sucisari
IndoForum Newbie C
- No. Urut
- 282388
- Sejak
- 9 Des 2013
- Pesan
- 144
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 16
Reptil tumbuh dan berkembang sangat pesat pada zaman prasejarah. Khususnya pada zaman Triasik, 215 juta tahun yang lalu. Perkembangan ini dimulai ketika seekor reptil yang disebut "Thecodont".Tidak seperti reptil lainnya, termasuk reptil modern, reptil ini berkembang sangat pesat sehingga ia dapat berdiri tegak dengan keempat kakinya. Reptil inilah yang nantinya akan menjadi reptil pertama yang dapat berdiri tegak, "Dinosaurus".
Dinosaurus berarti "kadal yang mengerikan". Kelompok ini mendapat nama demikian karena bagian kerangka fosil spesies dinosaurus pertama yang ditemukan berukuran raksasa. Bukan hanya itu, bagian kerangka fosil spesies dinosaurus yang pertamakali ditemukan ini juga memiliki gigi-gigi yang berbentuk seperti gergaji. hal ini menunjukkan bahwa spesies dinosaurus ini merupakan seekor dinosaurus karnivora. Kemudian, spesies ini diberi nama "Megalosaurus".
Tak lama setelah fosil pertama ini ditemukan, banyak fosil-fosil dinosaurus lainnya yang ditemukan. Salah satunya adalah fosil ibu jari "Iguanodon". Dinosaurus ini dinamai demikian dikarenakan sebagian struktur tubuhnya mirip dengan struktur tubuh Iguana. Akan tetapi, dengan ukuran yang lebih besar. Pada mulanya, fosil ibu jari "Iguanodon" ini diperkirakan merupakan tanduk dari iguanodon karena ibu jari ini sangat keras dan tajam. Tetapi penyelidikan telah menunjukkan bahwa fosil ini merupakan ibu jari "Iguanodon", bukan tanduk. Mungkin ibu jari ini digunakan untuk mempertahankan diri. Dinosaurus ini merupakan salah satu herbivora dari jenis dinosaurus. Kemudian, seorang peneliti memberi nama kelompok ini "Dinosaurus".
Dinosaurus hidup pada tiga zaman pada zaman prasejarah. Zaman Triasik, Zaman Jurasik, dan Zaman Kretaseus. Dinosaurus dibagi dalam dua kelompok berdasarkan bentuk pelvisnya (Tulang panggul), Tipe Saurichian (tipe tulang panggul kadal) dan Tipe Ornithichian (tipe tulang panggul burung). Tipe Surichian yang berbentuk mirip tulang panggul kadal kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus jenis karnivora, sedangkan Tipe Ornithichian yang berbentuk mirip tulang panggul burung kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus herbivora.
Selain jenis dinosaurus seperti yang telah disebutkan diatas, ada juga jenis reptil-reptil lain pada zaman itu seperti jenis reptil terbang ("Pterodactylus, Dimorphodon, dan Quetzlcoatlus") dan reptil laut raksasa ("Elasmosaurus, Kronosaurus, dan Ichtyosaurus") serta adanya hewan peralihan diantara reptil dan burung yang diduga merupakan nenek moyang burung "Archaeopteryx".
Dinosaurus menguasai dunia sampai akhir Zaman Kretaseus, sekitar 65 juta tahun yang lalu. Setelah itu kelompok ini mengalami kepunahan. Tak ada seorangpun yang tahu mengapa kelompok ini mengalami kepunahan. Kepunahan dinosaurus merupakan salah satu misteri ilmiah terbesar yang pernah ada. Akan tetapi, banyak teori dan hipotesis bermunculan yang mencoba menjelaskan tentang kepunahan dinosaurus. Teori yang paling terkenal dan paling banyak dianut sekarang adalah "Teori Tabrakan Meteor". Teori ini mengatakan bahwa pada 65 juta tahun yang lalu sebuah meteor raksasa bertabrakan dengan permukaan bumi. Karena besarnya ukuran meteor ini, gesekan dengan atmosfer bumi tidak membuat meteor ini hancur. Kemudian, meteor ini menghantam permukaan bumi dan menerbangkan berbagai material ke angkasa sehingga membentuk awan debu yang sangat tebal yang menutupi atmosfer bumi dalam kurun waktu yang sangat lama dan mengakibatkan gelapnya bumi karena tidak tertembusnya awan debu ini oleh sinar matahari.
Hal ini tentu saja mengakibatkan berhentinya proses fotosintesis pada tanaman pada zaman tersebut sehingga banyak tanaman mati dan mengakibatkan kematian akibat kelaparan pada dinosaurus herbivora. Kematian dinosaurus herbivora ini mengakibatkan juga kematian pada dinosaurus karnivora akibat kekurangan makanan. Kemudian hal ini mengakibatkan kepunahan dinosaurus dan hanya beberapa mamalia kecil yang dimasa yang akan datang yang akan menguasai bumi ini. Akan tetapi, kepunahan dinosaurus masih merupakan misteri.
BERIKUT MERUPAKAN ZAMAN-ZAMAN DINOSAURUS
1. Zaman Trias
Zaman Trias berada sekitar 225 - 190 juta tahun yang lalu. Nama Trias berasal dari Jerman dan mempunyai arti tiga (lapisan endapan). Zaman ini adalah yang paling kering dan tidak subur, ditandai dengan jarangnya didapat fosil hewan maupun tumbuhan. Fosil yang ditampilkan berasal dari Timor yaitu Amonit (Moluska dari kelas Sefalopoda) antara lain: Joanites sp., Hypocladicites sp, Jovites sp., Indonesites sp.; serta beberapa fosil dari Jerman yang di antaranya bergaris tengah 50 cm dan tebalnya 20 cm.
Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pada zaman ini. Reptilia Cynodont, yang menyerupai mamalia pemakan daging, mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.
Perkembangan kehidupan pada Zaman Trias menunjukkan banyak terjadi perubahan baik jenis fauna terutama untuk golongan vertebrata maupun bagi golongan invertebrata. Bagi golongan yang disebut terakhir meliputi filum Brachiopoda dan filum Mollusca, serta filum Arthropoda. Bagi filum mollusca di antaranya termasuk berasal dari kelas pelecypoda dan kelas Cephalopoda, sedangkan bagi filum arthropoda khususnya yang termasuk pada kelas Crustacea. Demikian pula bagi jenis flora menunjukkan adanya perkembangan yang pesat. Bagi jenis vertebrata, khususnya yang termasuk reptilia, sudah mulai dikenal Rutiodon (sebangsa Phytosaurus) yang mulai muncul, semula hidup dalam lingkungan air kemudian mengadaptasikan dirinya dalam lingkungan darat, yang kemudian punah pada zaman ini.
Selain itu, yang juga mulai muncul pada zaman ini antara lain adalah yang termasuk keluarga dinosaurus adalah Anchisaurus, Cynognathus, Thrinacodon, Placerias gigas dan Ichtyosaurus yang berkembang pada zaman trias dan punah pada akhir zaman trias.
Yang termasuk kepada golongan invertebrata antara lain adalah Brachiopoda, beberapa di antaranya telah terkhususkan sehingga dapat dipergunakan sebagai fosil indek. Di samping itu, didapatkan pula perkembangan yang baik dari kelas Cephalopoda dan kelas Pelecypoda, beberapa di antaranya juga terkhususkan sehingga dapat dipergunakan sebagai fosil indek. Rupa2nya iklim pada saat itu memungkinkan pertumbuhan bagi filum Coelenrata, sehingga dapat membentuk suatu reef yang cukup luas.
Golongan Crustacea yang mewakili filum arthropoda antara lain adalah Pemphix Sueri yang hingga kini diketahui merupakan jenis udang tertua. Jenis flora diwakili oleh sigillaria dan lepidodendron sudah mulai berkurang pada zaman trias, sebaliknya pada zaman ini mulai berkembang dengan baik kelas Cycadeoideae yang termasuk kepada anggota filum spermatophyta yang diwakili oleh sanmiguelia lewisi. sigillaria
Pada zaman ini, palung anambas semakin meluas dan menutupi hampir seluruh malaysia, kalimantan dan sumatera. Jakarta tetap berada di benua Aequinoctia.
2. ZAMAN JURASSIC
Bertahan selama 60 juta tahun, zaman Jurassic adalah saat dinosaurus menjadi makhluk yang mendominasi bumi. Pada zaman ini, banyak jenis dinosaurus baru dan luar biasa yang muncul.
Pada zaman Jurassic terkenal karena film Jurassic Park ditahun 1993. Zaman ini adalah saat dimulainya zaman kejayaan dinosaurus. Di seluruh dunia, cuaca sangat nyaman. Ada hutan-hutan besar dengan tumbuhan pakis, pohon-pohon besar dan banyak sekali tumbuhan untuk dimakan oleh dinosaurus dan binatang lainnya.
Juga ada banyak dinosaurus pemburu yang hebat, seperti Allosaurus, leluhur dari Tyrannosaurus rex. Bahkan pemakan tumbuhan juga sangat banyak. Salah satunya,Shunosaurus, yang memiliki ekor pemukul yang dipenuhi dengan duri tajam. Ekor ini cukup kuat untuk membunuh penyerang dengan sekali pukulan.
Namun seperti halnya dengan pemakan daging dan pemakan tanaman, juga muncul beberapa jenis dinosaurus dengan kepandaian baru. Ada dinosaurus yang dapat terbang, dikenal dengan pterosaurus. Termasuk didalamnya Dimorphodon, yang terbang dengan mengepakkan selembar besar kulit. Makhluk terbang lainnya adalahArchaeopteryx. Dinosaurus jenis ini tidak hanya memiliki gigi, cakar dan ekor, namun juga bulu-bulu pada lengannya. Mereka dikenal debagai burung pertama.
3. Periode Kapur
Periode Kapur menandai akhir Zaman Dinosaurus.Dinosaurus besar dan kecil tinggal di hutan besar sikas, konifer dan pakis. Ada reptil laut besar di laut dan reptil terbang yang besar di langit.
Beberapa hal yang terjadi pada periode Cretaceous yang penting bagi kehidupan di bumi.
Salah satunya adalah pengembangan tanaman berbunga. Pada akhir periode, ada banyak yang kita akan mengenali saat ini, seperti magnolia dan waterlilies. Jumlah serangga meningkat selama periode ini juga. Pada awal dari serangga modern yang saat ini: semut, belalang, kupu-kupu, kutu daun dan rayap di antara mereka.
Pada akhir periode Kapur ada kepunahan besar spesies, termasuk dinosaurus. Burung, reptil dan mamalia kecil, banyak hewan laut dan tanaman selamat.
Para ilmuwan percaya sebuah meteor raksasa menghantam bumi, menyebabkan kerusakan besar, gelombang pasang, hujan asam, dan awan besar debu yang menghalangi sinar matahari dari mencapai bumi terhadap cahaya dan hangat itu. Dinosaurus adalah di antara banyak spesies yang yang dimangsa. Setelah kepunahan besar, ada pemulihan yang lambat dan evolusi spesies baru.
Dinosaurus berarti "kadal yang mengerikan". Kelompok ini mendapat nama demikian karena bagian kerangka fosil spesies dinosaurus pertama yang ditemukan berukuran raksasa. Bukan hanya itu, bagian kerangka fosil spesies dinosaurus yang pertamakali ditemukan ini juga memiliki gigi-gigi yang berbentuk seperti gergaji. hal ini menunjukkan bahwa spesies dinosaurus ini merupakan seekor dinosaurus karnivora. Kemudian, spesies ini diberi nama "Megalosaurus".
Tak lama setelah fosil pertama ini ditemukan, banyak fosil-fosil dinosaurus lainnya yang ditemukan. Salah satunya adalah fosil ibu jari "Iguanodon". Dinosaurus ini dinamai demikian dikarenakan sebagian struktur tubuhnya mirip dengan struktur tubuh Iguana. Akan tetapi, dengan ukuran yang lebih besar. Pada mulanya, fosil ibu jari "Iguanodon" ini diperkirakan merupakan tanduk dari iguanodon karena ibu jari ini sangat keras dan tajam. Tetapi penyelidikan telah menunjukkan bahwa fosil ini merupakan ibu jari "Iguanodon", bukan tanduk. Mungkin ibu jari ini digunakan untuk mempertahankan diri. Dinosaurus ini merupakan salah satu herbivora dari jenis dinosaurus. Kemudian, seorang peneliti memberi nama kelompok ini "Dinosaurus".
Dinosaurus hidup pada tiga zaman pada zaman prasejarah. Zaman Triasik, Zaman Jurasik, dan Zaman Kretaseus. Dinosaurus dibagi dalam dua kelompok berdasarkan bentuk pelvisnya (Tulang panggul), Tipe Saurichian (tipe tulang panggul kadal) dan Tipe Ornithichian (tipe tulang panggul burung). Tipe Surichian yang berbentuk mirip tulang panggul kadal kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus jenis karnivora, sedangkan Tipe Ornithichian yang berbentuk mirip tulang panggul burung kebanyakan dimiliki oleh dinosaurus herbivora.
Selain jenis dinosaurus seperti yang telah disebutkan diatas, ada juga jenis reptil-reptil lain pada zaman itu seperti jenis reptil terbang ("Pterodactylus, Dimorphodon, dan Quetzlcoatlus") dan reptil laut raksasa ("Elasmosaurus, Kronosaurus, dan Ichtyosaurus") serta adanya hewan peralihan diantara reptil dan burung yang diduga merupakan nenek moyang burung "Archaeopteryx".
Dinosaurus menguasai dunia sampai akhir Zaman Kretaseus, sekitar 65 juta tahun yang lalu. Setelah itu kelompok ini mengalami kepunahan. Tak ada seorangpun yang tahu mengapa kelompok ini mengalami kepunahan. Kepunahan dinosaurus merupakan salah satu misteri ilmiah terbesar yang pernah ada. Akan tetapi, banyak teori dan hipotesis bermunculan yang mencoba menjelaskan tentang kepunahan dinosaurus. Teori yang paling terkenal dan paling banyak dianut sekarang adalah "Teori Tabrakan Meteor". Teori ini mengatakan bahwa pada 65 juta tahun yang lalu sebuah meteor raksasa bertabrakan dengan permukaan bumi. Karena besarnya ukuran meteor ini, gesekan dengan atmosfer bumi tidak membuat meteor ini hancur. Kemudian, meteor ini menghantam permukaan bumi dan menerbangkan berbagai material ke angkasa sehingga membentuk awan debu yang sangat tebal yang menutupi atmosfer bumi dalam kurun waktu yang sangat lama dan mengakibatkan gelapnya bumi karena tidak tertembusnya awan debu ini oleh sinar matahari.
Hal ini tentu saja mengakibatkan berhentinya proses fotosintesis pada tanaman pada zaman tersebut sehingga banyak tanaman mati dan mengakibatkan kematian akibat kelaparan pada dinosaurus herbivora. Kematian dinosaurus herbivora ini mengakibatkan juga kematian pada dinosaurus karnivora akibat kekurangan makanan. Kemudian hal ini mengakibatkan kepunahan dinosaurus dan hanya beberapa mamalia kecil yang dimasa yang akan datang yang akan menguasai bumi ini. Akan tetapi, kepunahan dinosaurus masih merupakan misteri.
BERIKUT MERUPAKAN ZAMAN-ZAMAN DINOSAURUS
1. Zaman Trias
Zaman Trias berada sekitar 225 - 190 juta tahun yang lalu. Nama Trias berasal dari Jerman dan mempunyai arti tiga (lapisan endapan). Zaman ini adalah yang paling kering dan tidak subur, ditandai dengan jarangnya didapat fosil hewan maupun tumbuhan. Fosil yang ditampilkan berasal dari Timor yaitu Amonit (Moluska dari kelas Sefalopoda) antara lain: Joanites sp., Hypocladicites sp, Jovites sp., Indonesites sp.; serta beberapa fosil dari Jerman yang di antaranya bergaris tengah 50 cm dan tebalnya 20 cm.
Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pada zaman ini. Reptilia Cynodont, yang menyerupai mamalia pemakan daging, mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.
Perkembangan kehidupan pada Zaman Trias menunjukkan banyak terjadi perubahan baik jenis fauna terutama untuk golongan vertebrata maupun bagi golongan invertebrata. Bagi golongan yang disebut terakhir meliputi filum Brachiopoda dan filum Mollusca, serta filum Arthropoda. Bagi filum mollusca di antaranya termasuk berasal dari kelas pelecypoda dan kelas Cephalopoda, sedangkan bagi filum arthropoda khususnya yang termasuk pada kelas Crustacea. Demikian pula bagi jenis flora menunjukkan adanya perkembangan yang pesat. Bagi jenis vertebrata, khususnya yang termasuk reptilia, sudah mulai dikenal Rutiodon (sebangsa Phytosaurus) yang mulai muncul, semula hidup dalam lingkungan air kemudian mengadaptasikan dirinya dalam lingkungan darat, yang kemudian punah pada zaman ini.
Selain itu, yang juga mulai muncul pada zaman ini antara lain adalah yang termasuk keluarga dinosaurus adalah Anchisaurus, Cynognathus, Thrinacodon, Placerias gigas dan Ichtyosaurus yang berkembang pada zaman trias dan punah pada akhir zaman trias.
Yang termasuk kepada golongan invertebrata antara lain adalah Brachiopoda, beberapa di antaranya telah terkhususkan sehingga dapat dipergunakan sebagai fosil indek. Di samping itu, didapatkan pula perkembangan yang baik dari kelas Cephalopoda dan kelas Pelecypoda, beberapa di antaranya juga terkhususkan sehingga dapat dipergunakan sebagai fosil indek. Rupa2nya iklim pada saat itu memungkinkan pertumbuhan bagi filum Coelenrata, sehingga dapat membentuk suatu reef yang cukup luas.
Golongan Crustacea yang mewakili filum arthropoda antara lain adalah Pemphix Sueri yang hingga kini diketahui merupakan jenis udang tertua. Jenis flora diwakili oleh sigillaria dan lepidodendron sudah mulai berkurang pada zaman trias, sebaliknya pada zaman ini mulai berkembang dengan baik kelas Cycadeoideae yang termasuk kepada anggota filum spermatophyta yang diwakili oleh sanmiguelia lewisi. sigillaria
Pada zaman ini, palung anambas semakin meluas dan menutupi hampir seluruh malaysia, kalimantan dan sumatera. Jakarta tetap berada di benua Aequinoctia.
2. ZAMAN JURASSIC
Bertahan selama 60 juta tahun, zaman Jurassic adalah saat dinosaurus menjadi makhluk yang mendominasi bumi. Pada zaman ini, banyak jenis dinosaurus baru dan luar biasa yang muncul.
Pada zaman Jurassic terkenal karena film Jurassic Park ditahun 1993. Zaman ini adalah saat dimulainya zaman kejayaan dinosaurus. Di seluruh dunia, cuaca sangat nyaman. Ada hutan-hutan besar dengan tumbuhan pakis, pohon-pohon besar dan banyak sekali tumbuhan untuk dimakan oleh dinosaurus dan binatang lainnya.
Juga ada banyak dinosaurus pemburu yang hebat, seperti Allosaurus, leluhur dari Tyrannosaurus rex. Bahkan pemakan tumbuhan juga sangat banyak. Salah satunya,Shunosaurus, yang memiliki ekor pemukul yang dipenuhi dengan duri tajam. Ekor ini cukup kuat untuk membunuh penyerang dengan sekali pukulan.
Namun seperti halnya dengan pemakan daging dan pemakan tanaman, juga muncul beberapa jenis dinosaurus dengan kepandaian baru. Ada dinosaurus yang dapat terbang, dikenal dengan pterosaurus. Termasuk didalamnya Dimorphodon, yang terbang dengan mengepakkan selembar besar kulit. Makhluk terbang lainnya adalahArchaeopteryx. Dinosaurus jenis ini tidak hanya memiliki gigi, cakar dan ekor, namun juga bulu-bulu pada lengannya. Mereka dikenal debagai burung pertama.
3. Periode Kapur
Periode Kapur menandai akhir Zaman Dinosaurus.Dinosaurus besar dan kecil tinggal di hutan besar sikas, konifer dan pakis. Ada reptil laut besar di laut dan reptil terbang yang besar di langit.
Beberapa hal yang terjadi pada periode Cretaceous yang penting bagi kehidupan di bumi.
Salah satunya adalah pengembangan tanaman berbunga. Pada akhir periode, ada banyak yang kita akan mengenali saat ini, seperti magnolia dan waterlilies. Jumlah serangga meningkat selama periode ini juga. Pada awal dari serangga modern yang saat ini: semut, belalang, kupu-kupu, kutu daun dan rayap di antara mereka.
Pada akhir periode Kapur ada kepunahan besar spesies, termasuk dinosaurus. Burung, reptil dan mamalia kecil, banyak hewan laut dan tanaman selamat.
Para ilmuwan percaya sebuah meteor raksasa menghantam bumi, menyebabkan kerusakan besar, gelombang pasang, hujan asam, dan awan besar debu yang menghalangi sinar matahari dari mencapai bumi terhadap cahaya dan hangat itu. Dinosaurus adalah di antara banyak spesies yang yang dimangsa. Setelah kepunahan besar, ada pemulihan yang lambat dan evolusi spesies baru.
Terakhir disunting oleh moderator: