• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hati-Hati Menonaktifkan Facebook

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
OTTAWA - Facebook dianggap tidak cukup andal memproteksi informasi data pribadi konsumennya, malahan Facebook memberikan informasi yang membingungkan dan tidak lengkap mengenai privacy di Facebook. Hal tersebut disampaikan oleh Privacy Commissioner Canada, Selasa (14/07) lalu. "Sangat jelas bahwa privacy adalah paling utama di Facebook, dan kami belum menemukan batasan privacy yang serius dalam pengoperasian situs jejaring sosial tersebut," ungkap Jennifer Stoddart, Privacy Commissioner Canada.

Laporan Stoddart menyatakan bahwa Facebook telah melanggar hukum privacy Kanada, dengan membiarkan informasi data pribadi pengguna yang sudah di nonaktifkan tersimpan dalam database mereka. Hal tersebut kemudian justru menyediakan informasi yang membingungkan mengenai praktek privacy, sebagai contoh untuk menampilkan deaktivasi akun, namun Facebook tidak menghapus akun tersebut.

Facebook kemudian berdalih bahwa tidak dihapusnya akun yang sudah tidak aktif tersebut bermaksud untuk menjaga data pribadi tersebut tidak hilang, karena setengah pengguna Facebook melakukan re-aktivasi akun yang telah mereka non-aktifkan.

Facebook juga menjelaskan kepada Privacy Commissioner, bahwa pihaknya akan memberikan pengertian dan memberikan peringatan kontrol privacy bagi pengguna. Walaupun begitu, pihak Facebook juga tidak ingin terlalu banyak memberikan notifikasi yang dapat mengganggu user.

Credit to : terjemahan bebas

Kode:
http://www.reuters.com/article/technologyNews/idUSTRE56F4GW20090716
 
mksdny gmn bro?

nda ngerti.../hmm
 
wwwwwwaaaaaaaaaah punya gu dah dinon aktif gawat dah /wah /wah

jadi gimana ya caranya biar akun kita selamanya ilang /hmm
 
^
nah itu dia masalahnya, walaupun account FB dah kita delete, data kita tetep ada di database FB nya, itu bahaya bukan ?
 
^
bener banget untuk itu jangan mengupload hal-hal yang berprivasi ke dalam facebook.
Nanti kalau didelete tidak ada yang terlalu dikhawatirkan :)
 
bukanny ini dha pernah booming, pas masalah privacy yg di ganti 2x sama pihak fb?
 
waduh situs gituan emang ngeri.. apalagi orang sampaitahu kita mendetail
 
social networking ya begitu dah, dalam hal ini masih mendingan friendster. karena kalau kita delete account, ya langsung account kita didelete selamanya dan tidak akan dapat dimunculkan kembali :)
 
^
Sayangna FS g one stop networking..masih kalah lengkap fiturna sama FB.

Gw pernah kecolongan juga karena FB. Gara2 gw komen di foto teman gw, eh...foto teman gw yang seharusna g dibuka sama orang lain yang ada relasi sama gw tapi ga ada relasi sama teman gw. Akhirna acc FB gw ubah privacy na ke "only me" dan bukan "friend of friend"

elain account, semua gambar yang di del di FB, jika kita load lagi link na masih bisa dibuka... /swt
 
^
ada baiknya sih, jangan naro hal yg bersifat privaci di FB, dari pada data privaci kita nyebar kemana-mana :(
 
Bisa nga kalau minta sama pihak sananya di delete aja datanya, kan dalihnya kalau user mau mengaktifkan lagi...
 
^
Mudah-mudahan aja sih bisa, tapi pihak sana pasti kasih alesan yg bertele-tele, biasanya sih gtu..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.