terus mereda pada Kamis ini, namun suku bunga atas utang jangka panjang tetap berada di level yang tidak seharusnya. Departemen keuangan Italia menjual utang jangka panjang di atas €7 Miliar di lelang pada hari Kamis, kurang dari target maksimum sebesar €8,5 Miliar.

Sedangkan utang jangka 3 tahun terlihat mereda secara signifikan, hasil pada utang jangka 10 tahun turun 1 nominal saja dan menunjukkan bahwa investor masih tetap prihatin atas kelayakan kredit negara itu.

Badan tersebut menempatkan 5% dari obligasi Maret 2022 sebesar €2,5 Miliar pada hasil rata-rata 6,98%, turun dari 7,56% pada lelang sebelumnya pada 29 November. Permintaan hanya 1,36 kali dari jumlah yang ditawarkan, sedikit lebih tinggi dibandingkan 1,34 dalam lelang sebelumnya. Target maksimum yang ditetapkan untuk penjualan sendiri sebesar €2,5 Miliar.

Hasil pada utang jangka 10 tahun masih tetap dekat di 7% yang merupakan tingkat yang terlihat tidak berkelanjutan, meningkatkan kekhawatiran bahwa negara itu mungkin gagal untuk mengumpulkan danang. Portugal dan Irlandia sendiri diminta untuk mencari bailout setelah imbal hasil obligasi mereka melewati batas utama sebesar 7%.

Italia juga menjual €2,5 Miliar dari utang jangka 3 tahun, yang kurang dari target maksimum sebesar €3 Miliar. Hasil pada obligasi sebesar 6% sudah melalui jatuh tempo pada November 2014 yang turun menjadi 5,62% dari 7,89% pada penjualan November. Tapi rasio penawaran turun menjadi 1,36 dari 1,50.

Selanjutnya, departemen keuangan menjual €1,176 dari 4,75% obligasi pada September 2021 yang telah jatuh tempo dengan hasil rata-rata 6,70%. Permintaan sendiri 1,58 kali dari jumlah yang ditawarkan.

Hasil lelang hari ini masih terhitung masih kurang memuaskan dibandingkan dari penjualan kemarin, yang melihat biaya pinjaman utang Italia jangka 6 bulan menurun. Departemen keuangan berhasil menjual €9 Miliar dari tagihan 179 hari pada tingkat 3,251%, setengah dari rekor 6,504% pada lelang 25 November.

 
Saham AS Dan Jepang Melonjak Di Awal Tahun​
4 Januari 2012​

saham.jpg

Saham AS pada hari Rabu merayakan awal tahun perdagangan baru dengan keuntungan sekitar 1,5%, hal itu dikarenakan manufaktur AS meningkat tak terduga ke level tertinggi dalam 6 bulan terakhir.

“Ini tahun baru, dan anda dapat membuat kasus tingkat antusiasme atau optimisme yang mungkin menuntun orang-orang mulai berinvestasi. Yang paling penting, tidak adanya berita mengenai situasi Eropa yang memungkinkan orang-orang kembali fokus pada krisis Eropa, setidaknya tidakmuntuk hari ini,” kata Dan Greenhaus di BTIG LLC.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 179.82 poin atau 1,5% menjadi 12,397.38, kenaikan Dow Jones merupakan yang tertinggi sejak 26 Juli 2011. Sementara itu, saham Jepang juga melompat setelah data ekonomi yang optimis di AS dan Eropa. Nikkei Stock Average (Jepang) naik 1,2% menjadi 8,559.44.

 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.