• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mental Sang Pembuka Jalan Bagi Maitreya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. akiong
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

akiong

IndoForum Junior A
No. Urut
41745
Sejak
25 Apr 2008
Pesan
2.971
Nilai reaksi
47
Poin
48
Mental sang pembuka jalan bagi maitreya. Umat MLDD/IKT harus lebih rendah hati, membina harus lebih keras , berbuat kebajikan harus lebih banyak dan harus lebih serius agar bisa menjadi contoh teladan.
Sang pembuka jalan tidak boleh meruntuhkan keyakinan umat agama lain terhadap agamanya sendiri , baik umat yang sejenis maupun yang berlainan.
Sang pembuka jalan harus menjadi inspirasi bagi semua orang untuk lebih serius membina diri pada agama nya masing2. Tidak ada pencelaan atau sindiran merendahkan.
Sang pembuka jalan harus mendorong semua umat dari semua type agama untuk menemukan form/ bentuk mereka yang paling original dan yang paling super suprime.
Karena dengan semakin berkembangnya bentuk2 original yang paling suprime dari semua agama maka mental manusia baru bisa berkembang pesat.
Perkembangan mental semua manusia pada titik puncak inilah memungkinkan pergerakan mental maju menuju satu titik penyatuan persepsi, jadi bukan sebaliknya dengan meruntuhkan keyakinan mereka dengan suka menonjolkan diri sendiri sang pembuka jalan.
Sang pembuka jalan haruslah mempelajari dan memahami semua Dharma agama yang lain dengan demikian sifat toleransi dan persaman persepsi dapat terjadi dalam kalangan sendiri dulu sebelum persamaan persepsi terjadi di luar.
 
bisakah saya sempurnakan???

judulnya keknya ga tepat..soalnya ada kata maitreya nya..^^
maitreya sudah punya kamma baik yang berlimpah...dan telah menyempurnakan 10 parami..
tidap perlu DI BUKA-kan jalan....karena lebih baik buka sendiri jalan kita dolo.

Mental sang pembuka jalan bagi maitreya. Umat MLDD/IKT harus lebih rendah hati, membina harus lebih keras , berbuat kebajikan harus lebih banyak dan harus lebih serius agar bisa menjadi contoh teladan.
mantap ini....setuju gw

Sang pembuka jalan tidak boleh meruntuhkan keyakinan umat agama lain terhadap agamanya sendiri , baik umat yang sejenis maupun yang berlainan.
tergantung bos situasi nya...meruntuhkan dengan CARA apa.
cara keras,lembut,bijaksana,dll....tapi tetap harus dirubah Asalkan ajaran itu
dapat DI BUKTIKAN kebenarannya. jangan omong kosong gitu..oke

Sang pembuka jalan harus menjadi inspirasi bagi semua orang untuk lebih serius membina diri pada agama nya masing2. Tidak ada pencelaan atau sindiran merendahkan.
membantu orang haruslah BIJAK..mengarahkannya ke arah yang BENAR.
agama hanyalah MEREK..tetapi kebenaran TETAP lah SATU.
yaitu kebenaran yang berlaku bagi semua MAKHLUK HIDUP..PARAMATHA SACCA.

Sang pembuka jalan harus mendorong semua umat dari semua type agama untuk menemukan form/ bentuk mereka yang paling original dan yang paling super suprime.
sekali lagi mendorong ( membantu haruslah bijak ) mendorong dengan pengertian KEBIJAKSANAAN dan tentu harus di BUKTIKAN...bukan menjadi EKSTRIM...contoh nya saja ahmadiyah dan islam.....jika mereka bijak maka tidak ada insiden monas.^^

Perkembangan mental semua manusia pada titik puncak inilah memungkinkan pergerakan mental maju menuju satu titik penyatuan persepsi, jadi bukan sebaliknya dengan meruntuhkan keyakinan mereka dengan suka menonjolkan diri sendiri sang pembuka jalan.
seandainya semua umat manusia mau mempraktekkan ajaran sang buddha,,,
maka tidak akan terjadi perbedaan persepsi..tetapi karena kebodohan maka terjadi lah perbedaan persepsi..(paramatha sacca adalah satu hal yang tidak dapat di beda-bedakan)...kalau cuma sampai pada tahap samuthi sacca...maka kita adalah orang bodoh..

untuk itulah MAHAKASAPPA(murid sang buddha yang mencetuskan pertemuan sangha pertama) dan para arahat melihat manusia cenderung menurun pada masa akan datang...maka di buatlah TRIPITAKA. yang di dukung raja ashoka pada persamuan sangha ke-3 ( jika tidak salah ) ^^


Sang pembuka jalan haruslah mempelajari dan memahami semua Dharma agama yang lain dengan demikian sifat toleransi dan persaman persepsi dapat terjadi dalam kalangan sendiri dulu sebelum persamaan persepsi terjadi di luar.
bkn sifat toleransi yang dibutuhkan melainkan membuktikan kalau KEBENARAN adalah satu saja....karena tidak mungkin membiarkan manusia menjadi bodoh terus menerus...
tetapi tentu nya DENGAN CARA yang bijaksana...
sang buddha saja karena melihat kebodohan nighanta upali....maka sang buddha tidak membiarkan(men-toleril) upali terus dalam kebodohan,,tetapi mencerahkannya.
tetapi sekali lagi sang buddha menggunakan cara yang sangat bijaksana.

sekali lagi EHIPASSIKO..pembuktian di butuhkan.
 
Gimana pun ehipassiko yg dilakukan manusia tdk pernah akan benar 100%....karena manusia masih di liputi moha, dosa dan lobha.....

seperti contohnya....masalah cerita G30s/PKI........ banyak manusia telah berEhipassiko dan sangat yakin 10000% bahwa kejadian itu benar-benar ada dan nyata...siapa lawan dan siapa pahlawan.......ehhhhh, ternyata waktu membuktikan kebenaran yg sebenar-benarnya......ttg cerita dongengan tsb.......hahahahaha.........

ehipassiko yg cuman 32 tahun lamanya, itu juga namanya ehipassiko....!!!

"Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang boleh datang kepada Bapa kecuali melalui Aku." Yohanes 14:6

" Hanya Thian yg maha Tahu...." Khong Tzu
 
seperti contohnya....masalah cerita G30s/PKI........ banyak manusia telah berEhipassiko dan sangat yakin 10000% bahwa kejadian itu benar-benar ada dan nyata...siapa lawan dan siapa pahlawan.......ehhhhh, ternyata waktu membuktikan kebenaran yg sebenar-benarnya......ttg cerita dongengan tsb.......hahahahaha.........

Masalahnya agama Buddha gak mencampuri politik. Yang terjadi di G30S/PKI. Kalau mau tahu lebih lanjut, mungkin referensi berikut bisa membantu:

1. Dokumen CIA - Melacak Penggulingan Soekarno dan Konspirasi G30S 1965 (Hasta Mitra)
2. Sukarno Memilih Tenggelam agar Suharto Muncul ( Darmawan MM - Hikayat Dunia)

Kalau masih belum cukup, silahkan ke Google saja.

---------------------------------

Selesai masalah G30SPKI, masuk ke ehipasiko.
Sudah baca postingan Sinthung tentang Ehipasiko?, kalau belum ini cari saja sendiri, belum jauh jauh dari halam pertama di forum Buddha ini kok.

Kemudian, di jaman Orde Baru, seandainya anda ahli meditasi, mencapai jhana tertentu, dan mengetahui kebenaran kejadian G30S/PKI. Bijaksanakah hal itu diuangkapkan? Tahu bukan berarti harus diceritakan kemana-mana.

Pramodea Ananta Toer, salah satu korban dan saksi kebrutalan rezim orde baru, tahu semuanya. Permasalahannya bukan di ehi pasiko bisa tahu semuanya. Loh kok G30SPKI gak tahu? Gak usah Ehi Pasiko juga masalah G30SPKI itu ada dan banyak saksi hidupnya.

Masalahnya adalah DIBUNGKAM. Gak boleh ngomong. Gak boleh mengeluarkan pendapat. Jadi, kalau mau dihubungkan dengan Ehipasiko, Kayanya OOT deh...

Kemudian, Klaim kamu banyak umat yang telah berehipasiko dan sangat yakin 10000% bahwa kejadian itu benar-benar ada dan nyata. Ehi Pasiko versi apa nih?.... kalau banyaknya lebih dari 1 yah mungkin. Biar tahu saja, dari seluruh penduduk Indonesia saat itu, umat Buddhanya berkisar cuman 1 - 2 persen. Dan dari 1 - 2 persen itu, berapa persen yang sudah tahu ehipasiko dan benar-benar bisa menerapkannya? Begitu kamu bilang banyak. Statistiknya yang bener dong.

Lagian, kalo tahu apa berani ngomong? Bahasa mandarin dan Aksara China saja dilarang kok, mau ngomong G30SPKI (di jaman Orde Baru). Terbukti kan, setelah kran kebebasan berbicara dibuka karena reformasi, mulai banyak kebenaran-kebenaran dan fakta-fakta yang bertolak belakang dengan yang sudah diberitakan pemerintahan Orde baru. Justru disitu ehipasiko nya.

Kalau 32 tahun baru terungkap, jangan tuding ehipasiko gak jelas. Rezim Orde Baru yang mengatur pemberitaan agar tercipta stabilitas yang mendukung GBHN dan Pembangunan Jangka Panjang, sehingga tercapai cita-cita Pembangunan, mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Gitu dulu yang di dapat di P4.
 
ehipassiko itu bukan berarti pembuktian dokumenter...hahaha...

tapi ketika sang buddha bilang bahwa nibbana itu ada,Kesaktian itu ada,pencerahan itu ada....
beliau bukan saja menyebut ada..TETAPI mengajarkan CARA UNTUK MENCAPAI ITU SEMUA..

ketika kita mengikuti CARA BELIAU.....kita juga melihat hal yang SAMA..maka itulah disebut EHIPASSIKO.

--------------------------------------------------------

coba bandingkan dengan ajaran lain....mereka menyebut Tuhan itu ada...tapi..
ada nga CARA untuk mencapai itu untuk di buktikan?
mereka tidak mengajarkan CARA...hanya dalam perasaan mengatakan ADA

lalu bagaimana mungkin mereka bisa menyebut Tuhan itu ADA..tapi tidak pernah membuktikan nya?dan tidak ada CARA untuk membuktikan...
ini bukan ehipassiko

anda tau sendiri waktu meditasi perasaan itu apa?...hanya sebuah objek yang di sebabkan beberapa faktor.
 
Mental Sang Pembuka Jalan Bagi Maitreya
Mental sang pembuka jalan bagi maitreya. Umat MLDD/IKT harus lebih rendah hati, membina harus lebih keras , berbuat kebajikan harus lebih banyak dan harus lebih serius agar bisa menjadi contoh teladan.
Sang pembuka jalan tidak boleh meruntuhkan keyakinan umat agama lain terhadap agamanya sendiri , baik umat yang sejenis maupun yang berlainan.
Sang pembuka jalan harus menjadi inspirasi bagi semua orang untuk lebih serius membina diri pada agama nya masing2. Tidak ada pencelaan atau sindiran merendahkan.
Sang pembuka jalan harus mendorong semua umat dari semua type agama untuk menemukan form/ bentuk mereka yang paling original dan yang paling super suprime.
Karena dengan semakin berkembangnya bentuk2 original yang paling suprime dari semua agama maka mental manusia baru bisa berkembang pesat.
Perkembangan mental semua manusia pada titik puncak inilah memungkinkan pergerakan mental maju menuju satu titik penyatuan persepsi, jadi bukan sebaliknya dengan meruntuhkan keyakinan mereka dengan suka menonjolkan diri sendiri sang pembuka jalan.
Sang pembuka jalan haruslah mempelajari dan memahami semua Dharma agama yang lain dengan demikian sifat toleransi dan persaman persepsi dapat terjadi dalam kalangan sendiri dulu sebelum persamaan persepsi terjadi di luar.

Thanks.
Ini sangat perlu direnungkan oleh seorang Khai huang jen yen,
setiap fo yen sungguh perlu seperti ini..

Biarkanlah anjingnya menggonggong, kafilah tetap harus berlalu.
toh itu yang menggonggong adalah karena tidak memahami yang Anda maksud.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.