Amaterasu
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 83190
- Sejak
- 28 Okt 2009
- Pesan
- 2.702
- Nilai reaksi
- 170
- Poin
- 63
/hmm...mudah2-an gak ripos....
Definisi kaya atau miskin bagi kebanyakan orang selalu relatif dan
berbeda pemahaman. Bisa saja seseorang yang mempunyai uang 50 juta
sudah mengganggap bahwa dirinya kaya, atau bahkan hanya 10 juta
saja. Namun tidak sedikit juga yang memiliki uang ratusan juta
bahkan milyaran rupiah masih menganggap dirinya orang miskin.
Apakah Anda orang kaya atau miskin?
Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau
miskin? Gampang.
Berikut ini adalah indikasi2 yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah
orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini,
berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan :
1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :
Seseorang bisa dikatakan kaya kalo sudah bisa memberi. Mengapa?
Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia
sering bingung harus taruh di mana. Daripada mubazir, tercecer2,
rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan
saja pada orang yg membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih
orang Rp 100 perak atau Rp 100 ribu. Pokoknya siapapun yg bisa
memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.
2. ORANG KAYA TIDAK REWEL :
Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok?
Pakaian pramusaji gak rapi? So what?
Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke
hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yg “melayani” Anda,
logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga
pelayan….) . Jadi sangat gak wajar kalau kita menuntut orang yg
melayani kita itu haruslah orang yg sangat rapi, sangat sopan,
cerdas, dan perfeksionis.
Bayangkan pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan
lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa2, teman2
Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya. Karena itu, kalo
pelayan yg melayani Anda gak rapi, toko yg Anda kunjungi lusuh,
pegawai toko tidak tersenyum pada Anda / jutek, atau pramusaji
lupa / kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, Anda cukup
tersenyum pada mereka. Gak apa2. Itu adalah hal wajar, karena
mereka ada utk melayani Anda. Dan seorang pelayan tidak harus
lebih baik daripada Anda.
3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG :
Orang kaya gak pernah mikir soal hitung2an.
Kalo teman yg minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah. Toh cuman
1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah
masih ada kok. Dan lagi kalo dia gak ngembaliin, ya ngapain harus
ngejar dia atau maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat
ngancam2 segala? Justru orang kaya punya sikap yg berpasrah. Kalo
yg minjam tidak bisa mengembalikan, ya udah. Pasrahkan saja
uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya. Justru hati yang
besar. Itu yg terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari
sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yg punya hati besar.
4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA :
Orang kaya tidak pernah minta2 pada tetangga atau sodara2nya.
Mereka punya harga diri yg cukup tinggi, dan selalu berusaha utk
mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya.
Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri.
Ya lho… itu makanan paling mewah yg pernah ada di dunia ini.
Carilah orang2 di dunia, dan tantang mereka utk makan Nasi dan
Garam saja. Siapa yg bersedia? Hanya orang2 berhati emas yg mampu
bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang2 kayalah yg
punya hati yg terbuat dari emas.
5. ORANG KAYA TIDAK IRI :
Mengapa harus iri dengan tetanga yg punya mobil baru?
Mengapa harus dengki pula dengan teman yg punya rumah mewah? Kita
orang kaya kok. Kita punya semua yg mereka miliki, dan semuanya
abadi. Gak perlu takut digusur setiap saat, gak perlu takut
kebanjiran, gak perlu pusing mikirin gimana bayar cicilan dan
pajaknya setiap bulan. Dan yg pasti, gak perlu takut bakal dicuri
atau dibobol orang. Semuanya aman dan ga pake ribet.
6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH :
Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Atau bahkan mencibir kita?
Trus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya gak tuh. Karena saya
orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yg luas.
Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang.
Bukti kalo orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala
hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya.
Dia akan menampung semuanya dan tidak memendamnya. Dia tidak akan
frontal membalas semua omongan miring itu.
Ngapain ngehabisin tenaga dan waktu buat gituan? Orang kaya justru
memusatkan pikirannya utk mencari cara agar bisa menjadi “lebih
kaya”. Jadi… buat marah2, caci maki orang, atau ngatain orang… gak
deh. Itu bukan gawean orang kaya.
7.. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP :
Orang kaya tahu harus ke mana. Karena itu dia gak gampang
dipelintir, dibeli, atau disuap orang.
Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia akan melihat apa yg
buruk dan yg baik dengan sangat transparan, gak ada istilah zona
abu2. Dia punya pertimbangan yg baik dan berani mengambil
keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yg diambilnya. Gak
ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu gak ada
harga diri namanya. Orang kaya kok gak punya harga diri? Memalukan
sekali !!!
8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN :
Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama.
Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun
tanpa prasangka. Orang kaya itu gak picik. Mereka akan sangat
antusias menemui lawan yg mengajak bertemu dan berdamai. Mereka
juga akan sangat menghargai saran orang2, baik yg membangun
apalagi yg menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang2
yg berempati maupun yg tidak bersimpati padanya. Semua orang di
matanya sama. Dia memang bukan Tuhan, dan tentu saja porsi
persahabatan dengan teman dan musuh juga dia bedakan. Namun dalam
kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan teman sekalipun)
membutuhkan dirinya, dia akan selalu ada.
9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA :
Dalam tradisi orang Tionghua, orang itu bisa kaya kalo menghormati
orang tua. Gak percaya?
Tengoklah tradisi pemberian angpao. Anda baru bisa dapat angpao
dari orang tua kalo Anda bersujud 3X dan menyodorkan air teh pada
orang tua.. Semakin banyak angpao, berarti semakin kayalah Anda.
Karena itu, orang Tionghua sangat menekankan sikap sopan pada
orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka,
tetapi anak2 selalu menjunjung orang yg lebih tua itu. Mereka akan
bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para
tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam. Jadi… jika ingin menjadi
kaya, tetap kaya, bahkan semakin kaya, kuncinya hanya 1 :
hormatilah orang tua / orang yg dituakan. Lakukan dengan hati yg
ikhlas. Tanpa menunggu waktu lama, hartamu akan bertambah banyak.
10. ORANG KAYA TAKUT pada TUHAN YME
Berapa pun hasil yg kau peroleh hari ini, semuanya berasal dari
Tuhan.
Tuhan punya kehendak dan bisa membuatmu sukses, serta membuatmu
hancur. Ketika kau takut pada Tuhan, Dia akan memberikan apa yg
kau mau. Tetapi jika kau sombong, hanya dengan meniupkan sedikit
nafasNya, maka habislah engkau. Karena tahu bahwa semua hartanya
berasal dari Tuhan, maka orang kaya selalu punya rasa takut dan
selalu taat padaNya. Mereka akan rajin memuji Tuhan, menyembah
Dia, dan selalu memiliki rasa syukur. Semua mereka lakukan, karena
Tuhan telah bermurah pada mereka.
Inilah ciri2 Orang Kaya yg benar2 kaya sekaya-kayanya. Jika anda
telah melakukan hal ini semua, maka sudah sangat jelas kalau Anda
adalah orang kaya. Tetapi, jika Anda tidak melakukan semuanya,
tidak perduli berapa besar hartamu di tabunganmu, danang investasi,
atau reksadanamu, engkau hanyalah orang miskin yg paling hina di
dunia ini.
So…. Jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia :
lakukanlah hal ini !!!
Dan jika semuanya Anda lakukan, sudah dapat dipastikan : Andalah
ORANG TERKAYA DI DUNIA !!!
” We make a living by what we get and make a life by what we give ”
Catatan Moderator : Di spoiler bro gambarnya, gak semua member punya koneksi dewa
Definisi kaya atau miskin bagi kebanyakan orang selalu relatif dan
berbeda pemahaman. Bisa saja seseorang yang mempunyai uang 50 juta
sudah mengganggap bahwa dirinya kaya, atau bahkan hanya 10 juta
saja. Namun tidak sedikit juga yang memiliki uang ratusan juta
bahkan milyaran rupiah masih menganggap dirinya orang miskin.
Apakah Anda orang kaya atau miskin?
Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau
miskin? Gampang.
Berikut ini adalah indikasi2 yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah
orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini,
berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan :
1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :
Seseorang bisa dikatakan kaya kalo sudah bisa memberi. Mengapa?
Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia
sering bingung harus taruh di mana. Daripada mubazir, tercecer2,
rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan
saja pada orang yg membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih
orang Rp 100 perak atau Rp 100 ribu. Pokoknya siapapun yg bisa
memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.
2. ORANG KAYA TIDAK REWEL :
Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok?
Pakaian pramusaji gak rapi? So what?
Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke
hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yg “melayani” Anda,
logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga
pelayan….) . Jadi sangat gak wajar kalau kita menuntut orang yg
melayani kita itu haruslah orang yg sangat rapi, sangat sopan,
cerdas, dan perfeksionis.
Bayangkan pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan
lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa2, teman2
Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya. Karena itu, kalo
pelayan yg melayani Anda gak rapi, toko yg Anda kunjungi lusuh,
pegawai toko tidak tersenyum pada Anda / jutek, atau pramusaji
lupa / kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, Anda cukup
tersenyum pada mereka. Gak apa2. Itu adalah hal wajar, karena
mereka ada utk melayani Anda. Dan seorang pelayan tidak harus
lebih baik daripada Anda.
3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG :
Orang kaya gak pernah mikir soal hitung2an.
Kalo teman yg minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah. Toh cuman
1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah
masih ada kok. Dan lagi kalo dia gak ngembaliin, ya ngapain harus
ngejar dia atau maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat
ngancam2 segala? Justru orang kaya punya sikap yg berpasrah. Kalo
yg minjam tidak bisa mengembalikan, ya udah. Pasrahkan saja
uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya. Justru hati yang
besar. Itu yg terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari
sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yg punya hati besar.
4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA :
Orang kaya tidak pernah minta2 pada tetangga atau sodara2nya.
Mereka punya harga diri yg cukup tinggi, dan selalu berusaha utk
mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya.
Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri.
Ya lho… itu makanan paling mewah yg pernah ada di dunia ini.
Carilah orang2 di dunia, dan tantang mereka utk makan Nasi dan
Garam saja. Siapa yg bersedia? Hanya orang2 berhati emas yg mampu
bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang2 kayalah yg
punya hati yg terbuat dari emas.
5. ORANG KAYA TIDAK IRI :
Mengapa harus iri dengan tetanga yg punya mobil baru?
Mengapa harus dengki pula dengan teman yg punya rumah mewah? Kita
orang kaya kok. Kita punya semua yg mereka miliki, dan semuanya
abadi. Gak perlu takut digusur setiap saat, gak perlu takut
kebanjiran, gak perlu pusing mikirin gimana bayar cicilan dan
pajaknya setiap bulan. Dan yg pasti, gak perlu takut bakal dicuri
atau dibobol orang. Semuanya aman dan ga pake ribet.
6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH :
Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Atau bahkan mencibir kita?
Trus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya gak tuh. Karena saya
orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yg luas.
Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang.
Bukti kalo orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala
hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya.
Dia akan menampung semuanya dan tidak memendamnya. Dia tidak akan
frontal membalas semua omongan miring itu.
Ngapain ngehabisin tenaga dan waktu buat gituan? Orang kaya justru
memusatkan pikirannya utk mencari cara agar bisa menjadi “lebih
kaya”. Jadi… buat marah2, caci maki orang, atau ngatain orang… gak
deh. Itu bukan gawean orang kaya.
7.. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP :
Orang kaya tahu harus ke mana. Karena itu dia gak gampang
dipelintir, dibeli, atau disuap orang.
Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia akan melihat apa yg
buruk dan yg baik dengan sangat transparan, gak ada istilah zona
abu2. Dia punya pertimbangan yg baik dan berani mengambil
keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yg diambilnya. Gak
ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu gak ada
harga diri namanya. Orang kaya kok gak punya harga diri? Memalukan
sekali !!!
8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN :
Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama.
Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun
tanpa prasangka. Orang kaya itu gak picik. Mereka akan sangat
antusias menemui lawan yg mengajak bertemu dan berdamai. Mereka
juga akan sangat menghargai saran orang2, baik yg membangun
apalagi yg menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang2
yg berempati maupun yg tidak bersimpati padanya. Semua orang di
matanya sama. Dia memang bukan Tuhan, dan tentu saja porsi
persahabatan dengan teman dan musuh juga dia bedakan. Namun dalam
kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan teman sekalipun)
membutuhkan dirinya, dia akan selalu ada.
9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA :
Dalam tradisi orang Tionghua, orang itu bisa kaya kalo menghormati
orang tua. Gak percaya?
Tengoklah tradisi pemberian angpao. Anda baru bisa dapat angpao
dari orang tua kalo Anda bersujud 3X dan menyodorkan air teh pada
orang tua.. Semakin banyak angpao, berarti semakin kayalah Anda.
Karena itu, orang Tionghua sangat menekankan sikap sopan pada
orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka,
tetapi anak2 selalu menjunjung orang yg lebih tua itu. Mereka akan
bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para
tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam. Jadi… jika ingin menjadi
kaya, tetap kaya, bahkan semakin kaya, kuncinya hanya 1 :
hormatilah orang tua / orang yg dituakan. Lakukan dengan hati yg
ikhlas. Tanpa menunggu waktu lama, hartamu akan bertambah banyak.
10. ORANG KAYA TAKUT pada TUHAN YME
Berapa pun hasil yg kau peroleh hari ini, semuanya berasal dari
Tuhan.
Tuhan punya kehendak dan bisa membuatmu sukses, serta membuatmu
hancur. Ketika kau takut pada Tuhan, Dia akan memberikan apa yg
kau mau. Tetapi jika kau sombong, hanya dengan meniupkan sedikit
nafasNya, maka habislah engkau. Karena tahu bahwa semua hartanya
berasal dari Tuhan, maka orang kaya selalu punya rasa takut dan
selalu taat padaNya. Mereka akan rajin memuji Tuhan, menyembah
Dia, dan selalu memiliki rasa syukur. Semua mereka lakukan, karena
Tuhan telah bermurah pada mereka.
Inilah ciri2 Orang Kaya yg benar2 kaya sekaya-kayanya. Jika anda
telah melakukan hal ini semua, maka sudah sangat jelas kalau Anda
adalah orang kaya. Tetapi, jika Anda tidak melakukan semuanya,
tidak perduli berapa besar hartamu di tabunganmu, danang investasi,
atau reksadanamu, engkau hanyalah orang miskin yg paling hina di
dunia ini.
So…. Jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia :
lakukanlah hal ini !!!
Dan jika semuanya Anda lakukan, sudah dapat dipastikan : Andalah
ORANG TERKAYA DI DUNIA !!!
” We make a living by what we get and make a life by what we give ”
Catatan Moderator : Di spoiler bro gambarnya, gak semua member punya koneksi dewa



, berarti ane belum kaya