Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
George Soros (Hungaria: György Schwartz; lahir di Budapest, Hungaria, 12 Agustus 1930; umur 79 tahun) adalah seorang kapitalis radikal : “The Capitalist Threat”, pelaku bisnis keuangan dan ekonomi, penanam modal saham, dan aktivis politik yang berkebangsaan Amerika Serikat. George Soros adalah seorang Yahudi dan pernah dipenjarakan sewaktu saat Perang Dunia I.
Di Asia, George Soros terkenal akan tindakannya yang mengguncang dan menyebabkan krisis ekonomi di Asia, beberapa negara yang paling terkena dampaknya adalah Korea Selatan, Indonesia, dan Thailand, yang menyebabkan mata uang ketiga negara tersebut menjadi rendah bahkan sampai sekarang ini terasa efeknya (dollar Amerika terhadap rupiah Indonesia dulu sekitar 2000-2400, sekarang 9000-9500). Hong Kong, Malaysia, dan Filipina juga terpengaruh tapi tidak sebesar tiga negara sebelumnya. Tiongkok, Taiwan, dan Singapura hampir tidak terpengaruh. Jepang tidak terpengaruh banyak tapi mengalami kesulitan ekonomi jangka panjang. Umumnya di negara-negara seperti Thailand dan Indonesia, Soros dianggap lebih negatif sebagai kriminal ekonomi yang membuat ketidakstabilan ekonomi Asia, karena dengan jumlah simpanan uangnya yang besar mengguncang nilai mata uang Asia.
Di Inggris, George Soros terkenal akan tindakannya yang mengguncang bunk Inggris, yang terkenal akan peristiwa “hari rabu hitam” pada tahun 1992. Soros mempunyai cadangan uang yang sangat banyak dan membeli kemudian menjual Poundsterling yang mempunyai nilai sekitar 10 milliar Poundsterling. Banyak spekulan yang kebingungan darimana Soros bisa memiliki uang dalam jumlah besar.
Hari ini, George Soros menyambangi Wapres Budiono, katanya hanya untuk bertemu doank…(detik.com, 10/02/10).
Berbagai aksi yang dilakukan oleh Soros Foundation mengindikasikan bahwa meskipun dibungkus dengan slogan demokrasi dan kebebasan, tujuan utama yayasan ini adalah untuk membuka jalan bagi rezim Washington dalam memperluas imperialismenya di dunia. Dana Soros Foundation didapat dari hasil spekulasi valuta asing yang mengakibatkan kehancuran ekonomi berbagai negara dan menyebabkan kemiskinan puluhan juta orang. Kini, dengan mengeluarkan uang dalam kedok amal kebajikan, George Soros sesungguhnya sedang berusaha mengeruk harta kekayaan yang lebih banyak lagi. Karena itu, bangsa-bangsa yang berjiwa merdeka sudah seharusnya waspada terhadap gerak-gerik yayasan ini di negara mereka.
..Punya uang banyak,tapi ditimbun dan tidak disalurkan ke Modal/Investasi, jadinya uang tersebut mandek dan tidak berkembang. Bisa ada orang yang punya kemampuan begini ya. Bikin susah ratusan juta orang di seluruh dunia, wew...moga-moga orang macem begini segera diBumi Hanguskan!
Maklumlah,orang yahudi emang ras manusia yg memiliki IQ tertinggi diantara semua ras manusia dibumi,jadi ga aneh kalo dia bisa menguncang perekonomian dunia
Iya bisnis, tapi caranya yg ga bener...
emang sih jadi pengusaha kalo terlalu putih bakal susah, tapi ga harus sampe kaya si soros ini kan, bayangin aja dulu krismon banyak yg bunuh diri...