facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
hasil penelitian lembaga riset global, Ipsos (2011) menyatakan bahwa ada sekitar 45 persen orang Indonesia mengalami gigi sensitif. Lalu, ada 52 persen tidak menyadarinya dan tidak memeriksakan diri ke dokter gigi. Sebanyak 75 persen bahkan belum menangani gigi sensitif dengan baik dan benar.
Menurut GSK Dental Detailing Specialist, drg. Ariandes Veddytarro menyatakan bahwa kebanyakan orang salah persepsi dan menganggap gigi sensitif ini tidak berbahaya dan tidak serius. "Padahal, keluhan gigi sensitif bisa berpengaruh pada kesehatan gigi secara keseluruhan. Karena gigi terasa ngilu, penyikatan pun tidak maksimal sehingga plak bisa tumbuh dengan cepat dan menimbulkan kerusakan gigi", "ujarnya dalam sebuah acara “Pendekatan Terkini dalam Perawatan Gigi Sensitif".
Gunakan pasta gigi yang benar
Mungkin terdengar sepele atau jarang Anda rasakan benar, tetapi gigi sensitif ini tidak bisa dianggap enteng. Anda harus mengetahui apa dan bagaimana gejala gigi sensitif tersebut.
Gigi sensitif merupakan permasalahan pada gigi yang berbeda dari kelainan gigi lainnya dan terdapat perubahan pada struktur gigi dan gusi, di mana terjadi penipisan lapisan email atau pun penurunan gusi. Sering disebut juga dengan dentine hypersensitivity.
Cara mengatasi gangguan hipersensitif dentin ini tidaklah susah. Anda hanya cukup menyikat gigi dengan benar yakni menyikat dengan tekanan pelan, tidak terlalu kuat serta menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat lembut. Selain itu, menjaga kesehatan mulut, mempertahankan kesehatan gusi serta menggunakan pasta gigi yang tepat. Lho, bukannya semua pasta gigi sama ya?