• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

>> Info Seputar Dunia Ponsel <<

Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
Ponsel Siap Gantikan Proyektor

10 Januari 2008
z.gif


Di masa depan, presentasi akan menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Lupakan komputer jinjing dan proyektor. Anda juga bisa meninggalkan 'ritual' menyambungkan komputer jinjing dan proyektor.

Hal yang Anda butuhkan untuk mempresentasikan ide-ide brilian di depan calon klien hanya sebuah ponsel. Ya, ponsel. Era multifungsi mengantarkan kita ke beragam fungsi baru yang digabungkan dalam ponsel.

Upaya untuk menanamkan fungsi proyektor ke dalam perangkat portabel telah dilakukan oleh peneliti di 3M. Mereka berhasil mengembangkan proyektor yang sangat kompak.

Ketebalannya hanya kurang dari setengah inci, ukurannya tak lebih dari earphone nirkabel. Teknologi proyektor bergerak ini mampu menampilkan gambar dalam resolusi VGA. 3M mengatakan teknologi ini akan tersedia untuk vendor ponsel dalam waktu dekat.

Teknologi yang tertanam dalam ponsel itu mampu menampilkan gambar dalam ukuran 40 inci dan ukuran yang lebih besar dan kualitas yang tetap maksimal.

Tiap-tiap mesinnya diperkuat dengan teknologi liquid crystal on silicon (LCOS). Mesin ini bekerja sama dengan teknologi optik yang juga dikembangkan oleh 3M.

Mike Kelly, Executive Vice President 3M Display & Graphics Business, mengatakan mesin proyektor bergerak tersebut mampu memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari segi ukuran, efisiensi, kualitas gambar, dan keterjangkauan.

"Beragam syarat tersebut dipenuhi untuk menjawab kebutuhan dan adopsi konsumen terhadap kategori produk baru ini. Yang lebih menarik adalah teknologi tersebut kini telah tersedia," tutur Kelly. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Iklan via Ponsel RI Raih Peringkat Ke-5 Dunia

10 Januari 2008


Impresi iklan pada web ponsel dari Indonesia sepanjang November 2007-yang mencapai 86, 82 juta-kembali menempatkan Indonesia pada posisi ke lima dari daftar sepuluh besar negara di dunia. Indonesia juga berada di posisi yang sama pada September dan Oktober tahun lalu. Daftar ini dibuat oleh AdMob, penyedia iklan untuk mobile web. Riset ini dilakukan di 209 negara.

Berbeda dengan kondisi di negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan Inggris, industri iklan melalui ponsel di Indonesia baru berada di tahap awal. Tahun ini operator seluler berencana untuk menggelar iklan yang dapat diakses oleh pengguna ponsel.

XL, misalnya, tengah bersiap untuk memperkenalkan teknologi on device portal guna melakukan pemetaan pelanggan sekaligus sebagai langkah awal guna memasuki bisnis iklan melalui ponsel.

Total impresi iklan pada bulan November 2007 di seluruh dunia naik sebesar 4,5% dibandingkan dengan perolehan impresi pada Oktober tahun lalu.

Impresi (ad view) merupakan istilah dalam pemasaran melalui Internet yang merujuk pada satuan tampilan iklan pada halaman web yang tengah diakses pengguna.

AdMob mengkhususkan riset mereka pada tampilan iklan yang diakses pengguna seluler melalui browser yang terdapat pada ponsel.

Amerika Serikat masih menempati posisi teratas. Pada September dan Oktober tahun lalu, negara ini juga berada di urutan pertama.

Total impresi iklan yang dilakukan pengguna ponsel di Amerika Serikat dalam riset ini, yaitu sebesar 725,71 juta, berada jauh di atas total impresi dari negara-negara lain.

Menurut catatan lembaga riset mengenai pemasaran online eMarketer, total belanja iklan mobile di Amerika Serikat akan terus tumbuh, dari US$410 juta menjadi US$4,4 miliar pada 2011.

Sementara itu, belanja iklan mobile multimedia diproyeksikan melonjak dari US$11 juta menjadi US$402 juta.

Posisi kedua, ketiga, dan keempat juga tidak mengalami perubahan. Sejak September dan Oktober, posisi-posisi tersebut secara berturut-turut ditempati oleh India, Afrika Selatan, dan Inggris.

Hasil riset sepanjang November tersebut juga menunjukkan impresi terbesar masih berasal dari kawasan Amerika Utara.

Sama seperti riset pada September dan Oktober, kawasan ini memberikan kontribusi sebesar 43,7% dari total impresi di seluruh dunia dan mencapai 753,10 juta impresi.

Asia tetap berada di posisi kedua dengan total impresi sebesar 434 juta dan kontribusi sebesar 25,2%. Wilayah Eropa Barat berada di posisi ketiga, disusul dengan Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin, dan Oseania. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Vendor Ponsel Akan Geser Vendor Perangkat Navigasi

10 Januari 2008


Ponsel berbasis navigasi membawa perubahan bagi pasar perangkat global positioning system (GPS). Saat ini pasar GPS masih dikuasai oleh vendor perangkat navigasi, seperti Garmin dan TomTom. Posisi mereka dalam waktu dekat akan digeser oleh vendor ponsel, seperti Nokia, Motorola, LG dan Samsung.

Telematics Research Group (TRG) menyebutkan pasar perangkat navigasi portabel diperkirakan tumbuh dari 50 juta unit pada 2007 menjadi lebih dari 500 juta unit pada 2015.

Perubahan pemimpin pasar terjadi karena peningkatan kebutuhan konektivitas. Perkembangan akses konektivitas nirkabel, baik ke Internet maupun ke jaringan seluler, menggerakkan pertumbuhan aplikasi dan layanin baru. (Sumber: Bisnis.com)
 
Nokia-Siemens Ekspansi ke Arab

11 Januari 2008

n-s-network.jpg


Ambisi Nokia Siemens Network (NSN) untuk meningkatkan ekspansi di Timur Tengah dan Afrika diwujudkan dengan menggandeng Zain, operator ponsel di Arab Saudi. NSN pun bakal menyediakan perangkat jaringan digital bagi Zain.

Hal itu tertuang dalam nota kesepakatan kerja sama senilai USD 935 juta atau hampir Rp 9 triliun antar kedua belah pihak. Kontrak tersebut meliputi operasional, sistem pendukung, pemeliharaan dan layanin jaringan selama lebih dari 5 tahun dengan teknologi generasi kedua (2G) dan ketiga (3G).

"Kesepakatan ini merupakan salah satu hal terpenting dalam sejarah NSN dan juga sangat strategis bagi pertumbuhan NSN di Afrika mengingat Zein hadir di lebih dari 14 negara di kawasan tersebut," ujar Walid Moneimne, Kepala Cabang Nokia-Siemens di Timur Tengah dan Afrika.

Zain tercatat didirikan di Kuwait pada tahun 1983, dan awalnya lebih dikenal sebagai MTC Group, pemimpin layanin selular di 22 negara di kawasan tersebut. Sementara Nokia merupakan pembuat ponsel terbesar di dunia. Perusahaan ini kemudian menyatukan kekuatan di unit bisnis perangkat jaringan telekomunikasi dengan Siemens. (Sumber: detikinet.com)
 
Menjanjikan, Pasar Seluler Luar Jawa di 2008

12 Januari 2008


Sekalipun persaingan semakin keras, peluang pasar seluler untuk terus tumbuh di 2008 diyakini masih tetap terbuka luas. Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja berpendapat, peluang seluler masih sangat besar karena penetrasi di Indonesia masih cukup rendah dibandingkan jumlah populasi penduduk yang ada. "Penetrasi yang rendah inilah yang akan menjadi opportunity," ujarnya baru-baru ini.

Pada 2008 ini, lanjutnya, pertumbuhan pelanggan diperkirakan masih akan didominasi pelanggan di luar Jawa untuk kategori pelanggan baru. "Di Jawa masih akan tumbuh, tetapi tidak sebesar di luar pulau Jawa."

Hingga akhir 2007 lalu, pelanggan seluler di Indonesia diperkirakan telah mencapai sekitar 80 juta pelanggan dari kisaran 240 juta jiwa populasi penduduk. Telkomsel saat ini, kata Kiskenda, telah melayani lebih dari 46 juta pelanggan.

Untuk mengejar pelanggan baru, menurut sang dirut, Telkomsel tetap berkomitmen untuk terus memperluas cakupannya hingga ke pelosok dengan memperhatikan keseimbangan termasuk kebutuhan dan kemampuan masyarakat setempat.

"Secara umum kebutuhan layanin selular di Jawa cenderung ke arah fitur dan layanin. Sedangkan luar Jawa pada pemenuhan high growth dengan pembangunan BTS baru," tukasnya kepada detikINET melalui pesan singkat.

Telkomsel sendiri di 2008 berencana akan membangun lagi infrastruktur BTS sebanyak 5.000 titik yang sudah termasuk untuk layanin seluler generasi ketiganya (3G). Hingga akhir 2007, operator tersebut telah memiliki sebanyak 20 ribu BTS.

Adapun belanja modal atau capital expenditure (capex) yang disiapkan untuk 2008 sebanyak US$ 1,7 miliar. Menurut Kiskenda, alokasi dana tersebut meningkat dari anggaran tahun sebelumnya US$ 1,5 miliar.

Peluang serupa ternyata juga dibidik Indosat, operator yang memiliki jumlah pelanggan seluler terbanyak kedua di Indonesia.

Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan, demi mengantisipasi persaingan seluler di 2008, Indosat akan terus konsisten dengan strategi perluasan jangkauan, peningkatan kehandalan jaringan, penguatan jalur distribusi, serta terus meluncurkan program-program pemasaran dan layanin yang inovatif.

"Dengan semua itu kami optimistis dapat mencapai target penambahan jumlah pelanggan sebanyak enam juta di 2008 dan peningkatan revenue perusahaan sekitar 18%," ungkapnya. (Sumber: detikinet.com)
 
Menkominfo: Tarif Telekomunikasi Bakal Turun Hingga 30%

12 Januari 2008



Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh menyatakan bahwa tarif telekomunikasi untuk semua jenis layanin telepon akan turun antara 10 hingga 30 persen. "Saya belum bisa secara pasti mengatakan (tentang turunnya tarif telekomunikasi), tapi berkisar antara 10-30 persen," kata Menkominfo usai pertemuan dengan jajaran Dirjen Postel dan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) bersama komunitas telekomunikasi termasuk operator di kantor Indosat, Jakarta.

Nuh mengatakan tarif telekomunikasi dimungkinkan turun setelah pihak Dirjen Postel melakukan kajian terhadap tarif telekomunikasi dan biaya interkoneksi berdasarkan masukan dari para operator telekomunikasi.

Nuh mengatakan Peraturan Menkominfo mengenai penetapan tarif interkoneksi tersebut diterbitkan paling lambat akhir Januari. "Saat ini (rancangan peraturan tarif telekomunikasi) tinggal finalisasi dan konfirmasi," kata dia.

Menkominfo mengatakan pemerintah menginginkan tarif telekomunikasi bisa murah dan terjangkau oleh masyarakat tetapi juga tidak ingin operator telekomunikasi sampai merugi.

Dalam pertemuan dengan komunitas telekomunikasi tersebut, Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengatakan dalam kajian tarif telekomunikasi, pihaknya juga melihat dan membandingkan tarif telekomunikasi di negara-negara lain.

"Kita perlu melihat `benchmarking` negara lain. Kalau operator punya data tarif telekomunikasi di negara lain, bisa juga diberikan kepada kita karena tugas kita juga memberikan informasi yang benar (mengenai tarif telekomunikasi) kepada masyarkat," jelas Basuki.

Usai pertemuan tersebut, Dirut Telkomsel, Kiskenda Suriahardja mengatakan pihaknya akan mengikuti patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. "Kami tetap `comply` terhadap peraturan pemerintah," kata Kiskenda singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sedangkan Presiden Direktur PT Excelcomindo Pratama Hasnul Suhaimi mengatakan belum bisa berkomentar tentang penurunan tarif telekomunikasi tersebut. "Saya belum bisa berkomentar, tetapi pak menteri (Menkominfo) tentu mempunyai visi yang lebih kuat dari kita," ujar Hasnul.

Sementara Wahyu Wijayadi, Direktur Corporate Services Indosat mengatakan secara alami tarif telekomunikasi memang akan turun karena kompetisi antara operator dan penggunaan teknologi telekomunikasi yang makin modern dan efisien.

"Kejelian regulator untuk mengatur tarif sangat penting. Semua harus berimbang agar operator bisa tetap tumbuh, masyarakat diberikan manfaat oleh regulator," tambah Wahyu.

Sebelumnya, Dirjen Postel Depkominfo menyatakan menunda pemberlakuan tarif interkoneksi teleponi yang baru yang seharusnya diberlakukan mulai 1 Januari 2008.

"Kita tidak bisa (berlakukan tarif interkoneksi pada 1 Januari 2008. Saya pikir diberlakukan Februari," kata Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar.

Dia mengatakan regulator perlu memberi kesempatan kembali kepada operator untuk melakukan penawaran tarif interkoneksi dan membahas tawaran tarif interkoneksi dari operator lain.

Dengan memberikan kesempatan yang cukup kepada operator, kata Dirjen Postel, maka keputusan tarif interkoneksi yang diambil oleh regulator akan cenderung diterima oleh kalangan yang lebih luas.

Basuki menjelaskan regulator tidak mungkin memberlakukan kembali tarif interkoneksi yang lama kareana struktur biaya telekomunikasi setiap tahunnya pasti berubah sesuai dengan perkembangan teknologi dan tarif interkoneksi secara akumulatif akan turun. (Sumber: Antara News)
 
Penurunan Tarif Telpon Dimulai Akhir Januari 2008

12 Januari 2008


Penurunan tarif telepon sebesar 10% hingga 15% untuk semua operator dijadwalkan berlaku pada akhir Januari atau awal Februari 2008 mendatang. MUHAMMAD NUH Menteri Komunikasi dan Informatika menyampaikan hal ini di sela breakfast meeting di Kantor Indosat, Jakarta.

Meskipun tarif telepon akan diturunkan, ia menjamin operator telekomunikasi tidak akan dirugikan karena pemerintah sudah mengkaji kebijakan ini secara ekonomi dan bisnis. Tidak ada alasan bagi operator untuk menolak rencana pemerintah ini, kata NUH.

“Kita tidak genit-genitan, saat yang lain naik malah kita turun. Semuanyasudah diperhitungkan secara saintifik, ekonomis, dan akademis. Tarif telpon tak mungkin lagi naik,” ujar dia.

Sebaliknya, tambah NUH, dengan turunnya tarif telpon ini diharapkan memberi kontribusi positif bagi kontrol tingkat inflasi. “Saat sektor yang lain menyumbang inflasi, kita harapkan dengan penurunan tarif telpon ini membuat deflasi,” ujar mantan Rektor ITS ini.

Sementara itu ARIF YAHYA Direktur Enterprise dan Wholesale PT Telkom mengatakan pada prinsipnya semua operator telepon setuju dengan kebijakan pemerintah itu. Namun ia minta agar penurunan tarif telpon itu dilakukan secara bertahap. (Sumber: suarasurabaya.net)
 
Adopsi Fungsi ATM di Ponsel Meningkat

14 Januari 2008


Tahun ini akan semakin banyak ponsel yang mengemban fungsi sebagai anjungan tunai mandiri portabel. Lembaga riset Celent menyebutkan sebanyak 50 bunk papan atas di Amerika Serikat pada tahun ini akan memperkenalkan pengembangan layanin baru yang dapat diakses oleh pengguna melalui ponsel.

Beberapa bunk diperkirakan akan memperkenalkan layanin yang jauh lebih lengkap, seperti pembayaran tagihan dan transfer uang. Sementara itu, beberapa bunk lain hanya akan menawarkan layanin yang lebih sederhana, seperti informasi saldo.

Cara konsumen menggunakan layanin perbankan sangat berbeda-beda, tergantung dari penyedia layanin. Penggunaan pesan pendek untuk layanin sederhana masih akan dijumpai. (SUmber: Bisnis.com)
 
HTC Kerjasama dengan Yahoo! Go

15 Januari 2008


HTC, penyedia perangkat pintar berbasis Microsoft Windows Mobile terdepan di dunia telah menyediakan akses Internet melalui Yahoo! Go di setiap model ponselnya. Untuk menyediakan kenyamanan dan variasi mobile internet yang lebih baik kepada para penggunanya, HTC dan Yahoo juga akan meluncurkan berbagai aktivitas untuk mempromosikan platform ini ke jangkauan yang lebih luas untuk para pengguna perangkat mobile HTC yang sudah ada.

Mulai sekarang, pengguna HTC dapat mengunjungi HTC eClub untuk mengunduh (download) aplikasi Yahoo! Go yang akan mereplikasi pengalaman Yahoo Internet ke perangkat mobile HTC. Selain itu, pengguna dapat mengsinkronisasikan pengaturan Yahoo personal ke dalam ponsel, yang berarti seluruh pengaturan Yahoo akan secara automatis tersinkronisasi ke dalam perangkat mobile HTC.

Yahoo! Go menyediakan banyak layanin Internet termasuk web browsing, email, berbagai hiburan, olahraga, dan berita bisnis, ditambah dengan quick launcher untuk mengakses Flickr, sebuah situs photo sharing online. Yahoo oneSearch menyajikan pencarian web di handphone, memberikan jawaban secara instan ? apapun yang dibutuhkan, ketika anda dalam aktivitas di perjalanan.

"HTC selalu menempatkan pelanggan sebagai pertimbangan utama kami. Disamping pengembangan terus dilakukan oleh tim HTC, kami juga aktif mencari platform layanin dari pihak ketiga untuk diintegrasikan dengan produk-produk kami. Kolaborasi antara HTC Asia dan Yahoo adalah pengalaman yang luar biasa. Di masa mendatang, HTC akan terus meneliti kebutuhan para pelanggan sebagai rencana dan arah bagi pengembangan rencana kami, dengan begitu kami dapat menyediakan para pelanggan gaya hidup mobile yang lebih nyaman,? kata Jack Tong, VP HTC Asia.

HTC Asia dan Yahoo bersama-sama telah meluncurkan aktivitas promosi yang menarik dan hadiah-hadiah. Mulai 31 Desember 2007 hingga 28 Januari 2008, para pengguna HTC yang berhasil mengunduh (download) aplikasi Yahoo Go! dari HTC eClub akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan HTC Touch. (Sumber: okezone.com)
 
Samsung Siapkan Ponsel Warna Harga Murah

15 Januari 2008


SAMSUNG kini tengah memperluas pangsa pasar dengan menawarkan ponsel warna berharga murah yakni USD 40-50 atau setara dengan Rp 400 ribuan. "Kami sedang mempertimbangkan ponsel dengan harga Rp 400 ribuan, ini merupakan harga yang bersaing," tutur juru bicara Samsung. Meskipun demikian, menurut Samsung hal ini masih dalam tahap pertimbangan lebih lanjut.

Dikutip dari Thedailystar, bahwa pada kuartal ketiga lalu, rata-rata harga ponsel Samsung di pasaran dipatok pada harga USD 151. Sedangkan di tahun 2006 berkisar pada harga USD 176. Di tahun 2007, pangsa pasar Samsung mengalami kenaikan dari 11,4 persen di tahun 2006 menjadi 14 persen. Pada tahun ini, Samsung menargetkan untuk menjual ponsel sejumlah 200 juta. (Sumber: fajar.co.id)
 
Pemerintah Dorong Penggunaan Pascabayar

19 Januari 2008


Maraknya perilaku churn kartu prabayar dianggap tidak efisien bagi industri telekomunikasi. Untuk itu pemerintah akan mulai menggenjot penggunaan kartu pascabayar bagi pelanggan telekomunikasi.

"Perilaku masyarakat yang sering gonta ganti nomor itu tidak bagus, baik dari segi keamanan, pemborosan kartu perdana, dan sense of value-nya juga tidak terasa karena gampang didapat maka gampang juga dibuang," ujar Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar.

Untuk mengantisipasi hal ini Ditjen Postel akan memberlakukan beberapa langkah yang akan mendorong operator menggeber penggunaan kartu pascabayar pada pelanggan da calon pelanggan mereka. Salah satunya adalah pemberian disinsentif dalam hal permintaan nomor-nomor baru.

Menurut Basuki, selama ini operator tidak dikenakan biaya untuk mendapatkan nomor-nomor seluler. Kini operator diwajibkan harus membayar nomor-nomor tersebut.

Namun ia menjelaskan bahwa hal ini masih berupa rencana sehingga ia tidak menjelaskan lebih lanjut waktu dan besaran insentif itu akan diberlakukan. Dan Basuki pun tidak mempermasalahkan jika pemberlakuan disinsentif tersebut , nantinya, akan mengakibatkan naiknya harga kartu perdana karena dengan demikian diharapkan pelanggan akan memilih untuk menggunakan pascabayar.

Selanjutnya, dalam presentasi yang dipaparkannya saat pertemuan berlangsung, ia menyebutkan bahwa pengguna prabayar akan dialokasikan nomor pelanggan dengan expand satu digit. Sedangkan pengguna pascabayar diberikan jumlah digit tetap sehingga lebih pendek satu digit dari prabayar.

Berdasarkan data dari Dirjen Postel, sekira 95 persen pengguna seluler adalah pelanggan prabayar. Bahkan pada tahun 2007 permintaan atas nomor seluler mencapai 4 kali lipat dari jumlah pelanggan yang ada saat ini. Ia mengasumsikan, satu pelanggan seluler saat ini memiliki 4 nomor sekaligus. Artinya, dari 80 juta pelanggan seluler yang ada di Indonesia, jumlah kartu prabayar yang tersebar sekira 320 juta unit. (Sumber: okezone.com)
 
Uang Digital, Berbelanja dengan Ponsel

19 Januari 2008


Keberadaan telepon seluler (ponsel) semakin mempermudah kehidupan masyarakat. Berkat kemajuan teknologi 'uang digital', Anda bisa berbelanja barang hanya berbekalkan ponsel Anda.

Teknologi memudahkan hidup. Komunikasi jarak jauh misalnya dapat dilakukan dengan mudah berkat campur tangan teknologi. Anda bisa puas memandang wajah sahabat yang tengah menuntut ilmu di Belanda tanpa kendala. Teknologi mampu memangkas jarak.

Implementasi teknologi kini dijumpai di banyak sektor, termasuk perbankan. Beragam aktivitas, mulai dari transfer uang, membayar tagihan listrik dan uang kursus balet si kecil dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus keluar dari rumah. Online banking dan mobile banking seolah-olah menghadirkan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) ke tangan Anda.

Berkat teknologi Anda tak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar di dalam dompet. Kartu debit dan kartu kredit kini sudah jamak digunakan. Pada masa mendatang kehidupan juga jauh lebih mudah dengan adanya uang digital.

Penggunaan uang digital, baik yang tertanam di kartu maupun di dalam ponsel, sudah berhasil dilakukan di banyak negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, dan Singapura. Bagaimana dengan Indonesia?

Inkawan D. Jusi, Senior Vice President Mass & Banking Group bunk Mandiri, mengatakan keberhasilan serupa juga dapat terjadi di Indonesia. Pembayaran tanpa uang kartal akan maksimal bila digunakan untuk pembayaran mikro.

Data dari bunk Indonesia menyebutkan sebesar 77% dari total pembayaran atau lebih dari 250 triliun per tahun masih menggunakan uang tunai. Dari jumlah tersebut sekitar 45% merupakan pembayaran mikro atau transaksi di bawah US$10.

"Data ini menunjukkan adanya kesempatan emas bagi implementasi uang digital untuk pasar Indonesia," kata Inkawan.

Mulai dari transportasi

Ada satu benang merah yang bisa dilihat dari keberhasilan penggunaan uang digital di beberapa negara tersebut. Inkawan mengatakan semua dimulai dari aplikasi transportasi, mulai dari membayar angkutan umum, parkir, jalan tol, hingga bensin. Aplikasi yang berkaitan dengan transportasi menjadi killer application yang mendorong perkembangan penggunaan uang digital.

Kunci keberhasilan lain dari layanin ini juga terletak pada kemampuan uang digital tersebut untuk menggantikan uang kartal. Transaksi menggunakan uang digital juga harus dilakukan dalam waktu yang singkat.

Berbeda dengan penggunaan kartu kredit yang setiap transaksi membutuhkan waktu sekitar 20 sampai 30 detik, pembayaran dengan uang digital, lanjut Inkawan, harus dapat dilakukan dalam waktu sekitar dua hingga tiga detik.

"Kalau dipraktekkan untuk membayar jalan tol dengan waktu sekitar 20 sampai 30 detik, bisa terlalu lama, uang digital ini tidak menyelesaikan masalah malah menimbulkan masalah," kata Inkawan.

Syarat lain yang harus dipenuhi agar uang digital meraih sukses adalah kemampuan interoperabilitas dari layanin tersebut. Uang digital dari penyedia layanin yang berbeda-beda harus bisa digunakan di mana saja.

Sadar bahwa aplikasi transportasi memegang peran penting, bunk Mandiri masuk ke penyediaan uang digital dengan memperkenalkan Gaz Card. Kartu ini dapat digunakan untuk membayar pembelian bahan bakar minyak pada stasiun pengisian bahan bakar umum dan pembelian barang di beberapa merchant. Pembayaran menggunakan kartu ini berlangsung sangat cepat, hanya perlu waktu tiga detik saja.

Inkawan menambahkan pengembangan terhadap layanin ini terus dilakukan. Ke depannya kartu ini dapat digunakan untuk membayar beragam transaksi.

Selain bunk Mandiri, implementasi uang digital juga sudah digelar operator seluler Telkomsel. Vice President Mobile Commerce Telkomsel Bambang Supriyogo mengatakan keikutsertaan operator seluler akan membantu mempercepat penggunaan uang digital secara massal.

T-Cash, layanin mobile commerce milik Telkomsel, telah diperkenalkan pada 27 November tahun lalu. T-Cash tersedia dalam dua bentuk, yaitu kartu khusus T-Cash dan terintegrasi di dalam ponsel.

Saat ini T-Cash baru tersedia untuk merchant tertentu, seperti Indomaret dan Modern Photo. "Tahun ini kami akan menambah merchant lagi dan melebarkan layanin ini dari semula hanya Jabotabek menjadi nasional," ujar Bambang. (Sumber: bisnis.co.id)
 
Sony Ericsson jual 100 juta ponsel

21 Januari 2008


Vendor telepon seluler Sony Ericsson selama 2007 berhasil menjual lebih dari 100 juta unit ponsel di seluruh dunia, dan selama triwulan terakhir mengalami peningkatan volume penjualan hingga 18%.

Siaran pers dari perusahaan patungan Sony dan Ericsson itu menyatakan hingga akhir 2007 perusahaan itu berhasil menjual 145 juta unit ponsel musik di mana 57 juta mengusung merek Walkman.

Selama triwulan IV/2007, Sony Ericsson berhasil menjual 30,8 juta unit, tumbuh 18% dibandingkan denngan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sony Ericsson mengklaim berhasil meningkatkan pangsa pasar global melalui keberhasilan dalam menjual produk K550 Cybershot, W200, W300, serta W580 Walkman, khususnya di pasar Amerika dan Eropa. (Sumber: Bisnis.com)
 
Rumor Sony Ericsson KXXX

23 Januari 2008

14368_large.jpg


Bocoran spy foto dari pconline.com.cn membuktikan bahwa Soner sedang mempersiapkan ponsel GPS yang akan diposisikan antara K770 dan K850, dengan design yang menginggatkan kita pada T610 yang pernah jaya 3 tahun lalu ponsel ini mencoba mengikuti jejak Nokia N95 dan keluarga ponsel ber GPS dari Nokia yang ternyata mulai mendapat tempat di pasar , yang menarik dari Soner Kxxx ini adalah peta Google yang bisa digunakan serta beberapa fitur aplikasi peta lainnya, tidak seperti 95 yang mencharge pelanggan dalam mengunakan petanya ,Google Map adalah aplikasi gratis. Selain GPS ponsel ini juga disertai dengan kamera 3 mega pixel. (Sumber: spaceku.com)
 
layanin 3G HSDPA Semakin Marak

23 Januari 2008


layanin akses data yang diproyeksikan semakin marak pada tahun ini membuat vendor berencana untuk memasarkan produk yang dilengkapi dengan teknologi high-speed downlink packet access (HSDPA).

Manajer Senior Pemasaran Produk Sony Ericsson Djunadi Satrio mengatakan layanin akses data tahun ini akan lebih ramai dibandingkan dengan 2007. Harga layanin yang kian terjangkau serta gencarnya promosi yang dilakukan operator seluler menjadi faktor yang mempercepat peningkatan penggunaan akses data.

Saat ini, lanjut Djunadi, pengguna seluler kian membutuhkan akses data berkecepatan tinggi. Selain itu, pengguna juga memerlukan akses data yang dapat dilakukan di mana saja.

"Mobilitas membuat pengguna seluler menginginkan akses data selagi mereka bepergian. Saat ini kebutuhan akan akses data berkecepatan tinggi bagi pengguna yang mobile dilayani oleh operator seluler. Pengguna misalnya dapat mengakses data menggunakan jaringan teknologi HSDPA," ujarnya.

Kebutuhan akan akses data berkecepatan tinggi dan mengedepankan mobilitas, lanjut Djunadi, merupakan peluang pasar bagi para vendor ponsel untuk menyediakan perangkat yang mendukung teknologi HSDPA.

Dia menambahkan Sony Ericsson sangat antusias menggarap pasar tersebut dengan menghadirkan produk ponsel yang mendukung teknologi HSDPA. Vendor ini misalnya akan memasarkan produk W890i pada kuartal pertama.

Djunadi mengatakan selain ponsel HSDPA, pihaknya juga akan menambah lini produk baru yang mendukung teknologi 3G. Harga ponsel yang memiliki kemampuan komunikasi data berkecepatan tinggi pada tahun ini diperkirakan lebih terjangkau dibandingkan dengan harga ponsel pada tahun lalu.

Penurunan harga tersebut, tegas Djunadi, bukan merupakan langkah untuk membendung serbuan produk ponsel merek China yang beredar di pasar dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan produk produksi vendor besar. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Tarif Telekomunikasi Baru Mulai 30 Aril 2008

23 Januari 2008


Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika (Postel Depkominfo) Basuki Yusuf Iskandar mengatakan tarif telekomunikasi yang baru secara efektif akan diberlakukan pada 1 April 2008.

"Kita optimis tarif telekomunikasi (efektif akan diberlakukan) pada 1 April sampai dengan medio April," kata Basuki usai pertemuan dengan semua operator telekomunikasi di Kantor Postel Jakarta, Kamis.

Basuki mengatakan ketetapan tarif telekomunikasi tersebut akan tertuang dalam Surat Peraturan Dirjen Postel, bukan dalam bentuk Peraturan Menkominfo karena dalam surat keputusan tersebut pemerintah hanya akan menyampaikan formulasi tarif interkoneksi telekomunikasi.

Basuki mengatakan tarif telekomunikasi secara agregat akan turun sebanyak 30 persen, tapi masih ada sedikit masalah pada tarif telekomunikasi untuk fixline (telepon tetap).

"Apakah kita menghilangkan distorsi pasar dan kemungkinan akan kenaikan tarif ritel (tarif ritel telekomunkasi untuk fixline) atau kita pertahankan distorsi agar menjaga tarif ritel lokal tidak naik," kata Basuki.

Pemerintah, kata Basuki, akan meminta kepada operator agar ada perubahan tarif interkoneksi yang tercermin dalam tarif ritel telekomunikasiterutama untuk tarif antar operator (off net) setelah pemerintah mengeluarkan formula tarif telekomunikasi yang baru.

Dia menjelaskan nantinya pemerintah hanya menetapkan formula perhitungan tarif telekomunikasi bukan angka tetapan tarif telekomunikasi.

Dirjen Postel mengatakan pihaknya mengubah dasar penentuan tarif telekomunikasi dari "best practise" atau paling murah diantara yang murah menjadi bottom up default

Best practise tidak lagi digunakan sebagai dasar penetapan formula tarif telekomunikasi karena masih ada perbedaan pengertian diantara para opertor sehingga mengakibatkan beda metode dan data telekomunikasi dari para operator.

"Data-data dari `best practise` dari para operator itu tidak kompatibel. Secara metodologi dan secara data kita belum siap melakukan itu (penentuan tarif telekomunikasi berdasarkan best practise) karena secara data variasinya sangat lebar," kata Basuki.

Basuki mengatakan tarif telekomunikasi didapat dari tarif interkoneksi ditambah biaya aktivitas ritel ditambah margin keuntungan.(Sumber: ANTARA News)
 
HTC Touch Siap Saingi iPhone

24 Januari 2008


HTC Touch, telepon selular dengan basis OS Microsoft telah terjual dua juta dan siap bersaing dengan iPhone tahun lalu. Minggu yang lalu di Macworld Expo, San Francisco, Steve Jobs mengumumkan bahwa iPhone telah terjual empat juta buah sejak dikeluarkan. Walaupun begitu, HTC Touch cukup optimis dengan prospek mereka tahun ini setelah mencapai setengah dari angka penjualan iPhone.

Dikutip dari Yahoo News, juru bicara eksekutif HTC Touch mengatakan bahwa HTC Corp., telah menjual 11.8 juta handset dalam satu tahun kemarin, 12 persen lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Gencarnya penjualan handset membantu pendapatan HTC Touch dengan pertambahan revenue sekira 12 persen. Bahkan HTC telah memprediksi prospek yang cukup baik dalam waktu tiga bulan ke depan.

"Tiga bulan pertama terlihat baik, dan ini akan jauh lebih baik dibandingkan tiga bulan pertama tahun lalu" papar Peter Chou, Presiden dan CEO HTC.

HTC Touch menggunakan software Microsoft Windows Mobile 6 dan berteknologi touch-screen serupa dengan iPhone. Perangkat ini dikeluarkan Juni 2007, seminggu setelah iPhone diluncurkan. (Sumber: okezone.com)
 
RIM Siapkan Software Update Untuk Perangkat Blackberry

24 Januari 2008

blackberry_sm.jpg


Perusahaan Research In Motion (RIM) yang terkenal dengan perangkat smaprtphone Blackberry, kini tengah mempersiapkan update untuk platform blackberry-nya sehingga menambah kemampuan produk-produk blackberry.

Dengan update tersebut, maka perangkat-perangkat blackberry akan memiliki kemmpuan menedit dokumen-dokumen MS Office seperti dokumen Microsoft Word, Powerpoint dan Excel. Kemudian juga kemampuan untuk menerima dan pencarian pesan email langsung dari server e-mail. Selain itu juga penambahan dukungan akan HTM dan pesan e-mail berformat HTML, penambahan fitur security.

Update platform blackberry ini rencananya akan dirilis pada masa kkuartal awal tahun ini.
 
Penjualan Ponsel LG Melonjak 500%

25 Januari 2008


Penjualan ponsel LG di Indonesia pada tahun lalu diklaim tumbuh hingga 500% dibandingkan dengan penjualan pada 2006. Tahun ini, LG menargetkan peningkatan penjualan ponsel sebesar 200%. Andre Tanudjaja, GM Penjualan & Pemasaran LG Mobile Communications Indonesia, mengatakan pencapaian selama 2007 itu mampu memperbesar pangsa pasar ponsel LG.

"Pencapaian itu juga menaikkan peringkat LG dari posisi kedelapan pada 2006 menjadi posisi keempat selama 2007," ujarnya.

Data terakhir dari GfK Indonesia menyebutkan pangsa pasar LG hingga akhir tahun lalu sudah mencapai 4%. Andre optimistis pangsa pasar tersebut dapat melonjak menjadi sebesar 6%-8% pada tahun ini.

Dia menolak untuk menyebutkan total unit ponsel yang terjual dan pendapatan perusahaan pada tahun lalu.

Andre menambahkan ponsel low-end memberikan kontribusi terbesar dalam hal kuantitas terhadap peningkatan penjualan ponsel pada 2007. Kategori ponsel low-end menyumbang sekitar 45% hingga 50%.

Sementara itu, kategori ponsel mid-end memberi kontribusi sebesar 30%. Sisanya berasal dari kategori ponsel high-end.

Menurut dia, hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang termasuk early adaptor. Konsumen jenis ini memiliki minat yang tinggi terhadap produk-produk high-end yang menawarkan teknologi yang lengkap.

"Sebagian besar konsumen di Indonesia merupakan konsumen me too, konsumen yang membeli ponsel setelah melihat teman atau orang-orang di sekeliling menggunakan ponsel tersebut," tutur Andre.

Daya beli konsumen juga memengaruhi rendahnya kontribusi kategori ponsel high-end. Meski penjualan dari jenis ponsel ini tidak sepesat ponsel low-end, lanjut Andre, LG tetap akan memasarkan ponsel high-end ke Indonesia.

Pemasaran ini bertujuan mengedukasi pengguna ponsel kelas atas sekaligus sebagai upaya LG dalam memperkuat merek di Indonesia.

Pada tahun lalu, vendor asal Negeri Ginseng ini telah memasarkan beragam seri ponsel high-end, seperti seri Chocolate, Shine, dan Prada.

Tahun ini LG berencana untuk memasarkan sebanyak lima tipe ponsel high-end, yang terdiri dari ponsel yang mengedepankan fitur, desain, serta ponsel cerdas. (Sumber: Bisnis Indonesia)
 
Ponsel Motorola Raih Sejumlah Penghargaan di CES

25 Januari 2008


Pameran elektronik berskala internasional, Costumer Electronics Show (CES) 2008 yang lalu menjadi ajang yang paling membanggakan bagi Motorola. Pasalnya perusahaan yang bergerak di bidang nirkabel dan broadband asal Amerika ini, mendapat berbagai penghargaan atas hasil karya mereka. ROKR E8, smartphone mereka, meraih empat penghargaan bergengsi termasuk CNET People Voice Award.

MOTOROKR S9 yaitu headset yang memadukan fungsi untuk mendengarkan musik dan menerima panggilan ini serta Motorola T815, Smartphone-based navigation system ini masing-masing meraih penghargaan CES 2008 best of innovations Desaign and Engineering Award dan bluetooth special interest Group Award.

Selain itu delapan produk motorola lainnya juga masuk sebagai nominasi berbagai kategori penghargaan. Setidaknya ada 14 penghargaan baru dan pengakuan dalam ajang CES.

"Penghargaan dan pengakuan yang diterima Motorola pada CES merupakan bukti keberhasilan strategi kami dalam menciptakan pengalaman berkominukasi mobile konsumen," ujar Jeremy Dale, Vice President Global Marketing, Motorola Mobile Devices.

"Kami merasa bangga menerima penghargaan atas berbagai perangkat inovatif kami dan sangat senang dapat menghadirkan produk-produk baru ini ke hadapan konsumen dalam beberapa bulan mendatang," ujar Dale. (Sumber: fajar.co.id)
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.