Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Assalamualaikum WR WB
Diera "internet cepat" Belakangan ini emang karir paling menjanjikan adalah youtuber/vloger. Apa pasal? karena jadi youtuber tidak melalui seleksi formal seperti apa ijazah terakhirmu & apa keahlianmu. Keberanian menciptakan terobosan yg memviralkan dirinya adalah salah satu jalan menuju kesuksesan. Meskipun banyak juga youtuber yg punya basic kuat di bidang entertainment atau didunia hiburan & juga punya regu yg mumpuni skilnya dalam menciptakan mengedit video.
Namun dengan banyaknya peminat menuju jalan pintas jadi "youtuber" kaya raya, beberapa dari mereka lupa akan etika, segala bentuk etika. apa saja contohnya? contohnya ada youtuber yg memanfaatkan kemiskinan /ketidak beruntungan orang lain, duka orang lain, masalah orang lain, duka pribadi, masalah pribadi, banyak dari mereka melanggar privasi orang lain. Meskipun ada juga yg kreatif & tidak merugikan orang lain.
Saya kira youtuber belakangan jadi seperti politikus yg menghalalkan segala cara supaya mendapat perhatian rakyatnya.
nah belakangan ada warganet yg merasa terganggu dengan tingkah salah satu youtubers, dimana youtubers tersebut menguasai arena permainan anak demi menciptakan konten. Masalahnya itu terjadi di lingkungan biasa atau fasilitas umum. menurut si warganet tersebut, youtuber itu mengusir anak yg main lebih dulu, kemudian tidak mau diajak bergantian dalam bermain, tentu saja itu merugikan orang lain bukan. Iya kecuali itu fasilitas pribadimu, mau tidur disitu juga gak akan ada yg melarang. Kejadian itu terjadi di salah satu arena bermain di bogor
entah apa yg ada dalam pikiran youtubers tersebut, memang tidak tau akan etika, mau menang sendiri atau memang disengaja supaya viewersnya naik? memang youtubers itu memiliki ratusan ribu subscriber, & viewers naik semenjak viral. akan tetapi dalam videonya lebih banyak yg menghujat & mendislike daripada yg memberikan komentar positif,
alhasil youtuber itu pun mematikan kolom komentar di chanel youtubenya.
menciptakan konten boleh boleh saja asal tidak merugikan yg lainnya, apalagi di tempat umum,
ini video fullnya
sumber referensi & gambar
ulasan pribadi & sumber gambar
Hari ini 08:37
Diera "internet cepat" Belakangan ini emang karir paling menjanjikan adalah youtuber/vloger. Apa pasal? karena jadi youtuber tidak melalui seleksi formal seperti apa ijazah terakhirmu & apa keahlianmu. Keberanian menciptakan terobosan yg memviralkan dirinya adalah salah satu jalan menuju kesuksesan. Meskipun banyak juga youtuber yg punya basic kuat di bidang entertainment atau didunia hiburan & juga punya regu yg mumpuni skilnya dalam menciptakan mengedit video.
Namun dengan banyaknya peminat menuju jalan pintas jadi "youtuber" kaya raya, beberapa dari mereka lupa akan etika, segala bentuk etika. apa saja contohnya? contohnya ada youtuber yg memanfaatkan kemiskinan /ketidak beruntungan orang lain, duka orang lain, masalah orang lain, duka pribadi, masalah pribadi, banyak dari mereka melanggar privasi orang lain. Meskipun ada juga yg kreatif & tidak merugikan orang lain.
Saya kira youtuber belakangan jadi seperti politikus yg menghalalkan segala cara supaya mendapat perhatian rakyatnya.
nah belakangan ada warganet yg merasa terganggu dengan tingkah salah satu youtubers, dimana youtubers tersebut menguasai arena permainan anak demi menciptakan konten. Masalahnya itu terjadi di lingkungan biasa atau fasilitas umum. menurut si warganet tersebut, youtuber itu mengusir anak yg main lebih dulu, kemudian tidak mau diajak bergantian dalam bermain, tentu saja itu merugikan orang lain bukan. Iya kecuali itu fasilitas pribadimu, mau tidur disitu juga gak akan ada yg melarang. Kejadian itu terjadi di salah satu arena bermain di bogor
entah apa yg ada dalam pikiran youtubers tersebut, memang tidak tau akan etika, mau menang sendiri atau memang disengaja supaya viewersnya naik? memang youtubers itu memiliki ratusan ribu subscriber, & viewers naik semenjak viral. akan tetapi dalam videonya lebih banyak yg menghujat & mendislike daripada yg memberikan komentar positif,
alhasil youtuber itu pun mematikan kolom komentar di chanel youtubenya.
menciptakan konten boleh boleh saja asal tidak merugikan yg lainnya, apalagi di tempat umum,
ini video fullnya
sumber referensi & gambar
ulasan pribadi & sumber gambar
Hari ini 08:37