WASPADA ONLINE
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto melarang anggotanya yang duduk di parlemen untuk ikut kunjungan kerja ke luar negeri yang membebani keuangan negara. Larangan ini sudah diberlakukan partainya sejak lama.
Alhamdulillah selama ini semua kader (Gerindra) mematuhinya, katanya tadi malam. Dia menegaskan, bila larangan partai ini tidak dipatuhi akan ada sanksinya tegas. Menurut Prabowo, sanksinya bisa sampai pemecatan.
Kalau tidak patuh akan ada tindakan partai. Teguran pertama, kedua dan seterusnya, sesuai AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga), katanya.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR Ade Komarudin mengatakan, pihaknya akan menerbitkan aturan internal yang melarang anggotanya ikut kunjungan kerja ke luar negeri.
Peraturan internal tersebut mulai diberlakukan pada masa persidangan mendatang. Kecuali bila kunjungan tersebut dipastikan benar-benar untuk kepentingan negara dan rakyat, katanya.
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto melarang anggotanya yang duduk di parlemen untuk ikut kunjungan kerja ke luar negeri yang membebani keuangan negara. Larangan ini sudah diberlakukan partainya sejak lama.
Alhamdulillah selama ini semua kader (Gerindra) mematuhinya, katanya tadi malam. Dia menegaskan, bila larangan partai ini tidak dipatuhi akan ada sanksinya tegas. Menurut Prabowo, sanksinya bisa sampai pemecatan.
Kalau tidak patuh akan ada tindakan partai. Teguran pertama, kedua dan seterusnya, sesuai AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga), katanya.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR Ade Komarudin mengatakan, pihaknya akan menerbitkan aturan internal yang melarang anggotanya ikut kunjungan kerja ke luar negeri.
Peraturan internal tersebut mulai diberlakukan pada masa persidangan mendatang. Kecuali bila kunjungan tersebut dipastikan benar-benar untuk kepentingan negara dan rakyat, katanya.