• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Studi: 'Menjilat' Atasan Bikin Hidup Sehat

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
Pekerja yang tidak disenangi bos cenderung akan menerima tekanan psikologis.

Mungkin Anda sering melihat sejumlah rekan kerja yang pandai mengambil hati atasan. Rasa kesal tak jarang muncul, ketika aksi itu membuat mereka menerima promosi jabatan atau kenaikan gaji. Terlepas efek buruknya terhadap lingkungan sekitar, sebuah studi mengungkap bahwa 'menjilat' bos membuat hidup lebih sehat.

Studi yang diterbitkan di Journal of Management Studies itu mengungkap bahwa tindakan semacam itu justru dapat mengurangi tekanan psikologis di tempat kerja. Tak hanya terhadap atasan, kemampuan seseorang merebut hati rekan kerjanya juga dapat menjauhkannya dari tekanan psikologis serupa.

Hasil studi itu menunjukkan, kemampuan seseorang melancarkan politik 'cerdas' untuk mengambil hati atasan dan rekan kerjanya akan meminimalisir terjadinya tekanan psikologis akibat pengucilan di lingkungan kerja.

Studi tersebut juga mengungkap bahwa pekerja yang mengalami pengucilan atau tidak disenangi bos cenderung akan menerima tekanan pekerjaan yang lebih berat, kelelahan emosional, dan kehilangan kreativitas serta produktivitas akibat tekanan yang muncul.

Berdasar survei terhadap 262 karyawan selama lebih lima tahun, sebanyak 29 persen dari 66 persen responden yang merasa diabaikan oleh bos atau rekan kerja memutuskan meninggalkan pekerjaan mereka (resign). Ini menunjukkan bahwa pengucilan di tempat kerja menjadi faktor pemicu stres individu yang berdampak pada kesehatan.

Dalam studi terhadap 215 karyawan di dua perusahaan minyak dan gas di China. tersebut, peneliti menguji hubungan antara kemampuan berpolitik di tempat kerja dan pengucilan di tempat kerja serta tekanan psikologis karyawan. "Data menunjukan bahwa pengucilan di tempat kerja berhubungan dengan tekanan psikologis," ujar Ho Kwong Kwan, salah satu penulis studi.

Menurutnya, proses mengambil hati dapat menetralisir hubungan antara pengucilan di tempat kerja dengan tekanan psikologis bila dilakukan oleh karyawan yang memiliki ketrampilan berpolitik. Namun, akan terjadi sebaliknya jika dilakukan oleh karyawan yang tidak pandai berpolitik.

Sementara jalan menuju kesuksesan dan kesehatan muncul dari 'menjilat', penulis studi memiliki saran yang lebih baik. Mereka mengatakan bahwa perusahaan harus menciptakan budaya yang menghambat munculnya pengucilan di tempat kerja dengan menyediakan pelatihan kepada manajer dan karyawan. Hal ini akan meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri karyawan, mendorong teknik pemecahan masalah yang efektif, dan meningkatkan ketrampilan berpolitik karyawan.

aku pernah punya karyawan yang penjilat. ngejilatnya bukan di aku.. tapi di bos besar!! asem dah
kayaknya aku pernah ceritaaa tp udah duluu bangettt
 
salah itu psikologis, dimana2 menjilat atasan itu gk menjamin membawa ketenangan

karena baik kepada atasan dan belom tentu baik kepada selain atasan

kalo baik sesama baik itu atasan dan bawahan nah itu baru benar, karena selain mendapat banyak tmn, bisa jg memperingan beban yg dipikul apa lagi saat bekerja :D.

dan ini tidak sama dengan menjilat, pasalnya ya tadi, menjilat hanya bersikap baik kepada atasan, namun belum tentu kepada selain atasan :D
 
^
jujur yo, MOA..
dulu aku pernah kerja bareng yang namanya penjilat.. dia tenang tenang aja tuh, seneng seneng aja ngebikin gw jatuh.. -_-a
bahkan lebih dimanja dari pada gw yang notabene anak bos...
 
Karena aku memiliki karyawan , jadi saya pikir adalah hal yang baik jika kita pro kepada atasan , tetapi tidak menjilat. Menjilat itu membuat atas alergi. kalo ada bawahan cowok menjilat , gw selalu mengatakan , kerja tugas loe aja yg baik. sisanya tidak usa kamu pikirin. . Apa lagi yg menjilat itu cewek. cewek itu pasti bukan karyawan yg handal.

Kalo karyawan yg baik adalah mendukung program kerja gw, mengerjakannya dengan kesalahan minimal. menuruti apa yg aku perintahkan ( tidak membangkang atau protes) dan dia bisa meraih target yg aku tentukan. Dia tidak hitungan. Artinya gampang disuruh kerja ini , ono. Orang yg begini , gaji nya bisa melesat naik jauh diatas rata2 karyawan yg lain. fasilitas juga diberikan istimewa dan bahwan yg demikian biasanya dianggap sebagai karyawan emas dan tanggung jawab gw bisa sharing ke dia. dan gw bisa tidur nyenyak walaupun tidak masuk kantor atau keluar negeri.

baik sesama temen kerja adalah wajib. karena setiap hari bertemu. tidak boleh ada gesekan. tidak ada lapor2 antar karyawan. eveluasi dilakukan oleh atasan pada target kerja yg diberikan. jadi tidak dibutuhkan lapor2 menjelekan sesama karyawan. yg suka melapor justru dapat kartu kuning , berpotensi dipecat. pergesekan antar karyawan menciptakan atmosfir yg tidak nyaman dalam lingkungan kerja, akhirnya mnurunkan kinerja perusahaan. Yang suka bikin geng dan suka berseteru antar geng , pemimpinnya akan dipecat. tidak ada geng2, yg ada setiap posisi ada kepala nya. semua karyawan tunduk pada kepala devisi masing2.

bersikap baik dan tidak perhitungan adalah sehat 100% , menjilat over bahkan bisa kena penyakit lidah sariawan. :D
 
terkadang, dijilat tuh gak berasa loh
 
Karena aku memiliki karyawan , jadi saya pikir adalah hal yang baik jika kita pro kepada atasan , tetapi tidak menjilat. Menjilat itu membuat atas alergi. kalo ada bawahan cowok menjilat , gw selalu mengatakan , kerja tugas loe aja yg baik. sisanya tidak usa kamu pikirin. . Apa lagi yg menjilat itu cewek. cewek itu pasti bukan karyawan yg handal.

Kalo karyawan yg baik adalah mendukung program kerja gw, mengerjakannya dengan kesalahan minimal. menuruti apa yg aku perintahkan ( tidak membangkang atau protes) dan dia bisa meraih target yg aku tentukan. Dia tidak hitungan. Artinya gampang disuruh kerja ini , ono. Orang yg begini , gaji nya bisa melesat naik jauh diatas rata2 karyawan yg lain. fasilitas juga diberikan istimewa dan bahwan yg demikian biasanya dianggap sebagai karyawan emas dan tanggung jawab gw bisa sharing ke dia. dan gw bisa tidur nyenyak walaupun tidak masuk kantor atau keluar negeri.

baik sesama temen kerja adalah wajib. karena setiap hari bertemu. tidak boleh ada gesekan. tidak ada lapor2 antar karyawan. eveluasi dilakukan oleh atasan pada target kerja yg diberikan. jadi tidak dibutuhkan lapor2 menjelekan sesama karyawan. yg suka melapor justru dapat kartu kuning , berpotensi dipecat. pergesekan antar karyawan menciptakan atmosfir yg tidak nyaman dalam lingkungan kerja, akhirnya mnurunkan kinerja perusahaan. Yang suka bikin geng dan suka berseteru antar geng , pemimpinnya akan dipecat. tidak ada geng2, yg ada setiap posisi ada kepala nya. semua karyawan tunduk pada kepala devisi masing2.

bersikap baik dan tidak perhitungan adalah sehat 100% , menjilat over bahkan bisa kena penyakit lidah sariawan. :D

ya begitulah, intinya intinya menjilat gk baik

emg ente kerja apa nih :D
 
menjilat bagian atas emang enak banget kok ane sering tuh klo lagi *sensor* pertama kali menjilat bagian atas =))=))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.