• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cowok (Berhati2lah terhadap HP)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. sone
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

sone

IndoForum Junior A
No. Urut
354
Sejak
8 Apr 2006
Pesan
3.404
Nilai reaksi
155
Poin
63
Bagi anda yang terus menerus membawa-bawa ponsel atau telepon genggam nampaknya harus berhati-hati, pasalnya sebuah penelitian di Hungaria mengungkapan bahwa ponsel atau telepon genggam dapat membuat sperma pria rusak. Mereka yang menyimpan ponsel pada sabuk atau sarung ponsel yang diikat di sabuk dan dekat selangkangan adalah mereka yang memiliki resiko spermanya berkurang hingga hampir 30 persen. Dr. Imre Fejes dari departemen obstetrics dan gynecology di Universitas Szeged mengatakan dalam sebuah kesimpulan penelitian bahwa pemakaian ponsel yang terus menerus memiliki efek negatif terhadap produksi sperma dan kesuburan pria. Fejes bersama tim menganalisa sperma dari 221 pria dan menanyai mereka mengenai pemakaian ponsel. Ditemukan ada hubungan antara penggunaan ponsel sekalipun dalam setting standby dengan pengurangan konsentrasi dan kualitas sperma. Penelitian yang akan dilaporkan dalam konferensi European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) di Berlin minggu ini menurut Rejes masih perlu dilakukan penelitian lebih jauh untuk mendukung penemuan tersebut. Sementara mantan presiden Profesor Hans Evers mengatakan walaupun hasil penemuan tersebut cukup menarik, masih jauh sampai pada kesimpulan seperti itu karena penelitian tidak nampak menganalisa tingkat stress, jenis pekerjaan atau apakah mereka itu perokok sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah sperma. Namun demikian ini merupakan penelitian pertama yang mengungkapkan sinyal elektromagnetik ponsel memperngaruhi jumlah sperma dan kesuburan pria.
 
Wew.. Masa sih kk Sone? Kalo buat cewe gak ada efek sampingnya ya? Buat cowo doank??? Tapi kalo menurut gw sih susah kk, soalnya biasa bawa HP sih di daerah sekitar pinggang.
 
sama, kalo aku taruh di saku belakang

mo bilank apa lagi, jalani aja dah

semua tergantung nasib
 
Hehehe.. Iya nih..
Di pikir2 aneh juga ya.. Sekarang2 gitu baru heboh nya hal ini.. Jujur gw baru tau sekarang..
Sekarang kok banyak banget gitu berita tentang produk2 ato hal2 yang berbahaya tapi padahal udah sering banget di pake sama orang2 gitu..
Contohnya kasus obat nyamuk Hit. Obatnya udah lama banget.. Tapi baru di umumin bahaya nya sekarang gitu... /wah /heh
 
sone berkata:
Bagi anda yang terus menerus membawa-bawa ponsel atau telepon genggam nampaknya harus berhati-hati, pasalnya sebuah penelitian di Hungaria mengungkapan bahwa ponsel atau telepon genggam dapat membuat sperma pria rusak. Mereka yang menyimpan ponsel pada sabuk atau sarung ponsel yang diikat di sabuk dan dekat selangkangan adalah mereka yang memiliki resiko spermanya berkurang hingga hampir 30 persen. Dr. Imre Fejes dari departemen obstetrics dan gynecology di Universitas Szeged mengatakan dalam sebuah kesimpulan penelitian bahwa pemakaian ponsel yang terus menerus memiliki efek negatif terhadap produksi sperma dan kesuburan pria. Fejes bersama tim menganalisa sperma dari 221 pria dan menanyai mereka mengenai pemakaian ponsel. Ditemukan ada hubungan antara penggunaan ponsel sekalipun dalam setting standby dengan pengurangan konsentrasi dan kualitas sperma. Penelitian yang akan dilaporkan dalam konferensi European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) di Berlin minggu ini menurut Rejes masih perlu dilakukan penelitian lebih jauh untuk mendukung penemuan tersebut. Sementara mantan presiden Profesor Hans Evers mengatakan walaupun hasil penemuan tersebut cukup menarik, masih jauh sampai pada kesimpulan seperti itu karena penelitian tidak nampak menganalisa tingkat stress, jenis pekerjaan atau apakah mereka itu perokok sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah sperma. Namun demikian ini merupakan penelitian pertama yang mengungkapkan sinyal elektromagnetik ponsel memperngaruhi jumlah sperma dan kesuburan pria.

berkurang dikit ndapapalah.....
asal nda kering ampe keriput / pecah2 (gersang kyk padang pasir) sih nda apa2 dah..... :p
 
untung gw ga suka bawa2 hp
malahan hp di tinggal di kamar mulu
udah kaya raja sms aja kalo bawa2 hp mulu/heh
 
nah lo yang co ...bisa bahaya tuh buat masa depan/heh
 
Untung dari dolo suka pake Peredam Radiasi .... gara" baca artikel soal signal HP membuat kerusakan OTAK /omg
Makanya sampe sekarang suka model Clam Shell / Flip. /heh
 
asyik......
ntar cow kehilangan generasi penerusnya....
 
Mereka yang menyimpan ponsel pada sabuk atau sarung ponsel yang diikat di sabuk dan dekat selangkangan adalah mereka yang memiliki resiko spermanya berkurang hingga hampir 30 persen.

Buset!! Yang bener ni son 30 %?? whwaaaaaaaa..aku tiap hari di kantong... duh hari ini 30 % dong hiks hiks, anak2kku yang malang, sapa tau aja ada yang jadi presiden...
anakku malang , spermaku hilang....
 
HP gw cuma jadi pajangan di rumah...
kaga pernah gw bawa....

wakakak... jadi yah... masih aman gw,,,,
 
iyalah berkurang...orang hpnya dikantongin buat media janjian ngajak ml..:-*
 
klo ditaruh kantong depan kemeja suka jatuh klo wktu membungkuk. lgian apa ga pengaruh ke jantung?
yach susah jg neh....
 
makanya mending di taruh di kantong depan kemeja ya

bahaya jg cc

karena efek jangka panjangnya bisa kna serangan jantung...

cuz pada dasarnya yg namanya sinyal dan gelombang radio itu gag baik buat tubuh kita....

mungkinteralu extrim kali y serangan jantung...

yah sakit jantung / jantungnya bisa terganggu lha...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.