yang ane Bold bener bgt...
guru ane juga pernah bilang begitu..ketika orang membacok tubuh kita ada kerugian yang sebenarnya mendasar sekali untuk hubungan kita terhadap lingkungan kita...kita dibenci oleh orang lain...dan kemarahan orang tersebut telah dilampiaskan dengan membacok tubuh kita...itu artinya satu orang telah membenci kita...
he..he..coba inget kisah raden mas said (Sunan kalijaga) yang pernah jadi perampok ..dan ketika pertama kali bertemu dengan Sunan Bonang...ketika di begal Sunan bonang tidak melawan...malah mempersilakan Raden mas said mengambil apa yang ada, kecuali tongkat yang dibawa sunan bonang karena itu ia gunakan untuk menopang dirinya...namun karena Raden mas said melihat kepala tongkat itu terbuat dari mas..raden mas said berusaha merampasnya pula dengan kekerasan..namun dengan lemah lembut Sunan bonang memperlihatkan "karomahnya" yang lain...dia mengubah buah buah kelapa jadi emas dan mempersilakan raden mas said mengambilnya...tanpa harus bertarung reden mas said mengakui dan tidak jadi merampok

malah berniat berguru....secara logika dengan karomah yang dimiliki sunan Bonang bisa saja melumpuhkan dengan kanuragaan namun dengan sebuah KEBIJAKSAAN semua bisa diatasi
sabda Rosullah: berdoalah karena Doa itu adalah senjatanya orang muslim (Insya Allah hadis ini sahih..ane lupa perawinya)
kadang pengunaan ayat suci sebagai hizib atau sejenisnya jika tidak hati-hati bisa menjerumuskan kita kedalam kemusrikan
misalnya begini: Apakah dengan membaca Alfatiha 100 kali sudah pasti anda akan kebal terhadap bacokan????? atau bisa menang melawan musuh tanpa terkalahkan? ane katakan tidak....Jangan terjebak dalam pola pikir sempit seperti itu akhi...Allah itu maha perkasa..tidak mungkin dia bisa dipaksa dan diperkosaa kekuasaannya hanya dengan akhi membaca hizib atau surat-surat lainnya...Ridho Allah belum tentu Turun walaupun akhi membaca hizib itu sejuta kali....semua kembali kepada Allah...kita hanya hanya bisa berserah diri..tapi kita tidak bisa memaksa Allah...
Guru ane pernah mengatakan "jika serangan itu bersifat fisik, gunakan kan lah fisik untuk menangkisnya

maka dari itu marilah kita berlatih Silat
tidak dengan mengunakan yang bukan fisik untuk menangkis serangan yang berupa fisik...

karena yang bukan fisik kita gak pernah tahu gemana bentuknya...apakah bener-bener efektif jika dijadikan perlindungan..(bisa benjol kalau lagi gak jalan

)
maaf yah akhi..bukan ane mau mengurui..tapi hanya sekedar berbagi...ane sejak tahun 1983 telah bergelut dalam dunia beladiri...dan ternyata beladiri lebih pasti dari pada beladiri non fisik
tapi lain hal jika serangan itu bersifat Non fisik...barulah Non fisik dipakai...maka berdoalah