• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

jurang tradisi dengan Buddhisem

uniqueman

IndoForum Newbie B
No. Urut
17867
Sejak
25 Jun 2007
Pesan
227
Nilai reaksi
4
Poin
18
kita Buddhis.. mengajarkan...
semua mahluk memiliki dan mewarisi karmanya sendiri.. terlindung oleh karmanya sendiri.. apapun karma yang dibuatnya.. baik atau buruk.. itulah yang akan diwarisinya..

saya barusaja terperosok dalam jurang tradisi ini...
keluarga kami mengaku dan memilih Buddhis sebagai pandangan hidup..
saya memiliki seorang kekasih.. yang udah 10 bulan kami saling mencintai.. tak ada satu masalah pun yang tak dapat kami atasi... dia pun seorang Buddhis.. kami rajin ke vihara.. beribadah.. berbuat kebajikan.. menjaga sila.. demi satu harapan.. saya dan dia berjodoh selamanya... kami berusaha menyatukan karma kami... dengan semua upaya...

namun.. pandangan orang tua saya.. yang mendengar dari orang.. yang mengatakan dan menyatakan wajah kekasih saya tidak bawa hoki.. biasa berumur pendek dan menyengsarakan suami.. ini tradisi.. dan jelas pernyataan ini sangat.. sangat bertentangan dengan Buddha damma... saya tentu tak bisa menerima alasan ini...

namun saya juga tak kuasa melawan orang tua saya.. bisa dibayangkan.. sepasang insan yang sangat saling mencintai harus dipisahkan begitu saja.. hanya karena tradisi cina yang konyol ini...

sekarang mungkin keajaiban saja.. seandainya ada.. yang dapat merubah pola pikir mereka.. saya sudah berusaha memperjuangkan cinta saya.. adu argumen dengan kedua orang tua saya.. hingga banjir air mata... namun.. lagi2 pedoman cina kuno ini yang menjadi patokan...

apa wajah seseorang menentukan takdir, umur, sifat, rejeki seseorang??

saya berharap dengan tulisan saya ini.. ngk akan lagi da yang terjebak dalam jurang kebudayaan ini.. yang identik dengan Buddhis.. karena mayoritas Buddhis adalah warga keturunan cina.. di Indonesia ini khususnya..

sekarang saya hanya bisa berdoa.. semoga.. orang yang saya cintai itu.. diberikan kebahagiaan, ketabahan, kesehatan, rejeki, dan keselamatan dalam hidupnya... semoga dia.. berbahagia... saddhu...
 
kita Buddhis.. mengajarkan...
semua mahluk memiliki dan mewarisi karmanya sendiri.. terlindung oleh karmanya sendiri.. apapun karma yang dibuatnya.. baik atau buruk.. itulah yang akan diwarisinya..

saya barusaja terperosok dalam jurang tradisi ini...
keluarga kami mengaku dan memilih Buddhis sebagai pandangan hidup..
saya memiliki seorang kekasih.. yang udah 10 bulan kami saling mencintai.. tak ada satu masalah pun yang tak dapat kami atasi... dia pun seorang Buddhis.. kami rajin ke vihara.. beribadah.. berbuat kebajikan.. menjaga sila.. demi satu harapan.. saya dan dia berjodoh selamanya... kami berusaha menyatukan karma kami... dengan semua upaya...

namun.. pandangan orang tua saya.. yang mendengar dari orang.. yang mengatakan dan menyatakan wajah kekasih saya tidak bawa hoki.. biasa berumur pendek dan menyengsarakan suami.. ini tradisi.. dan jelas pernyataan ini sangat.. sangat bertentangan dengan Buddha damma... saya tentu tak bisa menerima alasan ini...

namun saya juga tak kuasa melawan orang tua saya.. bisa dibayangkan.. sepasang insan yang sangat saling mencintai harus dipisahkan begitu saja.. hanya karena tradisi cina yang konyol ini...

sekarang mungkin keajaiban saja.. seandainya ada.. yang dapat merubah pola pikir mereka.. saya sudah berusaha memperjuangkan cinta saya.. adu argumen dengan kedua orang tua saya.. hingga banjir air mata... namun.. lagi2 pedoman cina kuno ini yang menjadi patokan...

apa wajah seseorang menentukan takdir, umur, sifat, rejeki seseorang??

saya berharap dengan tulisan saya ini.. ngk akan lagi da yang terjebak dalam jurang kebudayaan ini.. yang identik dengan Buddhis.. karena mayoritas Buddhis adalah warga keturunan cina.. di Indonesia ini khususnya..

sekarang saya hanya bisa berdoa.. semoga.. orang yang saya cintai itu.. diberikan kebahagiaan, ketabahan, kesehatan, rejeki, dan keselamatan dalam hidupnya... semoga dia.. berbahagia... saddhu...


Emang kadang-kadang tradisi membawa petaka,kalau tidak diikutin di cap yang bukan-bukan.Menghilangkan suatu tradisi yang sudah mendarah-daging sangat sulit dihilangkan . yang bisa anda lakukan adalah memberi pengertian yang benar terhadap orang tua. saya yakin orang tuamu bukan seorang Buddhis melainkan KongHuCu atau Toisme.


@apa wajah seseorang menentukan takdir, umur, sifat, rejeki seseorang??
Jawabannya Tidak.

Kalau dibilang Mayoritas Cina beragama Buddha,salah besar kebanyakan masih Kong Hu Cu dan Toaisme sedangkan yang benar-benar beragama Buddha itu sedikit sekali.


Dari Dulu Beginilah Cinta ,Derita Tiada Akhirnya....
 
Apakah Budha tidak sama dengan taoisme? kok saya lihat orang semua di KTP budha,tetapi beriman di kelenteng tao
 
Apakah Budha tidak sama dengan taoisme? kok saya lihat orang semua di KTP budha,tetapi beriman di kelenteng tao

di Indo mana diakui Taoisme kk?
yg diakui itu cuma Buddha..

pada waktu itu..orang2 di kelenteng yg menyembah dewa2 aja..terpaksa menambah rupang2 Buddha..agar kelenteng tersebut diakui sebagai agama Buddha..
 
Semasa Orba yang berbau kebudayaan Cina dikekang habis sehingga kelenteng-kelenteng dileburkan menjadi Vihara. Yang ada buntut-buntutnya Bio sebenarnya bukan Vihara melainkan kelenteng di jadikan Vihara. Sehingga oleh non Buddhis menganggap Vihara-Vihara pasti agamanya Buddha.

@666

Buddha tidak sama dengan Taoisme
Buddha berasal dari India(ada beberapa tempat kelahiran Sang Buddha berada di Nepal)
sedangkan Taoisme dan KongHuCu berasal dari Tiongkok.
 
@uniqueman : ada sebuah kisah,mudah-mudahan anda mengambil hikmahnya.


Jodoh adalah….



Dahulu kala ada seorang pemuda, yang telah berjanji
untuk menikah dengan calon istrinya pada suatu hari,
bulan dan tahun. Setelah tiba pada hari yang telah
dijanjikan tersebut, calon istrinya malah telah
menikah dengan orang lain. Pemuda itu merasa terpukul
berat, lalu jatuh sakit tak kunjung sembuh.
Keluarganya berusaha semampunya dengan menggunakan
berbagai cara pengobatan, namun tak bisa berbuat
banyak, bahkan napasnya tersengal-sengal.

Pada saat yang demikian, lewatlah seorang biksu dalam
perjalanannya, dan setelah mengetahui keadaan pemuda
itu yang sebenarnya, lalu biksu tersebut memutuskan
untuk mencerahkannya sejenak. Si biksu lalu masuk ke
kamar pemuda tersebut, dan mengeluarkan sebuah cermin
dari dadanya kemudian menyuruhnya untuk melihat cermin
tersebut.

Si pemuda itu melihat lautan yang luas dan melihat
seorang wanita yang mengalami kebutaan sedang
tergeletak di atas pantai dan tak bergeming sedikit
pun juga. Seseorang lewat, memandang sekilas
menggeleng-gelengka n kepalanya, kemudian pergi, lalu
datang lagi seseorang kemudian melepaskan pakaiannya
dan menyelimuti mayat wanita itu lalu pergi, dan
datang lagi seseorang menuju ke sana kemudian menggali
sebuah lubang, lalu dengan hati-hati menguburkan mayat
wanita tersebut di tanah.

Si pemuda yang sedang sakit itu tidak mengerti makna
dari semua yang dipandangnya. Biksu lalu menjelaskan
dan berkata: “Wanita yang berada di pantai itu adalah
calon istrimu pada kehidupan sekarang. Kau adalah
orang kedua yang melewati jalan itu dan yang pernah
menutupi dengan sepotong pakaian. Dia bercinta kasih
dengan kau pada kehidupannya sekarang, hanya karena
untuk membalas sebuah budi baikmu. Namun, pada
akhirnya orang yang harus dibalas budinya seumur hidup
adalah orang terakhir yang menguburnya dan orang
terakhir itu adalah suaminya yang sekarang.” Pemuda
itu tiba-tiba sadar dengan apa yang telah terjadi! Dan
penyakitnya juga segera sembuh!

Begitulah yang namanya jodoh (pertalian yang
ditakdirkan) tidak bisa dipaksakan, jika memang milik
Anda, maka cepat atau lambat pasti akan menjadi milik
Anda. Dan jika memang bukan milikmu, tetap tidak akan
bisa Anda miliki biar bagaimanapun cara Anda untuk mengusahakannya
 
@uniqueman : ada sebuah kisah,mudah-mudahan anda mengambil hikmahnya.


Jodoh adalah….



Dahulu kala ada seorang pemuda, yang telah berjanji
untuk menikah dengan calon istrinya pada suatu hari,
bulan dan tahun. Setelah tiba pada hari yang telah
dijanjikan tersebut, calon istrinya malah telah
menikah dengan orang lain. Pemuda itu merasa terpukul
berat, lalu jatuh sakit tak kunjung sembuh.
Keluarganya berusaha semampunya dengan menggunakan
berbagai cara pengobatan, namun tak bisa berbuat
banyak, bahkan napasnya tersengal-sengal.

Pada saat yang demikian, lewatlah seorang biksu dalam
perjalanannya, dan setelah mengetahui keadaan pemuda
itu yang sebenarnya, lalu biksu tersebut memutuskan
untuk mencerahkannya sejenak. Si biksu lalu masuk ke
kamar pemuda tersebut, dan mengeluarkan sebuah cermin
dari dadanya kemudian menyuruhnya untuk melihat cermin
tersebut.

Si pemuda itu melihat lautan yang luas dan melihat
seorang wanita yang mengalami kebutaan sedang
tergeletak di atas pantai dan tak bergeming sedikit
pun juga. Seseorang lewat, memandang sekilas
menggeleng-gelengka n kepalanya, kemudian pergi, lalu
datang lagi seseorang kemudian melepaskan pakaiannya
dan menyelimuti mayat wanita itu lalu pergi, dan
datang lagi seseorang menuju ke sana kemudian menggali
sebuah lubang, lalu dengan hati-hati menguburkan mayat
wanita tersebut di tanah.

Si pemuda yang sedang sakit itu tidak mengerti makna
dari semua yang dipandangnya. Biksu lalu menjelaskan
dan berkata: “Wanita yang berada di pantai itu adalah
calon istrimu pada kehidupan sekarang. Kau adalah
orang kedua yang melewati jalan itu dan yang pernah
menutupi dengan sepotong pakaian. Dia bercinta kasih
dengan kau pada kehidupannya sekarang, hanya karena
untuk membalas sebuah budi baikmu. Namun, pada
akhirnya orang yang harus dibalas budinya seumur hidup
adalah orang terakhir yang menguburnya dan orang
terakhir itu adalah suaminya yang sekarang.” Pemuda
itu tiba-tiba sadar dengan apa yang telah terjadi! Dan
penyakitnya juga segera sembuh!

Begitulah yang namanya jodoh (pertalian yang
ditakdirkan) tidak bisa dipaksakan, jika memang milik
Anda, maka cepat atau lambat pasti akan menjadi milik
Anda. Dan jika memang bukan milikmu, tetap tidak akan
bisa Anda miliki biar bagaimanapun cara Anda untuk mengusahakannya

Artikel yang bagus.
 
@SingThung & @Patkay
Benar2 artikel yang bagus.
Emang dalam tradisi tionghoa percaya akan hal2 yg disebutin diatas.
Seperti halnya dengan Feng Shui. Tentu anda semua ga asing dgn fengshui bukan ?
Ada sebuah Toko di INDO, Dagangannya makin hari makin sepi, shg pemilik toko memutuskan untuk memanggil seorang ahli fengshui. Menurut ahli fengshui itu posisi pintu posisi jendela bahkan sampai toilet itu berada pada posisi yang salah, shg musti dibongkar dan dibangun ulang. Pemilik toko itu kemudian mengikuti sejumlah nasihat yg diberikan padanya. Habis uang banyak untuk renovasi, tapi hasilnya tidak seperti yg diinginkannya.
Moral dari cerita diatas, adalah Fengshui bisa diikutin, tapi kalo musti rombak terlalu banyak lebih baik ga usah.
Cerita ini jg untuk menjawab @TS, Menurut gue sih, elo musti ngikutin kata hati, cobalah mengerti pandangan ortu anda yg punya pengalaman hidup jauh lebih banyak, mungkin ada baiknya ada beritahukan kelebihan2 yg pasangan anda punya. Semoga hati ortu anda tergerak. Selamat berusaha.:)
 
@patkay...
makasih banget...
aku benar2 terhibur dengan artikelnya.. aku benar2 tersentuh.. ^^'
semoga ini membuahkan karma baik untuk anda... ^^'
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.