itukan pendapat anda, mo detai dalam kotak 30cm x 30 cm mana muat ? Datanglah belajar, mulailah dengan kultivasi behaviour, kalo ad kemajuan anda akan bisa akses sendiri.
Jgn bandingkan dgn yg teravada. Kami bkn teravada , anda hrs membedakan itu. Jd tidak hrs sama. Cara nya jg ga hrs sama. Kami pny cara sendiri kok. Itulah yg membuat kita bertahan dan berkembang. Kami ada cara kami tersendiri. Kami pny pokok pikiran sendiri, ga harus sama dgn teravada ato yg lain nya. Jalan kami ini jalan Maitreya. Ini yg harus dipahami, kalo Jalan Maitreya sama dgn Gautama , lalu buat apa kami membuka jalan Maitreya ? Toh uda ada Gautama bukan, buat apa repot2 ? Jalan Maitreya ini akan menjadi Jalan semua Mahluk. Tentu ada yg tidak sama dgn Gautama, tp ini bkn alasan harus konflik. Tp bisa saling memahami, sperti yg anda katakan hny yg baik diambil sisanya anggap kotoran. Ya , kalo anda berpikir itu kotoran ya, itu hak anda. Setidaknya ini pikiran yg cukup maju.
Kami tidak butuh diterima, karena kami uda ada warga sendiri, kami hny ingin tidak ada konflik, karena konflik bertentangan dengan Misi Maitreya. Kami bkn ancaman bg teravada. Ato siapapun. Kami malah bersyukur ada profil yg baik di forum ini sprt Singthung. Ini berarti warga teravada masih ada roh nya Sang Budha.
Sebelumnya kami beranggapan warga teravada tukang ribut, ga ribut soal vege, ribut soal sutta/sutra, ga ribut ini , ribut itu. Menyebar kebencian, menyebar pertikaian. Mana ada roh membina diri ? Di mana itu kemajuan meditasinya ? Mana itu keseimbangan batin ? Tp setelah menguji sinngthung, sy salut bahwa ada yg bagus di level atas, kecuali yg level bawah bising bangat...
Mohon maaf....
maaf...gw juga sebenarnya dulu aliran maitreya selama kurang lebih 1 tahun..
gw quit...karena ajarannya tidak beda jauh dengan kristen...
dan lagi tidak ada bukti yang bisa memajukan diriku..
paling-paling di ajar sopan-santun,,tata-krama,jangan begini,jangan begitu.....
saya mau belajar yang lebih tinggi lagi dari itu semua..
ajaran maitreya cuma sampai disini....
dan saya menemukannya di theravada......ajaran sempurna yang langsung mengatasi pokok permasalahan manusia yakni
"PIKIRAN"
ajaran bukan di nilai dari KUALITAS kecil....jika anda melihat theravada hanya sekitar sini...waduh pandangan anda sempit sekali.
coba lihat
ajahn chah adakah yang meragukan kebijaksanaannya?
bahkan di dunia barat pun mengakui beliau.
yang saya lihat AJARAN-NYA.....
ajaran sempurna yang tidak ditemukan cacat atau bahkan berkontradiksi satu-sama lain.
ajaran yang mampu membawa manusia untuk membuktikan LANGSUNG.
ajaran yang mampu membawa manusia untuk mencapai kesucian dan menghancurkan avijja.
ajaran yang tidak dapat ditaklukkan...
berbeda sekali dengan ajaran / agama lain.
semua agama di indonesia dan yang saya ketahui....semua mengakui adanya makhluk TERTINGGI yakni TUHAN / LAOMU / DLL...
hanya agama buddha dhamma yang tidak mengakui kebenaran itu....mengapa?
dari semua agama yang mengakui TUHAN...adakah yang mampu membuktikan kebenarannya?
semua agama mengakui adanya INTI yang kekal...tapi buddha dhamma tidak mengakui...mengapa?
karena buddha dhamma sudah meneliti,menganalisa...bahwa memang tidak ada INTI yang kekal../ ANATTA
bagaimana dengan pandangan lain yang masih memiliki INTI yang kekal?
mereka hanya mampu ber-teori tanpa bisa membuktikan.
bagaimana mungkin saya bisa pindah aliran?
bagaimana mungkin saya bisa pindah keyakinan?
bagaimana mungkin saya mengakui kalau ini salah?
langit runtuh pun selama nya tidak akan !!!!
buddha dhamma yang saya pelajari.....
PERFECTO. ^^