yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mendukung perempuan menjadi penerus tahta Raja Yogyakarta.
“Kalau ditanya mendukung atau tidak, saya sebagai aktivis perempuan pasti mendukung hal itu (raja perempuan),” tegas Permaisuri Raja Yogyakarta itu di Surabaya, Jumat (6/7/2012).
Menurut dia, raja perempuan sangat mungkin terjadi jika Sri Sultan Hamengkubuwono X menghendakinya.
“Itu tergantung Sultan. Soal penerusnya, itu hak beliau yang tidak bisa diintervensi siapa pun, termasuk pemerintah,” terang Wakil Ketua DPD RI itu.
Terlebih, dalam sejarah, Yogyakarta pernah dipimpin raja perempuan, sehingga wacana raja perempuan bukan hal baru lagi.
Isu suksesi raja Yogyakarta menjadi bahasan menarik di masyarakat terkait disepakatinya Rancangan Undang-Undang Kesitimewaan (DIY). Salah satu isi RUUK DIY mengatur menaknisme pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur melalui penetapan.
Dengan mekanisme penetapan tersebut, Sultan dan Pakualam, otomatis menjadi gubernur dan wakil gubernur.
Saat ini, Sri Sultan HB X tidak memiliki anak laki-laki. Lima anak Sultan HB X berjenis kelamin perempuan. Kondisi ini memunculkan anggapan bahwa keturunan Sultan HB X tidak bisa naik tahta.