yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terdiam saat harus menyampaikan pantun. Namun, akhirnya Presiden menyampaikan sebait pantun yang disusun secara spontan di podium.
Presiden akan mengakhiri pidato peresmian rumah susun pekerja, Jumat (27/4) di Batam, Kepulauan Riau saat harus berpantun. Beberapa pejabat yang lebih dahulu menyampaikan pantun saat menutup pidato. "Berikutnya tadi semua berpantun, saya tidak punya pantun. Tetapi, begini..," ujar Yudhoyono.
Namun, Yudhoyono tidak kunjung menyampaikan pantun. Ia terdiam hampir satu menit sebelum mulai berpantun. "Burung selasih. Wah kok begini. Kalau burung kedasih. Selasih itu bunga. Bunga selasih tak kan pernah layu meskipun di musim kemarau. Terima kasih Thank You," ujarnya.
Pantun itu disambut tawa para pengunjung. Yudhoyono juga ikut tertawa selepas menyampaikan pantun yang disusun secara spontan di atas podium itu.
Presiden akan mengakhiri pidato peresmian rumah susun pekerja, Jumat (27/4) di Batam, Kepulauan Riau saat harus berpantun. Beberapa pejabat yang lebih dahulu menyampaikan pantun saat menutup pidato. "Berikutnya tadi semua berpantun, saya tidak punya pantun. Tetapi, begini..," ujar Yudhoyono.
Namun, Yudhoyono tidak kunjung menyampaikan pantun. Ia terdiam hampir satu menit sebelum mulai berpantun. "Burung selasih. Wah kok begini. Kalau burung kedasih. Selasih itu bunga. Bunga selasih tak kan pernah layu meskipun di musim kemarau. Terima kasih Thank You," ujarnya.
Pantun itu disambut tawa para pengunjung. Yudhoyono juga ikut tertawa selepas menyampaikan pantun yang disusun secara spontan di atas podium itu.