• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Cara menghadapi pitingan musuh dari belakang secara tiba2..

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Prinsip bertarung ( bkn latihan) adalah kita harus berpikir bahwa semua serangan musuh adalah berbahaya bagi jiwa kita , berarti bisa membuat kita mati. Jika kita tidak ingin mati , kita harus terlebih dahulu melukai musuh dengan fatal walaupun tidak sampai membunuh dia sebelum kita terbunuh.

dalam pertarungan kita mengincar zona sensitp musuh, misalnya buah jakar, mata , dan pukul di daerah jantung. batang leher.

sedangkan pukulan di sendi sambungan tangan , kaki adalah untuk melemahkan lawan , ujung2nya kita tetap harus mengincar titik kematian lawan seperti diatas secepat mungkin.

dalam petarungan tidak boleh berlama2 adu jurus. karena ini berbahaya bagi jiwa kita.

kita kembali ke topik.

jika kita diserang secara tiba2 dengan pitingan mematikan dari belakang oleh musuh. langkah pertama adalah memegang tangan nya agar pitingan jangan mematahkan batang leher kita.

kedua . jatuh diri kita saat dipiting secepat mungkin, dengan 2 kaki kita diangkat. berat badan kita akan membuat musuh kesulitan mematahkan leher kita. hal ini harus dilakukan secepat mungkin agar batang leher tidak patah dan mati.

karena berat badan kita membuat musuh tidak kuat tahan, musuh pasti ikut jatuh ke bawah. begitu sampai dilantai , ke dua tangan kita incar mata musuh. dngan 2 buah jempol kita pencet mata kiri dan mata kanan musuh sekuat kuatnya . musuh pasti melepaskan pitingannya. lalu kita bangun dan menghantam alat vitalnya yakni buah jakar.dengan kaki kalo tidak bisa dengan tangan. jika sudah kena jakar, lalaku kita hantam wajahnya terutama hidungnya.

ingat jangan bertarung , jika bertarung musuh harus terlebih dahulu lumpuh fatal. sebelum kita mati. karena berkelahi bisa tidak sengaja membunuh kita. jadi lebih baik kita hidup dari pada mati.

semoga bermanfaat...

 

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
jika kita bertemu preman atau penjahat ,

hal yang utama adalh

1. jangan takut. kalo takut anda pasti mati. kecuali kamu berharap penjahat itu tidak membunuh mu. jangan ambil resiko. dengan berharap tidak dibunuh.

2. berpikirlah kita akan mati. jika kita tidak mematikan penjahat itu dulu. dengan begitu naluri bertahan kita muncul dan darah mengalir cepat, otak berpikir tajam.

3. lihat disekitar ada apa dengan cepat. ada batu atau kayu atau besi , usahakan cepat ambil, tidak perlu sungkan terlihat kita siap bertarung. ini penting. jika kita merasa dalam bahaya.

4. jangan biarkan musuh mendekat, preman itu biasanya suka mendekat dulu sebelum dia bertindak menusuk kita atau membunuh kita. menghindar dengan berputar. atau sambil menghindar berlari sambil mencari batu atau kayu atau batangan besi. sebenarnya batu bata juga boleh. ini hanya untuk pertolongan pertama. hantam dikepalanya jika dia mendekat, jangan ragu2. setelah kepala kena atau tidak , kita incar buah jakar nya.

5. jangan berpikir musuh tidak ganas. ini pikiran salah. setiap penyerangan kita tetap berpikir itu membahayakan nyawa kita. jika ingin melihat matahari besok , lakukan self defense dengan membunuh terlebih dahulu sebelum dibunuh. urusan kepolisian itu belakangan. tujuan kita adalah kita tetap hidup. kalo kita mati. paling orang meratapi kita saja. apakah ini lebih baik dari urusan polisi ?

6. jika musuh berhasil masuk zona kontac. artinya masuk zona bisa melukai kita, kita sudah harus menyerang dulu, jangan sungkan2...incar kaki terlebih dahu sebelum dia masuk zona nusuk atau zona bahaya nyawa kita. kaki adalah keseimbangan. preman biasanya tidak memperhatikan itu. jika dia jatuh , tangan kita ada batu , kita hantam sekuat tenaga ke wajah dia, atau batok kepala dia. lalu menyusul buah jakar agar dia tidak melawan balik kemudian kepala lagi. jangan memukul badan , itu tidak efektip. setelah itu terserah anda mau membunuh dia atau tidak.

.
 

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
bertarung sesungguhnya tidak perlu gaya2...justru orang yg bergaya2 dalam bertarung itu selalu mati dibunuh oleh penjahat. bergaya itu untuk kesenian pameran bertarung. dalam pertarungan sesungguhnya adalah pragmatis.

mata melihat tajam gerakan musuh. ada kesempatan memasuki zona bunuh , kita bunuh terlebih dahulu. tidak perlu sungkan2...tidak perlu merasa dia tidak berbahaya. jika dia mengincar uanga atau apapun , kita tetap berlikir , sewaktu2 dia bisa membunuh , karena dia ini dalam keadaan menyerang. saat menyerang , mungkin nafsu membunuh dia bangkit dan kita dibunuh. itu sering terjadi. karena itu membunuh terlebih dahulu, tetapi jangan jadi pembunuh.

ada begitu banyak orang merasa tidak akan dibunuh akhirnya menjadi mayat. jika anda ingin menjadi mayat .

hal terpenting , jangan pernah ikut jika dijemput musuh walaupun dengan baik2 terlebih dahulu. musuh membunuh kita dengan gampang adalah menjemput kita di rumah atau di tengah jalan dan kemudia kita dilumpuhkan dalam mobil atau dikeroyok. atau ditusuk tiba2.

jangan pernah ikut kalo dijemput jika kita ada masalah dengan mereka. anda akan mati. berharap tidak dibunuh adalah kesalahan. bertarung di depan istri juga tidak maslah, jangan terpengaruh katakanya selesaikan atau dialoge di tempat lain oleh musuh saat mau dijemput.

ketika anda dijemput, berarti nyawa anda tinggal 30 %. bertarunglah saat mereka memaksa. dirumah dijalan atau di mana saja. jangan pernah dijemput oleh orang yang ada masalah dengan kita, apakah kita salah atau tidak .

jangan terpengaruh kesalahan kita. walaupun kita ada kesalahan , kita tetap tidak boleh ikut jika dijemput musuh. jangan melupakan bertarung maut hanya karena kita merasa bersalah. melakukan kesalahan tidak berarti harus menyerah nasib kita ke musuh. kita bisa memperbaiki kesalahan di lain waktu , tetapi kita harus tidak mati dulu.


.
 

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
jika berkelahi atau bertarung , kita harus kejam. Jika kita tidak kejam , kita akan mati. walaupun kadang kita kejam kita juga mati kalo kalah.

Jangan berpikir musuh hanya gertakan, jangan berpikir musuh tidak membunuh kita. jangan berpikir musuh hanya ingin memberi pelajaran ke kita. ini kesalahan besar !!! ingat itu.

jika musuh banyak , kita harus berlari sambil berteriak tolong2 ...tolong ...jangan malu2..karena ini menyangkut nyawa kita masih bisa melihat matahari esok atau tidak. Kita harus sigap meminta tolong berteriak agar ada orang yang membantu kita.

Jika akhirnya kita tetap sendirian , langkan pertama adalah menyerang terlebih dahulu musuh yang kita anggap lemah. kita kejar yang berdiri di paling ujung kelompok , jangan yg ditengah kelompok.

begitu kita sampai zona pukul , usahakan kita memukul duluan ke wajahnya , sekuat tenaga ke hidungnya agar hidung dia mengucur darah. ini akan mebuat temannya kaget. kalo mereka kaget kita bisa melarikan diri. Kita cuma punya satu pukulan , karena mereka banyak. pukul dengan sekuat tenaga dan pasrah.

jika kita tidak menyerang salah satu teman mereka , kita tidak bisa lari. pasti terkejar. kalo kita memukul berdarah , ada teman mereka yang takut mengejar. dari situ kita punya peluang. sambil lari sambil melihat ada batu atau kayu atau besi untuk dijadikan senjata. bukan lari ketakutan. karena tetap tertangkap jika mereka banyak. lari untuk memecahkan kekuatan musuh. baru kita hantam satu per satu. hanya satu pukulan yang mematikan.

ini aku belajar saat kulaih di amerika. dan aku telah beberapa kali melakukannya. dan efektip menyelamatkan nyawa. kuncinya jangan takut. kalo takut sudah mati 50%..sisanya berharap mujizat tidak dibunuh.


 

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Ketika kita berhadapan dengan musuh lebih dari 1 org , misal 2,3,4,atau 5 orang. Hal pertama yang kita perhatikan adalah apakah mereka membawa senjata. jika mereka tidak terlihat ada senjata , berarti senjata itu masih dikantong. kita harus berpikir begitu.

jika kita tidak ingin melawan , kita harus cepat menghindar sambil mundur ke tempat yg ramai. kalo kita terpaksa , karena tidak bisa lari , maka kita usahakan mencari tembok.

tujuan tembok adalah agar kita tidak dikeroyok depan belakang.

kita usahakan mundur ke tembok gimana pun caranya. kalo tidak ada tembok ya, mengandalkan pukulan maut yakni motto : kita hanya punya kesempatan satu pukulan. karena itu satu pukulan itu harus bisa menjatuhkan musuh.

ketika kita berhasil mundur ditembok. musuh akan mendekat , biarkan dia mendekat. jika dia tidak bawa senjata. begitu dia mulai ambil senajata dari kantong. perhatiannya ada diambil senjata. sat itu kita lakukan pemukulan di wajahnya. dengan satu pukulan terkuat, bila perlu hancur wajahnya.

karena itu kita perlu latihan memukul kantong pasir di rumah.

ketika musuh dekat, yg bisa dekat hanya satu orang sisanya mengeliling bentuk setengah lingkaran atau dibelakang. biasanya yg tidak mahir bertarung mereka ada dibelakang temennya.

nah, hanya satu yg dekat. itu yg kita inginkan.

dia dekat, kita sigap. mata kita lihat gerak dia. semakin dekat, tangan kita uda siapkan tenaga meluncur ke alat vital dia, incar buah jakar. pecahkan biji itu dengan satu pukulan.

begitu masuk zona kontac. serang dia. (jangan berharap dia tidak serang.) asumsi kita adalah kita tidak ambil resiko apapun dengan orang yg tidak kita kenal atau musuh tawuran.

musuh tidak tahu bahwa kita ini adalah petarung satu pukulan. yakni memukul sekuat tenaga di daerah berbahaya musuh. itu kunci kemenangan kita. tentunya ini harus ada dasar latihan seni bela diri. kalo tidak ada dasar juga bisa dilakukan kalo terdesak. cuma instink keberanian tidak muncul di saat yg tepat.

karena itu, seorang petarung kalo makan di warung tidak duduk ditempat yang belakang orang bisa lewat. kita harus selalu duduk di tembok yakni belakang uda tembok. kalo seperti warteg kita tidak di benarkan makan di sana. karena itu berbahaya. orang bisa nyerang dari belakang kita tidak tahu.

Bertarung , tidak perlu pakai norma2 aturan, kalo terjadi di dalam rumah makan , ada gelas, ada botol bir , ada air panas dari teko , ada garpu atau apapun kita bisa pakai. tetapi jangan pakai bangku , usahakan pakai alat yg lebih kecil jika ditempat yg sempit.

berlatilah memukul setiap hari. ada beberapa orang yg sinis mengenai satu pukulan maut. katanya tidak efektip. tetpi sejauh itu aku berhasil menggunakannya melawan 7 orang musuh. saat itu orang2 yang melihat mengatakan aku petarung kejam.
( karena itu jangan bertarung dengan ku , pesannya. )

bagaimana kalo musuh balas dendam ?

seorang petarung tidak takut musuh balas dendam. apa bedanya musuh yang tidak kenal dengan musuh balas dendam ? sama saja.

tetapi kita sedikit berbahaya kalo itu musuh balas dendam. karena nya kalo kita tahu itu musuh balas dendam, biasanya persiapan musuh terlihat saat mau bertarung.

Jika kita lihat musuh ada persiapan, langkah awal kita adalah persiapkan mental bahwa kita siap mati dan siap membunuh kali ini.

bertarunglah dengan sigap bukan kalap. satu persatu kita matikan. satu datang satu mati. kalo tidak , kita sendiri yang mati.

tentunya kita harus tahu letak kematian ada dimana. incar daerah itu dengan satu pukulan. kalo ada senjata mereka pasti mati. dengan garpu satu mereka sudah bisa mati. walaupun mereka pakai parang. biasanya ketika mereka datang instink suda melihat akan memukul mana.

kalo senjata mereka panjang , kita usahakan dekat ke dia sebelum dia angkat parang. kalo uda angkat parang mendekati kita , kita harus mundur mencari tameng.

 

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Setiap bertarung, kita utamakan tidak terpukul. Karena itu kita jaga jarak zona kontac. Kita incar kaki nya , ketika dia maduk zona kontac. Ketika dia akan mengayunkan kaki saat mendekati zona kontak, saat yg sama kita menyapu kaki dia. Itulah adu timing bertarung.

Kita tidak boleh terpukul, alasannya kita tidak tahu seberapa kuat lawan memukul.

Aku pernah ketemu lawan yg memiliki ilmu isian. Tinju nya menghancurkan meja marmer di pub saat itu. Dia hny 1x pukul saja, meja batu itu hancur. Bayangkan kalo tubuh kita kena, remuk tulang kita.

Itulah sebanya kita jaga jarak kontac. Dengan menyerang dulu atau menghindar. Hyn ada 2 cara.

Agar bisa menghindar, kita hrs lincah. Itulah sebabnya kita melakukan lompat tali setiap harinagar tubuh terbiasa menggunakan engsel telapak kaki. Kita juga hrs rutin melompat rintangan. Biasanya kita menggunakan beberapa bangku membuat rintangan 3 ato 4 rintangan. Kalo tidak ada bangku pakai tali , rintangan setinggi pinggang saja. Lakukan melompat rintangan untuk membuat kita lincah.

Kita jgn bina raga. Tubuh berotot tidak bisa bertarung. Paling kita push up , memukul kantong pasir, menendang ke bawah kantong pasir dengan beban pemberat di kaki. Ini melatih menendang kaki lawan.

Musuh yg punya isian , terlihat dia mengepal tinju begitu dia mendekat. Bahu nya agak ke atas. Ada juga yg tidak kepal tinju itu ilmu tahan pukul saja.

Kita mengukur lawan saat mau bertarung. Apapun ilmu mereka, kita jgn sampai terpukul.

Serang kaki lawan, tubuh atas nya pasti bergerak untuk keseimbangan. Saat tubunya bergerak , dia belum bisa menyerang. Dia butuh setidaknya 5 detik untuk normal dan siap menyerang kita.

Dalam 5 detik dia belum seimbang. Kita pukul batang leher nya. Sekuat tenaga berharap tulang leher lawan bergeser dan ambruk.

Ilmu kebal , semua bekerja di otot. Karenanya memukul badan lawan itu sia2. Pukul hidung untuk menggetarkan otaknya. Dia butuh waktu 5 detik untuk kembali stabil. Pukulan kita tidak boleh berhenti. Incar biji pelir, batang leher, hidung dan mata.

Orang yg punya ilmu kebal tak mempan senjata tajam. Kalo ada dapat garpu kita pakai garpu incar biji mata nya. Kal ga ada garpu atau apapun, ambil kunci motor kita atau kunci kost atau apa saja yg menonjol. Incar biji mata nya. Biarkan dia masuk zona kontac. Jgn pukul dia agar kepalanya tidak bergerak.

Yg punya ilmu kebal, ilmu tinju 100kilo. Mereka kaku tidak lincah. Karena percaya diri mereka besar.

Begitu mereka msk zona pukul. Dia akan mukul kita. Saat dia mengayunkan tangan, kita juga ayunkan tangan kita yg ada kunci motor ke mata dia. Fokuskan penglihatan kita ke sasaran mata kiri atau kanan. Ayunan tangan kita lebih cepat, karena kita ukur timing nya. Sambil menghindar tangan dia, tangan kita ayun ke mata dia.

Tidak keluar biji mata nya, dia pasti kesakitan. Saat itu, batang lehernya kita patahkan dengan satu kali mukul. Dengan gaya mukul memotong. Satu kali fia tidak jatuh, satu tangan lagi ditempat leher yg sama.

Itulah sebabnya kita butuh latihan memukul dengan kecepatan tinggi di rumah.

Hal yg tersulit adalah ketemu lawan yg kerasukan bisa bersilat. Lincah dan bisa dipukul. Ketemu yg demikian , lari lah secepat mungkin. Tetapi org yg kerasukan itu tidak tahan pukul. Badan nya bisa dipukul. Ketemu mana yg bisa kita pukul , kita darat kan pukulan kita. Ya, jgn sampai ketemu org yg begini. Kabur saja.

Aku juga ketemu org yg kesurupsn menjadi kayak binatang. Tenaga nya luar biasa kuat. Jgn sampai terpukul. Aku pernah menghindar, barang apa saja yg disentuhnya hancur. Dalam keadaan merayap dia bisa melompat 3 meter mengejar ku. Sambil mengejarnku , ke dua tangan nya mengincar kaki ku. Aku tahan pakai bangku lipat. Bangku lipat nya patah. Setelah itu aku kabur tunggang langging.

Tujuan kita bukan melawan org yg beginian. Kita hny membela diri. Tetapi kita hrs mengenal siapa yg kita lawan.

Inilah sekelumit pengalaman , semoga bermanfaat.

.
 

Mus4sh1a

IndoForum Newbie E
No. Urut
166901
Sejak
5 Mar 2012
Pesan
32
Nilai reaksi
0
Poin
6
buset ini ajarang aliran mana, serem banget
 

bolivar2201

IndoForum Newbie F
No. Urut
174552
Sejak
11 Jun 2012
Pesan
4
Nilai reaksi
0
Poin
1
Cara menghadapi serangan tiba-tiba dari belakang? jangan panik dan pastikan punya teknik simple untuk segera melepaskan diri, counter dan escape
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.