• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita D, Pria Berjaket Hitam

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
0911123620X310.jpg


TANGERANG, KOMPAS.com — Kepolisian meralat perihal penetapan tersangka berinisial D terkait penyerangan rumah Ismail Suparman, pimpinan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. D bagian dari kelompok penyerang, bukan jemaah Ahmadiyah.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan, D adalah pria berjaket hitam yang terekam dalam video. Dia membawa golok dan berjalan paling depan. Dalam rekaman, D terlihat memainkan goloknya ketika berhadapan dengan jemaah Ahmadiyah.

"Dia warga sana (Pandeglang), tetapi enggak tinggal di sana. D ditangkap di Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis dini hari. Sampai saat ini belum ada tersangka dari Ahmadiyah," ucap Boy di Tangerang, Jumat ( 18/2/2011 ).

Sebelumnya, Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi dan Direktur Pidana Umum Bareskrim Polri Brigdir Jenderal (Pol) Agung Sabar menyebut D adalah jemaah Ahmadiyah.

Dikatakan Boy, Kepolisian Daerah Polda Banten juga kembali menetapkan satu tersangka lain berinisial AD, warga Pandenglang. Dia ditangkap di daerah Banten. "Dia dikenai Pasal 170 KUHP (melakukan kekerasan bersama-sama)," ucap Boy.

Hingga saat ini, kata Boy, penyidik telah memeriksa 95 saksi yang terdiri dari 61 warga Cikeusik, 25 anggota Polri, dan 9 anggota jemaah Ahmadiyah. Ketika ditanya apakah masih ada pelaku yang diburu, Boy menjawab, "Masih ada, terutama orang-orang yang mengikut. Kalau penghasut sudah ditangkap semua."

Seperti diberitakan, kepolisian telah menahan delapan tersangka berinisial U, M, E, Y, M, S, UJ, dan D. Mereka dikenai sangkaan penghasutan ataupun penganiayaan yang menyebabkan tiga anggota jemaah Ahmadiyah tewas.
 
Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan dengan adanya kejadian ini aparat lebih bisa bertindak tegas pada pelaku anarkis
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.